KAJEN – Pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2021 di desa Kebon Rowopucang Kecamatan Karangdadap hari ini Selasa (02/03) pagi dibuka secara resmi oleh wakil bupati Pekalongan Ir. Arini Harimurti, ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Wabup diberikan kepada Kasdim 0710/Pekalongan Mayor Inf. Raji.
Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I TA 2021 yang mengambil tema “TMMD WUJUD SINERGI MEMBANGUN NEGERI” ini ditandai pula dengan Penandatanganan dan Penyerahan Berita Acara Serah Terima program TMMD dari Bupati Pekalongan kepada Dansatgas TMMD I TA 2021.
Dalam sambutannya, wakil bupati Ir Arini Harimurti menjelaskan kegiatan TMMD ini merupakan wujud nyata Bhakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral antar Kementerian, Pemerintah Daerah serta Komponen Masyarakat sebagai upaya mendukung pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah tertinggal, terpencil/ terisolir serta diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“TMMD merupakan bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan untuk mengatasi persoalan-persoalan bangsa. Seperti dimasa pandemi ini perlu peningkatan kesadaran, ketanggapan, kepedulian kita bersama khususnya untuk membantu pemerintah dalam mengedukasi tentang pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan sekitar karena hal ini tidak mungkin hanya mengandalkan peran pemerintah pusat saja, TNI/Polri saja, atau Pemerintah Daerah saja. Semua harus bersama sama, bersinergi serta bekerjasama,” papar Arini
Selanjutnya Arini mengajak seluruh elemen masyarakat Desa Kebon Rowopucang untuk bersama-sama sengkuyung mensukseskan kegiatan TMMD yang dilaksanakan selama 30 hari kedepan, karena pembangunan jalan yang sudah dinanti-nantikan oleh masyarakat bukan hanya dapat membantu aksesibilitas masyarakat untuk mereka yang akan bekerja, bersekolah, beribadah, berkegiatan sosial, dan aktivitas lainnya namun kehadiran TNI akan memberikan momentum semangat baru masyarakat untuk membangun Desa secara keseluruhan.
Dengan momentum TMMD ini pula Arini mengajak semua elemen pemerintah dan masyarakat untuk berkolaborasi dan bersinergi untuk berkontribusi dalam membangun Desa. “ Mari membangun desa dengan tanpa pernah meninggalkan kearifan lokal yang dimilikinya. Mencukupi kebutuhan fasilitas pelayanan dasar, meningkatkan kualitas SDM, meningkatkan kemandirian, spiritualitas, kreatifitas dan inovasi serta membangun karakter kebangsaan dan kabudayan yang baik,”ajaknya.
Sementara itu Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Czi Hamonangan Lumban Toruan,S.I.P dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kasdim 0710/Pekalongan Mayor Inf. Raji memaparkan sasaran dalam kegiatan TMMD saat ini meliputi pekerjaan pengaspalan jalan Vol panjang 790 meter lebar 3 meter serta membuat jembatan Vol Panjang 6 meter Lebar 4 meter, pemasangan Bronjong volume Panjang 24 meter tinggi 2.5 meter seta pembuatan Plat Dekker panjang 4 meter.
Pelaksanaan TMMD ini tidak hanya sasaran fisik saja tapi juga diimbangi dengan pencapaian sasaran non fisik berupa penyuluhan tentang Wasbang oleh kodim, penyuluhan Kawasan rumah pangan lesteri dari Dinperpa, penyuluhan kamtibmas dari Polres, pelatihan ketrampilan Keluarga, penyuluhan Kesehatan tentang bahaya Covid-19 dan penyuluhan lainnya.
Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung I TA 2021 di Desa Kebon Rowopucang dihadiri oleh perwakilan dari unsur forkopimda serta para kepala OPD terkait. (Ar-Kominfo)
Selasa, 2 Maret 2021
KAJEN – Sekjen Palang Merah Indonesia Pusat Sudirman Said kunjungi lokasi pengungsian korban banjir di Gedung Pertemuan Kopindo, Wiradesa, pada sore ini, Minggu (28/2/2021). Kunjungan Sekjen PMI Pusat tersebut diterima langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Pekalongan Ir.Hj Arini Harimurti yang sekaligus merupakan Wakil Bupati Pekalongan.
Dalam kunjungannya kali ini, Sekjen PMI Pusat Sudirman Said mengatakan bahwa dirinya hadir ke Kabupaten Pekalongan dalam rangka menyalurkan bantuan dari PMI Pusat sekaligus ingin melihat langsung kondisi para pengungsi korban banjir. ‘’ Tentu dari PMI Pusat ingin terus memberikan dukungan semaksimal mungkin baik dalam intervensi maupun bantuan-bantuan yang bersifat tekhnis juga kebijakan,’’ kata Sekjen PMI Pusat Sudirman Said.
Sudirman mengatakan bahwa bantuan dari PMI Pusat bentuknya bermacam-macam yang tentunya dibutuhkan oleh para pengunsi banjir. Namun yang lebih penting lagi, lanjut Sudirman, bahwa pihaknya akan mengupayakan adanya pompa air tambahan yang rencananya akan disiapkan baik dari gudang PMI Semarang maupun gudang PMI Nasional di Jatinangor, Bandung.
KAJEN - Musibah angin puting beliung yang melanda desa Kalijambe Kecamatan Sragi pada Rabu, 24 Februari 2021 lalu membawa dampak kerusakan yang cukup serius. Dilaporkan oleh Kades setempat, ada total 102 rumah warga di 4 dukuh yang menjadi korban angin puting beliung.
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si beserta jajarannya meninjau langsung ke daerah terdampak angin puting beliung desa Kalijambe kecamatan Sragi guna cek lapangan sekaligus mencarikan solusi di tengah-tengah kesibukannya menangani banjir yang ada di wilayah utara Kabupaten Pekalongan. "Ada Bencana angin puting beliung di desa Kalijambe kecamatan Sragi , korbannya memang cukup banyak. Terutama kerusakan fisik rumah ada 102. Tapi setelah diidentifikasi tinggal kira-kira 30 rumah yang perlu mendapat atensi khusus dari pemerintah,” ungkap Bupati Asip disela-sela tinjauannya, Sabtu (27/02) sore.
Bupati menjelaskan bahwa wilayah kecamatan Sragi yang posisinya termasuk wilayah tengah , sedang digalakkan siaga angin puting beliung. Pasalnya Di kabupaten Pekalongan ada salah satu Dukuh di desa Kalijambe terkena dampak dari angin puting beliung yang cukup serius karena ada 102 rumah rusak.
KAJEN – Menindaklanjuti temuan kerusakan pompa air pada kunjungan sebelumnya di daerah terdampak banjir di Wonokerto dan Tirto, Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si., hari ini, Kamis (25/2/2021) meninjau langsung pemasangan pompa air baru di tanggul longstorage Kecamatan Wonokerto.
Dalam tinjauannya kali ini, Bupati Asip memastikan 11 pompa air baru yang akan dipasang hari ini dapat menyedot genangan air yang ada di pemukiman warga dengan cepat. Sehingga diharapkan dengan pemasangan 11 pompa baru ini musibah banjir yang melanda daerah pantura Kabupaten Pekalongan ini dapat segera berakhir.
‘’ Tadi kita sudah memasang 11 pompa baru dan kita sudah melakukan semaksimal mungkin untuk mengatasi musibah banjir ini,’’ kata Bupati Asip Kholbihi.
KAJEN - Dalam rangka upaya penguatan efektifitas Dana Desa, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penyaluran Dana Desa Tahun 2021. Kegiatan sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si sekaligus memberi sambutan arahan, pada Kamis(25/02) pagi di aula lantai I Setda Kabupaten Pekalongan.
Dalam sambutan arahannya, Bupati Asip menerangkan bahwa Dana Desa mulai menjadi isu sentral sejak tahun 2014 dan terealisasi pada tahun 2015.
“Saya ingin menekankan bahwa prioritas penggunaan Dana Desa tahun Anggaran 2021 diatur dan diurus oleh desa, berdasarkan kewenangan desa dengan focus untuk program atau kegiatan percepatan pencapaian SDGs melalui beberapa program wajib, seperti pemulihan ekonomi nasional sesuai dengan kewenangan desa, pembentukan pengembangan dan revitalisasi Bumdes, “papar Bupati.
Menurutnya Dana Desa harus dikelola dengan baik dan yang paling penting bahwa penanggulangan covid 19 terutama desa yang ditetapkan menjadi desa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dananya dipotong 8 (delapan) persen untuk penyelenggaraan PPKM di desa tersebut.
“Delapan persen itu komponennya ada untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa, untuk preventif puratif di tingkat desa untuk covid 19. Prinsip, Dana Desa ini harus dikelola dengan baik, transparan,akuntabel dan papan grafis harus terpasang semua,” terangnya
KAJEN – Permasalahan genangan air akibat banjir yang belum tuntas di wlayah kecamatan Wonokerto dan sekitarnya terus menjadi perhatian Pemkab. Bahkan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si telah meninjau langsung menyisir kecamatan Wonokerto mulai dari Api Api kemudian ke Pecakaran dan juga mengecek pompa. Dari 3 unit pompa, ada 1 pompa yang rusak namun Pemkab sudah menghubungi pihak terkait untuk dilakukan perbaikan. Pompa tesebut memompa air dari longstorage menuju ke kali Sengkarang. Longstorage ini diharapkan mampu menampung air hujan yang menggenangi pemukiman. Selain itu hari ini Pemkab juga sudah menyediakan pompa untuk membantu mengurangi genangan air yang ada di pemukiman.
Sementara untuk penataan kawasan rob daerah Wonokerto dan sekitarnya, Bupati Asip menjelaskan penataannya belum selesai. “Jadi kita awalnya konsentrasi mengatasi persoalan rob yang terjadi sejak tahun 2008. Secara teori, terjadi landsubsidence yang bisa sampai 15-20 cm per tahun. Ini harus diwaspadai, dan pemkab sudah menganjurkan agar moratorium kaitan dengan air tanah segera dilakukan. Karena ijinnya ada di Provinsi, “ujar Bupati Asip Kholbihi SH.,M.Si saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/02) pagi.
KAJEN – Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si., kembali melakukan pengecekan kondisi banjir yang ada di wilayah Wonokerto dan sekitarnya. Hal itu dilakukan oleh Bupati Asip karena menurutnya, banjir belum juga surut. Ditambah lagi, lanjut bupati Asip, ada 2 pompa air di Pencakaran yang rusak, sehingga yang berfungsi hanya satu.
Dan untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikatakan Bupati Asip, bahwa pihaknya telah menghubungi BBWS untuk segera melakukan perbaikan pompa air yang ada di Pencakaran tersebut untuk segera diperbaiki supaya penyedotan genangan air di pemukiman warga dapat dilakukan dengan cepat dan banjir bisa segera surut.
‘’Kita sudah menghubungi BBWS untuk segera melakukan perbaikan karena kalau air yang ada di long storage di Sungai Sengkarang kemudian ketinggiannya di bawah permukaan air yang ada di Selatan tanggul yaitu di pemukiman juga akan berpengaruh pada situasi genangan,’’ kata Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si., saat melakukan pengecekan banjir di Wonokerto, Selasa (23/2/2021).
KAJEN – Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan acara Lepas Sambut Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan yang lama dan yang baru pada pagi ini, Selasa (23/2/2021) yang bertempat di Rumah Dinas Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan.
Acara lepas sambut tersebut dihadiri oleh Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi,SH.M.Si, Wakil Bupati Pekalongan Ir.Arini Harimurti, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra.Hj Hindun, MH., Dandim 0710 Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan dan pimpinan unsur Forkopimda lainnya.
Jabatan Ketua Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan resmi dijabat oleh Abun Hasbullah Syambas, S.H., M.Si yang menggantikan Ketua Kajari sebelumnya yaitu Mardani, S.H.
KAJEN - Pelaksanaan vaksinasi Covid 19 Tahap 2 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan hari ini, Selasa (23/02) dimulai. Vaksinasi yang disediakan sebanyak 500 dosis dan dilangsungkan di aula lantai I gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan.
Untuk Sekretariat Daerah, vaksinasi diberikan kepada 350 orang terdiri Pj Sekda beserta jajarannya. para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para Camat. Selain itu wartawan dan anggota DPRD juga mendapat jadwal vaksinasi hari ini.
“ Jumlahnya sekitar 350 orang ditambah 700 orang yang hari ini dilakukan vaksinasi di Polri. Tapi di Polri nanti bertahap, hari ni mungkin 120 dulu,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro SKM di aula lantai I setda.
Adapun saat disinggung mengenai berapa jumlah total pompa air yang akan didatangkan oleh PMI Pusat, dirinya menjelaskan bahwa untuk jumlah pompa sendiri belum bisa dipastikan berapa jumlahnya, karena menurutnya, hal tersebut bersifat berkembang, tergantung kebutuhan untuk kedepannya. ‘’ Belum tahu sedang kita lakukan assesmen, karena ini kan bentuknya terus berkembang ya, jadi masih kami ushakan jadi nanti kita lihat, kalau memang perlu tambahan kita akan tambahi lagi. Intinya kami bersiap semaksimal mungkin untuk membantu mengatasi banjir di Kabupaten Pekalongan ini,’’ jelasnya.
Selain itu, dalam kesempatan ini Sudirman juga mengapresiasi kinerja PMI Kabupaten Pekalongan dan BPBD Kabupaten Pekalongan yang telah bekerja semaksimal mungkin dalam rangka penanggulangan banjir yang masih terjadi sampai saat ini. Dan Ia berharap musibah banjir ini bisa cepat berlalu dan masyarakat bisa kembali menjalankan aktivitas seperti sedia kala. ‘’Saya berharap banjir ini bisa segera berlalu dan kita bisa kembali menjalankan aktivitas seperrti biasa,’’ ujarnya. (Lus-Kominfo)
Minggu, 28 Februari 2021
Secara prinsip, Bupati menegaskan bahwa pemkab secara teknis sudah mengetahui dan menentukan roadmap penanganan banjir yang secepatnya dalam jangka pendek , menengah maupun jangka panjang.
Bupati juga meminta Camat dan Kades setempat untuk lebih waspada lagi karena daerah yang awalnya diprediksi aman dari banjir, ternyata kena musibah angin puting beliung. Namun ia menyadari kejadian tersebut merupakan bagian dari siklus alam, dan ia berpesan agar diterima dengan sabar serta menyiapkan manajemen kebencanaan.
“ Alhamdulilah Pak Kades nya sigap, dibantu seluruh warga desa secara mandiri, rumah-rumah korban angin puting beliung sudah banyak yang diperbaiki. Nanti pemerintah tinggal menutup kekurangan-kekurangannya saja,”pungkasnya.
Sementara itu Muhammad Ihwan selaku Kades Kalijambe Sragi mengungkapkan musibah angin puting beliung yang terjadi pada Rabu subuh(24/02) lalu, berlangsung sekitar 1-2 menit, pas waktu subuh, menimpa di 4 dukuh di desanya. Total ada 102 rumah yang mengalami kerusakan. Namun setelah dilakukan pendataan oleh BPBD, ada sekitar 30 rumah yang sangat perlu dibantu.
Ihwan juga mengatakan pihaknya telah menerima bantuan dari berbagai pihak. “Alhamdulilah kami sudah terima bantuan dari TNI Polri, BPBD, dan sebagian sudah kami salurkan kepada warga yang terdampak,” ucap Ihwan. (Ar-Kominfo)
Sabtu, 27 Februari 2021
‘’Kita sudah siapkan 3 pompa di Tratebang dengan pekerja standby selama 22 jam. Mudah-mudahan dua sampai tiga hari kedepan wilayah Tratebang bisa surut,’’ jelasnya.
Menurut Bupati Asip, secara teknis pemerintah sudah melakukan langkah-langkah yang cukup cepat dan tepat untuk menanggulangi banjir saat ini. Sehingga Ia berharap masyarakat untuk bersabar dan jangan khawatir dengan kondisi saat ini, serta tetap berdoa semoga musibah banjir ini segera berlalu.
‘’Untuk masyarakat saya berpesan untuk tetap bersabar dan berdoa supaya musibah ini segera berlalu,’’ ucapnya.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Kepala DPU Taru Kabupaten Pekalongan Bambang Irianto mengatakan bahwa pemasangan 11 pompa air baru nanti akan ditempatkan di wilayah Tirto yaitu di daerah Pacar, Tegaldowo, Karangjompo, sampai ke Mulyorejo dan beberapa wilayah Wonokerto.
‘’Saya harap dengan langkah ini banjir akan segera surut, dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala,’’ kata Kepala DPU Taru Kabupaten Pekalongan Bambang Irianto. (Lus-Kominfo)
Kamis, 25 Februari 2021
Dijelaskan pula pelaksanan PPKM Mikro tahap pertama di tiga desa (Tanjungsari, watugajah dan Yosorejo) berjalan dengan baik dan hasilnya cukup lumayan bahkan tren penambahan pasien covid 19 cenderung melandai.
“ Secara komulatif Jateng menurut Pak Gubernur sudah tidak ada daerah yang zona merah, di kabupaten Pekalongan saja sekarang sudah banyak yang hijau. Tentu saja ini mengorbankan kepentingan besar dari Dana Desa,” imbuhnya.
Kemudian yang paling penting, lanjut Bupati, dalam rangka penanganan pandemic covid19 termasuk PPKM Mikro di desa, Pagu Dana Desa minimal adalah 8(delapan) persen.Dalam kesempatan itu Bupati juga mengingatkan kepada para kepala desa bahwa transparansi harus dijunjung tinggi dan para Kades harus membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan Dana D esa supaya mudah diakses oleh public.
Kegiatan Sosialisasi Penyaluran Dana Desa Tahun 2021 Kabupaten Pekalongan dihadiri oleh Ketua DPRD, wakil kapolres, wakil kapolresta, wakil kejari, Pj Sekda, Asisten pemerintahan dan kesra, kepala KPPN, para kepala OPD terkait, serta Camat se-kabupaten Pekalongan.
Sosilisasi diikuti 40 Peserta terdiri dari OPD terkait, camat se-kabupaten Pekalongan, perwakilan Bahurekso dan PPDI Kabupaten Pekalongan serta tenaga ahli pemberdayaan masyarakat tingkat kabupaten Pekalongan. Narasumber antara lain ketua DPRD, dari Kejari, Polres, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), Inspektur kabupaten Pekalongan, serta dari bagian pengadaan barang jasa Setda. (Ar-Kominfo)
Kamis, 25 Februari 2021
“Setelah kita bobol Alhamdulilah debit air dua hari ini bisa turun sampai hampir 25 cm. Tapi kita juga harus waspada karena pintu ini nanti akan berfungsi untuk menahan ketika nanti air rob sudah mulai tinggi tentu kita harus tutup,” kata Bupati.
Selanjutnya menanggapi prediksi bahwa di wilayah kabupaten Pekalongan penurunan permukaan air tanah lebih cepat, Bupati mengatakan hal tersebut kemungkinan salah satunya karena eksploitasi sumber air tanah. Namun Ia memastikan upaya-upaya untuk merevitalisasi tetap berjalan terus.
“Pemkab kerjasama dengan Pemprov, Pemerintah pusat, bahkan dengan lembaga dewan air Belanda, kemudian Rotterdam University juga melakukan kajian sekaligus upaya-upaya untuk mengatasi landsubsidence, rob, dan yang baru adalah banjir. Banjir ini tidak seperti rob yang tahunan, banjir terjadi berkala ketika curah hujan ekstrim seperti sekarang ini. Insyaalloh nanti kalau infrastruktur penanggulangan rob yang terintegrasikan dengan penanggulangan banjir ini sudah paripurna, banjir yang seperti sekarang tidak akan terjadi lagi,” pungkasnya. (Ar-Kominfo)
Rabu, 24 Februari 2021
Selain itu, lanjut Bupati Asip, bahwa pihaknya akan segera melakukan pemasangan pompa baru
yang ada di long storage, baik yang mengarah ke Silempeng maupun yang dialirkan ke Sungai Sengkarang dan Ia berharap pompa yang ada di Pencakaran bisa segera diperbaiki sehingga semua pompa air bisa berguna dengan baik.
Dan dalam kesempatan ini Bupati Asip juga mengatakan bahwa jumlah pengungsi yang ada di wilayah Wonokerto ternyata masih cukup banyak dengan jumlah ada sekitar 3.700 lebih, yang menurutnya kondisinya baik dan dengan persediaan logistic yang masih terpenuhi.
‘’Logistik juga alhamdulilah terpenuhi dan pemerintah sudah menyiapkan periode kedua untuk tanggap darurat karena melihat situasinya masih seperti ini,’’ jelasnya.
Kemudian, atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan Bupati Asip mengucapkan banyak terimakasih atas donasi-donasi baik dari per orangan, kelompok komunitas yang banyak sekali, kemudian BUMN, BUMD, ormas-ormas yang sudah membantu baik tenaga, kemudian logistiknya,bagi para korban banjir. Dan Ia berharap dengan musibah banjir ini, bisa ada hikmahnya bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan utamanya dalam aspek sikap saling perduli antar masyarakat.
‘’Saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu korban banjir, karena dengan bantuan tersebut saudara-saudara kita ini bisa terbantu saat mengalami musibah saat ini,’’ tuturnya.
Dan untuk kedepanya, kata Bupati Asip, untuk mencegah banjir terjadi kembali, pihaknya sudah melakukan kajian yang matang untuk menentukan langkah-langkah yang akan diambil untuk mencegah hal serupa terjadi di tahun-tahun berikutnya.
‘’Jadi dengan seperti itu kalau volume hujan yang sebesar ini dan curah hujan ekstream, maka langkah-langkah yang harus dilakukan apa, itu kita sudah tahu,’’ pungkasnya. (Lus-Kominfo)
Selasa, 23 Februari 2021
‘’ Tentu tidak ada kata lain, kecuali ucapan terimakasih. Kemudian jadikan kenangan yang baik Kabupaten Pekalongan di Kajen ini,’’ ucapnya.
Kemudian yang lebih penting lagi, lanjut Bupati Asip, Ia berharap pelajaran yang selama ini dialami bersama dan berinteraksi dalam konteks menjalankan tugas pokok dan fungsi sebagai penyelenggara pemerintahan, dapat dijadikan sebagai bekal Kejari yang lama dalam menjalankan tugas lebih baik lagi di tempat yang baru.
‘’ Kepada Pak Mardani, sekali lagi saya juga mendoakan semoga di tempat yang baru beliau juga bisa membangun kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah apalagi di tanah kelahirannya di Aceh,’’ ungkapnya.
Dan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan yang baru, yaitu saudara Abun Hasbullah Syambas, SH.M.Si., Bupati Asip menyampaikan ucapan selamat datang dan harapanya kepada beliau supaya bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan unsur Forkopimda lainnya, untuk mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang lebih baik lagi.
‘’Saya kira apabila kita melakukan kerjasama dengan baik dan didasari dengan saling menghargai tugas pokok dan fungsi masing-masing maka hasilnya pun akan baik pula,’’ jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan yang baru Abun Hasbullah Syambas, SH.M.Si., mengatakan dalam sambutannya bahwa Ia siap bersinergi Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan unsur forkopimda lain mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang lebih baik.
Abun Hasbullah Syambas juga meminta rekan-rekannya yang ada di Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, untuk bersama-sama membangun Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan dengan penuh kekompakan dan kekeluargaan.
‘’ Tidak ada yang bisa kita selesaikan tanpa kita bersama-sama. Jadi saya mohon bantuan dan kerjasamanya,’’ ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan yang lama Mardani,SH., mengatakan bahwa selama kurang lebih satu tahun dirinya menjabat, telah banyak mengenal dan bekerjasama dengan para unsur Forkopimda lain. Dan Ia berharap hubungan baik dan silaturahmi yang selama ini terjalin tidak putus.
Selain itu, Ia juga berharap hubungan koordinasi antar lembaga saat ini yang sudah berjalan dengan sangat baik dapat berlanjut. Dan tidak lupa, Ia juga mengucapkan permohonan maaf kepada para pimpinan forkopimda dan staf di Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan apabila selama menjabat di Kabupaten Pekalongan ada kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja.
‘’ Saya pada kesempatan ini tentunya sebagai manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan, saya mohon maaf yang sedalam-dalamnya apabila ada hal-hal yang kurang berkenan utamanya pada staf saya,’’ pungkasnya. (Lus-Kominfo)
Selasa, 23 Februari 2021
Selasa, 23 Februari 2021