Kajen - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Sumar Rosul, menyatakan dukungannya terhadap berbagai program kemasyarakatan yang diinisiasi UIN KH. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M). Komitmen ini disampaikan saat menerima kunjungan rombongan LP2M UIN Gus Dur di ruang rapat DPRD, Kamis (3/7/2025).
“Alhamdulillah hari ini selesai kegiatan RDP. Kami menerima tamu dari UIN Gus Dur. Ini juga bagian dari masyarakat kita karena UIN Gus Dur berada di wilayah Kabupaten Pekalongan. Mereka adalah bagian dari keluarga kita sendiri yang tentu punya harapan untuk bersama-sama memajukan dan mengembangkan Kabupaten Pekalongan. Output-nya tentu juga untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan,” ujar Sumar Rosul.
Sumar menilai, sejumlah program yang disampaikan pihak kampus, mulai dari pengelolaan sampah, pembangunan desa moderasi beragama, hingga pelestarian lingkungan dan rempah-rempah lokal, sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah. Desa Linggoasri, misalnya, telah meraih peringkat kedelapan nasional dalam program moderasi beragama, dan diusulkan sebagai percontohan tingkat dunia.
“Yang paling mungkin dan segera itu soal pengelolaan sampah. Yang kedua, untuk desa moderasi beragama di Linggoasri, nanti akan kita dorong menjadi raperda inisiatif DPRD,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran kampus dalam membantu desa menyusun peraturan desa (perdes) yang sering kali terkendala sumber daya.
“Khusus untuk UIN, saya sudah pesankan untuk bersilaturahmi juga dengan pemerintah daerah, dengan Ibu Bupati dan jajarannya. Banyak desa masih kesulitan membuat draf perdes. Ini perlu dibantu lewat naskah akademik dari UIN Gus Dur,” lanjut Sumar.
Sementara itu, Ketua LP2M UIN Gus Dur, Prof. Dr. Moh. Sugeng Sholehuddin, mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan dari DPRD. Ia menyebut, UIN Gus Dur berkomitmen memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui program-program sosial berbasis riset dan pemberdayaan.
Kamis, 3 Juli 2025
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa diterima oleh Bapak Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Pak Haji Sumar Rosul. Kami berdiskusi, saling mendengarkan, menyamakan persepsi dan pendapat untuk menyatukan visi terkait program-program kemasyarakatan di Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.
Beberapa program strategis UIN Gus Dur yang tengah dikembangkan antara lain penanganan stunting, koperasi Merah Putih, pembangunan Tugu Pancasila, hingga pengembangan komoditas rempah seperti cabai jawa sebagai ikon lokal Pekalongan.
“Kami ingin menjadikan cabai jawa sebagai ikon Kabupaten Pekalongan. Tanaman ini punya khasiat luar biasa, tapi belum banyak dipasarkan secara luas. Padahal ini milik orang Jawa dan menjadi warisan lokal yang layak diangkat,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen, UIN Gus Dur juga telah mengerahkan 1.250 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di berbagai desa di Kabupaten Pekalongan.
“Dengan adanya program sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah lewat DPRD, kami ingin menunjukkan bahwa kami benar-benar bekerja dan mencintai masyarakat Kabupaten Pekalongan. Kami berharap sinergi ini tidak berhenti, tidak ada kata penutupan, yang ada hanyalah pembukaan,” pungkasnya.
Pekalongan – Tongkat kepemimpinan satuan Kodim 0710/Pekalongan resmi berganti dari Letkol Inf Rizki Aditya. S.Sos., M.Han, kepada penggantinya yang baru Letkol Arm Garry Herlambang, S.Sos.
Upacara serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Jamaluddin, S.IP., M.I.P.bertempat di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas, Selasa (1/7/2025).
Letkol Inf Rizki Aditya, selanjutnya menjabat Wakil Asisten Teritorial Divisi 2 Kostrad sedangkan penggantinya Letkol Inf Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang sebelumnya menjabat Danyon Armed 1/Ajusta Yudha Kostrad.
Adapun serah terima jabatan di Kodim 0710/Pekalongan dilaksanakan pada hari Rabu 2 Juli 2025. Letkol Inf Rizky Aditya, selesai melaksanakan tradisi lepas sambut masuk satuan menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh anggota yang sudah bekerja sama selama berdinas di satuan Kodim 0710/Pekalongan selama kurang lebih 3 tahun.
“Selaku manusia biasa saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya sekaligus apresiasi yang setingi-tingginya atas kerjasama yang baik selama bertugas di Kodim 0710/Pekalongan”, Terangnya.
Ia juga menyampaikan untuk selalu menjaga hubungan yang sudah terjalin baik selama ini sehingga dapat terus dipertahankan dan dijaga.
Sementara itu, Letkol Inf Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang sebagai Dandim baru menyampaikan apresiasi atas sambutan yang dilaksanakan serta melaksanakan perkenalan kepada seluruh prajurit.
“Saya menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas sambutan yang luar bisa dari seluruh prajurit, mudah-mudahan saya bisa membawa satuan Kodim 0710/Pekalongan ini menjadi lebih baik lagi kedepanya.” tandasnya.
Rabu, 2 Juli 2025
Kajen - Menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Pekalongan mengelar upacara Hut Bhayangkara ke - 79 yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP. Doni Prakoso Widamanto, S.I.K. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Polres Pekalongan pada Selasa (01/07/2025) diikuti oleh Sekda Kabupaten Pekalongan, Forkomimda Kabupaten Pekalongan serta jajaran dari Polres Pekalongan.
Upacara tersebut berjalan lancar dan diikuti secara khidmat oleh seluruh peserta upacara. Upacara ini mengusung tema "Polri untuk Masyarakat", yang mencerminkan semangat pengabdian dan transformasi institusi. Tema ini juga menggambarkan komitmen Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan H. M. Yulian Akbar, S.Sos, M.Si menyampaikan bahwa saya sebagai Sekda Kabupaten Pekalongan mewakili teman - teman ASN dan Pemkab Pekalongan mengucapkan selamat ulang tahun Bhayangkara yang ke - 79 untuk Polri.
"Semoga Polri untuk masyarakat yang bisa semakin melekat dan dicintai oleh Masyarakat," tuturnya.
Sekda Yulian juga menyampaikan terima kasih kepada Polri khususnya Polres Pekalongan yang telah membantu Pemerintah dalam menciptakan kondisivitas wilayah di Kabupaten Pekalongan serta menjaga ketertiban dan keamanan Masyarakat.
"Alhamdulilah hingga kondisi saat ini Kabupaten Pekalongan sangat - sangat kondusif dan aman," imbuhnya.
Selain itu, Sekda Yulian juga menambahkan kolaborasi selama ini dengan Polres Pekalongan sudah luar biasa dan akan terus menjaga serta memperkuat solidaritas dalam menjaga wilayah Kabupaten Pekalongan.
"Karena kerja kita sama - sama sebagai pelayan masyarakat. Kalo polisi itu pelindung dan pegayom masyarakat, kami juga mirip melayani masyarakat. Jadi kolaborasi disemua sektor dalam fungsi masing - masing akan kita perkuat," tambahnya.
Dalam keseluruhan, upacara Hari Bhayangkara ke-79 ini merupakan momen penting bagi Polres Pekalongan untuk meningkatkan semangat dan komitmen dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Dalam kesempatan itu pula, dilaksanakan pemberian penghargaan kepada anggota dan warga masyarakat yang memberikan kontribusi terhadap tugas Kepolisian.
Selasa, 1 Juli 2025
Kajen – Bupati Pekalongan, Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E., M.M., menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan hari ini, dalam rangka persetujuan bersama Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2024. Rapat penting ini berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Pekalongan, Kajen, 30 Juni 2025.
Dalam pidatonya, Bupati Fadia Arafiq menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh anggota DPRD yang telah mencurahkan perhatian dalam menyusun dan membahas Ranperda tersebut. "Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Anggota Dewan, yang dengan segenap perhatiannya telah menyusun dan membahas Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2024," ujarnya.
Persetujuan bersama ini, lanjut Bupati, merupakan langkah penting untuk memenuhi ketentuan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah. Setelah disetujui, Ranperda ini akan segera disampaikan kepada Gubernur Jawa Tengah untuk dievaluasi.
Bupati Fadia juga memaparkan ringkasan realisasi APBD 2024, mencakup Pendapatan Daerah sebesar Rp2.368.802.648.818,47 dan Belanja Daerah Rp2.417.276.254.302,00. Sementara itu, Pembiayaan Netto tercatat Rp120.347.796.505,17, dengan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) sejumlah Rp71.874.191.021,64.
Meskipun mengakui adanya perbedaan pandangan selama pembahasan Ranperda, Bupati Fadia menegaskan bahwa hal tersebut berhasil diselaraskan demi mencapai hasil terbaik. Ia berjanji akan memperhatikan masukan dari fraksi-fraksi DPRD sebagai bahan penyempurnaan langkah ke depan. Bupati menekankan pentingnya tekad dan kerja keras bersama semua pihak untuk mewujudkan program pembangunan yang dapat dinikmati secara adil dan merata oleh seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan, meskipun masih banyak harapan yang perlu diwujudkan.
Senin, 30 Juni 2025
Kajen – Peringati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan gelar apel pagi terputus di Halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pekalongan, Senin (30/6/2025). Apel dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar.
Segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemkab Pekalongan ikuti Apel Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Tahun 2025 terpusat. Dalam kesempatan tersebut, Sekda Yulian Akbar membacakan sambutan tertulis dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr Wihaji.
Dalam sambutannya, disampaikan bahwa tema peringatan Harganas tahun ini adalah Dari Keluarga untuk Indonesia Maju. Tema ini menegaskan bahwa keluarga merupakan pondasi utama dalam pembangunan bangsa, “Keluarga yang kuat dan harmonis akan melahirkan generasi yang berkualitas, berakhlak mulia, dan mampu bersaing di era global,” ujar Sekda.
Menurutnya, pembangunan keluarga adalah investasi jangka panjang yang berperan penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Karena itu, pemerintah mendorong pelaksanaan program dan kebijakan yang berorientasi pada penguatan keluarga, di antaranya melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, serta ekonomi keluarga, “Pemerintah memiliki peran penting dalam pembangunan keluarga. Akan tetapi pemerintah tidak bisa berdiri sendiri, kita perlu meningkatkan komitmen dan kerja sama multi pelaku, antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder lainnya untuk mewujudkan keluarga yang kuat dan harmonis,” tambah Sekda.
Melalui momentum Harganas ke-32 ini, lanjutnya, diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi, integrasi program, serta inovasi layanan yang menyentuh langsung keluarga-keluarga yang paling membutuhkan, “Mari kita jadikan keluarga sebagai pilar utama dalam membangun masyarakat yang sehat, sejahtera, dan tangguh. Dari keluarga, kita wujudkan Indonesia yang maju dan berkeadilan,” tutupnya.
Senin, 30 Juni 2025
Kajen - Sebanyak 895 orang Marbot dan Petugas kebersihan Masjid juga Mushola se-kabupaten Pekalongan mendapat bantuan uang pembinaan dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Bantuan diserahkan Bupati Pekalongan Hj Fadia Arafiq secara simbolis di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan, Senin (30/6/2025).
Sumringah tampak dari raut wajah ratusan marbot dan petugas Kebersihan Masjid dan Mushola se Kabupaten Pekalongan, Pasalnya mereka hari ini menerima bantuan uang pembinaan yang rutin disampaikan bagian Kesra, Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq menyampaikan, Meski ada program evisiensi dari Pemerintah Pusat, Pemkab Pekalongan tetap memberikan bantuan pembinaan untuk penjaga tempat ibadah di Kabupaten Pekalongan.
“Untuk hari ini sebanyak 895 Marbot dan Penjaga kebersihan masjid dan mushola yang mendapat bantuan uang pembinaan, masing-masing sebesar 1 Juta rupiah. Nanti dijadwalkan untuk Tenaga kebersihan dan pengurus rumah ibadah lain seperti Pura, Gereja dan Wihara,”terangnya.
Dikesempatan yang sama, Plt Asisten Pemerintahan Ali Reza menyampaikan, hari ini sebanyak 895 Orang Penjaga (marbot) dan Petugas Kebersihan Masjid mendapatkan bantuan uang pembinaan masing-masing sebesar Rp 1 juta. Bantuan ini diberikan setiap tahun sekali, untuk mekanisme penyampaikan nantinya akan dijadwalkan bergantian dari Tanggal 30 Juni 2025 hingga 3 Juli 2025 Mendatang.
“Untuk mekanisme penyaluran hari pertama tanggal 30 Juni 2025 jadwal untuk Kecamatan Kajen, Kesesi, Sragi, Karanganyar dan Wonopringgo. Selanjutnya untuk Kecamatan Kedungwuni, Buaran, Karangdadap, Bojong dan wiradesa pada hari Selasa (1/7/2025), untuk Kecamatan Kandangserah, Doro, Lebakbarang dan Paninggaran Rabu (2/7/2025), Kemudian untuk Wilayah Talun, Petungkriyono, Tirto, Siwalan dan Wonokerto disalurkan pada hari Kamis (3/7/2025)," tuturnya.
Ditambahkan Ali Riza, Total anggaran yang dikeluarkan untuk penyaluran bantuan uang pembinaan bagi Marbot dan tenaga kebersihan Masjid dan Mushola se-Kabupaten Pekalongan ini sejumlah Rp895 juta.
Senin, 30 Juni 2025
Kajen – Pemerintah Kabupaten Pekalongan, melalui Sekretaris Daerah H. M. Yulian Akbar, menyampaikan tanggapan atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Pekalongan terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024. Rapat berlangsung Selasa malam, 24 Juni 2025, pukul 20.00 WIB.
Sekda Yulian Akbar mengucapkan terima kasih atas masukan dari DPRD dan menjelaskan berbagai upaya yang telah dan akan dilakukan Pemkab. Terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemkab fokus pada inovasi, digitalisasi pembayaran non-tunai, serta sosialisasi kepatuhan wajib pajak dan retribusi.
Untuk penanggulangan kemiskinan, Pemkab berupaya meningkatkan pendapatan dan mengurangi pengeluaran masyarakat melalui program di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Guna meningkatkan kesempatan kerja, pemerintah mendorong pelatihan, job fair, dan menciptakan iklim investasi yang kondusif dengan kemudahan perizinan.
Di sektor infrastruktur, Pemkab menegaskan komitmen pada pembangunan yang SETARA (Sejahtera Adil Merata) di seluruh wilayah. Sementara itu, untuk mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK, Pemkab terus memperbaiki pengelolaan keuangan daerah agar lebih akuntabel dan transparan.
Secara spesifik, Pemkab juga menjawab pertanyaan fraksi terkait realisasi pendapatan, transparansi APBD, pengelolaan aset, upaya memajukan pariwisata, peningkatan kualitas pendidikan (termasuk program "Kudu Sekolah"), serta peningkatan pelayanan kesehatan melalui program UHC. Untuk rapat selanjutnya akan dilanjutkan pada 2 Juli 2025.
Rabu, 25 Juni 2025
Kajen – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyerahkan 20 unit sepeda motor roda tiga kepada 6 kecamatan di kabupaten Pekalongan pada Selasa (24/6). Bantuan yang bersumber dari APBD tahun anggaran 2024 ini bertujuan untuk mendukung penanganan sampah di berbagai wilayah, dengan fokus pada pengangkutan menuju TPS terdekat dan proses pemilahan.
Hadir dalam acara penyerahan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Kedungwuni ini perwakilan OPD, Camat Kedungwuni, kepala desa, dan para penerima bantuan.
Kepala Dinas Perkim dan LH Kabupaten Pekalongan, Dr. Muhammad Adul Gazali, M.T., menjelaskan bahwa penetapan penerima hibah ini berdasarkan Keputusan Bupati Pekalongan Nomor 7.7/9136 Tahun 2025. "Telah ditetapkan 20 penerima bantuan yang tersebar di 17 desa dan kelurahan, serta 6 kecamatan. Alhamdulillah seluruh penerima bantuan telah hadir di tempat ini," ungkapnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, H. M. Yulian Akbar, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasinya atas realisasi pengadaan kendaraan roda tiga ini. "Alhamdulillah, siang hari ini Kabupaten Pekalongan membelanjakan 20 kendaraan roda tiga di tahun anggaran 2024," ujarnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pekalongan atas alokasi bantuan yang disalurkan ke 6 kecamatan, meliputi Kedungwuni, Wonopringgo, Kajen, Bojong, Kesesi, dan Doro.
Sekda Yulian Akbar secara tegas meminta para penerima hibah untuk serius dalam memelihara dan menggunakan kendaraan sesuai peruntukannya. "Saya minta untuk penerima hibah yang serius pemeliharaannya, hanya benar-benar digunakan untuk mengangkut sampah. Kalau saya masih lihat masih buat bawa batik, sayur atau yang lainnya tidak sesuai peruntukan, saya tarik lagi," tegasnya.
Menurut Sekda, penanganan sampah merupakan isu krusial. Ia mengingatkan akan kejadian darurat sampah yang sempat melanda Kota Pekalongan di awal tahun akibat kebiasaan membuang sampah sembarangan. "Ini jangan sampai terjadi di kabupaten kita," imbuhnya.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan, lanjut Sekda, sedang mempersiapkan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) baru untuk melengkapi 26 TPS yang sudah ada. "Saya ingin sampah ini diseriusin terutama camat dan kades karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak," pungkasnya, menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Selasa, 24 Juni 2025
Kajen - Kementrian Agama Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan lomba MTQ untuk pelajar dan umum se-kabupaten Pekalongan yang bertempat di Islamic Centre, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan Selasa (24/6).
Acara ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan H. M. Yulian Akbar, S.Sos, M.Si bersama dengan Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Drs. H. Abdul Munir.
Kepala Kemetrian Agama Kabupaten Pekalongan Dr. Drs. H. Ahmad Farid, M.Si menjelaskan bahwa tujuannya adalah indetifikasi dengan menyaring dan menyeleksi bibit - bibit yang terbaik dari setiap kecamatan di Kabupaten Pekalongan.
"Harapannya disetiap kecamatan mengirimkan yang terbaik selanjutnya akan kita poles kembali. Kita berharap Kabupaten Pekalongan memiliki wakil - wakil yang bisa berlaga ditingkat Provinsi dan Nasional," Tutur Kepala Kemenag.
Ditambahkan Farid, dirinya optimis bahwa Kabupaten Pekalongan memiliki struktur dan potensi yang kuat dengan menciptakan hafidz - hafidz berkualitas dari berbagai Pondok Pesantren di Kabupaten Pekalongan.
"Basic kita itu kuat dari lembaga keagamaan, Pondok pesantren, serta Madrasah Diniyah itu sangat kuat. Kita tau banyak dimunculkan hafidz dan tilawah yang berkualitas setiap tahunnya untuk berlaga di Provinsi maupun di Nasional," Tegasnya.
Dikesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan H. M. Yulian Akbar, S.Sos, M.Si menyampaikan bahwa Pemerintah akan selalu support dan diharapkan acara keagamaan terus berlanjut sehingga menguatkan Kabupaten Pekalongan sebagai Kota Santri.
"Kita punya potensi yang luar biasa dengan disokong dengan Perda Pesantren. Diharapkan bisa mendorong potensi - potensi yang ada di Kabupaten Pekalongan. Apalagi dengan Sinergi Pemkab, Kementrian Agama serta Pondok Pesantren, kita optimis dan yakin bisa berkembang," Ujar Sekda.
Beliau juga menambahkan bahwa untuk target Kabupaten Pekalongan sendiri diharapkan ada yang mewakili untuk ajang MTQ tingkat Provinsi yang diadakan di Semarang dan selanjutnya bisa naik ketingkat Nasional.
"Kita bisa berharap bisa berbicara dilevel Provinsi maupun di Nasional. Dengan mendukung MTQ diharapkan ada perwakilan Kabupaten Pekalongan yang berlaga di level Nasional yang diadakan di Semarang," tegasnya.
Kemudian Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Drs. H. Abdul Munir juga menambahkan target itu perlu untuk mencari bibit - bibit terbaik di Kabupaten Pekalongan dengan nilai - nilai acuan yang telah ditetapkan.
"Tentu target formal kita harus juara tetapi yang paling pokok bibit - bibit yang harus sesuai dengan nilai - nilai acuan," Tegasnya.
Selasa, 24 Juni 2025