KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan berkomitmen menindaklanjuti berbagai catatan dan masukan yang disampaikan DPRD maupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai upaya memperkuat tata kelola keuangan daerah dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.
Komitmen tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Rabu (1/7/2026).
Plt. Bupati Sukirman mengapresiasi berbagai pandangan, kritik, dan saran yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.
"Kami menyampaikan terima kasih atas berbagai catatan kritis dari DPRD. Semua masukan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus melakukan perbaikan, baik dalam peningkatan pendapatan daerah, pelayanan kepada masyarakat, maupun pembangunan infrastruktur," ujarnya.
Terkait opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Sukirman menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan menghormati seluruh hasil pemeriksaan dan akan menjadikannya sebagai dasar untuk memperbaiki tata kelola administrasi serta pengelolaan keuangan daerah.
Menurutnya, sejumlah catatan yang diberikan BPK akan segera ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait agar pengelolaan keuangan daerah ke depan semakin akuntabel dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, M.M., menjelaskan bahwa salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam pengelolaan keuangan daerah adalah besarnya piutang daerah yang hingga kini masih tercatat dalam laporan keuangan.
Ia menyebutkan bahwa nilai piutang daerah mencapai sekitar Rp68 miliar, yang terdiri atas piutang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), piutang pelayanan rumah sakit, serta piutang dari keterlambatan pembayaran pihak lain. Sebagian piutang tersebut telah berusia cukup lama dan memiliki tingkat penagihan yang rendah sehingga memerlukan penyelesaian sesuai mekanisme yang berlaku.
Kamis, 2 Juli 2026
Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan DPRD, diharapkan berbagai catatan hasil pemeriksaan maupun masukan legislatif dapat menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, transparansi, serta akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah demi mendukung pembangunan yang lebih optimal dan pelayanan publik yang semakin baik.
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Halaman Mapolres Pekalongan, Rabu (1/7/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, instansi vertikal, serta berbagai elemen masyarakat.
Plt. Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia. Ia berharap Polri terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan semangat Hari Bhayangkara tahun ini.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan segenap Forkopimda, kami mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin jaya, semakin Presisi, dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujar Sukirman.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan Polres Pekalongan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., mengungkapkan bahwa pelaksanaan Upacara Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara Polri dengan seluruh unsur Forkopimda.
Menurutnya, kekompakan dan sinergitas yang selama ini terjalin bersama Pemerintah Kabupaten Pekalongan, TNI, Kejaksaan, Pengadilan, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi modal penting dalam menciptakan situasi daerah yang aman, damai, dan kondusif.
Di usia Polri yang ke-80, lanjut Kapolres, Polres Pekalongan berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, Polri akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan keamanan dan ketertiban di Kabupaten Pekalongan.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Pekalongan menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan terus terjaga sebagai fondasi dalam mendukung pembangunan daerah serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan.
Rabu, 1 Juli 2026
PEKALONGAN – Sebanyak 100 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Pekalongan mengikuti program khitanan massal yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pekalongan di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Selasa (30/6/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pekalongan, KH Muhtarom, menegaskan, Program tersebut memang diperuntukkan bagi keluarga miskin, sesuai dengan sumber pendanaan yang berasal dari ZIS ASN dan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan khitanan massal ini merupakan agenda rutin tahunan yang terus dijaga keberlanjutannya.
“Syarat utama peserta khitan harus dari keluarga miskin, karena ini sesuai dengan dana yang digunakan, yaitu dari zakat, infak, dan sedekah,” jelasnya.
Di balik pelaksanaannya, terdapat sejumlah aspek yang menarik perhatian, terutama terkait metode medis yang digunakan serta keterkaitannya dengan program-program lain yang tengah dijalankan BAZNAS.
Dalam pelaksanaannya, BAZNAS menggandeng Klinik Pratama Medina Rahma, Bojong, sebagai penyedia layanan medis. Puluhan tenaga kesehatan bersertifikat diterjunkan untuk menangani peserta secara langsung di lokasi kegiatan.
Owner Klinik Medina Rahma, dr Imam Prasetyo, mengungkapkan, Metode khitan yang digunakan mengusung teknologi modern yang diklaim lebih nyaman bagi anak-anak. Salah satu yang menjadi sorotan adalah penggunaan teknik anestesi tanpa jarum suntik.
“Prosedur dilakukan menggunakan salep anestesi dan semprotan untuk mengurangi rasa sakit. Ini membuat anak-anak lebih nyaman saat proses berlangsung,” terangnya.
Tidak hanya itu, pihak klinik juga memastikan adanya pemantauan pasca tindakan melalui grup komunikasi antara tenaga medis dan keluarga peserta. Jika terjadi keluhan, tim medis disebut siap memberikan layanan lanjutan hingga ke rumah peserta.
“Kami tetap melakukan monitoring pasca khitan. Jika ada keluhan, tim siap datang langsung ke rumah,” tambahnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pekalongan, Siti Masruroh, memberikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS dalam menjalankan program sosial. Ia menyebut, selain khitanan massal, BAZNAS juga aktif menggulirkan berbagai program pemberdayaan ekonomi.
Program tersebut di antaranya pelatihan Make Up Artist (MUA) serta bantuan usaha kuliner melalui program Z-Chicken. Langkah ini dinilai sebagai upaya konkret dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini BAZNAS kembali menyelenggarakan khitanan massal untuk membantu keluarga yang membutuhkan. Peserta juga mendapatkan uang saku dan seragam lengkap. Ini kegiatan rutin setiap tahun dan hasil audit BPK tahun ini juga WTP, yang menunjukkan pengelolaan yang sangat baik,” ujarnya.
Di sisi lain, manfaat program ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satu orang tua peserta, Bejo, warga Kalijoya, Kecamatan Kajen, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.
Ia menyampaikan rasa syukur karena anaknya dapat mengikuti khitan tanpa harus mengeluarkan biaya, sekaligus mendapatkan fasilitas tambahan dari penyelenggara.
“Kami sangat terbantu, apalagi semua fasilitas sudah disiapkan. Terima kasih kepada BAZNAS,” ungkapnya.
Selasa, 30 Juni 2026
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan berkomitmen menindaklanjuti berbagai masukan dan rekomendasi yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD dalam Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Senin (29/6/2026).
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., mengatakan bahwa sejumlah catatan kritis yang disampaikan DPRD akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan.
"Rapat paripurna hari ini merupakan penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025. Tentu banyak catatan kritis yang disampaikan, dan semuanya akan menjadi perhatian serta bahan evaluasi bagi pemerintah daerah," ujar Sukirman.
Salah satu poin yang menjadi perhatian DPRD adalah besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA). Menurut Sukirman, catatan tersebut berkaitan dengan aspek perencanaan yang perlu terus disempurnakan agar pelaksanaan program dan kegiatan dapat berjalan lebih optimal.
Selain itu, DPRD juga memberikan rekomendasi terkait percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah serta peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Pemerintah Kabupaten Pekalongan, lanjut Sukirman, akan menjadikan seluruh rekomendasi tersebut sebagai dasar dalam menyusun langkah-langkah perbaikan ke depan.
"Kami akan melakukan koreksi dan evaluasi terhadap berbagai catatan yang disampaikan DPRD, terutama terkait perencanaan, percepatan pembangunan infrastruktur, dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.
Melalui sinergi antara eksekutif dan legislatif, Pemerintah Kabupaten Pekalongan berharap berbagai rekomendasi yang diberikan dapat mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang semakin efektif, akuntabel, serta mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Senin, 29 Juni 2026
KAJEN – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa. Oleh karena itu, peran ayah dan ibu harus berjalan beriringan dalam mendidik serta membesarkan anak-anak. Hal tersebut disampaikan usai memimpin upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Kabupaten Pekalongan di Lapangan Belakang Setda Kabupaten Pekalongan, Senin (29/6/2026).
Dalam peringatan Harganas tahun ini yang mengusung tema "Ayah Wajib Hadir", Sukirman menyampaikan bahwa tema tersebut menjadi pengingat sekaligus evaluasi bagi seluruh keluarga agar semakin memperkuat peran masing-masing dalam membangun rumah tangga yang harmonis.
"Keluarga adalah fondasi kita dalam memajukan negeri ini. Pembangunan bangsa tidak akan berhasil tanpa keluarga yang kuat dan berkualitas. Tema Ayah Wajib Hadir menjadi pengingat bahwa membangun keluarga bukan hanya menjadi tanggung jawab seorang ibu, tetapi juga membutuhkan kehadiran dan keterlibatan aktif seorang ayah," ujarnya.
Menurut Sukirman, kehadiran ayah tidak hanya dimaknai sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai sosok yang turut mendampingi proses tumbuh kembang anak. Ia menilai pembagian peran dalam keluarga harus dibangun melalui kesepakatan bersama tanpa menghilangkan tanggung jawab masing-masing.
"Memang ayah memiliki tanggung jawab bekerja dan ibu mengurus rumah tangga, tetapi pengasuhan anak merupakan tanggung jawab bersama. Kehadiran ayah dalam mendidik, membentuk karakter, memberikan pendidikan mental dan spiritual, hingga memperhatikan kesehatan anak sangat penting untuk mewujudkan keluarga yang harmonis," jelasnya.
Lebih lanjut, Sukirman mengajak seluruh keluarga di Kabupaten Pekalongan untuk merencanakan kehidupan keluarga dengan baik, mulai dari pendidikan anak, pembentukan karakter, hingga menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga. Menurutnya, sinergi antara ayah dan ibu akan menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang berkualitas.
Secara pribadi, Sukirman juga mengungkapkan bahwa keluarga memiliki arti yang sangat penting dalam kehidupannya. Ia menyebut keluarga sebagai penopang sekaligus sumber semangat dalam meraih cita-cita.
"Bagi saya, keluarga adalah penopang kehidupan. Tanpa keluarga, kita seperti nakhoda yang kehilangan arah dan tujuan. Karena itu, keluarga menjadi tempat kita berpijak sekaligus sumber motivasi dalam menjalani kehidupan," pungkasnya.
Senin, 29 Juni 2026
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengapresiasi penyelenggaraan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang digelar di GOR Wicaksana Laghawa Kajen, Jumat (26/6/2026). Kegiatan yang diinisiasi Polres Pekalongan tersebut menjadi ajang pembinaan atlet sekaligus mempererat sinergi antara Forkopimda dan masyarakat.
Plt. Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., yang hadir bersama jajaran Forkopimda turut mengikuti pertandingan ekshibisi sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga bulutangkis di Kabupaten Pekalongan.
Sukirman menyampaikan bahwa kejuaraan tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi dan komunikasi antarlembaga di lingkungan Forkopimda.
"Ini merupakan bentuk silaturahmi dan komunikasi Forkopimda yang diinisiasi oleh Bapak Kapolres melalui penyelenggaraan Kejuaraan Terbuka Bulutangkis. Tadi kami juga mengikuti pertandingan ekshibisi, dan insyaallah kegiatan seperti ini akan kita rutinkan ke depannya," ujarnya.
Lebih lanjut, Sukirman menilai pembinaan olahraga perlu terus dioptimalkan agar mampu melahirkan atlet-atlet yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, cabang olahraga bulutangkis memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
"Bulutangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki potensi besar. Kejuaraan ini menjadi langkah yang sangat baik untuk menemukan bibit-bibit atlet baru. Kita melihat sendiri kemampuan anak-anak kita sangat luar biasa, sehingga perlu terus dibina agar mampu berprestasi di berbagai jenjang kejuaraan," tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., mengatakan Kejurkab Bulutangkis digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi wadah pembinaan atlet muda di Kabupaten Pekalongan.
Menurutnya, kejuaraan yang diikuti sekitar 73 peserta tersebut diharapkan dapat menambah pengalaman bertanding sekaligus memunculkan atlet-atlet potensial yang nantinya mampu mewakili Kabupaten Pekalongan pada berbagai ajang kompetisi.
"Selain mempererat silaturahmi dan sinergitas, kejuaraan ini juga menjadi wadah pembinaan atlet muda. Harapannya akan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama baik Kabupaten Pekalongan di tingkat yang lebih tinggi," ungkap Kapolres.
Melalui penyelenggaraan Kejurkab Bulutangkis ini, Pemerintah Kabupaten Pekalongan berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, organisasi olahraga, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga sekaligus membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing.
Jumat, 26 Juni 2026
Kajen - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pekalongan kembali menggelar program Lebaran Yatim 1448 Hijriah yang berlangsung pada Kamis (25/06/2026) bertempat di Aula lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim, piatu, dan yatim piatu di Kabupaten Pekalongan. Program kemanusiaan yang dilaksanakan secara berkala ini menjadi upaya nyata dalam memberikan perhatian sekaligus dukungan kepada anak-anak yang membutuhkan.
Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 100 anak yatim, piatu, dan yatim piatu menerima bantuan dari BAZNAS Kabupaten Pekalongan. Penyaluran bantuan dilakukan melalui kerja sama dengan Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Kandangserang, Paninggaran, dan Lebakbarang. Selain itu, BAZNAS juga menggandeng Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak, yakni Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Kajen serta Panti Asuhan Yatim dan Miskin Putri Aisyiyah Cabang Kedungwuni, guna memastikan bantuan tersalurkan kepada penerima yang tepat.
Dalam kegiatan tersebut, setiap penerima manfaat memperoleh santunan berupa uang tunai yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan maupun kebutuhan sehari-hari. Selain santunan, BAZNAS Kabupaten Pekalongan juga menyerahkan paket sembako guna membantu memenuhi kebutuhan pangan harian para anak yatim, baik yang tinggal bersama keluarga maupun di panti asuhan.
Kegiatan Lebaran Yatim 1448 Hijriah berlangsung khidmat dan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, S. Sos, M. Si serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dra. Siti Masruroh, M. Si., Kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai program pengentasan kemiskinan dan pemenuhan hak anak yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Pekalongan.
Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Pekalongan berharap sinergi dengan Korwil Bidang Pendidikan dan panti asuhan dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak anak yatim yang memperoleh perhatian dan bantuan. BAZNAS juga berharap kolaborasi tersebut mampu mendorong terwujudnya kesejahteraan anak-anak yatim di Kabupaten Pekalongan, sehingga mereka dapat tumbuh dengan optimisme dan memiliki kesempatan yang lebih baik dalam meraih cita-cita.
Jumat, 26 Juni 2026
KAJEN – UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja (Dinkop UKM dan Naker) Kabupaten Pekalongan kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing melalui Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 3 yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Program ini ditujukan bagi pencari kerja yang ingin memperoleh kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Melalui pelatihan berbasis kompetensi, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teori, tetapi juga keterampilan praktik yang dapat menjadi bekal memasuki pasar kerja maupun membuka usaha mandiri.
Kepala UPTD BLK Kabupaten Pekalongan Sajidin, Kamis 25 Juni 2026 mengajak masyarakat, khususnya para lulusan SMA/SMK sederajat dan pencari kerja, untuk memanfaatkan kesempatan tersebut karena seluruh biaya pelatihan ditanggung pemerintah. Ditambahkan pada Batch 3 tahun 2026 ini BLK Kabupaten Pekalongan membuka lima program pelatihan.
"Program tersebut meliputi Practical Office Advanced dengan durasi 33 hari, Fillet Welder SMAW 2F/PB selama 20 hari, Service Sepeda Motor Injeksi selama 35 hari, Pembuatan Roti dan Kue selama 18 hari, serta Operator Garmen dengan durasi 23 hari," terangnya.
Ditambahkan, Selain memperoleh keterampilan sesuai bidang yang dipilih, peserta juga akan mendapatkan berbagai fasilitas pelatihan. Fasilitas tersebut antara lain pelatihan gratis, konsumsi makan siang, seragam pelatihan, BPJS Ketenagakerjaan, bantuan uang transport, modul pelatihan, e-sertifikat pelatihan, hingga sertifikat kompetensi dari BNSP.
Adapun persyaratan umum yang harus dipenuhi calon peserta yakni berstatus pencari kerja dengan usia minimal 17 tahun, telah memiliki akun SIAPKerja, berkomitmen mengikuti pelatihan hingga selesai, serta merupakan lulusan SMA/SMK atau sederajat.
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui platform SIAPKerja Kementerian Ketenagakerjaan. Calon peserta diwajibkan membuat akun SIAPKerja menggunakan NIK, alamat email, dan nomor telepon aktif. Setelah akun aktif, peserta diminta melengkapi data profil, pendidikan, serta informasi pendukung lainnya.
Tahapan berikutnya adalah mengisi asesmen penilaian diri dan asesmen potensi diri melalui menu yang tersedia pada aplikasi SIAPKerja. Langkah ini menjadi bagian penting dalam proses seleksi peserta pelatihan.
Setelah itu, peserta dapat memilih program pelatihan yang diminati melalui menu Skillhub dengan memilih lembaga pelatihan UPTD BLK Kabupaten Pekalongan sesuai jadwal yang tersedia.
Pendaftaran calon peserta pelatihan dibuka mulai 19 Juni hingga 9 Juli 2026, sementara batas akhir pengisian asesmen SIAP Latih ditetapkan pada 9 Juli 2026 pukul 23.59 WIB.
Selanjutnya, proses seleksi dan wawancara calon peserta akan berlangsung pada 10 hingga 15 Juli 2026, sedangkan pengumuman peserta yang lolos pelatihan dijadwalkan pada 16 Juli 2026.
Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 akan diawali dengan kegiatan orientasi atau kick off pada 20 Juli 2026, yang sekaligus menjadi tanda dimulainya pelaksanaan pelatihan bagi seluruh peserta yang terpilih.
Masyarakat yang berminat dapat mendaftar melalui tautan s.id/DAFTAR_PVNBLK_2026 atau menghubungi BLK Kabupaten Pekalongan melalui nomor 0898-3940-900. Melalui program ini, BLK Kabupaten Pekalongan berharap dapat mencetak tenaga kerja yang kompeten, siap kerja, dan mampu bersaing di dunia kerja yang semakin dinamis.
Jumat, 26 Juni 2026
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 3 Resmi Dibuka !
UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch Ke-3 yang didanai melalui APBN. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan kerja masyarakat agar lebih siap bersaing di dunia kerja maupun berwirausaha.
Pelatihan ini tersedia dengan beberapa program pelatihan yang dapat dipilih diantaranya :
Persyaratan Peserta :
Fasilitas Pelatihan :
Masyarakat yang berminat dapat segera melakukan pendaftaran melalui akun SIAPKerja melalui link : dan mengisi formulir pendaftaran melalui link : sesuai petunjuk yang tersedia. Pendaftaran program ini dibuka mulai 19 Juni 2026 s/d 09 Juli 2026, jangan lewatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi, memperluas peluang kerja, dan meraih masa depan yang lebih baik.
Siap Kerja, Siap Berkompetensi, Siap Berprestasi !
Rabu, 24 Juni 2026