PETUNGKRIYONO – Warga Petungkriyono bahagia sambut kabar Pembangunan jembatan Bailey (darurat) Tembelan Kecamatan Petungkriyono yang hampir selesai. Dari pantauan tim Dinkominfo Kabupaten pada Senin, 10 Maret 2025 pukul 14.40 WIB progres pembangunan sudah memasuki tahapan pemasangan Dek yang nantinya akan dilalui pengguna jalan.
Berdasarkan penuturan Bhabinkamtibmas Polsek Petungkriyono Aipda Tarmanto menyampaikan harapannya agar proses pembangunan jembatan ini dapat segera selesai demi kelancaran aktivitas masyarakat.
"Saya, selaku aparat kepolisian dan juga warga, mewakili masyarakat merasa sangat senang dengan pembangunan ini. Kami berharap pengerjaannya bisa cepat selesai karena sangat berpengaruh terhadap pekerjaan dan perekonomian warga," ujarnya.
Jembatan Tembelan sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat banjir bandang yang terjadi pada 20 Januari 2025 silam, mengakibatkan warga harus memutar menempuh jalur alternatif melalui Wanayasa, Kalibening, dan Paninggaran jika ingin menuju Pasar Doro. Rute ini memakan waktu lebih dari tiga jam dan menambah beban biaya perjalanan.
Disampaikan oleh Mustofa, staf teknis BP2 DPU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah, yang turut memantau perkembangan proyek tersebut.
Pembangunan Jembatan Bailey di Petungkriyono telah mencapai 90 persen dan diperkirakan akan selesai dalam dua hingga tiga hari ke depan, tergantung kondisi cuaca.
"Dari sisi teknis, jembatan ini akan selesai dalam dua hari lagi, atau tiga hari jika hujan turun," ujarnya.
Meski progresnya hampir rampung, Mustofa mengakui bahwa ada beberapa tantangan dalam proses pembangunan. Salah satunya adalah spesifikasi jembatan yang seharusnya diperuntukkan bagi jembatan nasional, namun diterapkan di lokasi ini. Selain itu, kondisi tanah yang basah juga menjadi kendala utama.
"Harapan saya, jembatan ini bisa digunakan oleh warga, tentu saya sangat bersyukur. Namun, karena kondisi tanah di desa ini cukup basah dan ada kandungan minyak, maka perlu perhatian khusus dari masyarakat," tambahnya.
Secara dimensi, jembatan ini memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan standar untuk jalan masyarakat, sesuai dengan spesifikasi nasional dan provinsi. Mustofa juga menyebutkan bahwa secara teknis, jembatan akan selesai dalam dua hari.
Senin, 10 Maret 2025
Dengan rampungnya jembatan ini, diharapkan mobilitas warga kembali normal, memudahkan akses ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Petungkriyono.
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengambil langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025. Wakil Bupati Pekalongan, H. Sukirman, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pemantauan harga secara nasional dan regional. "Kita akan memantau harga dari situasi nasional dan regional, lalu pasti kita akan lakukan operasi pasar," ujarnya pada 7 Maret 2025.
Operasi pasar ini bertujuan untuk mencegah penimbunan barang yang berlebihan dan menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan pasokan di masyarakat. Selain itu, pemerintah juga merencanakan gerakan pasar murah yang akan melibatkan Bupati untuk turun langsung ke pasar tradisional.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, menambahkan bahwa ketersediaan bahan pokok saat ini masih aman dan harganya wajar. "Seperti tadi yang dikatakan oleh pak wakil melaksanakan gerakan pangan murah, tapi yang paling penting adalah ketersediaan bahan pokok, itu masih tetap tersedia dan untuk harganya saat ini masih wajar," ungkapnya.
Pihaknya juga telah mengajukan penambahan pasokan gas 3 kg kepada Pertamina untuk memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan hingga Lebaran.
Winarti, pedagang di Pasar Kajen, membenarkan bahwa ketersediaan bahan pokok cukup memadai. "Ketersediaan bahan-bahan tetap ada cuman karena untuk sekarang mungkin karena bulan puasa konsumennya menurun, jadi sepi," ujarnya.
Ia juga melaporkan bahwa harga beberapa komoditas, seperti cabai rawit, mengalami penurunan, sementara harga tomat stabil.
Mak Nuryah, pedagang beras, menyatakan bahwa harga beras masih stabil. "Harga beras masih masih utuh dari awal 13.000 sekarang jadi 13.500, masih utuh lah aman," katanya.
Dengan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah dan kondisi pasar yang relatif stabil, diharapkan masyarakat Kabupaten Pekalongan dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa khawatir akan lonjakan harga dan kelangkaan bahan pokok.
Jumat, 7 Maret 2025
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, menyampaikan pidato perdananya di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan dalam Rapat Paripurna yang digelar pada Selasa, 4 Maret 2025. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadia memaparkan visi, misi, dan prioritas pembangunan Kabupaten Pekalongan untuk periode 2025-2030.
Mengusung visi "Kabupaten Pekalongan Maju, Adil, dan Sejahtera," Bupati Fadia dan Wakil Bupati Sukirman telah merumuskan lima misi utama yang akan menjadi landasan pembangunan daerah selama lima tahun ke depan, yaitui 1. Memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) warga Kabupaten Pekalongan, 2. Menuntaskan pembangunan dan penyediaan infrastruktur yang merata dan berkualitas, 3. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan UMKM yang berdaya saing, 4. Memperkuat ketahanan bencana dan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. 5. Menguatkan implementasi tata kelola pemerintahan yang melayani.
Selain memaparkan visi dan misi, Bupati Fadia juga menekankan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan anggaran daerah. Hal ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja APBN dan APBD, serta Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900/833/SJ terkait penyesuaian pendapatan dan efisiensi belanja daerah.
Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, Bupati Fadia dan Wakil Bupati Sukirman telah menetapkan sejumlah prioritas pembangunan, antara lain antara lain: 1. Ruas tuntas jalan Kabupaten Pekalongan, 2. Kesehatan gratis bagi semua warga Kabupaten Pekalongan, 3. Pendidikan untuk semua, 4. Penanganan rob di wilayah pesisir, yang harus dibantu, 5. Pemberdayaan UMKM, petani, buruh dan nelayan yang maju dan mandiri, 6. Renovasi TPA Sampah yang saat ini juga harus menjadi perhatian, serta 7. Pengembangan wilayah industri untuk peningkatan investasi dan memudahkan perijinan.
"Kami berkomitmen untuk mensukseskan berbagai prioritas pembangunan tersebut dengan memaksimalkan sumber daya yang ada, berkolaborasi dengan berbagai pihak dengan menerapkan prinsip efisiensi yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan Inpres Presiden," ujar Bupati Fadia.
Di akhir pidatonya, Bupati Fadia mengajak seluruh elemen masyarakat dan DPRD Kabupaten Pekalongan untuk bersinergi dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik. Ia mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama, termasuk perbaikan infrastruktur jalan, penanggulangan banjir rob, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan.
"Kami yakin dengan dukungan dan kerja sama semua pihak, cita-cita kita untuk mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang maju, adil, dan sejahtera dapat segera terwujud," pungkasnya.
Selasa, 4 Maret 2025
JAKARTA - Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M beserta Sukirman, S.S, M.S hari ini (20/02) telah resmi menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan Periode 2025-2030. Prosesi pelantikan berlangsung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat pada jam 10.00 WIB.
Bagi Bupati Fadia pelantikan pada hari ini adalah kali kedua dirinya menjadi Bupati Pekalongan setelah terpilih kembali pada Pilkada Serentak 27 November 2024 kemarin. Sekaligus berhasil mematahkan mitos "tidak adanya Bupati Pekalongan terpilih dua periode secara berurutan".
Disampaikan Bupati Fadia bahwa Pelantikan kali ini menjadi lebih spesial karena dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto sekaligus menjadi momen bersejarah yang penuh makna. Suasana kebersamaan terasa kuat, dengan peserta yang mengikuti prosesi sesuai aturan dan menjalani latihan baris-berbaris dengan disiplin. "Ini adalah pelantikan kedua, apalagi kali ini dilaksanakan oleh Pak Presiden. Kesannya sangat mendalam, karena kebersamaannya tinggi, dan kita mengikuti aturan dengan lebih baik," ujar salah satu peserta.
Setelah kegiatan pelantikan kepala daerah tidak dengan wakilnya langsung bertolak menuju Magelang untuk mengikuti kegiatan pembekalan atau retreat di Akademi Militer, Magelang, 21-28 Februari 2025. "Setelah ini, saya langsung ke Magelang untuk mengikuti agenda retreat bersama para kepala daerah lain," tambahnya.
Ketika ditanya perihal efisiensi anggaran Bupati menambahkan nantinya Pemerintah Kabupaten Pekalongan tidak akan menghilangkan program namun memilih program yang menjadi prioritas utama. Kemudian pemerintah berupaya untuk mencarikan pembiayaan baik ditingkat provinsi maupun pusat untuk membangun Kabupaten Pekalongan lebih cepat. "Efisiensi bukan berarti menghilangkan hal yang tidak penting, tapi kita harus menentukan prioritas agar bisa menjalankan program dengan optimal," ujar Bupati Fadia kepada Tim media.
Sejalan dengan yang disampaikan Bupati Fadia, Wakil Bupati Sukirman menjelaskan sebagai bagian dari pemerintah pihaknya akan mendukung Presiden dalam merealisasikan program-program kerja yang telah ditetapkan. Pemerintah Kabupaten Pekalongan berkomitmen mendorong keberhasilan berbagai bidang guna memastikan pelayanan terbaik bagi rakyat. "Pesan yang disampaikan sangat jelas, kita harus melayani rakyat dengan baik dan bekerja dengan penuh dedikasi," tutupnya.
Kamis, 20 Februari 2025
JAKARTA – Menjelang pelantikan kepala daerah serentak di Istana Kepresidenan RI di Jakarta pada Kamis (20/2/2025) mendatang, Bupati Pekalongan terpilih Dr.Hj Fadia Arafiq, S.E.,M.M bersama wakilnya H.Sukirman, S.S melakukan pemeriksaan kesehatan di Kantor Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), pada Minggu (16/2/2025) siang.
Pemeriksaan kesehatan yang meliputi tes gula darah, kadar kolesterol, asam urat dan tekanan darah tersebut merupakan rangkaian awal sebelum pelaksanaan pelantikan, di mana kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih juga akan mengikuti geladi kotor dan geladi bersih pelantikan.
Hal tersebut senada dengan apa yang dikatakan oleh Bupati Pekalongan Dr.Hj Fadia Arafiq, S.E.,M.M saat melakukan wawancara bersama Kompas Tv di Desa Lolong, Kecamatan Karanganyar, pada Jumat (14/2/2025) lalu, ‘’Saya untuk pelantikan yang kedua ini, akan melakukan tes kesehatan di Kemendagri Jakarta bersama Pak Sukirman yang akan dijadwalkan pada hari Minggu tanggal 16 Februari 2025 mendatang. Dan akan disusul dengan serangkaian agenda lain menjelang pelantikan serentak, seperti gladi bersih dan gladi kotor,’’ ungkap Bupati Fadia.
Selain itu, Bupati Fadia juga mengatakan bahwa setelah menjalani pelantikan serentak kepala daerah di Istana Kepresidenan RI pada hari Kamis, 20 Februari mendatang, keesokan harinya pada Jumat, 21 Februari 2025 Ia akan segera bertolak ke Magelang untuk menghadiri acara Retret kepala dan wakil kepala daerah selama tujuh hari di Borobudur International Golf and Country Club kawasan akademi militer, Lembah Tidar, Magelang. ‘’Jadi setelah pelantikan, besoknya saya akan langsung berangkat ke Magelang untuk menjalani agenda selama tujuh hari kedepan,’’ ujarnya.
Adapun untuk persiapan untuk acara tersebut, Bupati Fadia menjelaskan bahwa dirinya tidak melakukan persiapan fisik khusus, melainkan membiarkannya mengalir secara alami. ‘’Sebelum pelantikan, saya pasti akan melakukan ziarah ke makan orang tua saya di Jakarta. Kalau ke Jakarta, saya pasti ziarah. Selain itu, saya juga akan mengunjungi ibu saya yang sedang sakit,’’ jelasnya.
Minggu, 16 Februari 2025
WIRADESA - Bupati Fadia Arafiq ditemani Sekda Yulian Akbar pada Rabu (12/02) siang meninjau ruas jalan Bojong-Wiradesa yang rusak akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan beberapa waktu yang lalu.
Beberapa wilayah yang menjadi titik lokasi peninjauan adalah jalan raya wangandowo (dekat kantor kepala Desa Wangandowo), Kecamatan Bojong dan jalan raya Wiradesa (dekat kantor PLN Wiradesa). Dari banyaknya kerusakan yang terjadi di ruas jalan Wiradesa-Kajen, sudah banyak yang diperbaiki dengan cara tambal sulam oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah.
Bupati Fadia menyampaikan bahwa pihak Pemerintah Kabupaten Pekalongan tidak mempunyai wewenang untuk memperbaiki jalan provinsi. Akan tetapi masyarakat bisa menyampaikan laporan terkait kerusakan jalan melalui aplikasi Jalan Cantik milik DPU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah.
Jalan cantik adalah aplikasi yang berfungsi untuk melaporkan kerusakan jalan dan jembatan yang berada di wilayah provinsi Jawa Tengah. Aplikasi Jalan Cantik di bangun oleh DPU Bina Marga Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah ( DPU BINMARCIPKA JATENG ) sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat jawa tengah melalui aplikasi tersebut.
Masyarakat bisa melaporkan situasi kerusakan jalan atau jembatan yang anda lihat melalui aplikasi yang tersedia di play store. Laporan yang telah masuk bisa di pantau melalui aplikasi dari proses pengerjaan jalan hingga selesai akan kami laporkan kepada anda melalui aplikasi Jalan Cantik
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Murdiarso, Kepala BAPPERIDA Trisno Suharsanto, dan Kepala Dinas Perhubungan Agus Purwanto.
Rabu, 12 Februari 2025
KAJEN - Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf serahkan bantuan alat berat ekskavator, untuk Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Rabu (12/2/2025). Bantuan satu unit alat berat ini diterima langsung Bupati Pekalongan, Hj Fadia Arafiq di Depan Halaman Stundent Centre, UIN Gus Dur Pekalongan.
Disampaikan Gus Mensos Saifullah, Alat berat ini sebelumnya berada di Sentra Kemensos yang berada di Sukabumi. Karena, melihat Kabupaten Pekalongan sangat membutuhkan untuk penanganan danpa Bencana Longsor Petungkriyono kemudian alat ini diserahkan ke Pemkab Pekalongan. "Kami serahkan alat berat ini kepada ibu Bupati Pekalongan, tujuannya untuk membantu evakuasi longsor yang saat in terjadi di Petungkriyono. Selain itu, semoga alat berat bisa digunakan untuk kegiatan masyarakat yang lainnya," terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pekalongan Hj Fadia Arafiq menyampaikan terimakasihnya kepada Kementrian Sosial, Mensos Gus Ipul yang sudah memberikan bantuan alat berat ini. Menurutnya baru kali ini ada menteri yang cepat sekali memberikan bantuan ke daerah, pihaknya berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial karena pada saat kami sangat membutuhkan, bantuan langsung diberikan. Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Pekalongan," ujarnya.
Ditambahkan Bupati Fadia, Kondisi geografis Kabupaten Pekalongan yang memiliki banyak daerah dataran tinggi membuat ketersediaan alat berat menjadi sangat penting, terutama dalam penanganan bencana. Rencananya, ekskavator yang diterima dari Kemensos RI akan langsung dibawa ke Petungkriyono untuk mendukung pembukaan dan penyambungan jalan di daerah-daerah yang terisolasi akibat bencana.
“Di wilayah kami terdapat banyak daerah tinggi. Alat yang kami miliki terkadang tidak mencukupi, dana dari kami juga tidak mencukupi. Sehingga, memang bantuan ini sangat diperlukan masyarakat,” jelasnya,”pungkasnya.
Rabu, 12 Februari 2025
BOJONG - Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Kesehatan mulai melakukan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), sejak Senin 10 Februari 2025. Sesuai arahan Kementerian Kesehatan RI, Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Kesehatan telah membuka pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Pekalongan sebagai hadiah ulang tahun.
"Tanggal 10 Februari 2025 kemarin bertepatan dengan arahan pemerintah dalam melaksanakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis secara serentak. Bagi yang ulang tahun, silakan cek gratis kesehatannya," ungkap Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Pekalongan Setiawan Dwi Antoro saat meninjau langsung di Puskesmas Bojong 1. Rabu (12/2/2025). Beliau memastikan kegiatan berjalan lancar.
"Pemeriksaan dalam PKG ini berdasarkan usianya masing-masing dan menyeluruh. Mulai dari bayi hingga usia umur 2 hari, remaja, anak sekolah, orang dewasa dan lansia," katanya. Masyarakat bisa mendapatkan PKG di bulan ulang tahun. Khusus yang ulang tahun pada Januari- Februari, bisa dilayani hingga bulan Maret.
Harapannya kepada masyarakat agar memanfaatkan progam ini, " Harapan kami dalam pemeriksaan perhari ada 30 orang yang periksa di puskesmas yang ada di kabupaten Pekalongan, namun walaupun sekarang tadi kita lihat baru 3 orang yang memanfaatkan progam ini. Monggo silahkan warga bisa cek setahun sekali dengan memanfaatkan progam cek kesehatan gratis ini." Pungkasnya.
Rabu, 12 Februari 2025
KAJEN - Pemerintah Kabupaten Pekalongan pastikan semua warga korban bencana tanah longsor dan Banjir akan mendapatkan bantuan dari Pemerintah. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah M Yulian Akbar pada Acara Podcast Terobosan OPD Pekalongan (TOP) LPPL Radio Kota Santri Pekalongan, Kamis (6/2/2025).
Sekda Kabupaten Pekalongan, M Yulian memaparkan, Progres Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam penanganan bencana saat ini adalah fokus pada pembukaan jalur dan pembersihan wilayah terdampak. Selain itu juga penanganan arus listrik di wilayah Kecamatan Petungkriyono yang sudah tertangani 100%.
"Semua korban dipastikan mendapat bantuan melalui APBD, pasca masa tanggap darurat selama 14 hari ini diupayakan akses jembatan yang putus segera rampung,” terangnya.
Ditambahkan Sekda Yulian, Selain sembako, kebutuhan air bersih dan perbaikan fasilitas umum seperti sekolah juga menjadi prioritas. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada DPRD atas kehadiran dan kontribusinya di selama bencana.
Terpisah, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir menekankan pentingnya percepatan penanganan agar masyarakat terdampak dapat segera menerima bantuan dan kembali menjalankan aktivitas dengan normal. Pihaknya juga berharap sekolah-sekolah yang terdampak bencana sudah dapat digunakan Kembali.
"Kami mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam penanganan awal, namun percepatan harus terus dilakukan, termasuk pengerahan alat berat ke wilayah yang masih terhambat pembersihan lumpur," terangnya.
Ditambahkan Munir, Jika memungkinkan pihaknya menekankan pentingnya percepatan penggunaan Dana Tak Terduga (DTT) untuk penanganan bencana.
Kamis, 6 Februari 2025