Kamis, 15 Agustus 2019
KAJEN – Apel Hari Pramuka ke-58 Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pekalongan diselenggarakan di Lapangan Desa Podosari Kecamatan Kesesi, Rabu (14/08/2019). Bertindak selaku pembina Apel Hari Pramuka ke-58 Kwarcab Kabupaten Pekalongan adalah Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Ka Mabicab) Kabupaten Pekalongan, Kak Asip Kholbihi (Bupati Pekalongan).
Acara dihadiri Wakil Bupati Ir. Hj. Arini Harimurti, Forkopimda, Sekda Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM beserta para Asisten, para Staf Ahli Bupati dan para Kepala OPD se Kabupaten Pekalongan, para Kepala Sekolah SD, SMP se Kabupaten Pekalongan.
Dalam upacara tersebut, selaku Pembina apel Bupati KH. Asip membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Budi Waseso yang sambutan tertulisnya menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka harus bisa memberantas narkoba.
Ketua Kwarnas mengungkapkan bahwa melansir dari BNN, sejak tahun 2018 BNN sudah menggandeng Gerakan Pramuka sebagai pelopor anti narkoba. Pramuka dijadikan sebagai proses pendidikan karakter di luar lingkungan sekolah dan keluarga yang ada hampir di seluruh wilayah Indonesia.
Mengingat pentingnya peran Pramuka yang hingga saat ini masih eksis dan aktif di seluruh pelosok negeri, Badan Narkotika Nasional (BNN) menggandeng Kwartir Nasional Gerakan Pramuka untuk bekerjasama dalam program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN).
Pesan Kwarnas ini cukup relevan karena BNN juga memberikan data, bahwa penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja makin meningkat. Di mana ada peningkatan sebesar 24 hingga 28 persen remaja yang menggunakan narkotika.
Sementara itu, Bupati KH. Asip usai upacara mengatakan, pramuka merupakan pendidikan karakter kaum muda, di era globalisasi banyak persoalan kekinian yang mengancam keutuhan dan keberlangsungan bangsa dan negara.
Kamis, 15 Agustus 2019
Rabu, 14 Agustus 2019
Rabu, 14 Agustus 2019
KAJEN - Ada kelompok yang sangat bernafsu mengusung Khilafah di Indonesia yang harus kita pangkal dengan semangat memperingati hari Veteran. "Spirit untuk menangkal gerakan Khilafah di Indonesia harus makin nampak dan harus dibersihkan"ungkap Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, SH MSi saat peringatan Hari LVRI Kabupaten Pekalongan kemarin.
Institusi pemerintah juga harus dibersihkan dari anasir-anasir yang akan mengusung ideologi Khilafah, karena itu bertentangan dengan ideologi Pancasila. Dalam negara yang berpancasila semua umat beragama dipersilakan menjalankan syariat dan keyakinan masing-masing tanpa ada hambatan sedikitpun dari pemerintah. "Seperti dapat dibuktikan di Kabupaten Pekalongan yang tetap rukun dan memiliki rasa toleransi agama yang tinggi"tandasnya.
Adapun terkait dengan momentum hari LVRI Nasional khususnya warga Kabupaten Pekalongan diajak agar tetap mempertahankan NKRI. "Apalagi dengan momentum ini bertepatan dengan Hut kemerdekaan Indonesia ke 74",terangnya.
KAJEN - Para pemuda yang bergabung Pasukan Pengibar Bendera Paskibra Kabupaten Pekalongan akan bertugas pada upacara detik detik HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Sabtu mendatang. Mereka adalah pemuda pemudi pilihan setelah melewati berbagai seleksi.
Bupati Pekalongan Asip Khlobihi, SH MSi baru baru memberikan motivasi pada acara jam pimpinan.
"Memberikan Inspiring kepada anak-anak agar menjadi tokoh atau menjadi orang berguna kelak ada beberapa hal yang harus diperhatikan" terang Asip.
Pertama belajar yang tekun/rajin, menghargai guru, menghargai orang tua dan menghormati yang muda. Itu adalah kiat bagaimana sukses Story dari para tokoh besar.
Belajar dengan tekun supaya menjadi anak yang berguna, minimal di sekolah seperti masuk Paskibraka untuk terus-menerus menimpa diri. Jenjang pendidikan harus sampai S1 dan S2 agar nanti bisa masuk dan mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi atau keinginan, karena tidak harus pararel antara bidang pekerjaan dan pendidikan.
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan Ir. Hj. Arini Harimurti memberikan satu sapi ke Desa Pesanggrahan Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Pekalongan Ir. Hj. Arini Harimurti beserta suami H. Amat Antono, M.S.i. Penyerahan hewan kurban untuk Pondok Pesantren “Faidlul Qodir” milik KH. Abdul Khafidz, Minggu (11/08/2019).
Penyerahan hewan kurban ke daerah rob di anggap paling pantas, karena sangat memerlukan bantuan.
“Meski banyak daerah rob di Kabupaten Pekalongan, saya pilih daerah ini karena daerah Wonokerto, saya anggap paling memerlukan sekali kurban itu. Maka saya salurkan kurban saya kesini” Ungkap Wakil Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Pekalongan menjelaskan keinginannya untuk bisa datang ke daerah itu lagi, untuk membahas lebih lanjut apa sebenarnya yang harus di evaluasi bersama. Perihal mengenai bagaimana cara menyelesaikan masalah rob yang menjadikan jalan rusak di desa tersebut.
“ Saya ingin datang kesini lagi untuk berdialog lebih lanjut. Dialog mengenai perbaikan jalan sesuai dengan keinginan warga. Harapannya bisa berdialog dan melihat kondisi secara langsung, sehingga bisa mengambil kebijakan untuk penyelesaian masalah tersebut.” Tambah Arini.
KAJEN - Dalam waktu 10 menit, 1.300 kupon daging qurban ludes dibagikan oleh panitia hewan qurban Masjid Agung Al Muhtaram Kajen, kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu, (11/8/2019).
Panitia membagikan kupon usai sholat Ied atau mulai dari pukul 09.00 WIB, sekitar pukul 09.10 WIB kupon sudah habis.
Masyarakat yang akan mendapatkan kupon sudah mengantre dengan tertib di tempat yang sudah disediakan oleh panitia.
Bahkan panitia memisahkan tempat untuk mengantri kupon daging qurban antara laki-laki dan perempuan.
Totok Budi Mulyanto takmir Masjid Agung Al Muhtaram mengatakan ada 17 sapi dan 10 kambing yang di potong. "Puluhan hewan qurban itu merupakan pemberian dari Bupati, ketua DPRD, Kapolres Pekalongan dan kepala dinas yang ada di Pemkab Pekalongan," kata Totok.
Pihaknya menyiapkan 1.300 kupon yang akan dibagikan kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan. "Alhamdulillah, tadi saat membagikan kupon berjalan dengan tertib dan lancar. Petugas baik TNI, Polri, Satpol PP, dan Banser membantu untuk menertibkan pembagian kupon tersebut," ujarnya.
"Gerakan pramuka yang menekankan pendidikan dan pembentukan karakter diharapkan dapat menyikapi berbagai peistiwa tersebut. Untuk membantu dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba, tawuran, intoleransi, dan penggunaan Medsos yang penuh ujaran kebencian. Mari kita cegah dan tanggulangi bersama," katanya.
Melalui gerakan pramuka, Bupati KH. Asip mengajak untuk memupuk cinta alam, cinta kasih dan pegang teguh pada kode kehormatan gerakan pramuka. Serta saling menolong, cinta tanah air, berani, siap mempertahankan keutuhan negara republik Indonesia berdasarkan pancasila dan UUD 45.(didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Rabu, 14 Agustus 2019
Ia menambahkan bahwa Pemerintah daerah telah memfasilitasi bantuan periodik yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten kepada LVRI. Dimasa mendatang akan ditingkatkan bentuk akomodasi lain dari pemerintah yg saat ini sedang dirancang. "Paling penting secara kuantitatif bentuk bantuannya akan ditingkatkan, bukan dari pada nilainya tapi pada rasa tanggung jawab pemerintah generasi muda kepada generasi tua" ungkap Bupati.
Selasa, 13 Agustus 2019
"Yang terpenting dalam proses pendidikan adalah bagaimana menginternalisasi nilai dari seluruh ilmu yang didapatkan, agar menjadi anak-anak yang bermanfaat karena punya pendekatan keilmuan dari berbagai disiplin ilmu " tandasnya.
Persoalan pekerjaan sekarang tidak paralel. Banyak bankir dari engineering, begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu lebih ditekankan kepada anak-anak Paskibraka agar seperti itu. Yang paling penting gunakan momentum sebagai anggota Paskibraka untuk berlatih disiplin, tanggung jawab dalam mengibarkan bendera merah putih untuk upacara hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia.
Menjadi Paskibraka adalah tugas yang sangat mulia dan tidak semua anak punya kesempatan. Oleh karena itu harus digunakan dengan penuh tanggung jawab, disiplin tinggi, serta hikmat dalam menjalankan tugas. Karena ini cerminan atau representasi dari sifat tanggung jawab yang dimiliki. (Red)
Selasa, 13 Agustus 2019
Tujuan dari dialog yang ingin Wakil Bupati lakukan adalah untuk mengetahui secara langsung permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Sehingga, masyarakat menjadi dekat dengan pemerintah.
Saat Pak Kyai menyampaikan keluhan terkait sarana prasarana rusak akibat rob dari warga sekitar desa Pesanggrahan.
Disampaikan kepada Pak Kyai, kapan mau mengundang Wakil Bupati lagi, berdialog tentang apa dan sebutkan permasalahannya.
Jika sudah ditentukan, nanti Wakil Bupati akan mengajak Kepala Dinas yang bersangkutan untuk hadir juga. Jika ingin berdialog mengenai pembangunan jalan yang rusak, terlebih dahulu dilaporkan dengan jelas, agar dapat segera mengevaluasi permasalahnya, masalah rob bisa kita bicarakan dengan baik.
Minggu, 11 Agustus 2019
Totok menambahkan pengambilan daging qurban akan dilaksanakan sekitar pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB. "Harapannya, pada saat pembagian daging nanti berjalan dengan tertib dan lancar," tambahnya.
Asih (42) warga Desa Pekiringan Alit, Kecamatan Kajen menceritakan bahwa ia mengantre kupon daging qurban sejak pagi tadi. "Dari pukul 06.00 WIB sudah mengantre mas dan tiap tahun sering dapat kupon daging qurban dari Masjid Agung Al Muhtaram," katanya.
Asih mengatakan rencananya daging yang didapat akan di masak sate bersama keluarganya. "Alhamdulillah, pembagian kuponnya tertib dan lancar," jelasnya.
Tusripah (56) warga Desa Nyamok, Kecamatan Kajen mengatakan ia sangat senang dapat kupon daging qurban dan dagingnya akan dimasak rendang. "Kupon yang didapatkan akan di tukar daging qurban dengan seberat 7 ons dan bisa diambil sekitar pukul 14.00 WIB," imbuhnya. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Minggu, 11 Agustus 2019