KAJEN - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke 402, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menggelar Kirab Mobil Hias, Sabtu 24 Agustus 2024.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq berkesempatan melepas peserta kirab didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu, Ketua Sementara DPRD H. Abdul Munir, Forkompimda, para peserta kirab dan disaksikan ribuan masyarakat.
Kirab dimulai dengan mobil hias rombongan Bupati disusul Forkompimda dan mobil hias OPD serta peserta lainnya.
Adapun rute kirab mobil hias dimulai dari Boulevard depan Alun-alun Kajen – Rowolaku – Bojong –Surobayan -Podo (Kedungwuni) – Kranji – Langkap - Larikan Doro - Karanganyar dan Finis di Kajen.
Bupati saat ditemui usai melepas peserta kirab berharap semoga kirab diberikan kelancaran dan keselamatan. Dan di Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke 402 Bupati harap agar masyarakat Kota Santri semakin sejahtera.
"Selain itu harapannya kita juga bisa melakukan kepemimpinan yang berkelanjutan dan Allah selalu melindungi kita semua," harapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kirab Mobil Hias, Wahyu Kuncoro menuturkan jumlah peserta kirab ada 68 mobil hias ditambah dengan mobil pendukung total keseluruhan sekitar 98 mobil yang terdiri dari OPD, unsur instansi vertikal, perusahaan daerah, kecamatan, perguruan tinggi dan lainnya.
“pawai mobil hias ini sebagai bentuk rasa syukur atas Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke 402, dan masyarakat agar bisa ikut mengikuti dan menikmati acara pada hari ini,” ujarnya.
Sabtu, 24 Agustus 2024
KAJEN - Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 79 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke 402, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menggelar lomba Sepak Bola Mini antar instansi yang diselenggarakan di Lapangan Belakang Kantor Setda Kabupaten Pekalongan. Selain melaksanakan lomba sepakbola mini, juga digelar lomba bakiak dan lomba tarik tambang yang dilaksanakan mulai tanggal 20-22 Agustus 2024.
Hal itu dikatakan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq dalam sambutanya pada acara peluncuran Gerakan Aksi Bergizi Serentak (GABS) di Halaman SMA N 1 Kedungwuni pada Jumat, 23 Agustus 2024 pagi.
Acara peluncuran ini turut dihadiri oleh Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, para Direktur Rumah Sakit di Wilayah Kabupaten Pekalongan, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Pekalongan, serta para Kepala Sekolah se-Kabupaten Pekalongan.
Gerakan Aksi Bergizi Serentak ini berfokus pada peningkatan kesehatan gizi dengan melibatkan serangkaian kegiatan seperti senam, sarapan sehat, minum Tablet Tambah Darah, serta edukasi kesehatan. Program ini menyasar para siswa di jenjang SMP, SMA/sederajat, dan pondok pesantren di Kabupaten Pekalongan. Aksi ini berlangsung dari tanggal 12 Agustus hingga 12 September 2024.
Dikatakan Fadia, minum tablet penambah darah terlihat sepele, tapi jika dilakukan dengan benar, kesehatan akan terjaga. Tablet ini bisa menambah darah dan meningkatkan kecerdasan, sehingga anak-anak tidak mudah sakit, memiliki daya tahan tubuh yang bagus, dan gizinya bertambah.
"Dengan rutinitas ini, kita berharap anak-anak di Kabupaten Pekalongan menjadi lebih sehat, lebih cerdas, dan mampu berprestasi," tambahnya.
Selain itu, Bupati juga memberikan pesan khusus kepada para siswa untuk menjaga nama baik diri sendiri dan Kabupaten Pekalongan. "Jaga harga diri kalian dan hindari pergaulan yang tidak terpantau oleh orang tua. Pergaulan yang salah bisa membawa dampak buruk, jadi hati-hati dan selalu jaga nama baik kalian dan Kabupaten Pekalongan tercinta," pesan Bupati Fadia.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro menyampaikkan bahwa kegiatan ini dibuat sebagai upaya peningkatan gizi dan upaya menurunkan angka penyakit pada remaja yang ada di Kabupaten Pekalongan, “Ada sekitar 2.358 remaja putri di Kabupaten Pekalongan yang mengalami anemia, ini sangat mengkhawatirkan sehingga kami melaksanakan Gerakan Aksi Bergizi ini, “ ungkapnya.
Jumat, 23 Agustus 2024
Penutupan program ini ditandai dengan upacara resmi yang dipimpin oleh Pabung Kodim 0710/Pekalongan, Mayor Kav Moch. Purbo Suseno yang dihadiri Sekda Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar bersama dengan tamu undangan lainnya serta diikuti peserta upacara dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, ASN, ormas, tokoh masyarakat setempat, serta pelajar, Kamis (22/8/2024).
Acara penutupan diisi dengan seremonial penyerahan hasil proyek dari Pabung Kodim 0710/Pekalongan kepada Sekda Kabupaten Pekalongan, dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai simbol peresmian jalan yang telah selesai dikerjakan.
Adapun untuk sasaran fisik TMMD Sengkuyung III Tahun 2024 yang dikerjakan berupa pengaspalan jalan desa yang menghubungkan Desa Gebangkerep ke Desa Purworejo dan Desa Kalijambe Kecamatan Sragi dengan volume panjang 500 meter dan lebar 3 meter untuk sasaran pertama.
Sedangkan sasaran kedua dengan volume panjang 200 meter dan lebar 4 meter serta pembuatan talud volume panjang 50 meter dan tinggi 1 meter dengan anggaran biaya untuk fisik total Rp 316.415.000,00 serta sasaran non fisik berupa sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat.
Sekda Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD di Desa Gebangkerep. Menurutnya, program ini telah sesuai dengan laporan dan anggaran yang direncanakan serta selesai tepat waktu.
"TMMD sangat berperan penting dalam pembangunan infrastruktur di daerah pelosok seperti Desa Gebangkerep. Meskipun wilayah ini masih memiliki banyak pekerjaan rumah, keberadaan TMMD memberikan dorongan signifikan untuk percepatan pembangunan," ujarnya.
Sekda Akbar juga mengingatkan pemerintah Desa Gebangkerep untuk merawat hasil pembangunan yang telah dicapai dan melanjutkan upaya pembangunan infrastruktur. "Dengan menjaga dan melanjutkan pembangunan, kita dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan memastikan manfaat yang maksimal dari program ini," tambahnya.
Sementara itu, Mayor Purbo Suseno menjelaskan bahwa TMMD merupakan program TNI-AD yang bertujuan mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok desa. Program ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, namun juga bertujuan memperkuat sinergi antara TNI-AD dan masyarakat untuk menciptakan kemanunggalan serta keharmonisan sosial.
" Tidak hanya sasaran sasaran fisik saja akan tetapi sasaran fisik juga dioptimalkan. Tujuan TMMD juga untuk membangun sinergi antara TNI-AD dan masyarakat agar saling guyup rukun sehingga tercipta kemanunggalan rakyat.," ujar Mayor Purbo Suseno.
Kamis, 22 Agustus 2024
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro mengatakan, dalam rangka memperingati HUT RI ke 79 dan Hari Jadi ke 402 Pemkab mengadakan dua jenis lomba yakni lomba untuk masyarakat yang sudah dilaksanakan yakni Tarkam, dan juga lomba antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “lomba ini untuk meramaikan dan memeriahkan HUT RI ke 79 dan Hari Jadi ke 402 Kabupaten Pekalongan dan juga menjaga silaturahim antar OPD,” katanya, Kamis 22 Agustus 2024.
Selain diikuti OPD, lanjut Wahyu, juga diikuti intansi vertikal yang ada dilingkungan Pemkab Pekalongan seperti Polres, Kodim, RSUD dan juga BUMD. “lomba berjalan dengan cair dan semoga dengan lomba-lomba ini silaturahmi dapat berjalan dengan lebih baik,” harapnya.
Adapun untuk hasil lomba sepakbola mini, juara pertama berhasil diraih tim dari RSUD Kajen, juara kedua tim Polres Pekalongan dan juara tiga bersama diraih tim Dinporapar dan Inpektorat. Untuk lomba Bakiak Putri, juara pertama dari Kemenag, juara kedua, BKPSDM dan juara ketiga Disperindag. Sementara untuk lomba Tarik Tambang, Polres Pekalongan berhasil menduduki peringkat pertama, disusul dari Kodim Pekalongan dan juara ketiga dari DPU.
Selasa, 20 Agustus 2024
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang diwakili Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, Asisten Administrasi Umum, Anis Rosidi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Agus Dwi Nugroho, Forkompimcam Buaran, Tokoh Masyarakat serta tamu undangan lain dan menghadirkan dalang Ki Haryo Enthus Susmono.
Dalam sambutannya, Sekda M. Yulian Akbar mewakili Bupati mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Kecamatan Buaran untuk bersama-sama membangun daerahnya. “ini jarang-jarang Kecamatan Buaran mengadakan acara wayang apalagi wayang santri, semoga acara malam ini memberikan keberkahan kepada kita semua,” ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan, lanjutnya, selalu berikhtiyar untuk menyengangkan masyarakat dan membangun sesuai tupoksi. Adapun prioritas pembangunan dari Bupati Pekalongan diantaranya yakni kesehatan, pendidikan dan infrastruktur. “kami berusaha agar warga yang sakit di Kabupaten Pekalongan dapat terlayani baik yang punya BPJS maupun yang tidak, dan juga untuk infrastruktur terutama jalan insyaAllah akan kita perbaiki secepatnya,” terangnya.
Sementara itu, Camat Buaran Ali Akbar menuturkan bahwa pagelaran wayang golek ini merupakan puncak acara peringatan HUT RI Ke 79 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke 402 tingkat Kecamatan Buaran. dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Paskibra dan pelatih yang telah melaksanakan tugas dengan baik serta seluruh masyarakat yang telah mendukung kesuksesan rangkaian acara. “baru kali ini kecamatan buaran ada wayang golek atau wayang Santri semoga kegiatan berjalan dengan lancar dan semoga kedepan kita bisa membuat acara yang lebih meriah lagi,” harapnya.
Senin, 19 Agustus 2024
Hal itu dikatakan Bupati Fadia saat melepas peserta jalan sehat bersama warga Desa Legokgunung, Kecamatan Wonopringgo pada Minggu (18/08/2024) pagi. Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke-79 yang diinisiasi oleh Pemuda Sewawar Legokgunung.
Acara turut dihadiri oleh Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir, sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Unsur Forkopimcam Wonopringgo, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat setempat.
Dijelaskan Bupati bahwa kegiatan jalan sehat merupakan salah satu partisipasi aktif masyarakat Desa Legokgunung dalam memperingati HUT RI Ke 79. “Kegiatan jalan sehat ini adalah salah satu bentuk partisipasi aktif masyarakat Desa Legokgunung dalam rangka memeriahkan HUT RI. Selain mempererat tali silaturahmi, acara ini juga berfungsi sebagai sarana untuk menjaga kebugaran tubuh,” ujarnya.
Bupati berharap agar masyarakat berhati-hati saat pelaksanaan jalan sehat, dan pastikan semua berjalan dengan aman dan lancar. “Saya berpesan agar berhati-hati selama mengikuti jalan sehat dan memastikan anak-anak tetap diperhatikan agar tidak ada yang ketinggalan, Dan mudah-mudahan di acara jalan sehat ini kita semua selalu diberikan kesehatan, panjang umur, dan Desa Legokgunung diberikan rezeki yang melimpah,” lanjutnya.
Minggu, 18 Agustus 2024
Acara ini dihadiri Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq serta Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu, Unsur Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir, Sekda serta jajaran pejabat dari Pemerintah kabupaten Pekalongan. Selain itu acara juga dihadiri oleh keluarga besar pahlawan Kabupaten Pekalongan, para veteran, para paskibraka, dan tamu undangan lainnya.
Dalam acara malam resepsi juga diserahkan penghargaan dari Bupati Pekalongan kepada para Paskibraka Kabupaten Pekalongan Tahun 2024.
Bupati Fadia dalam sambutannya mengatakan, bahwa peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-79 merupakan hal yang membanggakan. Selain itu momentum 17 Agustus adalah hari yang sangat penting bagi seluruh rakyat Indonesia, terutama sebagai waktu untuk menghargai perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan bangsa. “Saya juga mengapresiasi pelaksanaan upacara bendera yang telah berlangsung pada pagi dan sore hari di Kabupaten Pekalongan. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan tanpa kesalahan sedikit pun, termasuk upacara penaikan dan penurunan bendera,"paparnya
Bupati juga sangat mengapresiasi panitia 17 Agustus Kabupaten Pekalongan, khususnya anak-anak Paskibraka yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Serta kepada para pembimbing Paskibraka, baik dari TNI, Polri, maupun purna Paskibraka yang telah mendidik dan melatih para peserta hingga tampil maksimal. “Saya ucapkan terima kasih juga kepada pembimbing anak-anak paskibraka karena tidak mungkin mereka belajar sendiri tanpa guru-guru yang hebat dan bagus.” ucapnya.
Hal senada dikatakan Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya nilai-nilai perjuangan dan semangat untuk membangun negeri sebagai warisan dari para pendahulu. "Nilai-nilai berharga yang kita peringati hari ini harus menjadi dasar untuk kita terus semangat dalam membangun bangsa ini," tegasnya.
Sabtu, 17 Agustus 2024
Sebelum acara dimulai, ada penampilan dari siswa-siswi SMA Negeri 1 Kajen yang membawakan lagu-lagu kebangsaan seperti Hari Merdeka, Maju Tak Gentar, Berkibarlah Benderaku dan Satu Nusa Satu Bangsa dan pembacaan Ikrar Pelajar.
Selesai upacara tim paskibraka membawa kembali bendera pusaka dari lapangan Alun-alun Kajen menuju ke Pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Pekalongan.
Sabtu, 17 Agustus 2024
Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Pengibaran Bendera Merah Putih tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah termasuk Wakil Bupati Riswadi, Ketua Sementara DPRD H. Abdul Munir, unsur Forkompimda, Sekda, serta kepala OPD di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Upacara diikuti berbagai unsur antara lain ASN, TNI, Polri, , pelajar, mahasiswa, ormas, organisasi kepemudaan dan elemen masyarakat lainnya.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam amanatnya, membacakan sambutan dari Plt. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana antara lain mengingatkan, bahwa tanggal 27 November 2024 mendatang akan dilaksanakan Pilkada Serentak untuk memilih gubernur dan bupati/ walikota.
Pada Pemilu Februari 2024 yang lalu, tingkat partisipasi pemilih di Jawa Tengah cukup tinggi, mencapai 82,5% melebihi target nasional 79.5%. Ini merupakan kesuksesan kita bersama, di mana salah satu indikator sukses Pemilu adalah tingginya partisipasi masyarakat. Kesuksesan tersebut kiranya dapat terus dilanjutkan bahkan ditingkatkan pada Pilkada Serentak Bulan November mendatang.
“Memasuki momentum Pilkada, ada tiga point yang perlu saya sampaikan. Pertama, seluruh masyarakat Jawa Tengah adalah “satu bangsa yang bersaudara”. Ke-dua, walaupun berbeda pilihan politik, semangat sila ke-tiga Pancasila “Persatuan Indonesia” harus terus kita gelorakan. Ke-tiga, beda pilihan politik, adalah bagian dari “Bhineka Tunggal Ika”,” pintanya.
Upacara diakhiri dengan penyerahan tali asih kepada para veteran sebagai penghargaan atas jasa-jasa mereka yang berjuang dalam meraih kemerdekaan.
Sabtu, 17 Agustus 2024