Wonokerto - Bupati Pekalongan Hj Fadia Arafiq bersama Anggota DPR RI, H Ashraff Abu serahkan hewan kurban untuk warga terdampak rob di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Wonokerto dan Desa Depok Kecamatan Siwalan. Kedatangan Bupati dan rombongan disambut antusias warga.
Dua ekor sapi diserahkan untuk warga di desa Pesanggrahan Kecamatan Wonokerto dan Depok Kecamatan Siwalan, Jum'at (6/6/2025) dalam kesempatan tersebut Bupati Fadia menyampaikan, Pemberian hewan kurban ini sengaja disampaikan untuk warga Kabupaten Pekalongan terdampak rob.
"Dua daerah ini Pesanggrahan dan Depok merupakan desa terdampak rob, semoga bisa bermanfaat untuk warga. Selain itu kita juga membagikan kurban untuk masyarakat di Desa Bulaksari, Kecamatan Sragi, dan Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni,"terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Golkar, H Ashraff Abu juga sekaligus mensosialisasikan program beasiswa kepada masyarakat yang hadir. Pihaknya menyediakan saat ini tengah menyalurkan bantuan beasiswa sebanyak 44 ribu. Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) ini dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.
"Untuk teknis pendaftaran dan pendataan akan dilakukan dengan ketat supaya tepat sasaran bisa melalui camat. Tentunya, yang memiliki sepeda motor berarti sudah tidak miskin, sehingga tidak berhak mendapatkan beasiswa ini," ujarnya.
Ditambahkan Ashraff, Program Beasiswa PIP ini ditujukan bagi pelajar SD, SMP dan SMA sederajat. Dikesempatan tersebut Kepala Desa Pesanggrahan, Cahyo Hartono menyampaikan terimakasihnya atas bantuan hewan kurban yang diberikan untuk warganya.
"Alhamdulillah terimakasih banyak Kepala Ibu Bupati Fadia dan Bapak Ashraff serta segenap Pejabat Pemerintah Kabupaten Pekalongan Yang telah memilih Desa Pesanggrahan untuk mendapatkan bantuan hewan kurban semoga berkah untuk semuanya," pungkasnya.
Jumat, 6 Juni 2025
Kajen - Bupati Pekalongan Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M didampingi Anggota DPR RI Mukhtaruddin Ashraff Abu, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Drs. H. Abdul Munir serahkan hewan qurban dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada Pengurus Masjid Agung Al-Muhtaram. Penyerahan tersebut dilakukan selepas salat Idul Adha 1446 H pada Jumat pagi (6/6/2025).
Pekalongan, 5 Juni 2025 — Suasana penuh semangat dan nasionalisme tampak mewarnai Aula Setda Lantai Satu Kabupaten Pekalongan, Kamis malam (5/06/2025), hampir ribuan warga memadati Aula dan halaman Setda Kabupaten Pekalongan untuk menyaksikan kualifikasi Piala Dunia 2026 Timnas Indonesia melawan China secara langsung dalam acara nonton bareng (nobar).
Kajen - Pemerintah Kabupaten Pekalongan yang dipimpin oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan Edy Herijanto, S. Sos, M.A.P mengikuti koordinasi penanganan banjir rob yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada Senin siang (2/6/2025) bertempat di ruang rapat Bupati Pekalongan.
Kajen - Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengelar upacara Hari Lahir Pancasila ke - 80 di lapangan belakang sekda Senin (2/6/2025). Upacara ini mengusung tema "Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya" yang dipimpin olehPlt. Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan EdiHerijanto, S.Sos, M.A.P.
- Pemerintah Kabupaten Pekalongan di wakilkan kepada ketua DPRD Drs. H. Abdul Munir beserta Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Ali Riza, M.Si hadir dalam acara peletakan batu pertama sebagai tanda pembangunan gedung MWC NU Wonopringgo hari Rabu (28/5). Acara tersebut berlangsung di Jalan Raya Wonopringgo, Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh Bupati Fadia menyampaikan bahwa pemberian hewan qurban ini adalah berkah dan barokah dari Alloh SWT kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan.
"Salah satu yang akan disembelih hari ini salah satunya ada dari bapak Presiden Prabowo. Dimana selama saya menjadi Bupati, ini adalah pertama kali presiden memberikan hampir di seluruh kabupaten/kota se-Indonesia," tutur Bupati Fadia saat memberikan sambutan sebelum penyerahan hewan qurban.
Bupati Fadia juga menaruh perhatian kepada masyarakat yang berada di pesisir Utara Kabupaten Pekalongan yang saat ini sedang dilanda Banjir Rob. Pihaknya memberikan hewan qurban untuk masyarakat di wilayah Desa Pesanggrahan, Kecamatan Wonokerto dan Desa Depok, Kecamatan Siwalan. Selain itu Bupati Fadia Juga memberikan untuk masyarakat di Desa Bulaksari, Kecamatan Sragi, dan Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni.
"Dalam kesempatan kali ini juga karena masyarakat Kabupaten Pekalongan banyak yang terdampak rob saya beserta suami hari juga memberikan beberapa di daerah yang terdampak banjir rob seperti Wonokerto dan Siwalan," tambahnya.
Disampaikan oleh Ketua Takmir Masjid Agung Al-Muhtaram H. Busaeri bahwa untuk tahun ini terdapat 6 ekor sapi namun yang akan disembelih di Masjid Al-Muhtaram ada 3 ekor kemudian sisanya disembelih di daerah lain. Hewan quran dibagikan kepada masyarakat kabupaten Pekalongan dengan teknis pengambilan kupon selepas penyerahan dari Bupati Pekalongan. Kemudian akan didistribusikan selepas sholat Jum'at.
"Sampai pagi ini terdapat enam sapi yaitu yang pertama dari Presiden Prabowo Subianto, kemudian dari Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, sapi ketiga dari Wakil Bupati Sukirman, dari Ketua DPRD Abdul Munir, selanjutnya dari Kapolres Pekalongan, dan terakhir dari Bank Jateng," ujarnya.
Jumat, 6 Juni 2025
Kegiatan nobar ini diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan Garuda Muda di kancah internasional. Selain itu, acara ini juga menjadi wadah mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Suasana nobar berlangsung meriah. Masyarakat dari berbagai kalangan memadati aula sebelum pertandingan dimulai. Layar lebar video wall aula disiapkan guna memberikan pengalaman menonton yang maksimal. Beberapa doorprize juga dibagikan kepada penonton yang hadir untuk menambah semangat.
Plt. Kepala Dinkominfo Kabupaten Pekalongan, Budi Rahardjo,,A.P., M.A.P, mengatakan, “Melalui nobar ini, kami ingin membangun semangat kebersamaan dan nasionalisme. Kita dukung Timnas Indonesia dengan semangat yang sama, satu hati untuk Merah Putih.”
Masyarakat tampak antusias menyaksikan jalannya pertandingan, bersorak ketika Timnas Indonesia menciptakan Gol melalui titik penalti dan menunjukkan rasa bangga atas perjuangan para pemain.
Acara nobar ini diharapkan menjadi agenda rutin, terutama saat Timnas Indonesia berlaga dalam ajang-ajang dunia, ujar salah satu penonton. Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan terus mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan positif yang mempererat solidaritas dan cinta tanah air.
Jumat, 6 Juni 2025
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah saat ini tengah galakkan Program Mageri Segoro, Rawat Ekosistem Pesisir dengan penanaman pohon mangrove di seluruh pesisir Jawa Tengah. Sukseskan program tersebut Pemkab Pekalongan juga mengambil peran dengan bersinergi bersama Semua pihak tanam 2500 pohon mangrove.
Disampaikan, PJ Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Edy Herijanto, Sukseskan program Mageri Segoro Pemerintah Kabupaten Pekalongan targetkan dapat menanam sebanyak 100 ribu yang sudah disiapkan dari berbagai komponen. Sasaran penanaman di fokuskan di sepanjang pesisir kabupaten Pekalongan dari Siwalan, Simonet, Wonokerto hingga Tirto.
"Hari ini kita menanam sebanyak 2500 pohon mangrove bersama semua unsur pimpinan daerah, organisasi masyarakat, perusahaan dan semua komponen yang ada di Kabupaten Pekalongan," terangnya.
Senada, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Pekalongan, Muhamad Abduh Gazali menyampaikan, Kegiatan ini dalam rangka peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan tema Kurangi Plastik dan Mageri Segoro. Sejauh ini Dinas lingkungan hidup sudah melakukan berbagai upaya dalam penanganan kawasan pesisir Kabupaten Pekalongan dengan Sosialisasi bersama Komunitas Peduli lingkungan dan menggelar berbagai aksi penanaman pohon.
"Kegiatan ini sebagai agenda tahunan, sedangkan untuk kegiatan yang menjadi program kerja kita bersama komunitas peduli lingkungan dengan edukasi, sosialisasi untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar seperti Penanaman pohon hari ini dan bersih pantai," terangnya.
Harapannya setengah ada penanganan ini masyarakat juga ikut merawat agar ekonomi di pesisir Kota Santri terjaga dan aman dari air laut pasang.
Kamis, 5 Juni 2025
Sasaran program pembangunan jalan ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan dan TNI dalam upaya memudahkan akses dan kesejahteraan masyarakat desa. Jalan yang diresmikan dengan panjang 698,3 meter dan lebar 3,5 meter merupakan jalan penghubung antara desa Kotorojo dan wilayah Kecamatan Kajen.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menyampaikan, Apresiasi kepada TNI atas sinergi yang terjalin dengan baik bersama pemerintah daerah. Ia berharap jalan yang telah dibangun dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga sekitar.
“Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan jalan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan TNI. Jalan di Desa Kutorojo ini sebelumnya rusak parah, dan harapan kami, setelah diperbaiki, dapat terus dijaga dengan baik oleh masyarakat. Kami juga berikan enam titik lampu penerangan agar jalan ini tetap aman digunakan, terutama di malam hari,” ujar Bupati.”
Sementara itu, Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0710/Pekalongan, Mayor Kav. Purbo Suseno, menyampaikan terima kasih kepada Bupati atas kepercayaan yang diberikan kepada TNI untuk melaksanakan kegiatan TMMD. Pihaknya menegaskan bahwa kegiatan TMMD merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP), yang salah satunya bertujuan membantu pemerintah daerah dalam pembangunan wilayah.
“Atas nama Komandan Kodim dan seluruh jajaran Kodim 0710/Pekalongan, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati atas kepercayaan dan tugas yang diberikan. Alhamdulillah, kegiatan ini dapat kami selesaikan tepat waktu. Sinergitas seperti ini sangat penting agar kita bisa bersama-sama membangun dan menjaga wilayah,” jelasnya.
Rabu, 4 Juni 2025
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan terhadap masalah rob yang melanda kawasan pesisir Kota Santri. Disampaikan Bupati Fadia, Selasa (3/6/2025), Pemkab Pekalongan sebelumnya telah membangun rumah pompa di Jeruksari dengan nilai sekitar Rp3 miliar. Namun, saat ini pompa yang ada tidak berfungsi akibat kerusakan pada komponennya.
"Pompa di Jeruksari sudah kita bangun, tapi ada komponen kabel yang rusak dan alatnya tidak tersedia di Indonesia, harus pesan dari Jerman. Sudah kita pesan, insya Allah Juni ini datang dan bisa segera dipasang. Kalau sudah berfungsi, seharusnya tidak ada banjir lagi di Jeruksari,” terang Bupati.
Ditambahkan, Fadia penanganan rob tidak hanya berhenti di pembangunan pompa semata, melainkan juga dilakukan melalui penanaman mangrove yang dijadwalkan pada Kamis (5/6/2025) besok di kawasan Pantura. Selain itu, Bupati menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah untuk meminta tambahan rumah pompa bagi wilayah rawan rob di pesisir.
“Jadi kalau saya, akan percepat pembangunan rumah-rumah pompa, karena jalan sebagus apapun kita bangun, tapi kalau tetap banjir, ya sama saja bohong, hancur lagi,” tegas Fadia.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemkab Pekalongan tidak menunggu bantuan dari pusat atau provinsi untuk bertindak. Sebagai langkah konkret, rumah pompa baru tengah dibangun di wilayah Siwalan, Depok, menggunakan anggaran daerah.
Sementara disampaikan Perangkat Desa Tegaldowo, Kuntari akibat jebolnya tanggul sungai Bremi, luapan air laut sapang menggenangi ratusan rumah warga Desa Tegaldowo dua pekan ini. Alhasil Warga yang mayoritas sebagai Perajin Batik dan Konferensi terkendala dalam menjalankan usahanya.
"Ada 6 RT dari RT 6 sampai 10 yang tergenang dengan jumlah rumah mencapai 335 rumah, ada 445 Kepala Keluarga, dengan jumlah warga sebanyak 1637 jiwa. Untuk ketinggian air didalam rumah warga 10-15 cm dan dijalan mencapai 40-50 cm," terangnya.
Dalam kunjungannya, Bupati Fadia didampingi oleh suaminya yang juga Anggota Komisi X DPR RI Ashraff Abu, Penjabat Sekda Kabupaten Pekalongan Edy Herijanto, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Selain meninjau lokasi, Bupati Fadia juga menyalurkan bantuan kepada warga terdampak rob di kedua desa.
Selasa, 3 Juni 2025
Pj. Sekda Edy Herijanto juga didampingi oleh Kepala DPU TARU Murdiarso, Kepala Bapperida Trisno Suharsanto, Kepala Dinperkim LH Muhammad Abduh Ghozali, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Agus Pranoto serta pihakt terkait.
Dari hasil koordinasi yang dipimpin oleh asisten ekonomi dan pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Dr.A.P.Ir Sujarwanto Dwiatmoko, M.Si tersebut akan dilakukan penanaman mangrove yang akan dilakukan serentak untuk wilayah kabupaten yang berada di pesisir Pantura Jawa Tengah. Dengan Lokasi yang akan menjadi pusat dalam kegiatan ini adalah di wilayah Kabupaten Brebes.
Disampaikan oleh asisten ekonomi dan pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko bahwa berdasarkan instruksi dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pemerintah Kabupaten/Kota yang memiliki wilayah pesisir pantai Utara untuk melakukan penanaman pohon mangrove dan pembersihan pantai yang akan dijadwalkan serentak pada tanggal 5 Juni 2025, dengan target penanaman pohon sebanyak seratus ribu bibit pohon dalam waktu satu bulan.
"Saya ingin mengabarkan satu program yang dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan yaitu program penanaman mangrove, kami meminta untuk seluruh kabupaten/kota yang memiliki wilayah pantai untuk melakukan yang pertama adalah penanaman mangrove dan kedua bersih-bersih di lingkungan sekitar pantai. Harapannya dalam kurun waktu satu bulan satu kabupaten/kota bisa menanam seratus ribu, Nah kalau seandainya satu kabupaten/kota baik di wilayah pantai utara maupun selatan semua menanam dengan dengan jumlah tersebut maka total adalah satu juta tujuh ratus pohon karena ada 17 kabupaten/kota," ucapnya.
Untuk pemerintah Kabupaten Pekalongan sendiri, berdasarkan pemaparan dari Pj. Sekda Edy Pekalongan saat ini baru mampu menanam empat ribu pohon yang lokasinya adalah di Pos AL Wonokerto.
"Kami laporkan yang pertama terkait tadi persiapan penanaman pohon mangrove yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2025. untuk di Kabupaten Pekalongan kami sudah siap sekitar empat ribu bibit untuk lokasinya sudah ditentukan nantinya di Pantai Wonokerto atau lebih tepatnya di Pos AL," pungkasnya.
Pj. Sekda Edy juga menambahkan bahwa dalam beberapa bulan ini dari kabupaten Pekalongan masih dilanda banjir rob di beberapa wilayah utara. Seperti Kecamatan Siwalan ada tiga desa yang terdampak, dan Tirto ada enam desa yang terdampak. Padahal di awal tahun baru saja dilanda Banjir bandang dan tanah longsor di Petungkriyono. Namun Pihaknya telah sigap memberikan bantuan seperti logistik dan pembuatan tanggul darurat.
Kemudian untuk upaya penanggulangan banjir rob Pemerintah Kabupaten Pekalongan sedang mempersiapkan upaya pembebasan lahan seluas tiga hektare untuk dibuat bendungan. Selain itu mendirikan tiga rumah pompa di wilayah terdampak.
Senin, 2 Juni 2025
Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke - 80 diikuti seluruh ASN dan Siswa - Siswi yang berada dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Sesuai Amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A, Ph.D yang dibacakan Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalogan dengan memiliki tujuan besar yaitu "marilah terus bergotong-royong, menjaga persatuan, menghargai perbedaan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan. Jadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam berkarya, berbangsa dan bernegara".
Pj Sekretaris Daerah Edi Herijanto, S.Sos, M.A.P menekankan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila ke - 80 dengan berharap memperkokoh jiwa kesatuan dengan menyikapi dengan baik tentang berita hoaks yang beredar dimasyarakat khusus di Kabupaten Pekalongan.
"Saat ini kita harus bisa menyikapi terkait media infomasi, kita harus memerangi berita - berita yang bersifat hoak dan harus cermat dalam menanggapi berita - berita yang ada di media massa". Pungkas Pj Sekda.
Kemudian Pj Sekda juga memaparkan bahwa pedoman anak muda di Kabupaten Pekalongan dengan cara memberikan pengertian - pengertian tentang pergaulan anak muda sekarang dengan melalui arahan serta pembinaan dengan melibatkan keluarga ataupun sekolah.
"Dengan memberikan pengertian - pengertian yang ada di media informasi, serta pergaulan anak muda sekarang perlu adanya arahan serta pembinaan dengan melibatkan unsur keluarga ataupun sekolah". Papar Pj Sekda.
Upacara ini dihadiri dari beberapa unsur di Lingkungan Kabupaten Pekalongan seperti Pj Sekretaris Daerah, Kapolres Pekalongan, Dandim 0710 Pekalongan, Kajari Kabupaten Pekalongan, Seluruh Kepala OPD, Seluruh ASN, serta Siswa dan Siswi dilingkungan Kabupaten Pekalongan.
Senin, 2 Juni 2025
Peletakan batu pertama ini menjadi babak baru bagi MWC NU Wonopringgo dalam memberikan pelayanan ekstra kepada Masyarakat Kecamatan Wonopringgo khususnya warga Nadhatul Ulama (NU). Pemerintah Kabupaten Pekalongan hadir dengan memberikan dukungan serta kolaborasi kepada semua unsur - unsur penting yang ada di dalam masyarakat Kabupaten Pekalongan.
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Drs. H. Abdul Munir menjelaskan bahwa dalam pengembangan Gedung MWC NU di Wonopringgo merupakan langkah kongkrit NU dalam 4 Bidang yaitu Dakwah, Ekonomi, Pendidikan, dan Sosial. Hal ini sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Pekalongan agar pendidikannya bisa maju, pengembangan Kesehatan, pembinaan remaja dan pemuda serta menjadi pusat dalam pengembangan masyarakat dan keagamaan.
"Saya pikir pembangunan Gedung MWC NU Wonopringgo ini sebagai pusat pengembangan Masyarakat serta keagaman warga Nadhatul Ulama (NU) di Kecamatan Wonopringgo," Tutur Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan.
Selain itu, Beliau juga akan memberikan dukungan penuh kepada Nadhatul Ulama (NU) untuk pembangunan Gedung MWC NU Wonopringgo dalam pengembangan Masyarakat Kabupaten Pekalongan khususnya warga Nadhatul Ulama (NU) di Kecamatan Wonopringgo.
"Tentu Dewan sangat apresiasi dan memberikan dukungan penuh, persoalan yang lainnya bisa dikomunikasikan kepada anggota DPRD Kabupaten Pekalongan," Tambahnya.
Kemudian Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Ali Riza, M.Si mengungkapkan bahwa sesuai dengan pesan Bupati Pekalongan yang mengucapkan selamat atas pembangunan gedung MWC NU Wonopringgo. Ini sebagai bukti bahwa Nadhatul Ulama (NU) ikut serta dalam pembangunan di Kabupaten Pekalongan.
"Dengan Pembangunan ini menunjukan kerjasama yang baik. Hal itu diharapkan terus terjalin dan kolaborasi yg positif antara komponen Masyarakat khususnya Nadhatul Ulama dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan," Tuturnya.
Rabu, 28 Mei 2025