Admin
Selasa, 14 April 2020
KAJEN - Pelaksanan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2020 yang sudah berjalan 30 hari di Desa Pantirejo Kecamatan Kesesi telah mencapai sasaran pokok meski di tengah pandemi virus corona.
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menjelaskan. "Masyarakat sangat senang sekali dan memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan TMMD tahun ini meskipun di tengah-tengah situasi kita untuk bersama-sama ikhtiar mencegah penyebaran Covid 19, TMMD ini juga digunakan untuk sosialisasi berkaitan dengan upaya-upaya untuk pengurangan Covid 19 di Kabupaten Pekalongan," Jelas Bupati
Sementara itu Dandim 0710 Pekalongan, Letkol Infantri Arfan Johan Wihananto membahkan, harapannya tidak hanya hal fisik saja yang dimanfaatkan tapi juga yang non fisik bisa dimanfaatkan dimasyarakat.
"Karen tidak hanya program fisik, tapi program non fisik juga kita kedepankan, sehingga harapannya masyarakat dapat memanfaatkan hasil program fisik dan hal non fisiknya yang sifatnya pembangunan sumber daya manusia, karena kedepan pengurangan tingkat kemiskinan dan juga pendidikan merupakan hal yang harus dikedepankan," Jelasnya
Yang sudah tercapai dan sudah 100% selesai pada TMMD tahun ini, diantaranya yaitu peningkatan jalan Vol panjang 2.550 M dan Lebar 3 M, Turap panjang 350 M x tinggi 1 M, Turap panjang 450 M x tinggi 1 M, kemudian sasaran tambahan rehab 10 unit rumah tidak layak huni dan pembuatan 3 pos kampling.
Bupati berharap hasil TMMD dirawat dan dijaga dengan baik, dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan ekonomi, kepentingan social, maupun kepentingan budaya ( Red )