KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama unsur Forkopimda mengimbau masyarakat agar merayakan pergantian Tahun Baru 2026 secara sederhana, tertib, dan penuh kehati-hatian. Imbauan tersebut disampaikan usai menghadiri Apel Pelayanan Pengamanan Tahun Baru 2026 di Halaman Polres Pekalongan, Rabu (31/12/2025).
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah memberikan arahan agar masyarakat tidak menggelar perayaan Tahun Baru secara berlebihan. Menurutnya, kesederhanaan menjadi sikap penting di tengah kondisi sosial dan potensi bencana yang masih perlu diantisipasi.
“Pemerintah telah mengimbau agar perayaan malam Tahun Baru dilakukan secara sederhana. Hal ini sebagai bentuk empati serta untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” ujar Sekda.
Ia menambahkan, memasuki Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pekalongan masih terus bersiaga dalam upaya mitigasi bencana, mengingat wilayah Kabupaten Pekalongan termasuk daerah dengan tingkat kerawanan bencana.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, M.M., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyambut Tahun Baru dengan meningkatkan keimanan dan memperbanyak doa sesuai keyakinan masing-masing.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, jajaran pemerintah daerah, serta institusi keagamaan, baik masjid, gereja, maupun sekolah, untuk bersama-sama berdoa agar Tahun Baru 2026 dapat dilalui dengan aman, tenteram, dan membawa kebaikan bagi kita semua,” tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, Salman, S.H., M.H., mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi imbauan pemerintah serta memperhatikan kondisi cuaca dan potensi bencana.
“Kami berharap masyarakat tidak memaksakan diri mengadakan perayaan Tahun Baru secara berlebihan. Apabila perayaan tetap dilaksanakan, hendaknya dilakukan secara sederhana, tertib, dan bertanggung jawab agar situasi tetap aman dan kondusif,” katanya.
Melalui Apel Pelayanan Pengamanan Tahun Baru 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama Forkopimda menegaskan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Diharapkan, perayaan pergantian tahun dapat berlangsung aman, lancar, dan tanpa gangguan yang tidak diharapkan.
Rabu, 31 Desember 2025
Wiradesa — Bupati Pekalongan Drs. Hj. Fadia Arafiq, S.E., M.M., bersama Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., serta Dandim 07/10 Pekalongan Letkol Arm. Ihalauw Garry Herlambang, S.Sos., mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M., bersama Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono, M.M., IPU., di Kabupaten Pekalongan.
Bojong - Arus mudik natal dan tahun baru di Exit Tol Bojong, Kabupaten Pekalongan, terpantau landai pada H-1 perayaan Natal 2025. Kondisi tersebut diketahui saat Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat melakukan pemantauan di Pos Pelayanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Rabu (24/12/2025).
KAJEN – Bupati Pekalongan Drs. Hj. Fadia Arafiq, S.E., M.M., memimpin Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 sekaligus Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Belakang Setda Kabupaten Pekalongan, Senin (22/12/2025). Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., Dandim 0710/Pekalongan Letkol Arm. Ihalauw Garry Herlambang, S.Sos., Kepala Kejaksaan Negeri Pekalongan yang mewakili, Para Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, serta organisasi perempuan di Kabupaten Pekalongan.
Bojong – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Pekalongan. Salah satu siswa SMP Negeri 1 Bojong, Felisa Anggreaini (Raini), berhasil menembus ajang Kontes Dangdut Indonesia (KDI), sebuah kompetisi musik dangdut bergengsi tingkat nasional yang disiarkan secara nasional melalui stasiun televisi MNC.
Bupati Fadia menyampaikan bahwa penguatan layanan kesehatan di tingkat kecamatan merupakan bagian dari visi kepemimpinannya sejak awal menjabat bersama Wakil Bupati H. Sukirman, S.S., M.S, Menurutnya layanan kesehatan gratis cukup dengan KTP tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam menjamin hak dasar masyarakat.
Ia menekankan, keberadaan layanan rawat inap di puskesmas sangat penting agar masyarakat tidak mengalami kesulitan ketika membutuhkan perawatan medis. Dengan fasilitas tersebut, warga tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit yang jaraknya jauh hanya karena keterbatasan kamar atau fasilitas.
“Harapannya, setiap puskesmas di Kabupaten Pekalongan ke depan memiliki layanan rawat inap, sehingga masyarakat bisa mendapatkan perawatan di wilayah kecamatannya masing-masing,” ujarnya.
Bupati menjelaskan, komitmen tersebut bertujuan untuk mendekatkan layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah atas, agar tidak perlu turun ke pusat kota ketika sakit atau membutuhkan penanganan medis lanjutan.
Meski demikian, ia menyadari bahwa realisasi layanan rawat inap di seluruh puskesmas harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan melakukan pemetaan dan menetapkan skala prioritas, terutama bagi wilayah yang paling membutuhkan layanan rawat inap.
Dengan diresmikannya Puskesmas Rawat Inap Talun, Bupati berharap komitmen menghadirkan layanan rawat inap di setiap puskesmas dapat secara bertahap terwujud, sekaligus meningkatkan pemerataan dan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan.
Rabu, 31 Desember 2025
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, pemerintah pusat membagikan 250 paket beras gratis kepada pengemudi ojek online di Gudang Bulog Bondansari, Kabupaten Pekalongan, Jumat (26/12/2025) sore. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pangan dan membantu masyarakat sektor informal.
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pemerintah terus berkomitmen memperkuat ketahanan pangan nasional, termasuk menjaga keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat.
“Pemerintah akan terus memastikan ketersediaan pangan, terutama menjelang tahun baru, bulan puasa, dan Idulfitri. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui bantuan pangan dan gerakan pasar murah agar harga tetap terkendali,” ujar Zulkifli Hasan.
Ia menambahkan, pemerintah juga fokus mendorong swasembada pangan, khususnya di sektor protein, melalui pengembangan tambak ikan dan udang, kampung nelayan, serta tambak desa sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat pesisir.
Selain itu, Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa pemerintah juga terus menggalakkan gerakan pasar murah, terutama menjelang pergantian tahun, bulan puasa, dan Idulfitri.
“Pasar murah bisa dilaksanakan oleh siapa saja, baik bupati, gubernur, TNI, Polri, maupun perusahaan sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Tujuannya agar dapat meredam gejolak harga ketika terjadi kenaikan,” katanya.
Kegiatan pembagian beras gratis ini berlangsung tertib dan mendapat sambutan antusias dari para pengemudi ojek online. Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyambut baik sinergi antara pemerintah pusat, TNI, Polri, dan Bulog dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta menjaga ketahanan pangan di daerah.
Minggu, 28 Desember 2025
Dalam pantauannya, Bupati Fadia memastikan kesiapan petugas gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, serta instansi terkait lainnya. Seluruh personel disiagakan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada para pemudik.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menyampaikan bahwa hingga saat ini belum terjadi lonjakan signifikan volume kendaraan di Exit Tol Bojong. Arus lalu lintas masih berjalan lancar tanpa kepadatan. Selain memantau arus lalu lintas, Forkopimda juga meninjau fasilitas pendukung di pos pelayanan, mulai dari layanan kesehatan, ruang istirahat pemudik, hingga sarana pengamanan lalu lintas.
"Selain pantauan langsung ke sejumlah pos pelayanan Natal dan tahun baru, Kami beserta Forkopimda dan OPD terkait juga pantau keamanan sejumlah gereja," terangnya.
Kondisi tersebut dibenarkan, Kepala Pos Pelayanan Exit Tol Bojong, Kompol Tamerin, Meski arus mudik Natal masih terpantau landai, petugas tetap bersiaga penuh untuk mengantisipasi peningkatan kendaraan yang diprediksi terjadi pada puncak libur Natal dan menjelang pergantian tahun.
"Kami imbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi kendaraan, serta memanfaatkan pos pelayanan yang tersedia demi keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan libur Natal dan Tahun Baru," pungkasnya.
Kamis, 25 Desember 2025
KAJEN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan menyampaikan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Rabu (24/12/2025).
Dua Raperda tersebut yakni Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Nonformal, dan Pendidikan Dasar, serta Raperda tentang Perlindungan Cagar Budaya.
Rapat Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Ahmad Ridhowi dan dihadiri oleh Wakil Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S., Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Salman, S.H., M.H., Dandim 0710/Pekalongan yang mewakili, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, M.M., menyampaikan bahwa pengajuan dua Raperda inisiatif DPRD tersebut merupakan wujud komitmen DPRD dalam memperkuat landasan hukum pembangunan daerah.
“Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Nonformal, dan Pendidikan Dasar kami susun untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Pekalongan berjalan secara terarah, berkualitas, dan berkelanjutan. Pendidikan, khususnya pada usia dini, merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul,” ujarnya.
Terkait Raperda Perlindungan Cagar Budaya, Abdul Munir menegaskan pentingnya regulasi daerah sebagai upaya menjaga identitas dan jati diri daerah.
“Cagar budaya merupakan warisan berharga yang harus kita jaga bersama. Melalui peraturan daerah ini, kami berharap pelestarian cagar budaya dapat dilakukan secara lebih sistematis dengan melibatkan peran aktif masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan ekonomi daerah berbasis budaya,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, DPRD Kabupaten Pekalongan secara resmi menyampaikan kedua Raperda inisiatif tersebut kepada Wakil Bupati Pekalongan untuk disampaikan kepada Bupati Pekalongan dan selanjutnya dibahas bersama perangkat daerah terkait sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Rabu, 24 Desember 2025
Kajen – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menggelar acara puncak peringatan Hari Ibu ke-97 sekaligus Hari Bela Negara ke-77 yang berlangsung khidmat di Aula Setda Kabupaten Pekalongan, Senin (22/12/2025).
Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kapolres, Dandim, Kepala OPD, serta berbagai tokoh organisasi wanita seperti Fatayat, Muslimat, Aisyiyah, dan Rifaiyah. Momen ini juga ditandai dengan pengukuhan pengurus Forum Komunikasi Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Forkompuspa) Kabupaten Pekalongan.
Dalam sambutannya, Bupati Pekalongan Dr. H. Fadia Arafiq, SE, MM, menyampaikan ucapan selamat kepada Ibu Arofah beserta jajaran pengurus Forkompuspa yang baru saja dikukuhkan. Ia menaruh harapan besar agar forum ini dapat bersinergi dengan PKK dan GOW (Gabungan Organisasi Wanita).
"Saya berharap pengurus yang baru dikukuhkan dapat berkontribusi nyata bagi Kabupaten Pekalongan, khususnya dalam bidang perempuan dan anak. Kerjasama dengan PKK dan GOW sangat penting agar daerah kita bisa terus berkembang," ujar Bupati Fadia.
Bupati juga memberikan pesan menyentuh dalam rangka Hari Ibu. Menurutnya, perempuan adalah makhluk mulia yang dianugerahi kemampuan luar biasa oleh Allah SWT untuk menjadi manajer keluarga sekaligus penggerak sosial.
"Perempuan harus bisa membagi waktu antara pekerjaan, prioritas untuk suami, anak, dan kehidupan sosial. Allah memberikan kesabaran dan kekuatan doa yang sangat hebat kepada perempuan," tambahnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan, Ibu H. Galuh Sukirman, melaporkan bahwa peringatan Hari Ibu tahun ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan bermanfaat yang sudah dimulai sejak 19 Desember 2025.
Beberapa rangkaian kegiatan tersebut meliputi Senam Bersama: Diikuti oleh organisasi wanita dan masyarakat luas, Cek Kesehatan Gratis: Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga, Bazar UMKM: Melibatkan 19 kecamatan, 76 desa binaan, dan anggota pasar mitra, Aksi Sosial: Penggalangan donasi untuk korban bencana di Aceh dan Sumatra.
"Puncaknya adalah hari ini, diawali dengan upacara peringatan Hari Ibu ke-97 dan Hari Bela Negara ke-77, dilanjutkan dengan pengukuhan Forkompuspa, penganugerahan tokoh peduli gender, serta pembinaan Bunda Literasi," jelas Ibu Galuh.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Pekalongan dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini. "Semoga kegiatan ini membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan," pungkasnya.
Selasa, 23 Desember 2025
Turut hadir dalam upacara tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan Dr. Hj. Galuh Kirana Sukirman, S.S., M.Pd., Ketua Bhayangkari Cabang Pekalongan Rosna Rachmad, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pekalongan Tri Rafika Yulian Akbar.
Dalam amanatnya, Bupati Pekalongan menegaskan bahwa peringatan Hari Bela Negara ke-77 menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat cinta tanah air, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kesadaran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa. Menurutnya, bela negara tidak hanya diwujudkan melalui pertahanan fisik, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam pembangunan, pengabdian, serta sikap disiplin dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Pekalongan juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 kepada seluruh perempuan Indonesia, khususnya di Kabupaten Pekalongan. Ia menyampaikan apresiasi atas peran strategis perempuan dalam keluarga, masyarakat, dan pembangunan daerah.
“Selamat Hari Ibu ke-97 Tahun 2025. Perempuan tangguh, perempuan berdaya, perempuan berkarya menuju Indonesia Emas 2045. Dengan semangat nasionalisme, mari kita wujudkan Indonesia yang lebih maju dan berkeadilan. Perempuan berdaya, anak terlindungi menuju Indonesia Emas 2045,” ungkap Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, organisasi perempuan, dan seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat guna menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah bagi perempuan dan anak.
Upacara peringatan ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk terus menumbuhkan semangat bela negara sekaligus mendorong pemberdayaan perempuan sebagai pilar utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Selasa, 23 Desember 2025
Acara dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, yang hadir mewakili Bupati Pekalongan. Dalam sambutannya, Wabup memberikan apresiasi tinggi kepada Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pekalongan yang berhasil mengemas peringatan Hari Ibu dengan berbagai kegiatan bermanfaat.
Tak sekadar seremoni, acara ini menjadi ajang unjuk gigi bagi para pelaku usaha lokal. Bazar UMKM yang digelar menampilkan berbagai produk unggulan desa dari seluruh pelosok Kabupaten Pekalongan. Mulai dari kerajinan tangan hingga kuliner khas desa berjajar rapi menarik minat pengunjung.
Selain belanja produk lokal, warga yang hadir juga memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis dan mengikuti senam bersama untuk menjaga kebugaran.
Sisi kemanusiaan menjadi sorotan utama dalam peringatan tahun ini. Di tengah keriuhan lomba menyanyi, Pemkab Pekalongan bersama TP PKK juga membuka open donasi yang ditujukan bagi korban bencana alam di Sumatra.
"Sesuai pesan Ibu Bupati, solidaritas kita kepada saudara-saudara yang tertimpa musibah harus terus ditingkatkan. Hari ini kita memadukan kegembiraan lomba dengan aksi nyata membantu sesama," ungkap Wabup Sukirman.
Menuju Indonesia Emas 2045
Mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”, Wabup Sukirman menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung ruang gerak perempuan.
"Ibu-ibu harus terus meningkatkan peran di berbagai bidang, mulai dari sosial, organisasi, hingga politik. Kami akan terus memfasilitasi program-program PKK agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat," tambahnya.
Acara ini turut dihadiri oleh Sekda M. Yulian Akbar, jajaran kepala OPD, serta para pengurus organisasi perempuan se-Kabupaten Pekalongan. Adapun puncak peringatan Hari Ibu ke-97 dijadwalkan akan digelar pada Senin, 22 Desember 2025, dengan agenda upacara resmi dan resepsi di Aula Lantai I Setda.
Senin, 22 Desember 2025
Raini baru-baru ini tampil memukau dalam acara peringatan Hari Ulang tahun Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pekalongan yang ke-26 yang berlangsung pada Kamis (18/12/2025) bertempat di Aula lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan. Terbukti Seluruh anggota DWP langsung mengabadikan momen saat Raini tampil dengan alunan suara dan cengkok dangdut yang khas.
Kepala SMP Negeri 1 Bojong, Agus Tutur, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Raini melaju ke pentas nasional tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Pekalongan, khususnya di bidang seni.
“Ini merupakan kebanggaan luar biasa bagi kami. Anak didik kami bisa masuk ke tingkat nasional. Harapannya, prestasi ini dapat mengangkat nama SMP Negeri 1 Bojong dan Kabupaten Pekalongan di kancah nasional, terutama dalam bidang seni,” ujarnya saat ditemui usai kegiatan Hari Ulang Tahun DWP yang ke-26.
Agus Tutur menjelaskan, Raini telah menekuni dunia tarik suara sejak duduk di bangku kelas VII dan aktif mengikuti berbagai lomba menyanyi hingga tingkat eks-karesidenan Pekalongan. Namun, keikutsertaan dalam ajang KDI baru dapat diwujudkan tahun ini karena sebelumnya terkendala batas usia minimal.
“Sekarang usianya sudah 14 tahun, sesuai dengan syarat usia minimal peserta KDI. Alhamdulillah, akhirnya bisa mengikuti ajang ini,” jelasnya.
Sebelum melangkah ke KDI, Raini telah menorehkan sejumlah prestasi, di antaranya meraih Juara I dan Juara II pada Lomba Nyanyi Dangdut Tingkat Karesidenan Pekalongan tahun 2023 dan 2024.
Raini dijadwalkan tampil dalam tayangan KDI pada Jumat malam, 26 Desember, pukul 19.30 WIB. Pihak sekolah berharap penampilan tersebut dapat mengantarkan Raini lolos ke tahap selanjutnya.
“Kami berharap penampilan nanti bisa meloloskan Raini ke Gerbang 6 dan berlanjut ke babak berikutnya,” tambah Agus Tutur.
Dalam mendukung perjuangan siswinya, SMP Negeri 1 Bojong memastikan pendampingan langsung ke Jakarta. Sejumlah guru akan mendampingi Raini selama mengikuti kompetisi tersebut.
Pihak sekolah juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk memberikan dukungan dan doa agar Raini dapat memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama daerah di ajang nasional KDI.
Raini saat ditemui tim Radio Kota Santri menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, bisa menembus KDI merupakan impian yang telah lama ia cita-citakan, yakni menjadi penyanyi yang dikenal luas dan tampil di panggung besar.
Sebelum mengikuti KDI 2025, Raini aktif mengikuti berbagai lomba menyanyi dan kerap tampil di sejumlah panggung. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam mengasah kemampuan vokalnya hingga mampu bersaing di tingkat nasional.
Menjelang penampilannya yang dijadwalkan pada Jumat malam Sabtu, 26 Desember 2025, Raini terus mematangkan persiapan dengan rutin berlatih bersama Pak Imam, guru keseniannya. Latihan dilakukan sepulang sekolah dengan intensitas empat hingga lima kali dalam sepekan.
Dalam perjalanan kariernya, Felisa mengaku terinspirasi oleh sejumlah penyanyi dangdut nasional, di antaranya Lesti Kejora, Sri Devi, dan Fildan yang menjadi panutan dalam bermusik.
Felisa juga mengajak masyarakat Kabupaten Pekalongan, khususnya pelajar, untuk memberikan dukungan. Dukungan dapat diberikan melalui voting pada aplikasi RCTI Plus saat Felisa tampil di ajang KDI 2025 dengan cara mendownload aplikasi RCTI Plus kemudian pada saat Raini Tampil cari banner atau foto Raini, setelah itu klik vote. Satu aplikasi awalnya maksimal cuma lima kali vote, tapi jika ingin menambah jumlah vote bisa top up di RCTI Plus.
Dengan dukungan dan doa dari masyarakat, Felisa berharap dapat memberikan penampilan terbaik dan melangkah ke tahap berikutnya, sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Pekalongan di kancah nasional.
Minggu, 21 Desember 2025