Admin
Minggu, 14 Juni 2020
Kajen,14 Juni 2020 – Seiring dengan persiapan menuju era normal baru di Kabupaten Pekalongan yang saat ini masuk salah satu kabupaten yang rendah resiko Covid-19 dari 136 kabupaten/kota di Indonesia, Pemerintah Kabupaten Pekalongan sosialisasikan masyarakat untuk tetap menjalankan protocol kesehatan.
Sosialisasi ini juga terlihat dalam silaturahmi Bupati Pekalongan KH.Asip Kholbihi,SH.M.Si,yang pada hari ini Minggu (14/6/2020) menghadiri acara Silaturahmi Lajanah Thoriqoh Muslimat Wathonah bersama Maulana Habib Luthfi , yang diselenggarakan oleh PC Muslimat NU Kabupaten Pekalongan di Bojong.
Bupati Asip mengatakan bahwa acara tersebut diharapkan bisa memupuk rasa kecintaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam situasi pandemic Covid-19 ini. Sehingga seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan bisa aman dan siap juga untuk menuju era normal baru.
‘’ Silaturahmi ini mari kita gunakan dalam rangka untuk memupuk rasa kecintaan kita dalam berbangsa dan bernegara, utamanya adalah menghadapi musibah dari Allah SWT,’’
‘’ Dengan keyakinan dan ikhtiar kita, saat ini posisi Kabupaten Pekalongan sampai hari ini masih dalam zona hijau, karena di tempat kita yang positif Corona itu ada 8 orang dimana 5 sehat, 1 meninggal dunia, 2 sehat dan masih dirawat. Kita juga masuk menjadi kabupaten yang rendah resiko Covid-19 dari 136 kabupaten/kota lain di Indonesia,’’ kata Bupati Asip.
Bupati menambahkan, walaupun saat ini Kabupaten Pekalongan sudah masuk zona hijau dan menjadi salah satu dari 11 daerah di Provinsi Jawa Tengah yang diperkenankan memasuki era Normal Baru, masyarakat diharapkan bisa bekerjasama dengan pemerintah untuk bisa menjalankan semua program yang digunakan untuk kebaikan bersama supaya terhindar dari virus Covid-19.
‘’ Kabupaten Pekalongan saat ini sedang menuju masa New Normal, daerah yang sudah diperkenankan memasuki tahapan Normal Baru di Jawa Tengah itu ada 11 yang salah satunya adalah Kabupaten Pekalongan,’’
‘’ Yang terakhir, saya minta tolong kepada masyarakat semua, supaya dapat bekerjasama dengan pemerintah untuk menjalankan semua program yang kaitanya menuju kemaslahatan bersama, termasuk masalah ini, karena pasar sudah kami buka , tempat wisata sudah kita buka yang jumlahnya ada 22 wisata di kabupaten.Tetapi protocol kesehatan tetap harus dijalankan," jelas Bupati Asip.
(Humas Kominfo)