KAJEN - Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Rizky Aditya,S.Sos., M.Han bersama masyarakat Desa Legok Kalong Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan, mengikuti Video Conference (Vicon) bersama Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. dalam rangka TNI AD Manunggal Air dan Peresmian 2664 Titik Air. Adapun Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sendiri melaksanakan peresmian secara terpusat di wilayah Korem 161 Wira Sakti/ Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Rizky Aditya menyampaikan bantuan air bersih berupa pembuatan sumur bor ini adalah wujud kepedulian TNI bersama dengan instansi terkait dalam memberikan solusi kepada masyarakat atas kesulitan yang dialami terutama kebutuhan air bersih. “ Mudah-mudahan dengan adanya sumur bor ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam mencukupi kebutuhan air bersih khususnya dimusim kemarau,” ungkapnya Kamis (1/08/2024).
.Dandim juga berharap, dengan adanya program TNI AD Manunggal Air ini dapat membantu kebutuhan air bersih masyarakat. Sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama yang ada di pedesaan.
Sementara itu, Gunawan (55), selaku Ketua RT 02 RW 02 Desa Legokkalong menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada TNI yang sudah peduli melalui program TNI Manunggal Air Bersih dengan membangunkan sarana air bersih di desanya."Alhamdulillah saya sangat bersyukur dan berterima kasih sekali kepada TNI yang sudah membangunkan sarana air bersih di desa kami, dan ini jelas sangat membantu warga kami di mana setiap musim kemarau selalu kekurangan air bersih," ungkapnya
Dalam kesempatan tersebut juga di laksanakan kegiatan bakti sosial berupa pemberian bantuan sembako kepada warga yang kurang mampu di wilayah Desa Legok Kalong Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan.
Kamis, 1 Agustus 2024
Demikian disampaikan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq saat memberikan sambutan pada acara Kabupaten Pekalongan Bersholawat yang diselenggarakan di Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Wiradesa pada Selasa (30/07/2024) Malam.
Dijelaskannya bahwa pemindahan Rumah Sakit dengan tipe terbesar di Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya tersebut tidaklah mudah, dan saat ini sudah dimulai proses pembangunannya. Diperkirakan akan menelan anggaran ratusan milyar untuk menyelesaikan pembangunan RS tersebut.
“ini berkat dari sholawatnya warga Kabupaten Pekalongan yang bisa menjadikan segalanya menjadi mungkin,” katanya.
Bupati Fadia juga menyampaikan bahwa kegiatan Kabupaten Pekalongan Bersholawat diselenggarakan juga di seluruh kecamatan se-Kabupaten Pekalongan. Selain sebagai sarana bersilaturahmi dengan Masyarakat dan sebagai upaya tawakal untuk kelancaran Pembangunan.
“Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga berencana proyek perbaikan akses jalan di Wilayah Kecamatan Wiradesa. Dan juga program berobat gratis dengan KTP untuk seluruh warga Kabupaten Pekalongan sudah berjalan,” terangnya.
Sementara itu Takmir Masjid Al-Yusuf Pekuncen, M. Lutfi Amin mengucapakan terimakasih kepada Bupati dan rombongan yang berkenan hadir dan juga telah melaksanakan Pembangunan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada ibu Bupati yang telah membangun Kecamatan Wiradesa mejadi lebih baik, saya melihat perubahan di Mayangan, Gumawang dan Bener” Ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati menyalurkan bantuan kepada beberapa penyandang disabilitas dan lansia. Adapun bantuan yang disalurkan berupa Tongkat Penuntun Adaptif (TPA) untuk Penyandang Disabilitas dan bantuan kewirausahaan untuk Lanjut Usia.
Serta berkesempatan melakukan pengundian dan menyerahkan hadiah serta doorprize untuk jamaah yang beruntung.
Selasa, 30 Juli 2024
Rapat yang digelar di Aula Dinporapar, Selasa (30/7/2024) mengundang berbagai instansi lintas sektor dari mulai OPD hingga tingkat kecamatan.
Kepala Dinporapar Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro mengatakan bahwa rapat linsek ini merupakan cheking akhir dari Lomba Tarkam yang diinisiasi oleh Kemenpora dari mulai opening ceremoni, even dan venue lomba.
“untuk Tarkam sendiri di Kabupaten Pekalongan akan dilaksanakan pada tanggal 6 hingga 8 Agustus mendatang, sekaligus memeriahkan HUT RI ke 79 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke 402,” katanya.
Adapun untuk kegiatan, lanjut Wahyu, upacara pembukaan direncanakan akan berlangsung di Lapangan Belakang Setda dan ada 4 cabang olahraga yang akan di pertandingkan yaitu Lari, Bulu Tangkis, Bola Voly dan Senam SKJ.
“senam akan dilaksanakan di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Bulutangkis akan digelar di Lapangan Badminton Kulu Kecamaran Karanganyar, Voli di Lapangan Gandarum serta Fun Run akan berlangsung di sekitar Alun-Alun Kajen,” terangnya.
Untuk peserta, tambahnya, merupakan dari perwakilan Kampung atau Kecamatan sehingga kepesertaan mengikuti kecamatan domisili. Adapun Tarkam ini merupakan kali ke 2 Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan, setelah tahun kemarin telah sukses dan berhasil mendapat animo besar dari masyarakat.
“mungkin dengan kesuksesan tahun lalu, kita dipercaya lagi oleh Kemenpora untuk melaksanakan even serupa di tahun ini,” ujarnya.
Dengan Tarkam ini, diharapkan dapat meningkat semangat dan gelora masyarakat terhadap olahraga. Sehingga nantinya diharapkan masyarakat menjadi aktif produktif sehat dan bugar.
“dalam Tarkam ini tidak murni untuk olahraga prestasi, tetapi lebih untuk menggugah semangat berolahraga masyarakat,” pungkasnya.
Selasa, 30 Juli 2024
Demikian disampaikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq usai menghadiri acara Hari keluarga Nasional ke 31 tingkat Kabupaten Pekalongan yang dilaksanakan di Aula Lantai 1 Setda, Selasa 30 Juli 2024.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Eka Sulistia Ediningsih, Sekretaris Daerah beserta asisten, para Kepala OPD, Camat dan tamu undangan lainnya. Dalam peringatan Harganas kali ini juga dilaunching Kampung KB, Integrasi Layanan Primer Bidang Kesehatan, dan juga rembug stunting.
Bupati menjelaskan untuk menurunkan angka stunting di Kota Santri, pihaknya sudah melakukan survey hingga ke tingkat desa dan sudah mendapatkan data valid terkait stunting. “ada anak yang memang miskin, ada juga anak yang mampu akan tetapi gennya memang seperti itu, dan juga anak stunting yang sakit-sakitan,” katanya.
Dari beberapa jenis anak stunting tersebut, menurut Fadia, akan diberikan treatmen yang berbeda. Diantaranya khusus bagi anak stunting yang tidak mampu orang tuanya akan diberi modal usaha dan juga bantuan bantuan makanan untuk anak. “jika orang tuanya mampu maka kita akan beri edukasi khusus tentang gizi terutama untuk anak yang pertumbuhannya kurang cepat. Untuk edukasi ini akan kita berikan per kecamatan dan akan menghadirkan dokter,” jelasnya.
Dirinya berharap, selain angka stunting di Kabupaten Pekalongan bisa turun drastis, di peringatan Harganas tahun ini angka pernikahan dini juga bisa turun signifikan. “selain itu bagi ibu hamil untuk bisa mengecek kesehatannya lebih awal sehingga jika ada masalah bisa dideteksi sejak dini dan bisa dicarikan solusi secepatnya,” terangnya.
Sementara itu dalam sambutanya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Eka Sulistia Ediningsih menuturkan bahwa peringatan Harganas ini merupakan momentum yang baik untuk mengingatkan keluarga di Kabupaten Pekalongan khususnya akan pentingnya keluarga sebagi unit terkecil masyarakat yang memegang peran penting bagi pembanguanan SDM. “kami juga mengapresiasi Pemkab Pekalongan dalam hal Perkembangan Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga. Yakni menjaga penduduk tumbuh seimbang dimana tingkat kelahiran saat ini pada angka 2,20,” jelasnya.
Selasa, 30 Juli 2024
| 1 | Th 2021 | |
| 2 | Th 2022 | |
| 3 | Th 2023 |
Senin, 29 Juli 2024
| 1 | Th 2021 | |
| 2 | Th 2022 | |
| 3 | Th 2023 |
Senin, 29 Juli 2024
| 1 | Th 2021 | |
| 2 | Th 2022 | |
| 3 | Th 2023 |
Senin, 29 Juli 2024
| 1 | Th 2021 | |
| 2 | Th 2022 | |
| 3 | Th 2023 |
Senin, 29 Juli 2024
| 1 | Th 2021 | |
| 2 | Th 2022 | |
| 3 | Th 2023 |
Senin, 29 Juli 2024