KAJEN - Selama bulan Ramadhan 1442 Hijriyah ini, Pemkab Pekalongan mengadakan kegiatan Pengajian Ramadhan Jum’at Pagi bagi para ASN di lingkungan pemkab Pekalongan. Pengajian Ramadhan Jum’at pagi perdana, Jum’at (16/04) di aula lantai I Setda Kabupaten Pekalongan menghadirkan penceramah ustad Hadi Wibowo,S.Pd.I dari Kajen, dihadiri Penjabat (Pj)Sekda Ir. Bambang Irianto M.Si beserta para asisten, para kepala OPD serta para ASN. Pengajian dibuka oleh bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si. Dalam sambutannya Bupati menerangkan bahwa ngaji merupakan hal penting karena wajib bagi kita semua untuk bekal supaya dalam setiap melangkah, baik ibadah yang bersifat personaliti maupun social, ada patokan yang sesuai dengan hukum.
“Saya berpesan kepada para ASN supaya tidak keliru, maka harus belajar (ngaji). Apalagi dalam konteks pengamalan agama. Agama ini tidak boleh menggunakan interpretasi sendiri karena agama merupakan wahyu sehingga harus ada pihak otoritas yang menunjukkan bahwa wahyu ini diimplementasikan dalam bentuk ibadah yang bisa dipertanggungjawabkan,” terang Bupati.
Selanjutnya dijelaskan bahwa pemegang otoritas domain keagamaan setelah para nabi, diselesaikan semua oleh para sahabat. Dan sekarang yang diakui menurut disiplin ilmu agama, pemegang otoritas untuk bisa menyampaikan wahyu secara benar, adalah para ulama. “ Ulama adalah personifikasi yang melalui dua tahap. Pertama sudah melakukan proses tafaqquh fiddin (mendalami ilmu agama).Yang kedua setelah punya kapasitas keilmuan yang bisa dipertanggungjawabkan, harus punya jiwa kasih sayang sesama, dengan menunjukkan cara beribadah yang benar sesuai syareat yang betul-betul sesuai ajaran Nabi,” lanjutnya.
Jumat, 16 April 2021
KAJEN - Melalui perencanaan pembangunan yang mengusung tema " Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Melalui Gerakan Kudu Sekolah" Kabupaten Pekalongan kembali memperoleh penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2021 dari pemerintah provinsi Jawa Tengah. Pemerintah Kabupaten Pekalongan berhasil meraih juara III untuk kategori kabupaten.
“Kabupaten Pekalongan masuk 3 besar karena kita mengusung program”Kudu Sekolah”, dimana ‘Kudu Sekolah’ dimaksudkan agar seluruh anak yang drop out berkesempatan sekolah lagi. Kita punya program, menciptakan aplikasinya, kemudian intervensi program dari pemerintah yang didukung oleh seluruh kekuatan. Dengan cara seperti itu Alhamdulilah upaya untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia dan menghilangkan distorsi/dikotomi pendidikan di daerah atas/bawah, masyarakat kota/desa, masyarakat miskin/kaya, Alhamdulilah bisa kita hilangkan di kabupaten Pekalongan, “Ungkap Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si usai menerima penghargaan pembangunan daerah tahun 2021 di gedung gradhika bhakti praja kantor Gubernur Jawa Tengah Semarang, Rabu (14/04) pagi.
Disamping itu, lanjutnya, prestasi pemkab Pekalongan pada 2021 ini tidak hanya penghargaan di bidang perencanaan daerah saja , melainkan ada beberapa bidang lain yang kesemuanya berkat kerja dari rekan-rekan di OPD dan didukung oleh seluruh warga masyarakat sehingga seringkali Pemkab mendapat penghargaan baik dari pemerintah pusat maupun provinsi.
“ Manfaat/imbas dari beberapa kali kita memperoleh penghargaan adalah pemkab Pekalongan mendapat perhatian secara khusus. Kita juga mengusulkan kepada DPRD Provinsi Jawa Tengah, ada reward yang berupa bantuan keuangan. Mudah-mudahan ini bisa kita dapatkan, seperti kita memperoleh penghargaan di bidang lingkungan, yaitu juara II dan III lomba Habitat provinsi JawaTengah,”imbuhnya.
“ Inilah contoh, ketika semua komponen bergerak, bisa bersaing dengan daerah lain, maka akan ada reward yang akan kita dapatkan, meski bukan itu tujuannya. Tujuannya adalah membangun kredibilitas pemerintahan, agar tujuan utama mensejahterakan masyarakat kabupaten Pekalongan ini segera bisa kita wujudkan dalam waktu yang tidak terlalu lama,”pungkasnya (Ar-Kominfo)
Rabu, 14 April 2021
KAJEN - Menyambut datangnya bulan Ramadhan 1442 Hijriyah, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si atas nama pemerintah Kabupaten Pekalongan berpesan kepada warga masyarakat agar dalam melakukan ibadah selama bulan suci tetap memperhatikan penerapan protocol kesehatan mengingat situasi saat ini masih dalam pandemic covid 19. Hal itu disampaikan Bupati saat melaksanakan sholat tarawih berjamaah di masjid Al Muhtarom Kajen, Senin (12/04/2021) malam atau 1 Ramadhan 1442 H.
Dalam sambutannya, Bupati juga memberikan tausiyah pendek tentang tingkatan puasa menurut Imam Ghazali. Ada tiga tingkatan puasa menurut Imam Ghazali yaitu puasa kelas awan (Shaumul umum), puasa kelas istimewa (shaumul khushus), dan puasa kelas sangat istimewa (shaumul khushusil khushus). Tingkatan tersebut diharapkan menjadi pendorong semangat diri untuk menjadi individu dengan kadar puasa yang berkualitas, seperti puasanya para nabi.
“Mudah-mudahan kita semua dari tahun ke tahun, masa ke masa ada perbaikan secara individual dalam rangka merasakan nilai-nilai puasa, “harapnya.
Selanjutnya melalui momentum bulan Ramadhan 1442 H ini bupati berharap seluruh masyarakat kabupaten Pekalongan selalu diberi kesehatan, barokah rejekinya. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama serta lebih ringan dalam menyelesaikan persoalan sehingga Kabupaten Pekalongan akan semakin baik dan sejahtera tidak hanya lahiriah tetapi sejahtera secara batiniah. Dan tugas pemerintah tidak hanya menyediakan sarana untuk keselamatan masyarakat di dunia saja tapi pemerintah juga bertanggungjawab untuk menghantarkan masyarakat menuju kebahagiaan abadi dan hakiki selamat dunia akhirat. (Ar-Kominfo)
Selasa, 13 April 2021
KAJEN - Jelang bulan puasa Bupati Pekalongan Asip Kholbih melantik kepala desa Pringsurat Kecamatan Kajen di Pendopo rumdin Bupati, Senin (12/4/2021). Dalam kesempatan itu Bupati menyampaikan, pelantikan sehari menjelang puasa maknanya sangat besar. dengan harapan supaya bersih kedepan tidak ada masalah di dalam tata kelola pengelolaan keuangan desa. Bupati menambahkan sebenarnya akan melantik saat puasa siang dengan maksud untuk menginternalisasi nilai-nilai orang puasa karena orang puasa harus menahan diri dari semua hal-hal yang tidak baik, dan melakukan hal-hal yang lebih baik untuk kepentingan Desa Pringsurat.
Bupati berpesan kepada Pak Casmadi selaku Kades yang dilantik untuk menjaga kesehatan, karena kepala desa menjadi manajer pembangunan di desa jadi secara fisik harus kuat. "Pokoknya kepala desa adalah kepalanya orang sedesa jadi lahir batin harus disiapkan termasuk juga Bu Kades yang harus bisa melayani masyarakat desa menjadi khoddimul Ummah," tambah Bupati.
Bupati menyampaikan bahwa pemimpin itu pelayan masyarakat, hal ini merupakan pesan dari Nabi Muhammad bahwa yang namanya pemimpin itu melayani masyarakat dengan baik, maka layani dengan baik supaya Desa Pringsurat ini maju dengan baik. Desa Pringsurat sudah lebih baik dari sebelumnya, kini tinggal di tata yang baik tinggal ditingkatkan lagi, untuk kemajuan Desa Pringsurat ini sampai tahun 2025. Warga desa yang sudah menjalankan proses pergantian Pilkades antar waktu dengan baik dan aman itu menjadi modal sosial.
Menurut Bupati seorang kepala Desa diberi 4 modal, yang pertama modal sumber daya manusia, sudah banyak warga desa Pringsurat yang sudah maju itu adalah modal kepala desa, yang kedua modal sumber daya alam, tanah di desa Pringsurat ini subur ditanami tanaman tumbuh karena ketinggiannya sekitar 600 sampai 700 DPL (di atas permukaan laut) itu adalah sumber daya alam yang tidak semua desa memiliki, ini bisa dikelola dengan baik dengan anak muda desa dengan BPD BMD dan tokoh-tokoh masyarakat bisa diajak untuk bagaimana cara mengembangkan Desa Pringsurat dibawah pimpinan Kades, yang ketiga yaitu modal sosial Resource atau sumber daya sosial, warga yang guyub rukun dan gotong royong kemudian saling menghargai ini adalah nilai-nilai di desa ini yang perlu dipelihara.
Kepala desa juga dibantu secara maksimal melalui sumber daya finansial yang berupa APBD maupun DD terutama dana desa Pekalongan dananya perdesa berjumlah 800 juta sampai 1 miliar, dana ini milik rakyat yang pertanggungjawabannya harus wujud. "Sepertinya di desa ini banyak kebun-kebun silakan dikelola," imbuh Bupati.
Bupati berterima kasih atas berjalannya Pilkades antar waktu di desa Pringsurat ini dengan baik, Bupati berharap Kades yang terpilih bisa menjalankan amanah dengan baik serta bisa membawa kemajuan bagi masyarakat desa Pringsurat. Tak lupa bupati juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa 1442 H/2021 M, "mudah-mudahan Allah SWT memberikan kekuatan lahir batin kepada kita semua sehingga puasa ini betul-betul cara menjadikan kita sebagai orang yang lebih peduli terhadap sesama serta menjauhkan diri kita dari sifat takabur dan sombong. Dan paling penting sekali lagi menjadikan diri kita bisa menghargai."(El-Kominfo)
Senin, 12 April 2021
KAJEN – Dalam rangka meningkatkan kualitas kewartawanan dan sekaligus melantik pengurus, PWI Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan acara Pelantikan PWI Kabupaten Pekalongan dan Orientasi Kewartawanan pada hari ini, Senin (12/4/2021) yang bertempat di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si, Ketua PWI Jawa Tengah Amir Mahmud dan beberapa pejabat daerah Kabupaten Pekalongan. Dalam acara tersebut Bupati Asip berkesempatan memberikan sambutannya, dan Ia mengatakan bahwa amanah mulia menjadi seorang wartawan adalah memberikan kabar. Dimana menurutnya, kabar itu kalau dalam ilmu Balaghoh itu pasti ada dua pesan. Yang pertama adalah kabar benar kemudian yang kedua adalah kabar bohong.
Dan jika menurut UU No 40 Tahun 1999 Tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, lanjut Bupati Asip, wartawan itu hanya boleh menyampaikan kabar yang benar. Untuk itu, Ia berharap semua wartawan yang tergabung di PWI Kabupaten Pekalongan dapat menjalankan amanah dengan sebaik mungkin sebagaimana yang diatur dalam UU No 40 Tahun 1999. Karena menurutnya, undang-undang tersebut merupakan amanah dari reformasi. Selain itu, Bupati Asip juga mengatakan bahwa dalam konteks pemberitaan tentang pengembangan pemerintah daerah, menurutnya dibutuhkan adanya profesionalitas dalam memberikan sebuah pemberitaan. ‘’ Beritakanlah sesuatu yang memang benar-benar terjadi dan diperlukan profesionalitas untuk menyaring antara fakta dan opini dalam rangka mengeliminir rasa subjektifitas kita ketika menulis dengan sesuatu yang nyata,’’ ungkap Bupati Asip. Oleh karena itu, Ia berharap dengan adanya pelantikan pengurus PWI Kabupaten Pekalongan semoga harmonisasi antara pemerintah dan wartawan menjadi sebuah kekuatan untuk membangun Kabupaten Pekalongan.
Bupati Asip juga mengucapkan selamat kepada para pengurus PWI Kabupaten Pekalongan yang telah dilantik dan juga ucapam terimakasih atas kerjasama yang telah terjalin antara PWI dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan selama ini. ‘’Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengucapkan selamat megemban amanah bagi para pengurus yang hari ini telah dilantik dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kinerja wartawan selama ini,’’ pungkasnya.
Selain itu, dalam kesempatan yang sama Ketua PWI Jawa Tengah Amir Mahmud mengatakan dalam sambutannya bahwa pihaknya sangat menekankan dua frasa dalam Mars PWI yaitu frasa membangun bangsa dan frasa tanggung jawab kebangsaan bagi para anggota PWI di Jawa Tengah. ‘’ Dua frasa ini selalu saya tekankan dan selalu saya kampanyekan setiap kali saya berbicara di forum PWI Jawa Tengah,’’ ujarnya.
Karena menurutnya, masalah tanggung jawab baik itu tanggung jawab sosial maupun tanggung jawab kebangsaan secara tersurat menurutnya memang tidak terdapat di dalam kode etik jurnalistik maupun Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, tetapi di kedua aturan itu lanjut Amir Mahmud, justru menjadi jiwa atau ruh dari pemahaman kita baik di dalam kode etik jurnalistik maupun undang-undang pers.‘’Tugas profesi dan kinerja kewartawanan ini adalah ditujukan untuk masyarakat maka kalau saya boleh mengapresiasi acara pelantikan semacam ini, ini saya lihat sebagai sebuah upaya dari kedua belah pihak baik dari wartawan maupun para steakholdernya untuk membangun sebuah kemartabatan yang kuat,’’ ungkapnya
Selanjutnya, Amir Mahmud menyampaikan pesan kepada para anggota PWI Kabupaten Pekalongan, bahwa untuk menjadi wartawan yang profesional tidak hanya dibutuhkan skil yang mempuni saja, melainkan harus didekati dengan komprehensif dan sikap yang total. ‘’Jadi kita harus kuat secara teknis dan juga kuat secara etis,’’ Ucapnya.
Dan yang tidak kalah penting, Amir Mahmud menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk memberikan dukungan kepada PWI yang menurutnya dalam jangka tiga tahun ini akan diselenggarakan uji kompetensi wartawan yang akan bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Pekalongan supaya bisa terselenggara dengan sebaik mungkin. ‘’Dalam hal ini saya juga meminta dukungand dari bapak bupati dan juga para pejabat sehingga arena untuk menguji kualitas kewartawanan ini bisa betul-betul terselenggara,’’ pungkasnya. (Lus-Kominfo)
Senin, 12 April 2021
KAJEN - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si menghadiri dan mengucapkan selamat atas dilantiknya Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Anshor periode tahun 2021-2024. Pelantikan PC GP Anshor Kabupaten Pekalongan Masa Khidmat 2020-2024 dengan tema “Sinergitas Gerakan Kader Menuju Kemandirian Organisasi” digelar di Aula gedung PCNU, Jalan Karangdowo kecamatan Kedungwuni, Minggu (11/04).
“Selamat bekerja, selamat menunaikan amanah. Berdirinya GP Anshor adalah untuk mempersiapkan generasi muda yang mewarisi estafet kepemimpinan khususnya di Jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Jadi distribusi kader harus disiapkan, “ ucap Bupati Asip dalam sambutannya.
Dalam acara Pelantikan PC GP Anshor Kabupaten Pekalongan Masa Khidmat 2020-2024 tersebut Bupati Asip menjelaskan bahwa GP Anshor adalah wadah untuk melakukan regenerasi baik di kepemimpinan politik, keagamaan, dan di kepemimpinan social yang lain. Sementara pemimpin itu perlu mendapat pelatihan dan perlu ada tempat untuk melakukan upaya-upaya menempa diri.
“Saya berharap, ini para kadernya muda-muda semua dan tersebar dari seluruh wilayah, seluruh latar belakang yang berbeda beda. Ada yang dari birokrasi, sekretaris desa, Inilah hal yang saya kira perlu kita dinamisir sehingga kekuatan GP Anshor di Kabupaten Pekalongan betul-betul bisa membanggakan Jam’iyyah NU sekaligus juga warga masyarakat kabupaten Pekalongan,” tandasnya. Tak lupa atas nama bupati dan pribadi, Bupati Asip juga mengucapkan apresiasi atas kerjasama para kader GP Anshor selama ini.
Pelantikan PC GP Anshor Kabupaten Pekalongan Masa Khidmat 2020-2024 juga dihadiri oleh KH Saiful Bahri selaku Rois Suriah PC NU, pengurus pusat Anshor, Abdul Hamid selaku pengurus wilayah sekaligus anggota DPRD Jateng, Maulana Yusuf selaku Ketua Anshor cabang Batang sekaligus ketua DPRD, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, anggota DPRD dari fraksi PPP, Muslimat, fatayat, IPPNU, perwakilan ormas Islam seperti Pemuda Muhammadiyah dan para kader GP Anshor. (Ar-Kominfo)
Minggu, 11 April 2021
KAJEN - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan melaunching tagline, aplikasi dan inovasi layanan publik baru. Tagline yang diusung adalah SIMPATIK (Simpel, Moderat, Pasti, Menarik), aplikasi KAPTEN (Kabupaten Pekalongan Terintegrasi dan Inovasi)dan KUAT RAGA ( Kerukunan dan penguatan Moderasi beragama). Launching ini diresmikan sekaligus ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si, pada Jum’at (09/04) pagi. Launching ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda ,Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siti Masruroh, Ketua FKUB, MUI, Ormas NU, Muhammadiyah, serta jajaran Kemenag kabupaten Pekalongan.
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dalam sambutannya mengatakan , esensi dari pelayanan publik adalah mudah dan terbuka. Tentu banyak instansi pemda melakukan upaya -upaya inovasi untuk menunjang ke arah tersebut disesuaikan dengan kondisi situasi saat ini.Dan Kabupaten Pekalongan salah satu kabupaten yang ikut berperan aktif dalam rangka menciptakan berbagai inovasi pelayanan publik. “Alhamdulilah di Kemenag kabupaten Pekalongan telah mendesain infrastruktur maupun suprastruktur pelayanan publik secara lebih baik, hingga muncul aplikasi atau tagline baru. Ini menunjukkan responbilitas dari jajaran Kemenag kabupaten Pekalongan ini baik. Saya, seluruh masyarakat juga mengucapkan terimakasih,” tutur Bupati Asip mengawali sambutannya.
Menurutnya, ketika jenis-jenis public servis seperti itu disediakan namun tidak diimbangi dengan kemampuan sumber daya manusia, maka hanya akan sekedar tagline. “ Yang paling penting adalah bagaimana kita mengisi. Sumber daya manusia menjadi ruh dari apa yang kita ciptakan,” jelasnya.
Selanjutnya bupati menekankan bahwa kantor Kemenag kabupaten Pekalongan adalah kantor kementrian milik semua agama yang secara konstitusional disahkan oleh negara ,juga bagian dari ruh moderasi beragama sehingga jangan sampai ada tironi minoritas/mayoritas. Seluruh tagline,aplikasi yang dirancang saat ini, lanjut bupati, adalah dalam rangka menguatkan pola kita bagaimana agama dipeluk umatnya secara baik, kemudian agama sesuai pesan awalnya adalah menebar kebaikan dan kemaslahatan.
“Semua ihtiar yang dilakukan Kemenag Pekalongan, menciptakan hal -hal/inovasi baru , pelayanan publik baru, dalam rangka mewujudkan harmonisasi antar seluruh manusia yang ada di kabupaten Pekalongan sehingga tujuan besarnya, agar semua hidup sejahtera lahir batin terbuka aspek socialnya, ini akan dapat kita wujudkan,”pungkasnya
Sementara itu kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan H Kasiman Mahmud Desky mengungkapkan acara launching tersebut merupakan roadmap dari pelaksanaan pembangunan zona integritas pada kantor Kemenag kabupaten Pekalongan. Pembangunan zona integritas itu sendiri adalah bagian dari 11 kantor Kemenag se-Jateng dan 1 kantor wilayah Kemenag Jateng ditambah 3 Madrasah Aliyah, kemudian diajukan melalui proses penilaian kanwil, kemudian penilaian litbang Kemenag dan sekarang prosesnya TPI (Tim Penilai Internal) pada Kemenag RI dan selanjutkan akan dinilai oleh Menpan RB RI.
“Pada acara launching ini perlu kami sampaikan bahwa tujuan pembangunan zona integritas ini tentu berpatokan pada dua hal. Yang pertama, bagaimana kantor dan seluruh ASN bebas dari KKN, bagaimana selanjutnya upaya kita memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kabupaten Pekalongan secara keseluruhan. Maka kami punya tagline/slogan , yaitu SIMPATIK (Simpel, Moderat, Pasti, Menarik),” ungkap Kasiman.
Untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat, Kasiman menjelaskan pihaknya memiliki aplikasi yang bisa dilihat oleh masyarakat dan memudahkan bagi internal ASN Kemenag. “Yang internal Kemenag, ada aplikasi Kapten . kapten ini semua aplikasi yang dibutuhkan ASN kita, bisa dilihat di aplikasi kapten. Sedangkan untuk aplikasi yang diberikan kepada masyarakat adalah KPSS( Kemenag Pekalongan Smart Spesific). Pelayanannya bisa dilakukan online maka masyarakat tidak perlu datang ke kantor Kemenag ,”terangnya.(Ar-Kominfo)
Jumat, 9 April 2021
KAJEN - Tabungan BIMA periode II tahun 2020 Bank Jateng Cabang Kajen dengan hadiah utama berupa Mitsubishi Xpander telah diundi. Salah satu warga Kabupaten Pekalongan, Santosa yang menabung di cabang bpd jateng kedungwuni, berhasil mendapatkan hadiah utama Xpander tersebut. Penjabat (Pj) Sekda Kabupaten Pekalongan Ir Bambang Irianto M.Si atas nama pemerintah daerah merasa senang sekali karena pemenangnya merupakan warga masyarakat kabupaten Pekalongan . Hal itu disampaikannya pada acara penyerahan hadian undian tabungan Bima Bank Jateng, Selasa (06/04) di Bank BPD Jateng Cabang Kajen.
Dengan adanya undian yang diserahkan secara langsung tersebut, Pj Sekda Bambang Irianto berharap akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menyimpan uangnya di Bank. Bahkan selain menabung, masyarakat juga bisa memanfaatkan fasilitas lainnya seperti kredit dan sebagainya. “Dengan demikian harapannya BPD Jateng cabang Kajen bisa semakin berkembang, semakin maju dan dapat melayani masyarakat lebih luas,” ucap Bambang.
Dikatakan pula dirinya menyampaikan langsung kepada sang pemenang, Santoso, agar meningkatkan tabungan dan mengajak yang lain untuk menabung di Bank Jateng. “ Karena ini rangsangan, bukti nyata dapat hadiah dan pajak undiannyapun ditanggung oleh Bank Jateng,” tambahnya.
Terkait situasi pandemic yang mengakibatkan anjloknya pertumbuhan ekonomi di semua bidang usaha, Bambang optimis Bank Jateng tetap berperan terus dalam rangka menyiapkan sumber dana perbankan untuk pelayanan masyarakat. “ Harapannya mudah-mudahan setelah vaksin ini nanti dilaksanakan, pandemic terkendali dan geliat ekonomi meningkat lagi dan ini peluang untuk Bank Jateng dalam rangka penyediaan fasilitas-fasilitas publik,”pungkasnya. (Ar-Kominfo)
Kamis, 8 April 2021
KAJEN - Wakil Bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti melakukan monitoring pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka di SMP Negeri 1 Wonopringgo dan SMA N 1 Kedungwuni, Selasa (06/04) pagi. Didampingi jajaran dinas terkait, Arini melihat secara langsung bagaimana para siswa dan guru menerapkan protocol kesehatan agar tidak ada penularan covid 19 di sekolah sehingga nantinya tatap muka bisa dilanjutkan.
“Kita melihat apakah nanti dengan uji coba ini bisa melanjutkan tatap muka untuk semua siswa,” terang Arini di sela-sela tinjauannya.
Dijelaskan Arini, di Kabupaten Pekalongan ada 5 sekolah yang melaksanakan ujicoba pembelajaran tatap muka, yaitu SMP N 1 Wonopringgo, MTS N Kedungwuni, SMAN 1 Kedungwuni , SMK Sragi, dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kedungwuni.
Dari tinjauannya, Arini mengatakan hasilnya bagus. Protokol kesehatan sudah diterapkan dengan baik dari mulai memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, juga sebelum masuk para siswa sudah diukur suhu badannya. “Tadi kami melihat jaga jaraknya, kemudian jumlah siswa per kelas, termasuk gurunya dalam menerapkan protocol kesehatan juga sudah cukup bagus walaupun ada sedikit yang perlu penyempurnaan,” ungkap Arini.
Ditambahkan pula rata-rata orang tua murid setuju diadakan uji coba tatap muka tersebut dan semua siswa sudah dibekali surat persetujuan dari orang tuanya. Arini berharap nantinya dari hasil evaluasi dapat diambil kesimpulan apakah bisa melanjutkan tatap muka tersebut tidak hanya di kelas uji coba saja tapi di semua murid dan semua sekolah.(Ar-Kominfo)
Selasa, 6 April 2021