Senin, 29 Juli 2024
KAJEN - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung III Tahun Anggaran 2024 Kodim 0710/Pekalongan Korem 071/Wijayakusuma di wilayah Kabupaten Pekalongan resmi dimulai.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten 1 Pemerintah Sekda Kabupaten Pekalongan Wiryo Santoso pada Upacara Pembukaan TMMD bertempat di Lapangan Desa Gebangkerep Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan, Rabu (24/7/2024).
TUGAS
WEWENANG
KAJEN - Haul adalah salah satu bentuk penghargaan kepada para pendahulu yang telah meletakkan dasar-dasar kehidupan bermasyarakat untuk kemudian diteladani dan dicontoh.
Demikian disampaikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam sambutanya yang dibacakan Asisten 1 Setda Kabupaten Pekalongan Wiryo Santoso pada acara Bungkus Bersholawat, Pengajian Umum Khaul Waliyullah Dukuh Bungkus dan Santunan Anak Yatim, Desa Kalimojosari Kecamatan Doro, Minggu 21 Juli 2024 malam.
|
|
|
|
| 1 | Th 2020 | |
| 2 | Th 2021 | |
| 3 | Th 2022 | |
| 4 | Th 2023 | |
| 5 | Th 2024 |
Senin, 29 Juli 2024
|
|
|
Senin, 29 Juli 2024
|
|
|
|
|
[Gambar]
|
|
[Gambar]
|
[Gambar]
|
|
[Gambar]
|
[Gambar]
|
| [Gambar] |
Senin, 29 Juli 2024
Pembukaan TMMD ditandai dengan serah terima proyek dari Asisten 1 Pemerintah Sekda Kabupaten Pekalongan Wiryo Santoso kepada Dandim 0710/Pekalongan yang di wakili oleh Perwira Penghubung Kodim 0710 Pekalongan Mayor Kav Moch Purbo Suseno serta pemukulan gong yang disaksikan oleh jajaran Forkompinda dan tamu undangan yang hadir.
Adapun untuk sasaran fisik TMMD Sengkuyung III Tahun 2024 yang dikerjakan berupa pengaspalan jalan desa yang menghubungkan Desa Gebangkerep ke Desa Purworejo dan Desa Kalijambe Kecamatan Sragi dengan volume panjang 500 meter dan lebar 3 meter untuk sasaran pertama.
Sedangkan sasaran kedua dengan volume panjang 200 meter dan lebar 4 meter serta pembuatan talud volume panjang 50 meter dan tinggi 1 meter dengan anggaran biaya untuk fisik total Rp 316.415.000,00 serta sasaran non fisik berupa sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat.
Mayor Kav Purbo Suseno mewakili Dandim 0710/Pekalongan selesai peninjauan lokasi TMMD menyampaikan terimakasih kepada Pemda yang sudah memberi mandat kepada TNI khususnya Kodim 0710/Pekalongan untuk bersama-sama semua komponen dalam ikut membangun kabupaten Pekalongan melalui program TMMD.
" Saya mewakili Komandan Kodim 0710/Pekalongan mengucapkan terimakasih kepada Pemda yang sudah memberikan mandat untuk membangun desa melalui program TMMD sengkuyung III ini",terang Mayor Kav Purbo Suseno.
Ia juga menjelaskan bahwa TNI bersama-sama semua komponen masyarakat siap melaksanakan tugas selama 30 hari kedepan untuk melaksanakan pembangunan jalan poros di Desa Gebangkerep Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan.
Sementara itu Asisten 1 Pemerintah Sekda Kabupaten Pekalongan Wiryo Santoso menyampaikan bahwa kegiatan TMMD merupakan sinergitas antara Pemerintah Daerah dengan TNI dan instansi terkait serta komponen masyarakat yang meliputi kegiatan fisik dan non fisik dengan harapan akses perekonomian semakin mudah dan edukasi masyarakat semakin meningkat. Kita berharap dengan kerjasama TNI melalui program TMMD ini maka percepatan pembangunan di Kabupaten Pekalongan akan tercapai ", ungkapnya.
Rabu, 24 Juli 2024
Pasalnya, dalam even yang diikuti 51 tim dengan total peserta sebanyak 1.154 orang itu, perwakilan Kota Santri berhasil meraih juara 2. Demikian disampaikan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, saat membuka secara resmi Lomba Dayung Dragon Boat Bemtos Open CUP 2024 dalam rangka Sedekah Laut TPI Jambean Desa Pecakaran, Kecamatan Wonokerto, Rabu (24/07/2024) siang.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati hadir bersama suaminya, yakni Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Ashraff Abu, serta sejumlah kepala OPD dan pejabat terkait. Sebagai bentuk dukungan, Bupati berjanji bahwa Pemkab Pekalongan akan memberikan bantuan berupa perahu sebagai penyemangat, “Kita tidak punya dayung karbon. Tapi bisa juara 2. Itu luar biasa. Insya Allah, nanti kita akan berikan 4 perahu karbon untuk acara lomba dan kegiatan lainnya, agar semangat anak-anak Kabupaten Pekalongan untuk meraih kemenangan semakin meningkat,” tambahnya.
Bupati Fadia juga menyampaikan bahwa Lomba Dayung TPI Jambean merupakan acara sederhana namun membanggakan yang rutin diselenggarakan setiap tahun dan menjadi ciri khas Desa Pecakaran, Wonokerto. "Ini menjadi ciri khas dari desa yang kita cintai ini, Desa Pecakaran, yang mana setiap tahunnya selalu mengadakan lomba dayung. Ini adalah hal yang luar biasa yang setiap tahun yang tidak pernah tidak diadakan," ujarnya.
Bupati berharap sedekah laut yang digelar akan membawa manfaat yang luar biasa dan meningkatkan rezeki para nelayan. "Karena kalau kita bersyukur, Allah pasti akan memberi berlipat-lipat ganda," tutupnya.
Selain membuka, Bupati juga sekaligus menyalurkan hibah kepada Perkumpulan Nelayan Bersatu TPI Jambean sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sedekah laut. Acara tidak hanya lomba dayung, tetapi serangkaian kegiatan lainnya juga digelar dalam rangka sedekah laut seperti Larung Sesaji, Wayang, Pertunjukan Musik, dan Pengajian Umum.
Sementara itu Kepala Desa Pecakaran Tarjuki mengucapkan terimakasih kepada Bupati Pekalongan beserta tamu undangan lain yang telah menghadiri Lomba Dayung Dragon Boat Bemtos Open CUP 2024 dalam rangka Sedekah Laut TPI Jambean. "Semoga kedatangan Bupati dan rombongan membawa keberkahan bagi masyarakat desa Pecakaran dan sekitarnya," harapnya.
Rabu, 24 Juli 2024
Acara yang dilangsungkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan pada Selasa malam (23/7/2024) tersebut dihadiri pula oleh Forkopimda Kabupaten Pekalongan, serta perwakilan berbagai elemen masyarakat Kabupaten Pekalongan.
AKBP Wahyu Rohadi kini menjabat sebagai Kasubagtihorkam Bag Yanhak Rowatpers SSDM Polri. Sedangkan AKBP Doni Prakoso Widamanto, S.I.K sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Pekalongan Kota.
Dalam sambutanya Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq mengatakan bahwa suka atau tidak suka akan dialami yakni datang dan pergi pejabat di Kabupaten Pekalongan merupakan kodrat sebagai pemimpin.
“saya selaku bupati mengucapkan selamat bertugas ditempat yang baru kepada AKBP Wahyu Rohadi yang akan bertugas di ibukota ditempat yang secara penduduk lebih ramaia dari Kabupaten Pekalongan,” katanya.
AKBP Wahyu Rohadi menurut Bupati adalah orang yang baik dan tidak pernah meminta apapun kepada Bupati. Kapolres menurut Fadia dapat berkomunikasi dengan baik baik dengan bupati maupun forkompimda dan mengayomi masyarakat di wilayah hukumnya. Sehingga pada saat Pemilu Serentak kemarin dapat berjalan dengan aman dan tenang.
“saya doakan beliau bisa kembali ke Jawa Tengah dengan pangkat dan jabatan yang lebih tinggi dan tidak melupakan Kabupaten Pekalongan,” harapnya.
Kepada Kapolres yang baru, bupati mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung bersama Forkompimda Kabupaten Pekalongan. Dikatakan Fadia, meski baru akan tetapi Kapolres lama sedikit banyak sudah mengenal Kabupaten Pekalongan karena dua kecamatan yakni Buaran dan Tirto masuk wilayah hukum Polres Pekalongan Kota.
“Selamat datang di Kabupaten Pekalongan dimana ada 19 kecamatan dan penduduknya 1 juta lebih. Kami sampaikan kepada bapak Kapolres bahwa warga Kabupaten Pekalongan orangnya baik-baik semua,” terangnya.
Dirinya berharap, Kapolres yang baru dapat berkomunikasi yang baik dan bisa membentuk persaudaraan yang baik sehingga nanti pelaksanaan Pilkada dapat berjalan dengan kondusif, masyarakatnya adem ayem.
Selasa, 23 Juli 2024
Selasa, 23 Juli 2024
Ditambahkan bupati bahwa Haul juga menjadi cara kita untuk berintrospeksi atas apa yang telah kita kerjakan selama ini agar kedepan menjadi lebih baik. “saya berharap acara ini dapat menjadi momen bagi kita untuk memperingati dan mengenang serta menghidupkan semangat dan ajaran-ajaran para sesepuh kita dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Dalam acara haul ini, lanjut Fadia, kita tidak hanya mengingat dan mengenang sosok yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan agama dan kemajuan masyarakat di Dukuh Bungkus dan sekitarnya serta Kabupaten Pekalongan. “saya berharap kita dapat dari kehidupan beliau, serta mengambil hikmah dan insprirasi untuk menjalani kehidupan kita dengan lebih baik,” terangnya.
Melalui kegiatan haul, bupati mengajak masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan yang telah ditanamkan oleh waliyullah Dukuh Bungkus. Menjadikan haul ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan menjaga keharmonisan dan kerukunan antar umat beragama.
“Peringatan haul ini menjadi lebih bermakna karena bertepatan dengan Bulan Muharam yang merupakan salah satu bulan spesial yang dianjurkan untuk berbuat baik, berbagi dengan sesama terutama dengan anak yatim. Dan saya berharap seluruh elemen masyarakat senantiasa dapat bersinergi dalam upaya memajukan daerah dan bersama-sama mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang sejahtera, adil dan merata (Setara),” pungkasnya.
Minggu, 21 Juli 2024