Kajen – Jalin Kerjasama Tridharma Perguruan Tinggi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan teken Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang. Sabtu (5/7/2025). Kesepakatan ini meliputi bidang pendidikan, pelatihan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Bupati Pekalongan Hj Fadia Arafiq tandatangani MoU bersama Rektor Untag Semarang, Prof Suparno di Grha Kebangsaan Untag Semarang.
Usai kegiatan, Bupati Fadia menyampaikan, Kerjasama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pembangunan daerah berbasis pengetahuan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pekalongan.
"Alhamdulillah hari ini kita menjalin kerjasama dengan Untag Semarang dalam rangka Tridharma Perguruan Tinggi. Kami Pemerintah Kabupaten Pekalongan sangat menyambut baik karena ini sejalan dengan komitmen kami untuk menghadirkan kebijakan yang berbasis data, riset, dan tentunya kolaborasi lintas sektor,” ujar Fadia.
Bupati berharap, Untag Semarang nantinya dapat hadir langsung di tengah masyarakat Kabupaten Pekalongan melalui berbagai kegiatan nyata yang berdampak positif, "Kami berharap ke depan, kegiatan-kegiatan Untag di Kabupaten Pekalongan, baik di bidang pendidikan, pelatihan, maupun pengabdian kepada masyarakat, bisa memberikan manfaat yang besar, memberikan solusi dan inovasi yang dibutuhkan, khususnya dalam peningkatan kualitas hidup dan pembangunan Kabupaten Pekalongan," ujarnya.
Selain Kabupaten Pekalongan, dalam kesempatan itu MoU juga dilakukan antara Untag Semarang dengan sejumlah daerah lainnya seperti Kabupaten Blora, Kabupaten Pati, Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes, dan Kabupaten Kendal.
Sabtu, 5 Juli 2025
Kajen - Suasana hangat penuh keakraban mewarnai acara Pisah Sambut Komandan Kodim (Dandim) 0710 Kabupaten Pekalongan yang digelar pada Kamis (3/7) siang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan. Dalam momen tersebut, Bupati Pekalongan yang mewakili jajaran Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyampaikan apresiasi mendalam kepada Letkol Czi Rizky Aditya, S. Sos, M. Han. yang telah mengakhiri masa jabatannya sebagai Dandim setelah mengabdi selama tiga tahun.
Kajen - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Sumar Rosul, menyatakan dukungannya terhadap berbagai program kemasyarakatan yang diinisiasi UIN KH. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M). Komitmen ini disampaikan saat menerima kunjungan rombongan LP2M UIN Gus Dur di ruang rapat DPRD, Kamis (3/7/2025).
Kajen - Menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Pekalongan mengelar upacara Hut Bhayangkara ke - 79 yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP. Doni Prakoso Widamanto, S.I.K. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Polres Pekalongan pada Selasa (01/07/2025) diikuti oleh Sekda Kabupaten Pekalongan, Forkomimda Kabupaten Pekalongan serta jajaran dari Polres Pekalongan.
Kajen – Bupati Pekalongan, Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E., M.M., menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan hari ini, dalam rangka persetujuan bersama Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2024. Rapat penting ini berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Pekalongan, Kajen, 30 Juni 2025.
Kajen – Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama DPRD Kabupaten Pekalongan secara resmi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pekalongan Tahun 2025–2029. Kesepakatan tercapai dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Pekalongan, Jumat (4/7/2025) yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Drs. H. Abdul Munir.
Wakil Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S, M.S menyampaikan pesan dari Bupati Pekalongan bahwa penyusunan RPJMD Kabupaten Pekalongan dilakukan secara terkoordinasi dan selaras dengan RPJMD Provinsi Jawa Tengah serta RPJMN Tahun 2025–2029. Penyusunan dokumen tetap memperhatikan hasil evaluasi pelaksanaan RPJMD Tahun 2021–2026, sebagai penjabaran dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati periode 2025–2030.
“Visi RPJMD Kabupaten Pekalongan 2025–2029 yang merupakan tahap awal dari RPJPD 2025–2045 adalah ‘Kabupaten Pekalongan yang Maju, Adil, dan Sejahtera," ujar Wakil Bupati.
Selain itu, Wakil Bupati juga menyampaikan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Perubahan KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafond Anggaran Sementara (Perubahan PPAS) Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2025. Menurutnya, gambaran pelaksanaan APBD 2025 dapat dilihat dalam Laporan Realisasi Semester Pertama yang telah disusun dan dilaporkan bulan ini, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
Wabup Sukirman menjelaskan perubahan tersebut dilatarbelakangi oleh dinamika yang tidak sepenuhnya sesuai dengan asumsi dalam KUA, seperti tidak tercapainya proyeksi pendapatan daerah, realisasi belanja yang melampaui atau tidak sesuai alokasi, serta perubahan sumber dan penggunaan pembiayaan daerah.
“Beberapa perubahan ini juga merujuk pada kebijakan terbaru dari pemerintah pusat,” tambahnya.
Adapun beberapa regulasi dan kebijakan nasional yang menjadi dasar perubahan tersebut antara lain, Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD, Keputusan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2025 tentang penyesuaian alokasi transfer ke daerah, dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900/833/SJ tanggal 23 Februari 2025 terkait penyesuaian pendapatan dan efisiensi belanja daerah.
"Melihat dinamika dan arahan kebijakan terbaru, Pemerintah Kabupaten Pekalongan memandang perlu adanya perubahan APBD 2025, dimulai dari penetapan Perubahan RKPD, dilanjutkan dengan penyusunan Perubahan KUA dan PPAS, yang selanjutnya akan menjadi pedoman dalam penyusunan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025,” pungkas Wabup.
Rapat ini dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Pekalongan, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, para Wakil Ketua DPRD, para Anggota Dewan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, Staff Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala OPD, dan tamu undangan lainnya.
Jumat, 4 Juli 2025
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pekalongan, Dr. Drs. H. Ahmad Farid, M.Si yang dalam sambutannya mengajak semua pihak untuk memperkuat komitmen hidup damai dan moderasi beragama.
“Moderasi bukan hanya simbol. Kita perlu terus mendekatkannya dengan nilai ajaran agama masing - masing, seperti kejujuran, toleransi, kepedulian, dan semangat persaudaraan. Mari kita jaga perdamaian agar keberkahan hidup senantiasa hadir,” ujar Kepala Kemenag.
Dikesempatan yang sama, Kepala PKUB Kementerian Agama RI KH. Adib Abdushomad, M.Ag, M.Ed, Ph.D menyoroti pentingnya narasi damai di tengah era digital yang penuh dis-informasi dari segala penjuru.
“Di era post - truth dan AI, persepsi bisa mengalahkan fakta. Maka para tokoh agama harus lebih aktif menyuarakan kedamaian berbasis data dan kearifan, bukan sekadar emosi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Pekalongan H. Haryanto Nugroho, S.STP juga menambahkan bahwa menjaga kerukunan adalah tugas bersama yang harus terus dipertahankan dan diperhatikan oleh sesama umat beragama.
“Meski kadang muncul riak - riak kecil terkait isu agama, pemerintah baik pusat maupun daerah akan terus bersinergi. Kita memiliki berbagai tim dan instrumen untuk menjaga stabilitas dan harmoni antar umat,” jelasnya.
Selain itu, Ketua FKUB Kabupaten Pekalongan, M. Sholehuddin juga mengapresiasi antusiasme peserta. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata membangun komunikasi lintas iman.
“Kerukunan tidak bisa berjalan sendiri. Butuh kebersamaan dan kesadaran kolektif untuk terus merawatnya,” tuturnya.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama RI, KH. M. Adib Abdushomad, M.Ag, M.Ed, Ph.D serta Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Pekalongan, H. Haryanto Nugroho S.STP. Seminar diikuti peserta dari lintas komunitas dan organisasi agama seperti NU, Muhammadiyah, Rifaiyah, LDII, GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, OMK, Pemuda Katolik, Pemuda Hindu, hingga tokoh masyarakat dan pemuda lintas iman lainnya.
Jumat, 4 Juli 2025
Dalam kesempatan tersebut, sambutan hangat juga ditujukan kepada pejabat Dandim 0710 yang baru Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, S. Sos. Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyambut dengan tangan terbuka, serta berharap kerja sama yang erat dapat terus terjalin untuk menjaga ketertiban dan keamanan wilayah yang terdiri dari 19 kecamatan dan 285 desa tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Pekalongan Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Letkol Rizky Aditya atas dedikasi dan kerjasama yang luar biasa selama memimpin Kodim 0710. Ia menyebut bahwa keberhasilan menjaga stabilitas dan kondusivitas di wilayah Pekalongan tak lepas dari peran aktif sang Dandim.
“Tiga tahun bukan waktu yang singkat. Terima kasih telah menjaga Kabupaten Pekalongan tetap aman dan kondusif. Doa kami menyertai Bapak dan keluarga, semoga karier terus melesat dan cita-cita segera tercapai,” ucapnya penuh haru.
Selain itu, permohonan maaf pun disampaikan atas segala kekurangan selama masa kerja sama, baik dari sisi komunikasi maupun pelayanan. Ia berharap tali silaturahmi akan terus terjaga meski Letkol Rizky sudah bertugas di tempat baru.
Bupati Fadia Arafiq dalam sambutannya menjelaskan Kondisi Kabupaten Pekalongan kepada Letkol Arm Ihalauw Garry sambil sedikit bercanda, Kabupaten Pekalongan ini aman dan kondusif hanya saja pada saat pilkada butuh kerja ekstra.
“Kabupaten Pekalongan ini adem ayem, masyarakatnya sopan, sangat kondusif. Hanya kadang bikin kaget saat pilkada saja, tapi setelah itu aman kembali. Tantangan itu wajar, supaya para calon lebih bersemangat,” ujar Bupati Fadia sambil sedikit bercanda.
Ia juga mengingatkan bahwa wilayah Kodim 0710 meliputi dua wilayah, yakni Kabupaten dan Kota Pekalongan, yang memerlukan manajemen kepemimpinan yang bijaksana. Namun, ia optimis bahwa komandan baru mampu membagi waktu dan perhatian dengan adil dan profesional.
Tak lupa, ia menyinggung kejadian bencana di wilayah Petung pada masa kepemimpinan Letkol Rizky Aditya, yang ditangani dengan sigap dan berhasil menemukan seluruh korban.
“Semoga bencana itu menjadi yang pertama dan terakhir. Dengan kepemimpinan Pak Dandim yang baru, kita berharap komunikasi semakin erat dan kerjasama semakin kuat.”
Letkol Infanteri Rizky Aditya sekarang ini akan menjalani tugas barunya sebagai Wakil Asisten Teritorial Divisi 2 Kostrad memohon diri dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang sudah bekerjasama selama dirinya menjadi Komandan Kodim 0710/Pekalongan.
"Saya memohon maaf secara pribadi dan mewakili keluarga, apabila selama berinteraksi di sini terdapat salah ucap atau salah tindak kepada Bapak-Ibu sekalian," ujar beliau. "Kami mohon maaf dan sekaligus mohon diri. Kami memohon restunya untuk melanjutkan tugas di satuan baru sebagai Wakil Asisten Teritorial Divisi 2 Kostrad, kembali ke satuan asal yaitu Kostrad, guna bersiap kembali untuk berlatih dan bertempur."
Lanjut Letkol Rizky Aditya dirinya mengungkapkan setelah tiga tahun beristirahat di Pekalongan, dirasa sudah cukup, kini saatnya kembali menjalankan kembali ke satuan lamaa. Letkol Rizky memohon doanya, semoga dirinya diberikan kelancaran dalam berlatih dan bertugas, dan semoga semua senantiasa dalam lindungan Allah SWT.
Kemudian Komandan Kodim ke-25 Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang memohon doa restu untuk menjalankan tugas barunya di Pekalongan dan siap berkoordinasi dengan seluruh pihak demi menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Pekalongan.
"Selanjutnya kami mohon doa restu selama melaksanakan amanah jabatan sebagai Komandan Kodim 0710. Tentunya, kami akan banyak berkomunikasi. Apabila kami masih bingung atau belum memahami sesuatu, kami mohon izin untuk bisa berkomunikasi dengan beberapa perangkat terkait, dan mohon kiranya kami diarahkan. Kami menyadari masih banyak hal yang perlu kami pelajari dan ilhamkan. Kebijakan-kebijakan baik dari Komandan Kodim sebelumnya akan kami lanjutkan, bahkan kami tingkatkan. Kami siap melaksanakan tugas, mendukung, dan memajukan semua kegiatan yang ada di Kabupaten Pekalongan."
Kamis, 3 Juli 2025
“Alhamdulillah hari ini selesai kegiatan RDP. Kami menerima tamu dari UIN Gus Dur. Ini juga bagian dari masyarakat kita karena UIN Gus Dur berada di wilayah Kabupaten Pekalongan. Mereka adalah bagian dari keluarga kita sendiri yang tentu punya harapan untuk bersama-sama memajukan dan mengembangkan Kabupaten Pekalongan. Output-nya tentu juga untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan,” ujar Sumar Rosul.
Sumar menilai, sejumlah program yang disampaikan pihak kampus, mulai dari pengelolaan sampah, pembangunan desa moderasi beragama, hingga pelestarian lingkungan dan rempah-rempah lokal, sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah. Desa Linggoasri, misalnya, telah meraih peringkat kedelapan nasional dalam program moderasi beragama, dan diusulkan sebagai percontohan tingkat dunia.
“Yang paling mungkin dan segera itu soal pengelolaan sampah. Yang kedua, untuk desa moderasi beragama di Linggoasri, nanti akan kita dorong menjadi raperda inisiatif DPRD,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran kampus dalam membantu desa menyusun peraturan desa (perdes) yang sering kali terkendala sumber daya.
“Khusus untuk UIN, saya sudah pesankan untuk bersilaturahmi juga dengan pemerintah daerah, dengan Ibu Bupati dan jajarannya. Banyak desa masih kesulitan membuat draf perdes. Ini perlu dibantu lewat naskah akademik dari UIN Gus Dur,” lanjut Sumar.
Sementara itu, Ketua LP2M UIN Gus Dur, Prof. Dr. Moh. Sugeng Sholehuddin, mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan dari DPRD. Ia menyebut, UIN Gus Dur berkomitmen memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui program-program sosial berbasis riset dan pemberdayaan.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa diterima oleh Bapak Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Pak Haji Sumar Rosul. Kami berdiskusi, saling mendengarkan, menyamakan persepsi dan pendapat untuk menyatukan visi terkait program-program kemasyarakatan di Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.
Beberapa program strategis UIN Gus Dur yang tengah dikembangkan antara lain penanganan stunting, koperasi Merah Putih, pembangunan Tugu Pancasila, hingga pengembangan komoditas rempah seperti cabai jawa sebagai ikon lokal Pekalongan.
“Kami ingin menjadikan cabai jawa sebagai ikon Kabupaten Pekalongan. Tanaman ini punya khasiat luar biasa, tapi belum banyak dipasarkan secara luas. Padahal ini milik orang Jawa dan menjadi warisan lokal yang layak diangkat,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen, UIN Gus Dur juga telah mengerahkan 1.250 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di berbagai desa di Kabupaten Pekalongan.
“Dengan adanya program sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah lewat DPRD, kami ingin menunjukkan bahwa kami benar-benar bekerja dan mencintai masyarakat Kabupaten Pekalongan. Kami berharap sinergi ini tidak berhenti, tidak ada kata penutupan, yang ada hanyalah pembukaan,” pungkasnya.
Kamis, 3 Juli 2025
Upacara serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Jamaluddin, S.IP., M.I.P.bertempat di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas, Selasa (1/7/2025).
Letkol Inf Rizki Aditya, selanjutnya menjabat Wakil Asisten Teritorial Divisi 2 Kostrad sedangkan penggantinya Letkol Inf Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang sebelumnya menjabat Danyon Armed 1/Ajusta Yudha Kostrad.
Adapun serah terima jabatan di Kodim 0710/Pekalongan dilaksanakan pada hari Rabu 2 Juli 2025. Letkol Inf Rizky Aditya, selesai melaksanakan tradisi lepas sambut masuk satuan menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh anggota yang sudah bekerja sama selama berdinas di satuan Kodim 0710/Pekalongan selama kurang lebih 3 tahun.
“Selaku manusia biasa saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya sekaligus apresiasi yang setingi-tingginya atas kerjasama yang baik selama bertugas di Kodim 0710/Pekalongan”, Terangnya.
Ia juga menyampaikan untuk selalu menjaga hubungan yang sudah terjalin baik selama ini sehingga dapat terus dipertahankan dan dijaga.
Sementara itu, Letkol Inf Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang sebagai Dandim baru menyampaikan apresiasi atas sambutan yang dilaksanakan serta melaksanakan perkenalan kepada seluruh prajurit.
“Saya menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas sambutan yang luar bisa dari seluruh prajurit, mudah-mudahan saya bisa membawa satuan Kodim 0710/Pekalongan ini menjadi lebih baik lagi kedepanya.” tandasnya.
Rabu, 2 Juli 2025
Upacara tersebut berjalan lancar dan diikuti secara khidmat oleh seluruh peserta upacara. Upacara ini mengusung tema "Polri untuk Masyarakat", yang mencerminkan semangat pengabdian dan transformasi institusi. Tema ini juga menggambarkan komitmen Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan H. M. Yulian Akbar, S.Sos, M.Si menyampaikan bahwa saya sebagai Sekda Kabupaten Pekalongan mewakili teman - teman ASN dan Pemkab Pekalongan mengucapkan selamat ulang tahun Bhayangkara yang ke - 79 untuk Polri.
"Semoga Polri untuk masyarakat yang bisa semakin melekat dan dicintai oleh Masyarakat," tuturnya.
Sekda Yulian juga menyampaikan terima kasih kepada Polri khususnya Polres Pekalongan yang telah membantu Pemerintah dalam menciptakan kondisivitas wilayah di Kabupaten Pekalongan serta menjaga ketertiban dan keamanan Masyarakat.
"Alhamdulilah hingga kondisi saat ini Kabupaten Pekalongan sangat - sangat kondusif dan aman," imbuhnya.
Selain itu, Sekda Yulian juga menambahkan kolaborasi selama ini dengan Polres Pekalongan sudah luar biasa dan akan terus menjaga serta memperkuat solidaritas dalam menjaga wilayah Kabupaten Pekalongan.
"Karena kerja kita sama - sama sebagai pelayan masyarakat. Kalo polisi itu pelindung dan pegayom masyarakat, kami juga mirip melayani masyarakat. Jadi kolaborasi disemua sektor dalam fungsi masing - masing akan kita perkuat," tambahnya.
Dalam keseluruhan, upacara Hari Bhayangkara ke-79 ini merupakan momen penting bagi Polres Pekalongan untuk meningkatkan semangat dan komitmen dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Dalam kesempatan itu pula, dilaksanakan pemberian penghargaan kepada anggota dan warga masyarakat yang memberikan kontribusi terhadap tugas Kepolisian.
Selasa, 1 Juli 2025
Dalam pidatonya, Bupati Fadia Arafiq menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh anggota DPRD yang telah mencurahkan perhatian dalam menyusun dan membahas Ranperda tersebut. "Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Anggota Dewan, yang dengan segenap perhatiannya telah menyusun dan membahas Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2024," ujarnya.
Persetujuan bersama ini, lanjut Bupati, merupakan langkah penting untuk memenuhi ketentuan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah. Setelah disetujui, Ranperda ini akan segera disampaikan kepada Gubernur Jawa Tengah untuk dievaluasi.
Bupati Fadia juga memaparkan ringkasan realisasi APBD 2024, mencakup Pendapatan Daerah sebesar Rp2.368.802.648.818,47 dan Belanja Daerah Rp2.417.276.254.302,00. Sementara itu, Pembiayaan Netto tercatat Rp120.347.796.505,17, dengan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) sejumlah Rp71.874.191.021,64.
Meskipun mengakui adanya perbedaan pandangan selama pembahasan Ranperda, Bupati Fadia menegaskan bahwa hal tersebut berhasil diselaraskan demi mencapai hasil terbaik. Ia berjanji akan memperhatikan masukan dari fraksi-fraksi DPRD sebagai bahan penyempurnaan langkah ke depan. Bupati menekankan pentingnya tekad dan kerja keras bersama semua pihak untuk mewujudkan program pembangunan yang dapat dinikmati secara adil dan merata oleh seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan, meskipun masih banyak harapan yang perlu diwujudkan.
Senin, 30 Juni 2025
Segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemkab Pekalongan ikuti Apel Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Tahun 2025 terpusat. Dalam kesempatan tersebut, Sekda Yulian Akbar membacakan sambutan tertulis dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr Wihaji.
Dalam sambutannya, disampaikan bahwa tema peringatan Harganas tahun ini adalah Dari Keluarga untuk Indonesia Maju. Tema ini menegaskan bahwa keluarga merupakan pondasi utama dalam pembangunan bangsa, “Keluarga yang kuat dan harmonis akan melahirkan generasi yang berkualitas, berakhlak mulia, dan mampu bersaing di era global,” ujar Sekda.
Menurutnya, pembangunan keluarga adalah investasi jangka panjang yang berperan penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Karena itu, pemerintah mendorong pelaksanaan program dan kebijakan yang berorientasi pada penguatan keluarga, di antaranya melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, serta ekonomi keluarga, “Pemerintah memiliki peran penting dalam pembangunan keluarga. Akan tetapi pemerintah tidak bisa berdiri sendiri, kita perlu meningkatkan komitmen dan kerja sama multi pelaku, antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder lainnya untuk mewujudkan keluarga yang kuat dan harmonis,” tambah Sekda.
Melalui momentum Harganas ke-32 ini, lanjutnya, diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi, integrasi program, serta inovasi layanan yang menyentuh langsung keluarga-keluarga yang paling membutuhkan, “Mari kita jadikan keluarga sebagai pilar utama dalam membangun masyarakat yang sehat, sejahtera, dan tangguh. Dari keluarga, kita wujudkan Indonesia yang maju dan berkeadilan,” tutupnya.
Senin, 30 Juni 2025