KAJEN - Pemkab Pekalongan tengah meyiapkan vaksinasi untuk anak usia 6 – 11 tahun atau siswa SD/MI sederajat. Dinas kesehatan saat ini sedang melakukan koordinasi dengan provinsi terkait penyediaan vaksin untuk anak ini. Hal ini disampaikan Sekda Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar S.Sos.,M.Si usai mengikuti Rapat Koordinasi Penanganan Covid 19 di Jawa Tengah yang dipimpin oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo via video conference, Senin (03/01) siang di Aula Lantai I Setda Kabupaten Pekalongan.
Yulian menjelaskan launching vaksinasi anak di kabupaten Pekalongan akan dilaksanakan pada 6 Januari 2022. Menurutnya saat ini pihaknya sedang koordinasikan dengan dinas terkait, antara lain Dindikbud serta Kemenag. Dari database yang ada, sasaran vaksinasi anak sebanyak 85.494 anak. “Tidak ada target khusus waktu selesainya, karena yang terpenting ketersediaan vaksinnya. Kalau mobilisasi anak, database nya sudah ada. Jadi saya minta Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan provinsi terkait dengan ketersediaan vaksin ini,” jelasnya.
Terkait jenis vaksin yang diberikan, Yulian menyebut vaksin yang dipakai adalah Sinovac. Disampaikan pula bahwa per 1 Januari 2022 kabupaten Pekalongan berada di level I dengan kisaran angka 71,03 persen untuk dosis I. Sedangkan untuk lansia di angka 64,63 persen. “Kita sedang kejar untuk pencapaian dosisi II baik itu untuk lansia maupun masyarakat secara umum. Kita ingin masyarakat bisa tervaksin secara lengkap baik lansia maupun masyarakat secara umum, ”pungkasnya.(Ar-Kominfo)
Senin, 3 Januari 2022
KAJEN - Sesuai dengan program ‘jalannya halus rejeki mulus’, secara bertahap seluruh jalan yang rusak ( jalan kabupaten ) di kabupaten Pekalongan akan diperbaiki. Hal ini disampaikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE.,MM saat meresmikan Jalan Ruas Sengare – Jolotigo Kecamatan Talun, Rabu (15/12) siang di desa Sengare Kecamatan Talun.
Acara pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan pimpinan tinggi pratama administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Pekalongan ini dilangsungkan di aula lantai I Setda, diikuti secara luring dan daring.
Bupati Fadia Arafiq mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas serta camat dan lurah di lingkungan Pemkab Pekalongan yang baru saja dilantik, juga kepada yang dikukuhkan kembali, dalam rangka pengisian kekosongan jabatan di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Fadia berharap para ASN yang telah dilantik tersebut mampu bertanggungjawab dalam tugasnya serta bisa’berlari’ bersama menuju kabupaten Pekalongan lebih hebat dibawah kepemimpinannya. “ Apapun jabatan yang hari ini kita terima, kita harus bisa pertanggungjawabkan dan laksanakan dengan baik, bekerja tanpa mengenal waktu /lelah, ikhlas , dan kita harus lari bersama,” ucapnya.
Fadia juga meminta agar ASN totalitas dalam bekerja dan yang tak kalah penting mereka juga harus fast respon. Karena menurutnya, dengan fast respon segala sesuatu bisa segera disikapi dengan cepat.
“ Dan saya minta ASN bekerja totalitas kepada masyarakat tanpa memilah milah dan mengesampingakn kepentingan pribadi. Pesan saya, ASN harus mengedepankan kepentingan masyarakat,” imbuhnya
Sementara kepada camat yang dilantik, Fadia meminta camat bisa menempati rumah dinasnya serta siap menjadi orangtua di kecamatannya masing-masing.
“Saya ingin kita semua yang dilantik ini, berlari bersama membangun kabupaten Pekalongan menjadi hebat dan luar biasa dibawah kepemimpinan saya. Sekali lagi saya minta ASN loyalitasnya tegak lurus, bahwa semua satu komando, satu arahan, yaitu bupati Pekalongan,”tegas Fadia
Pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan pimpinan tinggi pratama administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Pekalongan dihadiri Sekda Yulian Akbar S.Sos,,M.Si, para pejabat pimpinan tinggi pratama , pejabat administrator dan pejabat pengawas, camat, lurah, para saksi serta rohaniawan. (Ar-Kominfo)
Rabu, 29 Desember 2021
Hal itu diucapkan oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E.,M.M., dalam sambutannya saat meresmikan Gedung baru UPTD Puskesmas Bojong II, pada pagi ini, Rabu (29/12/2021). ‘’Yang harus kita lakukan daripada gedung kita ini adalah memberikan pelayanan yang terbaik. Karena hal ini masuk dalam salah satu program yang sangat berkaitan dengan visi misi saya pada tahun 2022 . Dimana pelayanan kesehatan untuk masyarakat Kabupaten Pekalongan harus maksimal dan gratis dengan hanya menunjukan KTP saja,’’ kata Bupati Pekalonga Fadia Arafiq.
Menurut Fadia, ada dua langkah besar yang akan pihaknya lakukan guna mensukseskan program kesehatan tersebut di Kabupaten Pekalongan. Yang pertama adalah Ia akan membentuk tim khusus untuk melakukan verifikasi data masyarakat Kabupaten Pekalongan yang bisa mendapatkan program pelayanan kesehatan gratis, supaya tidak ada kerancuan antara program kesehatan gratis dari pemkab dan program kesehatan lainnya seperti BPJS dan KIS.
‘’Ini artinya bapak kepala dinas harus membuat tim, karena kadang kita kan tidak tahu apakah masyarakat itu sudah punya BPJS maupun KIS atau tidak. Jangan karena di Kabupaten Pekalongan akan ada pelayanan kesehatan gratis program BPJS dan KIS nya ditinggal. Itu jangan sampai terjadi ya.
Karena kesehatan gratis kita hanya khusus dapat dilakukan di Kabupaten Pekalongan, untuk seluruh pusksesmas dan 3 rumah sakit negeri milik pemkab. Yaitu RSUS Keraton, RSUD Kajen dan RSUD Kesesi untuk pelayanan kelas tiga nya,’’ jelas Fadia.
Selanjutnya, untuk langkah kedua diungkapkan Fadia adalah pihaknya akan mewajibkan seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Pekalongan untuk membuat Pakta Integritas, yang intinya adalah adanya jaminan untuk memberian pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan.
‘’Apabila teman-teman di puskesmas bisa memberikan layanan terbaik akan kami kasih reward. Begitupun sebaliknya apabila ketahuan memberikan pelayanan buruk dan ada buktinya, maka akan kita berikan sanksi juga. Karena dengan hal ini akan memicu semangat para pelayan kesehatan untuk berlomba-lomba memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,’’ terangnya.
Selain itu, pada kesempatan tersebut Fadia juga berpesan kepada Kepala Puskesmas dan seluruh tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Bojong II untuk bisa benar-benar mendukung program kesehatan dari pemkab tersebut dengan memperkuat pelayanan yang akan diberikan.
‘’Semoga dengan diresmikannya gedunga ini, pelayanan bisa sehebat dan sekokoh gedungnya. Dan bisa bermanfaat untuk seluruh masyarakat Bojong dan sekitarnya,’’ pungkasnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Kepala Puskesmas Bojong II Mudiyono, S.KM.,M.Kes., mengucapkan terimakasih kepada Bupati Pekalongan dan Pemkab Pekalongan yang telah memberikan dukungannya atas pembangunan gedung Puskesmas Bojong II, sehingga pembangunan gedung Puskesmas Bojong II biasa berjalan dengan lancar dan tepat waktu.
‘’Ucapan terimakasih dan apresiasi sebesar-besarnya kami haturkan kepada Ibu Fadia dan Pemkab Pekalongan atas dukungannya kepada kami selama ini,’’ ujar Kepala Puskesmas Bojong II Mudiyono.
Mudiyono juga berharap, dengan telah berdirinya gedung baru Puskesmas Bojong II ini bisa bermanfaat dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Bojong dan sekitarnya. (Lus-Kominfo)
Rabu, 29 Desember 2021
Yulian Akbar bersama jajaran Dewan Pengurus Korpri Kabupaten terpilih masa bakti 2021-2026 dan telah dikukuhkan oleh Ketua III Dewan Pengurus Korpri Provinsi Jawa Tengah Drs. Budi Santoso, M.Si., pada kesempatan tersebut.
Dalam sambutannya, Yulian Akbar mengucapkan terimakasih kepada jajaran DP Korpri Kabupaten Pekalongan periode sebelumnya yang telah mengantarkan dan mengurus Korpri sampai sejauh ini dengan cukup baik. ‘’Saya menyampaikan ucapan terimakasih kepada para pengurus Korpri Kabupaten Pekalongan sebelumnya, selaku Ketua Pak Totok yang telah mengantarkan sampai saat ini kemudian juga Pak Bambang,’’ kata Ketua DP Korpri Kabupaten Pekalongan terpilih M.Yulian Akbar saat dikukuhkan di Aula lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan (28/12).
Menurut Yulian, Ia bersama anggotanya tidak akan berjanji atau berekspektasi apapun untuk lima tahun kedepan. Melainkan pihaknya akan berusaha untuk terus melakukan kerjakeras supaya Korpri Kabupaten Pekalongan di masa kepengurusannya menjadi organisasi yang bisa memberikan manfaat yang luas kepada pemerintah daerah dan juga Kabupaten Pekalongan.
‘’Saya kira kami selaku pengurus yang baru dikukuhkan memiliki tugas yang harus sama-sama sepakat untuk bisa melaksanakan amanah ini dengan semaksimal mungkin,’’ ungkap Yulian Akbar.
Selain itu, pada kesempatan tersebut Yulian Akbar juga menegaskan bahwa Korpri Kabupaten Pekalongan tidak akan berafiliasi dengan politik dalam bentuk apapun, maupun ormas lain. Karena menurut Yulian, Korpri Kabupaten Pekalongan akan fokus bekerja semaksimal mungkin untuk menjadi wadah dan juga payung bagi anggotanya untuk berkembang dalam rangka mewujudkan visi misi pembangunan di Kabupaten Pekalongan periode 2021-2026.
‘’Lima tahun ini ayo kita bangun Korpri supaya menjadi organisasi yang luar biasa demi kemajuan daerah Kabupaten Pekalongan,’’ pungkasnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua III Dewan Pengurus Korpri Provinsi Jawa Tengah Drs.Budi Santoso, M.Si., menyampaikan harapanya atas Muskab dan Pengukuhan DP Korpri Kabupaten Pekalongan periode 2021-2026, untuk tidak menjadi sebatas acara seremoni saja, melainkan bisa menjadi wadah atau kesempatan untuk DP Korpri Kabupaten Pekalongan merancang langkah-langkah apa yang akan dilakukan untuk lima tahun kedepan supaya Korpri bisa bermanfaat secara umum.
‘’Saya rasa focus Korpri Kabupaten Pekalongan juga bisa selaras dengan provinsi, yaitu melakukan penguatan organisasi supaya lebih maju dan bermanfaat secara luas,’’ kata Ketua III DP Korpri Jawa Tengah Budi Santoso.
Selain itu, Budi Santoso juga mengucapkan selamat kepada Ketua dan Pengurus DP Korpri Kabupaten Pekalongan periode 2021-2026 yang secara resmi telah dikukuhkan pada hari ini.
‘’Tidak lupa, saya ucapkan selamat kepada Bapak Sekda M.Yulian Akbar yang telah terpilih secara aklamasi bersama jajaran pengurus Korpri Kabupaten Pekalongan yang barusan telah kita saksikan bersama dikukuhkan. Selamat mengemban amanah untuk lima tahun kedepan,’’ ucapnya. (Lus-Kominfo)
Selasa, 28 Desember 2021
Acara Musyawarah Kabupaten (Muskab) dihadiri secara langsung oleh Drs Budi Santoso M.Si (Staf ahli Gubernur bidang kemasyarakatan dan SDM, selaku wakil dewan pengurus Korpri provinsi Jawa Tengah), Sekda Yulian Akbar S.Sos.,M.Si beserta para asisten sekda, para staf ahli bupati, dewan pengurus Korpri kabupaten Pekalongan, para kepala OPD yang hadir, pimpinan instansi vertical serta para peserta Muskab Korpri kabupaten Pekalongan.
Muskab Korpri Kabupaten Pekalongan tahun 2021 ini merupakan pelaksanaan muskab yang ke-2 (kedua) yang dilaksanakan dengan metode tatap muka dengan tetap memperhatikan standar protokol kesehatan.
Mengawali sambutannya pada Muskab Korpri Kabupaten Pekalongan tahun 2021, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq berharap Muskab Korpri berjalan lancar aman dan sesuai dengan yang diinginkan. “Mudah-mudahan acara ini bisa terselenggara dengan baik dan kita memang secara aklamasi memilih ketua Korpri. Saya berharap Sekda bertanggungjawab menjadi ketua Korpri dan memimpin Korpri kabupaten Pekalongan dengan baik,” ucapnya.
Fadia mengatakan bahwa Korpri adalah satu- satunya organisasi pegawai negeri yang semestinya melakukan tanggungjawab tugas pokok dan fungsi (tupoksi)nya serta mengedepankan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi. “Korpri membawahi semua PNS kabupaten Pekalongan, dimana bupati Pekalongan yang menjadi pimpinan, visi misinya harus bisa kita jalankan dengan baik serta tegak lurus satu komando kepada Bupati. Korpri juga tidak boleh ikut-ikutan dalam urusan politik, karena urusan politik yang mengurusi hanya bupati/wakil bupati. Korpri ya Korpri, hanya mengurusi sesuai tupoksinya,” tegas Bupati Fadia.
Selain Korpri satu komado menjalankan tupoksi nya dengan baik, Bupati juga berpesan agar anggota Korpri bisa menjadi panutan khususnya di lingkungan tempat tinggal masing masing.
“ Mudah-mudahan musyawarah Korpri 2021 ini berjalan dengan baik, lancar dan Insyaalloh ketua nya bisa menjadi pengayom dan membimbing ke jalan yang lebih baik, serta bisa membuat situasi lebih nyaman,” pungkasnya.
Sementara itu sekretaris Korpri Kabupaten Pekalongan, Agus Pranoto,SH.,MH dalam laporannya mengakui pelaksanaan Muskab Korpri kabupaten Pekalongan tahun 2021 memang terlambat.
“Muskab pertama Korpri dilaksanakan pada tahun 2005. Kemudian di tahun 2009 ada musyawarah luar biasa dan ada pergantian pejabat Sekda dan harusnya (Muskab) tahun 2010, kemudian tahun 2015, 2020, harus diselenggarakan Muskab. Namun karena banyak hal, baru hari ini Muskab bisa kembali dilaksanakan,” terang Agus.
Agus menyampaikan tujuan Muskab Korpri kabupaten Pekalongan Tahun 2021 antara lain memberikan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan program kerja dewan pengurus, memilih ketua dewan pengurus periode 2021-2026, pengukuhan dewan pengurus Korpri kabupaten Pekalongan periode 2021-2026 dan menyusun program umum dewan Korpri kabupaten Pekalongan 2021-2026. Sasarannya adalah terbentuknya dewan pengurus Korpri kabupaten Pekalongan.
Adapun Peserta Muskab terdiri dari unsur dewan pengurus kabupaten sebanyak 4 orang, unsur unit masing-masing 1 orang, unsur kecamatan masing-masing 1 orang. Hadir pula peninjau dari dewan pengurus Korpri provinsi Jawa Tengah. (Ar-Kominfo)
Selasa, 28 Desember 2021
Namun, sebelum diresmikan pada tahun 2022 mendatang, pembangunan fisik konstruksi pasar Wiradesa ini ditinjau oleh Dirjen Cipta Karya Kementrian PUPR Republik Indonesia , Ir. Diana Kusumastuti, MT pada Sabtu (18/12/2021) sore.
Sekretaris Daerah Yulian Akbar SSos MSi sesaat setelah mendampingi kunjungan Dirjen Kementrian PUPR ini menyampaikan bahwa pasar Wiradesa ini sangatlah potensial di wilayah Pantura.
‘’Pasar Wiradesa ini merupakan salah satu pasar proyek strategis, yang mengacu pada Perpres Nomor 79 Tahun 2019. Dan ini saya lihat sudah selesai 100 persen pembangunannya" tandasnya.
Menurut Sekda , Pasar Wiradesa ini merupakan pasar yang dicanangkan langsung oleh Pemerintah Pusat pada tahun 2019 sebagai pasar percontohan di Kabupaten Pekalongan, dengan harapan bisa mentriger perekonomian sekitar. Untuk itu, beberapa perbaikan memang perlu dilakukan sebelum difungsikan.
‘’Karena ini merupakan pasar yang luar biasa dengan total anggaran 79 milyar. Jadi, Pasar Wiradesa ini nantinya akan menjadi wajah pantura dan wajah Kabupaten Pekalongan juga,’’ ungkapnya.
Hal itu juga mengingat betapa banyaknya masyarakat pedagang yang akan masuk di pasar Wiradesa dengan jumlah kurang lebih 1994 pedagang.
Jadi, Ia rasa dari segi penataan dan pengaturan juga harus disiapkan terlebih dahulu oleh Pemkab Pekalongan sebelum Pasar Wiradesa benar-benar diresmikan tahun depan.
‘’Dengan jumlah pedagang yang sebegitu banyaknya, Pemkab harus benar-benar dipersiapkan dari segi penataan pedagangnya,’’ ujar Yulian Akbar.
Ia menambahkan bahwa untuk Blok C Pasar Wiradesa itu perlu adanya pembangunan kembali sebagai pasar basahnya. Dan pemerintah saat ini sedang mengusulkan ke Kementrian Perdagangan untuk menganggarkan pembangunan blok c tersebut. Sehingga pada triwulan pertama tahun 2022 mendatang bisa segera terealisasi.
‘’Terkait dengan blok c untuk pasar basah kita pemerintah sedang mengajukan ke kementrian perdagangan, kita lagi mengajukan untuk pembangunan karena itu mencakup hampir 478 pedagang. Doakan saja semoga bisa terealisasi di tahun 2022,’’ jelas Yulian Akbar.
Dan untuk kendala yang masih menjadi hambatan pasar Wiradesa saat ini, dan menjadi PR pemerintah, belum adanya ruang terbuka hijau. Hal ini disebabkan oleh pembebasan lahan di dekat Pasar Wiradesa untuk 27 warga yang belum selesai. Untuk itu ia berharap pembebasan lahan tersebut bisa segera diselesaikan, sehingga fasilitas di Pasar Wiradesa semakin lengkap dengan adanya ruang terbuka hijau.
‘’Sementara untuk lahan atau bangunan yang didekat pasar tadi ada 27 warga Insyaallah ini masih ada ditahap result. Target kami bisa menyelesaikan ditriwulan pertama tahun 2022 untuk bisa kita bebaskan sehingga bisa menjadi ruang terbuka hijau bagi pasar Wiradesa,’’ tuturnya.
Julian Akbar, menyampaikan, apabila semua perbaikan yang Ia sampaikan dalam evaluasinya itu bisa segera direalisasi, maka Pasar Wiradesa akan benar-benar menjadi pasar pencanagan yang bisa memantik laju perekonomian di wilayah Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya pada awal tahun 2022 mendatang.
‘’Harapannya kalau ini sudah benar-benar selesai bisa ditempati oleh masyarakat pedagang di Kecamatan Wiradesa ini, sehingga perekonomian warga Kabupaten Pekalongan khususnya di Wiradesa ini bisa semakin maju,’’ pungkasnya. (Lus-Kominfo)
Sabtu, 18 Desember 2021
Tampak hadir mendampingi Bupati dalam Peresmian Jalan Ruas Sengare-Jolotigo antara lain asisten pembangunan serta para kepala OPD terkait. Tampak hadir pula Camat Talun dan perwakilan lurah se kecamatan Talun juga tokoh masyarakat setempat.
Bupati memastikan bahwa pihaknya akan menuntaskan jalan ruas Sengare-Jolotigo pada tahun 2022 dan rencananya akan dilanjutkan Jolotigo – Kroyakan pada tahun 2023 mendatang. “ Sengare – Jolotigo saya tuntaskan 2022, setelah tahun 2022, kita masih ada PR lagi, Jolotigo - Kroyakan di 2023. Berarti nantinya Talun tuntas semuanya. Ini supaya warga bisa hidup secara layak,” ungkapnya.
Bupati berharap masyarakat bisa menjaga jalan tersebut dengan baik. “ Karena jalan ini nilainya hampir 1 M. Insyalloh tahun 2022 saya selesaikan sampai Jolotigo ujung. Dan di 2023 saya tuntaskan sampai ujung lagi,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu Bupati juga menyampaikan 3 program yang difokuskan yaitu infrastruktur, kesehatan dan pendidikan. “3 program yang saya fokuskan, pertama, jalannya alus rejeki mulus. Kedua, bagi warga yang tidak punya kartu KISS /BPJS, bisa berobat gratis (Kelas 3) di Puskesmas dan RSUD milik pemerintah kabupaten Pekalongan . Dan Insyaalloh nanti jika PAD /keuangan kita meningkat, bisa menjangkau lebih baik lagi, “ jelas Bupati Fadia.
Kemudian program ketiga, lanjut Fadia, yakni pendidikan gratis untuk sekolah negeri. “Dari PAUD sampai SMP negeri, gratis. Tidak boleh ada pungutan apapun dan dikhususkan untuk warga tidak mampu. Dan untuk yang tidak mampu juga akan diberikan bantuan seragam sekolah. Saya ingin semua anak kabupaten Pekalongan bisa sekolah. Termasuk anak yang putus sekolah,” tambahnya.
Sementara itu Kepala DPU Taru Kabupaten Pekalongan Ir Bambang Irianto M.Si dalam kesempatan itu mengatakan dalam masa pandemic tidak semua wilayah mendapat alokasi anggaran perbaikan jalan. Namun khusus kecamatan Talun masih dialokasikan lg jalan lanjutan ruas Sengare – Jolotigo.” Insyaalloh tahun depan tuntas sampai Jolotigo. Harapan kami supaya tahun 2023 dilanjutkan jolotigo kroyakan,’ ujar Bambang
Bambang Irianto juga berharap jalan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat Talun khususnyadesa Sengare.
Dalam peresmian jalan ruas Sengare – Jolotigo di Desa Sengare Kecamatan Talun ini juga dimeriahkan dengan tradisi udik udikan. (Ar-Kominfo)
Rabu, 15 Desember 2021
Acara pengundian MAS DAVIN KAJEN SE AH ( Masyarakat Datang Divaksin, Menuju Kajen Sehat Berhadiah ) ini dihadiri langsung oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesra Totok Budi Mulyanto SE yang mewakili Bupati Pekalongan, Camat Kajen, Wakil Dandim, Wakil Kapolres , Camat Kajen beserta Forkopimcam, kepala UPTD/instansi, tenaga kesehatan serta para kepala desa se-kecamatan Kajen.
Dalam sambutannya Totok Budi Mulyanto mengucapkan selamat kepada warga Kajen yang penuh semangat mengikuti program vaksinasi berhadiah MAS DAVIN KAJEN SE AH. Menurutnya, Program MAS DAVIN KAJEN SE AH yang diinisiasi oleh Kecamatan Kajen bersama Danramil dan Kapolsek Kajen ini merupakan inovasi yang patut ditiru oleh daerah lain dalam rangka upaya percepatan vaksinasi di Kabupaten Pekalongan.
“Sasaran vaksin di kecamatan Kajen cukup besar. Padahal sasaran vaksin secara keseluruhan di kabupaten Pekalongan sebanyak 747.881. Setelah kami hitung, khusus Kajen, yang harus divaksin ada 7,5 % dibandingkan seluruh kabupaten Pekalongan. Padahal kabupaten Pekalongan ada 19 kecamatan. Ini sesuatu yang tidak ringan sehingga ada inovasi inovasi yang dilakukan oleh warga kecamatan Kajen dengan istilah MAS DAVIN KAJEN SE AH. Ini adalah suatu inovasi yang luar biasa dan ini bisa ditiru oleh yang lain,” papar Totok
Disampaikan pula bahwa Kabupaten Pekalongan saat ini berada di level 2. Totok mengingatkan dengan level 2 bukan berarti bebas namun ada kelonggaran-kelonggaran dalam beraktifitas dengan tidak melalaikan Prokes .
Jelang Natal dan Tahun baru 2022, Totok juga mengingatkan khususnya kepada para kepala desa untuk waspada terhadap kepulangan pemudik. “ Tolong saya titip masyarakat yang pulang dari luar kota, dicatat. Sehingga jika ada sesuatu yang berdampak kurang baik seperti kesehatan dan lainnya , kita bisa mengantisipasi. Walaupun ini tidak sebanyak pemudik pada saat Idul Fitri, tapi tetap harus kita waspadai,” tegasnya
Mengakhiri sambutannya Totok berpesan usai program MAS DAVIN KAJEN SE AH Ini warga tidak kendor dalam upaya pencegahan covid 19. “ Setelah hadiah ini dibagikan jangan kendor, kita harus mengejar semaksimal mungkin, usahakan masyarakat di Kajen ini semua tervaksin. Ayo kita sisir lewat RT mana yang belum divaksin, lalu kita giring, kita ajak untuk vaksin di faskes atau di tempat tempat yang telah disiapkan kecamatan ,” pintanya.
Camat Kajen Agus Purwanto S.STP mengatakan program MAS DAVIN KAJEN SE AH merupakan salah satu ikhtiar dalam rangka percepatan vaksin menuju herd imunity( kekebalan kelompok) , telah dilaksanakan selama 1 bulan ( mulai 10 November 2021 sampai 9 Desember 2021). Berkat dukungan dari semua elemen, program ini mampu melebihi target. “ Kta mentargetkan 10.000 sasaran vaksin. Alhamdulilah sampai hari ini yang telah kita vaksin 14.600 oramg di periode 10 november sampai dengan 9 Desember 2022. Ini melebihi target. Dari program ini, pada dosis I tervaksin 4311 orang dan Dosis II sekitar 10300 an orang. Total 14600 an, “ terang Agus.
Agus mengaku cukup puas dengan program MAS DAVIN KAJEN SE AH karena meskipun prosentase yang sudah divaksin secara total cukup tinggi, tapi ternyata animo masyarakat untuk mendatangi tempat tempat vaksin juga cukup baik. “ Ditengah tengah sulitnya kita untuk memperoleh sasaran, kita sudah menvaksin sekitar 44 %. Selama 1 bulan terakhir sudah hampir 15 ribu orang telah divaksin.Untuk itu kami ucapkan terimakasih khususnya Danramil, TNI/Polri , tenaga kesehatan, Lurah/ kepala desa serta seluruh elemen masyarakat yang ada di wilayah Kajen. Selama ini bahu membahu bekerjasama untuk menuntaskan vaksinasi ini menuju 100 persen,” imbuhnya.
Selanjutnya setelah selesainya program MAS DAVIN KAJEM SE AH , menurut Agus pihaknya akan cari upaya lain yang bisa menggugah masyarakat untuk tetap bersedia mendatangi tempat vaksin.
Adapun hadiah utama berupa 1 unit sepeda motor berhasil diraih oleh Ibu Waryati warga Rt 08/04 Desa Linggoasri Kecamatan Kajen (Ar-Kominfo).
Kamis, 9 Desember 2021
Rapat Paripurna DPRD yang mengagendakan persetujuan bersama ini ditandai dengan penandatanganan oleh Wakil Bupati Pekalongan H Riswadi SH bersama Ketua DPRD Dra. Hj. Hindun, MH., beserta ketiga Wakil Ketua DPRD yakni Hj. Mas'udah, Sumar Rasul, dan Catur Andriansyah, pada Rabu (08/12) sore di ruang rapat paripurna DPRD. Rapat paripurna ini dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Sekda M. Yulian Akbar, S.Sos.,M.Si, beberapa Kepala OPD terkait dan pimpinan beserta segenap anggota dewan.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh Wakil Bupati H. Riswadi, S.H, Bupati Fadia Arafiq SE.,MM menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh anggota dewan yang telah mencurahkan pikiran dan perhatiannya dalam pembahasan Raperda RPJMD Kabupaten Pekalongan Tahun 2021-2026 sehingga dapat disepakati bersama dan ditetapkan menjadi peraturan daerah Kabupaten Pekalongan.
Mengiringi persetujuan bersama atas Raperda tentang RPJMD Kabupaten Pekalongan Tahun 2021-2026 ini sesuai dengan ketentuan undang-undang No.23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah untuk kemudian ditetapkan paling lama enam bulan setelah kepala daerah terpilih dilantik.
Sebelumnya Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Mas'udah menyampaikan laporan hasil rapat kerja pimpinan DPRD dan Gabungan Komisi I, II, III, dan IV yang membahas Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Pekalongan Tahun 2021-2026.
Selanjutnya, penyampaian kata akhir Fraksi-fraksi DPRD terhadap Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pekalongan Tahun 2021-2026. Kata Akhir Fraksi Golkar oleh Nailul Hidayah, S.H., Fraksi PAN oleh Achmad Muzaki, Fraksi Gerindra oleh Patmisari, A.Md., Fraksi PPP oleh H. Mirza Kholiq, Fraksi PDIP oleh Riyadi, S.H., dan Fraksi PKB oleh H. Edy Haryanto, SE. (Red)
Rabu, 8 Desember 2021