Kajen – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sosialisasi Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Aula Kecamatan Bojong, Kamis (4/9/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para kepala desa serta Petugas Pelayanan Adminduk di Desa (PPAD) se - Kecamatan Bojong.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Pekalongan, Ajid Suryo Pratondo, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepemilikan dokumen adminduk, mempercepat pelayanan, sekaligus menjadi forum evaluasi atas kinerja pelayanan yang difasilitasi PPAD.
“Melalui rakor ini, kita bisa mencari solusi bersama atas berbagai hambatan pelayanan. Apalagi kerja sama pelayanan ini akan berakhir pada 22 September 2025. Harapannya, ketika kerja sama diperpanjang, dapat berjalan lebih baik lagi,” terang Ajid.
Selain itu, Ajid juga mensosialisasikan program pelayanan Si Akmal, yakni penyerahan akta kematian langsung kepada ahli waris atau keluarga saat bertakziah bagi warga yang meninggal dunia. Program ini telah lebih dulu berjalan di Kecamatan Wonopringgo dan mendapat respon positif masyarakat.
“Dengan adanya program Si Akmal, keluarga yang sedang berduka tidak perlu lagi repot mengurus dokumen kematian ke kantor. Dokumen tersebut langsung kami serahkan sebagai bentuk pelayanan yang cepat, mudah, dan humanis,” imbuhnya.
Sabtu, 6 September 2025
– Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk "tumandang bareng" atau bergerak bersama dalam membangun daerah. Ajakan ini disampaikannya dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan untuk memperingati Hari Jadi ke-403, yang berlangsung di Gedung DPRD, Senin (25/8/2025).
Kajen - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menunjukkan dukungannya kepada kepemimpinan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dengan menghadiri pembukaan Pekan Raya Kajen (PRK) di Alun-Alun Kajen, Senin (25/8/2025). Luthfi optimistis acara ini dapat menjadi pemicu kebangkitan ekonomi daerah, khususnya bagi sektor UMKM.
Kajen - Bupati Pekalongan Dr. Fadia Arafiq, S.E., M.M., menjelaskan bahwa salah satu tujuan diadakannya Pekan Raya Kajen 2025 ini adalah untuk mendongkrak semangat UMKM di Kabupaten Pekalongan agar semakin dikenal oleh masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Fadiasaat ditemui tim Radio Kota Santri sebelum membuka acara Pekan Raya Kajen 2025 di Pendopo pada Senin (25/08/2025) malam.
Kajen - Menjelang peringatan Hari Jadi ke-403 Kabupaten Pekalongan yang jatuh pada Senin, 25 Agustus 2025, digelar doa bersama pada Minggu (24/08/2025) malam bertempat di Aula lantai 1 Setda Kabupaten yang dihadiri Forkopimda Kabupaten Pekalongan, para tokoh agama, kiai, dan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Bupati Pekalongan, Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E., M.M., yang berhalangan hadir karena kondisi kesehatan yang diwakili oleh Wakil Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S., menyampaikan salam hormat dan ta’dhim kepada seluruh pemuka agama serta masyarakat Kabupaten Pekalongan.
Acara resmi dibuka oleh Perwakilan Kepala Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pekalongan, ditandai dengan pelepasan burung merpati sebagai simbol harapan dan kebebasan.
Turut hadir dalam acara tersebut Kemenag Ahmad Farid, Forkopimcam Kecamatan Doro, Kapolsek Doro, Danramil, Camat Doro , Koordinator Wilayah (Korwil), K3S, Pengawas SD/MI, serta Kepala Puskesmas 1 Doro. Semua pihak memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan lomba yang bertujuan menumbuhkan rasa cinta para siswa terhadap agama Islam dan seni budaya Islami.
Lomba MPASI SD ke XXVI menyajikan berbagai lomba yang melibatkan siswa dari sekolah dasar di seluruh Kabupaten Pekalongan. Di antaranya adalah lomba membaca Al-Qur’an, adzan, serta berbagai kompetisi seni Islami lainnya. Diharapkan melalui lomba ini, siswa akan terinspirasi untuk lebih mendalami pendidikan agama dan seni Islam, serta menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Acara juga menampilkan grup drum band, tari-tarian tradisional oleh siswa-siswa dari SDN 03 Doro.
Ketua Panitia Riyanto, menyampaikan bahwa Hari Lomba MAPSI tingkat Kabupaten Pekalongan akan diselenggarakan di Halaman Kecamatan Doro, SMPN 1 Doro, SDN 01 Doro, dan SDN 03 Doro. "Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari 19 kecamatan, dengan total sebanyak 646 peserta, di mana setiap kecamatan mengirimkan 36 peserta. Pada lomba kali ini, terdapat 13 cabang yang akan dilombakan, termasuk Robana, Kaligrafi, Tilawah, dan berbagai cabang lainnya," ujarnya.
Riyanto berharap agar semua pihak yang terlibat dapat memberikan dukungan penuh demi kesuksesan lomba ini. Ia juga menginginkan agar kontingen Kabupaten Pekalongan dapat meraih prestasi yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya pada lomba MAPSI tingkat provinsi tahun ini. "Pesan penting yang ingin kami sampaikan adalah bahwa pelaksanaan lomba di Doro ini sangat kondusif, nyaman, dan didukung dengan baik oleh K3S Doro serta rekan-rekan dari KKD FKKI. Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses," ungkapnya.
Dindik Kabupaten Pekalongan berharap bahwa melalui lomba ini, generasi muda dapat terinspirasi dan termotivasi untuk memperdalam ilmu agama serta mengapresiasi seni budaya Islam yang kaya dan beragam.
Sabtu, 6 September 2025
Dalam audiensi tersebut, Ketua DEMA UIN Gusdur Pekalongan 2025, M. Arif Faturochim, menyampaikan sejumlah tuntutan mahasiswa. Beberapa poin utama yang disuarakan yakni mendesak agar Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset segera disahkan, mengingat sudah mandek selama tiga periode tanpa kepastian. Arif juga menyoroti rencana kenaikan tunjangan DPR yang dinilai tidak tepat di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih belum stabil.
“Untuk tingkat lokal, kami menyoroti soal pajak daerah, transparansi keuangan, dan pengelolaan anggaran. Semua ini akan terus kami kawal dalam konsolidasi gerakan mahasiswa di Kabupaten Pekalongan,” tegas Arif.
Ia juga menambahkan bahwa mahasiswa memberi tenggat waktu maksimal 7 x 24 jam bagi pemerintah untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut, sebelum melanjutkan aksi dengan massa yang lebih besar.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti seluruh aspirasi mahasiswa.
“Tuntutan yang sifatnya nasional akan kami teruskan ke DPR RI melalui surat resmi. Sedangkan yang lokal akan kami bahas dalam rapat-rapat DPRD. Misalnya terkait pengawasan pendapatan daerah maupun pelaksanaan hibah, semua akan kami evaluasi bersama,” jelas Munir.
Ia menambahkan, penyampaian tuntutan mahasiswa ke DPR RI akan dilakukan secepatnya, paling lambat pada awal pekan depan.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., menyatakan bahwa Pemerintah Daerah sangat terbuka dan aspiratif terhadap tuntutan mahasiswa.
“Aspirasi ini sejalan dengan konsentrasi Pemkab untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah tanpa membebani masyarakat. Ada tujuh poin evaluasi yang menjadi catatan penting dan akan segera kami tindak lanjuti melalui rapat-rapat bersama DPRD,” ujarnya.
Audiensi berjalan kondusif dengan semangat dialog yang terbuka. Baik Pemkab maupun DPRD berkomitmen untuk mengawal aspirasi mahasiswa sebagai bentuk sinergi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Rabu, 3 September 2025
Dalam pidatonya, Bupati Fadia menekankan pentingnya sinergi antara Forkopimda, DPRD, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan masyarakat demi mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang maju, adil, dan sejahtera. "Mari kita teguhkan semangat untuk terus melakukan kerja nyata, kerja cerdas, dan kerja ikhlas," kata Fadia. Ia berharap semangat ini membawa berkah dan kemajuan bagi Kabupaten Pekalongan, agar bisa "melaju mengimbangi bahkan mengungguli daerah lainnya."
Menurut Bupati Fadia, momen Hari Jadi ini harus dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi diri sekaligus memperkuat sinergi dalam pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan.
Raih Berbagai Penghargaan, Bupati Fadia Ajak Terus Berkontribusi
Pada kesempatan yang sama, Bupati Fadia juga mengapresiasi kontribusi para pemimpin terdahulu dan seluruh pihak yang telah memajukan Kabupaten Pekalongan. Meski tahun 2024-2025 penuh dengan dinamika politik, Pemkab Pekalongan berhasil meraih berbagai penghargaan, di antaranya:
• 75 Tokoh Pamomong Jawa Tengah dari Suara Merdeka Network.
• Perempuan Akselerator Peduli Layanan Kesehatan dari detikJateng-Jogja Awards 2025.
• Penghargaan terkait pelayanan publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
• Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk keempat kalinya berturut-turut atas laporan keuangan 2024.
Meskipun telah meraih berbagai pencapaian, Fadia menegaskan Pemkab Pekalongan tidak akan berpuas diri. "Kami akan terus berusaha dan bekerja keras untuk meraih keberhasilan yang lebih baik di masa mendatang," ujarnya.
Mengakhiri pidatonya, Bupati Fadia berkomitmen untuk menuntaskan berbagai pekerjaan rumah dan memegang amanah masyarakat dengan sebaik-baiknya.
Selasa, 26 Agustus 2025
Dalam sambutannya, Luthfi mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan semangat gotong royong. "Di HUT ke-403 ini, kami ingin masyarakat kita selalu rukun, gotong royong, dan kompak dalam membangun wilayah Kajen yang dipimpin oleh Bu Fadia," ujarnya.
Luthfi juga berharap Pekan Raya Kajen dapat membawa berkah bagi seluruh pihak yang terlibat. "Semoga semua yang hadir di sini pulang membawa berkah untuk kita semua," tambahnya.
Sementara itu, Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, mengungkapkan bahwa Pekan Raya Kajen yang berlangsung hingga 30 Agustus 2025 ini bertujuan untuk membangkitkan kembali geliat ekonomi lokal. Ia membeberkan fakta bahwa acara serupa pada tahun sebelumnya berhasil mencatat perputaran uang UMKM hampir Rp15 miliar dalam waktu lima hari.
"Harapan kami, dengan dibukanya acara ini, UMKM Kabupaten Pekalongan semakin meningkat, masyarakat senang, dan Kabupaten Pekalongan selalu dilindungi serta dimudahkan dalam membangun," kata Fadia, sembari mendoakan agar ia dan Wakil Bupati selalu dipermudah dalam menjalankan tugas.
Peringatan HUT ke-403 Kabupaten Pekalongan sendiri diawali dengan kirab budaya yang walaupun sederhana, berhasil membuat masyarakat terhibur dan antusias menyambut Pekan Raya Kajen.
Selasa, 26 Agustus 2025
"Malam hari ini kita akan melanjutkan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-403 yaitu pembukaan Pekan Raya Kajen 2025 dimana kegiatan ini adalah untuk menaikkan UMKM kabupaten Pekalongan," ucapnya kepada Tim RKS.
Wakil Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., juga turut menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-403. Malam puncak peringatan tahun ini ditandai dengan pembukaan Pekan Raya Kajen, yang menampilkan beragam produk unggulan UMKM dan UKM lokal.
Dalam sambutannya, Sukirman menuturkan bahwa sejak pagi, jajaran pemerintah daerah bersama Bupati Pekalongan, Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E., M.M., telah menyapa masyarakat melalui berbagai kegiatan. Malam harinya, acara semakin meriah dengan dibukanya Pekan Raya Kajen sebagai ajang promosi sekaligus dorongan bagi pelaku usaha lokal untuk terus berkembang.
“Alhamdulillah, malam ini kita semua dapat bersama-sama memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke-403. Pekan Raya Kajen ini menjadi wadah bagi UMKM dan UKM untuk memamerkan produk unggulan mereka,” ujar Sukirman.
Tidak hanya pameran produk, masyarakat juga disuguhi hiburan dari penampilan Wali Band dan Duo Anggrek, yang semakin menambah semarak perayaan.
Sukirman menegaskan bahwa momentum Hari Jadi ke-403 ini merupakan langkah penting dalam menguatkan visi dan misi Bupati Pekalongan, yaitu mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang maju, sejahtera, dan adil.
“Jaya terus Kabupaten Pekalongan di usianya yang ke-403. Semoga dengan semangat kebersamaan ini, kita bisa terus membangun daerah sesuai visi dan misi Bupati,” pungkasnya.
Salah satu artis ibukota yang meramaikan konser Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-403 yaitu Duo Anggrek mengaku senang bisa kembali ke Kabupaten Pekalongan karena warganya ramah dan selalu ramai serta meriah.
"Alhamdulillah kalo Pekalongan itu makanannya enak-enak, warganya ramah-ramah, kalo ada acara itu selalu ramai. Apalagi malam ini spesial ya hari ulang tahun Kabupaten Pekalongan ke-403 pasti lebih ramai," tutur salah satu personel Duo Anggrek.
Ketika ditanya mengenai persiapan, dirinya menjawab selain membawakan lagu yang sedang viral untuk memeriahkan suasana. Duo anggrek juga mempersiapkan kesehatan tubuh agar bisa tampil prima dalam konser Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-403.
Selasa, 26 Agustus 2025
Pada kirab Hari jadi dengan tema "Kajen Tumandang Kajen Kumandang" ini, Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq didampingi suami yang merupakan Anggota DPR RI Komisi X sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Ashraff Abu, menaiki kereta berhias bunga-bunga. Diikuti Wakil Bupati Pekalongan Sukirman bersama istri Galuh Kirana Sukirman serta iring-iringan kereta Forkopimda dan Kepala OPD.
Bupati Fadia menyampaikan, Kirab budaya ini merupakan agenda rutin tahunan yang selalu mendapat sambutan hangat dari masyarakat, “Alhamdulillah, sejak periode pertama hingga periode kedua ini, kirab budaya selalu kami laksanakan. Meski sederhana, masyarakat tetap antusias dan senang karena perayaan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan adalah pesta rakyat untuk seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan,” terangnya.
Senada, Wakil Bupati Pekalongan Sukirman menilai penggunaan kereta kuda dalam kirab menjadi daya tarik tersendiri. Sepanjang jalan yang dilintasi kirab masyarakat terlihat sangat antusias saat iring-iringan melintas.
“Tradisi ini unik, berbeda dengan sebelumnya yang menggunakan mobil hias. Tahun ini kita hadirkan kereta kuda, dan terbukti warga sangat antusias. Mereka berbondong-bondong keluar dari gang untuk menyaksikan langsung Ibu Bupati dan para pimpinan,” ujarnya.
Rute Kirab Budaya Kereta Kuda tahun 2025 ini mulai dari Lapangan Desa Rejosari Bojong, melewati Pasar Bojong, Pertigaan Surobayan, Tugu Duren Karanganyar, Pertigaan Bawaslu/Satpol, dan berakhir di halaman Setda Kabupaten Pekalongan. Kirab juga diikuti Forkopimda, Sekda, segenap asisten, staf ahli bupati, Kepala OPD dan instansi vertikal di Kabupaten Pekalongan.
Senin, 25 Agustus 2025
Melalui Wakil Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S, M.S, Bupati Fadia menegaskan bahwa doa bersama ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus introspeksi diri atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan Allah SWT kepada masyarakat Pekalongan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama yang selama ini terjalin harmonis.
“Alhamdulillah, hingga kini kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Pekalongan tetap terjaga. Semoga ke depan tetap rukun, harmonis, dan penuh solidaritas, baik dalam suka maupun duka,” ucap Wabup Sukirman dalam pesan yang disampaikan.
Lebih lanjut, Bupati Fadia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kiai dan tokoh agama yang dinilai memiliki peran besar dalam menjaga keharmonisan masyarakat. Ia berharap para pemuka agama terus membimbing dan mengajak masyarakat untuk meningkatkan iman, takwa, sekaligus semakin mencintai Kabupaten Pekalongan.
Momentum Hari Jadi ke-403 ini, menurut Bupati, sekaligus menjadi refleksi bagi dirinya yang kini memasuki periode kedua kepemimpinan. Ia bersama jajaran Forkopimda memohon doa dan dukungan agar mampu menjalankan amanah dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan tetap istiqamah hingga akhir masa jabatan.
“Semoga Kabupaten Pekalongan senantiasa diberi keberkahan, tetap aman, kondusif, dan masyarakatnya hidup rukun dalam bingkai persaudaraan,” pungkasnya.
Kegiatan Doa Bersama ini sekaligus menjadi refleksi perjalanan panjang Kabupaten Pekalongan dalam membangun pusat pemerintahan di Kajen.
Dalam kesempatan itu disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Drs. H. Abdul Munir, bahwa Gedung Sekretariat Daerah Kajen mulai diresmikan dan digunakan pada tahun 2001. Pembangunan ini berawal dari keputusan pemerintah tahun 1986 yang menetapkan Kajen sebagai Ibu Kota Kabupaten Pekalongan. Namun, hingga satu dekade kemudian, pembangunan belum dapat terlaksana karena belum ada proses pembebasan tanah.
Baru pada masa kepemimpinan Bupati Letkol Harsono tahun 1998–1999 dilakukan pembebasan tanah di wilayah Kajen. Selanjutnya, pada tahun 2001 dimulai pembangunan gedung sekretariat dan fasilitas pendukung, termasuk rumah dinas. Momentum penting terjadi pada April 2003, ketika Menteri Dalam Negeri Hari Sabarno meresmikan Kota Kajen sebagai pusat pemerintahan, mewakili Presiden Republik Indonesia saat itu, Megawati Soekarnoputri.
Sejak saat itu, pembangunan Kajen terus berlangsung hingga kini. Dalam muhasabah tersebut, ditegaskan bahwa perjuangan panjang ini harus menjadi pengingat bersama akan pentingnya kebersamaan dalam memajukan Kabupaten Pekalongan.
“Di bawah kepemimpinan Ibu Bupati Fadia Arafiq dan Wakil Bupati Sukirman, kita berharap Kabupaten Pekalongan semakin maju, adil, dan sejahtera dengan sinergitas antara pemerintah, tokoh agama, dan seluruh masyarakat,” disampaikan Ketua DPRD H. Abdul Munir dalam acara doa bersama.
Senin, 25 Agustus 2025
Ketua KORMI Kabupaten Pekalongan, Juharno menjelaskan, raker yang dihadiri pengurus KORMI, Inorga, dan instansi terkait tersebut bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi antar pengurus, sekaligus mengoptimalkan persiapan Festival Olahraga Daerah (Forda) Jateng 2025.
"Event terdekat tingkat regional yang harus dipersiapkan adalah Forda Jateng yang akan digelar di Surakarta pada awal Oktober 2025. Raker ini adalah bentuk konsolidasi untuk persiapan mengikuti Forda," katanya.
Senada, Ketua Panitia Rapat Kerja (Raker) KORMI Kabupaten Pekalongan, M Chamim menyampaikan untuk Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Pekalongan sudah ada dua cabang Inorga yang sudah mendulang juara di tingkat nasional, bahkan Asia Pasifik, diantaranya cabang olahraga taekwondo dan hadang gobak sodor.
"Semoga dengan agenda Rapat Kerja kali ini bisa semakin meningkatkan semangat penggiat olahraga dari semua Inorga yang ada di Kabupaten Pekalongan," pungkasnya.
Acara ini di hadiri Ketua KORMI Kabupaten Pekalongan, Juharno, Kepala Dinas Pemuda dan Pariwisata Kabupaten Pekalongan, Wahyu Kuncoro, Pengurus KORMI Kabupaten Pekalongan dan Segenap Pengurus Induk olahraga (Inorga), serta penggiat olahraga.
Minggu, 24 Agustus 2025