Admin
Kamis, 11 Juni 2020
KAJEN - Dalam rangka menggali data untuk pengambilan kebijakan, Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Buaran, Kamis (11/6/2020).
Dalam kunjungannya, Bupati didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra H. Totok Budi Mulyanto, SE., Kepala Dinas PU Taru Ir. H. Bambang Irianto, M.Si., Kepala Dinas PMD P3A PPKB H. Moh. Afib, S.Sos., Kepala Dinas Perkim LH Ir. Trinanto AM, dan Kepala Bappeda Litbang H. Yulian Akbar, melakukan kunjungan kerja ke Desa Pakumbulan, Watusalam, Wonoyoso dan Paweden.
Bupati Pekalongan KH.Asip Kholbihi,SH.M.Si menyampaikan bahwa kunjungan kerjanya adalah untuk mendengar langsung aspirasi dari masyarakat guna mengetahui secara langsung persoalan-persoalan yang ada di desa-desa. Khususnya Desa Pakumbulan sebagai modal awal bagi pihaknya dalam mengambil kebijakan.
"Kedatangan kami ini untuk melakukan pengecekan terhadap desa-desa sehingga bisa tahu persis persoalan sehingga nanti saat mengambil kebijakan, bisa sesauai dengan yang diharapkan oleh masyarakat," ujar bupati Asip ditengah kunjungan kerjanya di desa Pakumbulan.
Tidak dipungkiri dengan terus melakukan pengecekan ke desa-desa, dikatakan Bupati Asip itu bisa menjadi bahan evaluasi dan salah satu bentuk upaya untuk terus melakukan perbaikan kinerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan yang ia pimpin.
Sehingga dengan hal tersebut, bupati berharap berbagai perbaikan seperti perbaikan infrastruktur pelebaran jalan yang saat ini memang dibutuhkan oleh masyarakat di Desa Pakumbulan Kecamatan Buaran bisa segera terealisasi pada tahun 2021.
"Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten sangat memperhatikan desa-desa yang mengalami perubahan menuju desa yang semakin baik, termasuk salah satunya adalah Pakumbulan. Apalagi masyarakat di Pakumbulan itu kreatif-kreatif, ada kerajinan tenuni," ujarnya.
"InsyaAllah semoga lancar semuanya,sehingga pada tahun 2021 nanti kita pesan dalam perencanaan semoga kita bisa mulai melakukan pelebaran jalan yang penting ini ya," kata Bupati Asip.
Selain itu, Bupati Asip menuturkan bahwa kaitanya dengan masa pandemi yang masih dialami oleh berbagai daerah di Indonesia termasuk Kabupaten Pekalongan, pihaknya menegaskan kepada masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dan melakukan pola hidup sehat.
Bupati melanjutkan, saat ini Kabupaten Pekalongan masuk dalam salah satu wilayah yang rendah resiko penyebaran virus Covid-19,sehingga pihaknya tengah mempersiapkan langkah-langkah untuk memasuki masa new normal.
"Sekarang kita masih dalam situasi pandemi Covid-19. Kabupaten Pekalongan merupakan kabupaten yang cukup baik karena resiko rendah,sehingga kita tengah mempersiapkan new normal . Oleh karena itu kita harus membiasakan untuk tetap cuci tangan, tidur cukup dan makan yang cukup dan bergizi,serta tetap mematuhi protokol kesehatan," jelas bupati Asip.
Bupati Asip juga mengungkapkan untuk acara -acara seperti keagamaan itu sudah dibuka. Namun untuk acara-acara besar yang melibatkan banyak orang belum bisa dibuka untuk meminimalisir penyebaran kembali virus Covid-19.
"Jadi sekarang sudah mulai kita buka mulai minggu ini. Tetapi seperti acara besar dan menimbulkan keramaian orang banyak itu kita belum buka karena kita masih dalam masa new normal ini. Sebab penyakit ini belum ada obatnya belum ada vaksinya dan yang kedua belum ada satupun praktisi kesehatan dunia yang memastikan bahwa penyakit ini sudah hilang dari suatu daerah," ungkap Bupati Asip.