KAJEN – Bupati Pekalongan diwakili Wakil Bupati (Wabup) Pekalongan, H. Sukirman, S.S, M.S, menyampaikan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan yang digelar pada Jumat pagi (16/05/2025). Dalam rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan tersebut, Wabup Sukirman menyampaikan tiga Raperda penting, yaitu Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029, Raperda tentang Pengarusutamaan Gender, dan Raperda tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak.
Membacakan sambutan tertulis Bupati Pekalongan, Wakil Bupati menjelaskan bahwa penyusunan RPJMD 2025-2029 merupakan penjabaran dari visi, misi, dan program kepala daerah yang memuat tujuan, sasaran, arah kebijakan, serta strategi pembangunan daerah. Dokumen ini juga menyertakan kerangka pendanaan indikatif selama lima tahun ke depan dan disusun berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Tata Ruang Wilayah, serta RPJMN.
“Sesuai ketentuan Pasal 70 Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, RPJMD harus ditetapkan menjadi Peraturan Daerah paling lambat enam bulan setelah kepala daerah dilantik. Mengingat Bupati Pekalongan dilantik pada 20 Februari 2025, maka Perda RPJMD 2025-2029 harus ditetapkan paling lambat 20 Agustus 2025,” tegasnya.
Terkait Raperda tentang Pengarusutamaan Gender, Sukirman menyampaikan bahwa pengarusutamaan gender merupakan upaya untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pembangunan, kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Karena hingga kini Kabupaten Pekalongan belum memiliki Perda khusus mengenai hal tersebut, maka diperlukan payung hukum yang memberikan arah, landasan, dan kepastian hukum dalam pelaksanaannya.
Sementara itu, menyangkut Raperda Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak, Wabup menekankan pentingnya komitmen Pemerintah Daerah dalam menjamin pemenuhan hak anak. Beliau menyebut bahwa saat ini masih terdapat berbagai kendala dan permasalahan dalam pelaksanaan perlindungan anak, khususnya terkait peningkatan kualitas hidup anak di Kabupaten Pekalongan.
“Sebagai salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam mewujudkan Kabupaten Pekalongan Layak Anak yaitu melalui kebijakan legislasi,” pungkasnya.
Jumat, 16 Mei 2025
Kajen - Bupati Pekalongan, Dr Hj Fadia Arafiq, SE. MM resmi lantik dan ambil sumpah janji Edy Herijanto sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Lantai I Setda Kabupaten Pekalongan pada Kamis (15/5/2025) sore.
Edy Herijanto ditunjuk untuk mengisi kekosongan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) selama Sekda definitif Mohammad Yulian Akbar bertugas sebagai Pendamping Haji Daerah (PHD) dalam penyelenggaraan Ibadah Haji 1446 H/2025 M sejak 5 Mei hingga 18 Juni 2025 mendatang. Edy saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pekalongan.
Pelantikan Edy Herijanto sebagai Pj Sekda telah mendapatkan persetujuan dari Gubernur Jawa Tengah melalui Surat Nomor 800.1.3.3/354 tanggal 14 Mei 2025 tentang Persetujuan Penetapan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan dan telah sesuai dengan amanat Pasal 1 dan 2 Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penjabat Sekretaris Daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pekalongan Hj Fadia Arafiq mengingatkan pentingnya koordinasi yang baik antar perangkat daerah selama masa penugasan Pj Sekda. Ia menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan Edy Herijanto dalam menjalankan tugas tersebut.
"Saya minta Pak Edi sebagai Pj Sekda bisa tetap berkomunikasi baik dengan Bapak Sekda kita, Pak Yulian Akbar, yang sedang menunaikan ibadah haji, agar kesinambungan program dan kegiatan tetap berjalan baik. Jangan sampai terjadi kebingungan di dinas-dinas. Selama ini saya melihat Pak Edi bisa berkomunikasi dengan baik, sehingga saya yakin semuanya akan berjalan lancar dan sesuai harapan," ujar Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya integritas dan kepatuhan terhadap aturan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. Ia mengingatkan seluruh kepala dinas, kepala bagian, dan camat untuk menjalankan tugas sesuai peraturan yang berlaku.
“Jabatan yang kita emban hari ini adalah amanah, jadi harus kita jaga dengan sebaik-baiknya. Lakukan komunikasi yang baik dengan Pj Sekda, dan saya harap tidak ada permasalahan di Kabupaten Pekalongan. Jalankan tugas dan fungsi masing-masing dengan lancar dan sesuai aturan," tegasnya.
Dengan pelantikan ini, diharapkan roda pemerintahan Kabupaten Pekalongan tetap berjalan lancar selama masa keberangkatan Sekda definitif ke Tanah Suci.
Acara pelantikan dihadiri Wakil Bupati Pekalongan,H Sukirman, para rohaniawan, asisten Sekda, staf ahli Bupati, seluruh Kepala Dinas, Camat, serta kepala bagian di lingkungan Setda Kabupaten Pekalongan.
Kamis, 15 Mei 2025
Pekalongan – Dalam rangka mendukung program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar kegiatan cek kesehatan gratis bagi masyarakat dan pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan ini bertujuan untuk deteksi dini penyakit tidak menular di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan M. Khoirdin, menjelaskan bahwa program ini menyasar seluruh OPD, dengan total 45 instansi. “Untuk hari ini, kita menyasar tiga OPD yaitu Baperida, Dinkominfo, dan Bakesbangpol,” ujarnya.
Program ini sendiri mulai berjalan sejak Februari 2025, sebagai bentuk implementasi program nasional dari Presiden Prabowo. Awalnya, kegiatan difokuskan kepada masyarakat yang berulang tahun pada hari pelaksanaan. Namun setelah dilakukan evaluasi, cakupannya diperluas agar seluruh masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini tanpa harus menunggu hari ulang tahun.
“Kita ingin masyarakat bisa memeriksakan kesehatannya kapan saja, tidak hanya saat ulang tahun. Silakan datang ke puskesmas atau klinik yang telah ditunjuk untuk melakukan pemeriksaan secara gratis,” jelas Khairuddin.
Ia menambahkan, program ini merupakan bagian dari upaya pencegahan penyakit tidak menular, seperti diabetes melitus, hipertensi, hingga kanker. Deteksi dini, menurutnya, sangat penting agar pengobatan bisa dilakukan lebih cepat dan lebih murah, serta mengurangi risiko kematian akibat penyakit yang baru diketahui pada stadium lanjut.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini sebaik mungkin. Mari kita sukseskan bersama program unggulan pemerintah pusat demi mewujudkan masyarakat yang sehat,” tutupnya.
Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan juga turut mengapresiasi program Cek Kesehatan Gratis ini yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
"Cukup bagus ya, ini kan untuk mengetahui sejauh mana kesehatan masing-masing personil di masing-masing dinas. Jadi ini program yang sangat bagus dari pemerintah Republik Indonesia atau lewat dinas kesehatan Kabupaten Pekalongan. Jadi ketika pemeriksaan ini dilaksanakan, bisa diketahui sejauh mana masing-masing personil tingkat kesehatannya bagus atau enggak, itu kan baru bisa diketahui secara dini," ujarnya.
Rabu, 14 Mei 2025
Paninggaran - Ribuan Warga Paninggaran menghadiri Haul Akbar Mbah Wali Tandur ke 40 di kompleks Makam Mbah Wali Tandur, Desa Paninggaran, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan pada Sabtu (10/5). Kegiatan ini mengambil tema “Meningkatkan toleransi, menghargai keberagaman, membangun persatuan dan kesatuan demi terciptanya suasana damai dan harmonis.” Diketahui rangkaian acara haul akbar Mbah Wali Tandur ini dimulai sejak hari Kamis, 8 Mei 2025 dan akhir pada Sabtu 10 Mei 2025. Haul akbar ini menjadi bagian dari kegiatan yang selalu dinantikan oleh warga Paninggaran dan sekitarnya.
Dalam Sambutannya Kepala Desa Paninggaran Ir. Rusdiyono, menyampaikan puji syukur serta berterimakasih kepada panitia dan pengurus Makam Mbah Wali Tandur atas terselenggarannya kegiatan Haul Akbar Mbah Wali Tandur yang ke 40 ini.
"Puji syukur diberikan kesempatan, kita bisa menghadiri Haul Akbar Mbah Wali Tandur yg ke 40. Semoga acara ini memberikan manfaat kepada kita dan menambah takwa serta menambah cinta kita kepada Mbah Wali Tandur pada khoul yang ke 40 ini." Terangnya.
Dirinya menambahkan bahwa Mbah Wali Tandur dilahir sebelum era Walisongo. Beliau menyaksikan seluruh dakwah Walisongo yang teroganisir sehingga berkah bagi Warga Paninggaran pernah menyebarkan suatu ilmu yang di Desa Paninggaran dan bisa menjadi suri tauladan dan berdoa yang terbaik kepada Mbah Wali Tandur.
Selain itu Kepala Desa Paninggaran Ir. Rusdiyono, memberikan tanggapan isu perubahan iklim, ketahanan pangan, kesehatan bahwa Mbah Wali Tandur sudah mempeloporinya sejak dulu.
"Ketahanan pangan dan perubahan iklim tengah dipelopori Pemkab Pekalongan, Disini Desa Paninggaran yang pertama mempeloporinya termasuk kesehatan. Terimakasih kepada Ibu Bupati yang sudah memberikan kemudahan dalam semua aspek pelayanan." Imbuhnya.
Kemudian Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Ali Riza, M.Si menerangkan bahwa nama Mbah Wali Tandur tidak sembarangan diberikan. Pemberian ini dengan konteks Harmonisasi manusia dengan alam serta ketahanan pangan yang sudah diajarkan beliau sejak dahulu kala.
"Perlu adanya Harmonisasi manusia dengan alam yang sesuai ajaran Mbah Wali Tandur. Mbah Wali Tandur banyak memberikan ilmu yang luar biasa dalam ajaran islam seperti isu lingkungkan, ketahanan pangan, serta kesehatan." Imbuhnya.
Lebih Lanjut, Drs. Ali Riza, M.Si mengajak semua yang hadir untuk mendoakan kepemimpian Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati dalam memimpin Kabupaten Pekalongan diberikan kekuatan, keselamatan, dijauhkan dari marabahaya, dapat melaksanakan program yang bermanfaat seperti infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.
"Mohon doa restunya agar Bupati Pekalongan Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M beserta Wakil Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S, M.S dapat melaksanakan tugas yang amanah serta bermanfaat secara luas dikabupaten Pekalongan." Ujarnya.
Sabtu, 10 Mei 2025
Kedungwuni – Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Bupati Pekalongan Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana kebakaran Bapak Dahyono di Dukuh Pesantunan, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah pada hari Selasa (6/5). Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam aspek pelayanan sosial dan kemanusiaan bagi Masyarakat Kabupaten Pekalongan.
Bupati Pekalongan Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M memberikan bantuan berupa logistik yaitu uang tunai, sertifikat, serta kebutuhan pokok lainnya kepada korban kebakaran Bapak Dahyono yang beralamat Dukuh Pesantunan, RT 002 RW 001, Kelurahan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Peristiwa kebakaran ini terjadi pada hari sabtu (3/5) sekira pukul 21.00 WIB yang disebabkan adanya kebocoran tabung gas LPG 3kg.
PLH Sekretaris Daerah, Edi Herijanto menjelaskan bahwa kunjungan ibu Bupati Pekalongan dalam rangka melihat langsung kondisi langsung korban bencana kebakaran serta memberikan bantuan berupa logistik yaitu uang tunai, beras, kasur, serta kebutuhan pokok lainya.
“Harapan ibu Bupati Pekalongan bisa membantu meringankan beban dari korban bencana kebakaran.” Ujarnya.
Selain itu, Edi Herijanto menjelaskan bahwa kedatangan Ibu Bupati Pekalongan ingin memberikan semangat kepada korban untuk segera pulih secara mental, fisik, dan rumah.
"Selain Bantuan yang dibawa, ini masih diupayakan bantuan yang lain yaitu bantuan pembangunan rumahnya yang terkena musibah kebakaran." Tambahnya.
Kemudian PLH Sekretaris Daerah Edi Herijanto, menambahkan bahwa perlu adanya sosialisasi - sosialisasi kepada Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) dalam melalukan pencegahan bencana kebakaran serta bencana yang lain.
"Melalui Camat dan Kades agar disosialisasikan sampai ke RT ataupun RW untuk ada upaya pencegahan dan penanggulangan agar tidak terjadi bencana kebakaran atau bencana yang lainnya." tambah Edi.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan secara simbolis memberikan bantuan kemanusiaan kepada Korban Kebakaran sebagai bukti Pemkab selalu bersama Masyarakat Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pekalongan, PLH Sekretaris Daerah, Forkopimda, Baznas Kabupaten Pekalongan, dan Camat Kedungwuni beserta jajarannya.
Selasa, 6 Mei 2025
Kajen – Dengan mengusung tema ‘’Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah’’. Kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Pekalongan resmi dibuka pagi ini, Selasa (6/5/2025) di Desa Kutorojo, Kecamatan Kajen.
Pembukaan kegiatan tersebut dilakukan secara langsung oleh PLH Sekda Kabupaten Pekalongan Edi Herijanto, S.Sos.,M.A.P yang mewakili Bupati Pekalongan Dr.Hj Fadia Arafiq, S.E.,M.M yang berhalangan hadir.
Dalam sambutanya mewakili Bupati Pekalongan, PLH Sekda Edi Herijanto menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan TMMD ini pemerataan pembangunan di Kabupaten Pekalongan, baik pembangunan fisik maupun non fisik dapat terlaksana dengan baik.
‘’Tidak hanya proyek yang bersifat fisik saja, kegiatan non fisik juga banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Seperti penyuluhan bela Negara dan wawasan kebangsaan, kemudian penyuluhan kesehatan, penyuluhan ketahanan pangan, penyuluhan pertanian, penyuluhan kebencanaan hingga penyuluhan PKK dan UMKM,’’ kata PLH Sekda Kabupaten Pekalongan Edi Herijanto.
Dan dengan adanya kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II ini, lanjutnya, diharapkan dapat memperkuat solidaritas antara Pemda dengan TNI, Polri, Pemerintah Desa Kutorojo dan masyarakat dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di Desa Kutorojo.
‘’Saya berpesan kepada semua pihak yang terlibat, baik dari unsur TNI, Polri, Pemda dan Pemdes Kutorojo, serta masyarakat Desa Kutorojo untuk selalu memberikan dukungan demi kelancaran program, serta bersedia bekerjasama dan bergotong royong selama 30 hari kedepan,’’ Ungkapnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Komandan Satgas TMMD Sengkuyung Tahap II Kapten Inf Parman menyampaikan, bahwa kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Kutorojo akan dilakukan pembangunan fisik berupa pengaspalan jalan sepanjang panjang 698,3 meter dan lebar 3,5 meter. Dan pembangunan non fisik berupa kegiatan berbagai macam penyuluhan bagi masyarakat Desa Kutorojo, Kecamatan Kajen.
‘’Kegiatan TMMD ini akan kita lakukan pengaspalan jalan sebagai bentuk kegiatan fisik. Dan penyuluhan kepada masyarakat sebagai kegiatan non fisik, yang kami harapkan dapat berjalan dengan lancar,’’ jelasnya.
Selain itu, Kapten Inf Parman juga menyampaikan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap II akan dilaksanakan pada tanggal 6 Mei 2025 sampai dengan tanggal 4 Juni 2025, diharapkan dapat mewujudkan pembangunan fisik dan non fisik yang berkualitas bagi masyarakat Desa Kutorojo. Sehingga tujuan dari kegiatan tersebut yaitu meningkatkan perekonomian masyarakat, memperlancar arus lalu lintas, mendorong semangat masyarakat dalam membangun desanya dan meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat, dapat terwujud.
‘’Saya sangat berharap kerjasama dan solidaritas yang baik dari semua unsur dalam kegiatan ini. Sehingga tujuan dari kegiatan dapat terwujud dan berguna bagi masyarakat Desa Kutorojo,’’ pungkasnya.
Selasa, 6 Mei 2025
Kajen — Sebanyak 356 jamaah calon haji diberangkatkan dari pendopo rumah dinas Bupati Pekalongan dengan dikawal oleh pihak Satlantas Polres Pekalongan dan didampingi oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.
Suasana haru dan khidmat menyelimuti prosesi pelepasan jamaah calon haji Kelompok Terbang (Kloter) 22 asal Kabupaten Pekalongan yang diberangkatkan ke asrama haji Donohudan pada Selasa (6/5/25) pagi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan. Rombongan dijadwalkan sampai di Asrama Haji Donohudan pukul 12.00 WIB yang selanjutnya akan diterbangkan menuju tanah suci, Dalam sambutannya, Bupati Pekalongan Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M menyampaikan rasa syukur dan doa bagi seluruh jamaah.
“Alhamdulillah, hari ini di depan saya adalah orang-orang yang beruntung menjadi tamu Allah, tamu Rasulullah, yang akan melaksanakan ibadah haji tahun ini (2025 : red). Insya Allah, semua diberi kelancaran dan keselamatan, pulang pergi dalam keadaan utuh,” ujar Bupati Fadia Arafiq.
Atas nama pribadi dan juga sebagai Bupati Pekalongan, Bupati Fadia mengucapkan selamat kepada para calon haji yang telah mendapat kesempatan untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut. Ia juga mengingatkan jamaah agar tetap menjaga disiplin dan keselamatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
“Pesan saya, tolong jangan ada yang keluar kota sendiri sebelum seluruh rangkaian ibadah selesai. Ini penting karena peraturan sangat ketat. Jangan sampai niat tamasya justru menghalangi untuk masuk kembali ke Mekah,” tegasnya.
Ia juga memberikan saran praktis kepada para jamaah, khususnya saat berada di Mina, agar membawa bekal makanan dan minuman sendiri sebagai antisipasi keterlambatan distribusi logistik.
Di akhir sambutan, beliau memohon doa dari seluruh jamaah untuk keselamatan dan keberkahan bersama. “Semoga semua menjadi haji yang mabrur, dapat menjalankan seluruh rukun dan sunnahnya dengan baik, serta kembali ke tanah air dengan selamat.”
Sebelum rombongan dilepas oleh Bupati Fadia, kumandang adzan dan iqomah menambah suasana haru semakin tergambar dan dilajutkan berjabat tangan antara unsur forkopimda Kabupaten Pekalongan dengan para jamaah calon haji kloter 22 Kabupaten Pekalongan secara bergiliran.
"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, jamaah haji Kloter 22 resmi diberangkatkan. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi langkah para tamu-Nya menuju Tanah Suci," ucap Bupati Fadia saat melepas rombongan jamaah calon haji kloter 22 Kabupaten Pekalongan.
Selasa, 6 Mei 2025
Kajen - Pemerintah Kabupaten Pekalongan melepas keberangkatan calon jamaah haji kloter 20 sebanyak 27 orang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan. Prosesi pemberangkatan ini dilaksanakan oleh Wakil Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S, M.M, PLH Sekretaris Daerah beserta Forkopimda pada hari senin (5/5) malam. 26 Calon Jamaah Haji mengikuti secara khidmat prosesi pemberangkatan ke Donohudan Boyolali pada pukul 00.00 WIB.
Disampaikan Wakil Bupati Pekalongan Sukirman, dirinya mengucapkan syukur yang sebesar - besarnya kepada calon jamaah haji serta meminta Ridho Allah SWT agar ibadah haji terlaksana dengan lancar dan sehat tanpa adanya kendala apapun.
"Insya Allah akan bertemu lagi di Kabupaten Pekalongan, bapak ibu bisa bertemu kembali dengan semua keluarga tercinta" Terangnya.
Selain itu, Wakil Bupati Sukirman menambahkan bahwa wujud nyata kehadiran Pemerintah Kabupaten Pekalongan di segala bidang kehidupan yang dijalani baik dibidang sosial, kemasyarakatan, berbangsa dan bernegara termasuk beragama.
"Pemerintah menjamin kelancarannya dan kesehatannya serta ditata sedemikian rupa agar perjalanan ibadah Haji ini berlangsung dengan tertib" ujarnya.
Lebih Lanjut, Dirinya menjelaskan bahwa Pelaksanaan Ibadah Haji dilakukan dengan tertib dan serius dengan keikhlasan serta ketenangan batin harus tawadduk. Semua kegiatan berhaji harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
Kemudian itu, Sukirman menjelaskan Pemerintah Kabupaten Pekalongan memohon maaf apabila ada kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Pemkab juga meminta doa kepada seluruh Calon Jamaah Haji untuk kebaikan Kabupaten Pekalongan.
”Kami memohon kepada Calon Jamaah Haji untuk Pemerintah Kabupaten Pekalongan secara keseluruhan. Karena dari doa bapak ibu sekalian, Insya Allah kita akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi Masyarakat Kabupaten Pekalongan” terangnya.
Selasa, 6 Mei 2025
Wiradesa – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyambut dengan hangat kedatangan 38 Bhante dari Thailand yang diwakili oleh PLT Sekretaris Daerah berserta Camat Wiradesa dan Forkopimda di Rumah Makan Ayam Goreng Drajat, Jalan Ahmad Yani, Wiradesa, Pekalongan, Jawa Tengah pada hari Sabtu (3/5). Ritual Thudong merupakan penjalanan spritual yang dilakukan 38 Bhante dari Thailand menuju Candi Borobudur Magelang untuk merayakan hari raya Waisak pada tanggal 13/5/2025.
Ritual Thudong ini sudah dimulai dari tanggal 6/2/2025 dari Thailand dan sampai di Indonesia tanggal 20/4/2025 dengan rute Batam, Jakarta, Bekasi, Cikarang, Karawang, Cikampek, Indramayu, Cirebon, Brebes, Tegal, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Ungaran, Ambarawa, dan berakhir di Candi Borobudur Magelang.
Plt Sekretaris Daerah, Edi Herijanto menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan menerima dengan baik dan hangat kepada 38 Bhante dari Thailand yang melakukan ritual Thudong.
“Thudong ini merupakan perjalanan spiritual Bhante dengan derajat tertinggi yang dimulai dari tanggal 6 Februari 2025. Mereka melakukan perjalanan 5000 km dari Thailand menuju Magelang,” Ujarnya.
Selain itu, Edi Herijanto menjelaskan bahwa ritual Thudong ini kerjasama antara umat Buddha dengan Umat Islam yang menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama.
"Harapan kami, panitia dari Biksu serta Muslim ini menunjukan agar terciptanya toleransi yang semakin meningkat serta tinggi." Tambahnya
Pemerintah Kabupaten Pekalongan secara simbolis memberikan bekal kepada Bhante melalui PLT Sekretaris Daerah serta perwakilan dari Forkopimda. 38 Bhante ini melanjutkan perjalanan kembali menuju tujuan akhir yaitu Candi Borobudur di Magelang.
Sabtu, 3 Mei 2025