KAJEN - Menghadapi musim penghujan yang biasanya disertai munculnya bencana alam seperti tanah longsor terutama di 4 wilayah yakni Petungkriyono, Paninggaran, Kandangserang dan Lebakbarang, Pemerintah Kabupaten bersama Polres dan Kodim 0710/Pekalongan mengadakan acara pembinaan kepala desa se-kecamatan Paninggaran pada Senin (04/01/21) pagi. Acara ini digelar di aula kantor kecamatan Paninggaran.
Tampak hadir dalam acara Pembinaan Kepala Desa se-kecamatan Paninggaran ini Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si,Kapolres AKBP Darno SH.,SIK, Dandim 0710/Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan SH.,SIP , Pj Sekda Ir Bambang Irianto M.Si, Ketua BPBD, Camat serta para kepala desa se-kecamatan Paninggaran.
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si mengungkapkan perlu dilakukan upaya-upaya preventif sehubungan dengan kondisi ekstrim alam anomali cuaca yang perubahannya terlihat sangat cepat . “Di 4 kecamatan ( Petungkriyono, Paninggaran, Kandangserang dan Lebakbarang) ini secara geologis lempengannya hampir sama, tanahnya juga hampir sama, kita menghadapi persoalan tanah gerak, longsor, ini yang perlu diantisipasi, “ ungkap bupati
Lebih lanjut Bupati menjelaskan bahwa diperkirakan kita menghadapi cuaca ekstrim pada bulan Maret. “ Karena itu sangat penting bagi para kepala desa se-Paninggaran ini nanti akan kita perbanyak EWS (early warning system) nya daerah-daerah yang kemarin ada longsoran,” lanjutnya
Menurutnya, secara normatif pihaknya sudah punya tahapan, antara lain dari BPBD yang juga sering melakukan pembinaan ke daerah. Untuk itu Bupati menekankan bahwa yang paling penting adalah bagaimana melakukan upaya pencegahan.
Dijelaskan pula Kabupaten Pekalongan dalam peta bencana regional Jateng termasuk daerah yang perlu diperhatikan terutama 4 kecamatan tersebut. Oleh karena itu Bupati meminta para kades harus terus, sekecil apapun perubahan yang terjadi di struktur geografis masyarakatnya agar dilaporkan. Selain itu, ada aspek social yang mana masyarakat harus paham betul tentang bagaimana menghadapi persoalan –persoalan seperti longsor maupun angin.
Sementara itu Kapolres Pekalongan AKBP Darno SH.,SIK kepada para kepala desa se-kecamatan Paninggaran mengingatkan untuk waspada terhadap ancaman bencana alam di wilayahnya “ Maka tanggung jawab bapak/ibu kepala desa ini untuk melihat apa yang menjadi ancaman. Kita harus paham terhadap daerah kita yang menjadi tanggungjawab dari bapak/ibu mengenai desanya masing-masing,” tutur AKBP Darno
Selain itu, menurut Kapolres, dengan dibukanya exit tol Bojong, semua pihak yang terkait harus mulai mempersiapkan diri terhadap kerawanan yang timbul. “ Jadi selain rawan bencana, tanah longsor, juga rawan kriminal sehingga perlu dikelola, “ tandasnya
Dalam kesempatan yang sama, Dandim 0710/Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan SH.,SIP mengatakan mayoritas yang dialami di Paninggaran adalah longsor. Untuk itu Ia meminta kerjasama para lurah dan camat memulai mengantisipasi terjadinya hal tersebut. “ Di kampung kita Paninggaran ini, mulai hari ini saya mengajak khususnya para lurah, kita sampaikan kepada warga yang belakang rumahnya ada tebing yang curam ataupun yang rawan longsor, itu sebelum terjadi longsor ayo kerahkan gotong royong. Saya juga sudah perintahkan Babinsa untuk turun tangan membantu kesulitan masyarakat ,” ajak Dandim Hamonangan.
Dandim juga mengungkapkan pihaknya akan memonitor seluruh situasi yang terjadi di wilayah dan telah menyiapkan personel siaga. (Ar-Kominfo)
Senin, 4 Januari 2021
KAJEN – Kabupaten Pekalongan kini menambah daftar destinasi wisata yang dimilikinya. Kali ini, obyek wisata Curug Bendo Taman Sidoasri siap menjadi destinasi wisata alternatif khususnya di Kecamatan Doro, selain Bengkelung Park yang telah ada sebelumnya. Masyarakat Dukuh Pakuluran desa Sidoharjo terutama Pokdarwis dan LMDH selaku pengelola wisata Curug bendo mengadakan selamatan sebagai tanda pembangunan di wisata Curug bendo yang sudah mulai nampak hasilnya. Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si beserta rombongan dari Dinporapar meresmikan obyek wisata Curug Bendo dukuh Pakuluran desa Sidoharjo Kecamatan Doro, Sabtu(02/01/2021) pagi.
Walaupun secara umum belum dibuka luas, tapi secara terbatas wisata Curug Bendo sudah mulai diuji coba. Hal ini diungkapkan Bupati Asip Kholbihi SH.,M.Si saat berada di lokasi wisata tersebut. “ Pasca pandemi covid, maka akan kita buka secara luas dan masyarakat silahkan menikmati eksotisme keindahan alam Curug bendo ini. Bupati Asip menggambarkan kondisi Curug bendo, yang berupa paduan antara water fall (air terjun) dengan river (sungai). Airnya sangat bersih dan menyehatkan. Selain itu, yang tak kalah menarik adalah sudah bnyak warga masyarakat yang datang kesini karena airnya sangat alami sehingga sangat bagus untuk pengobatan.
KAJEN - Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Kabupaten Pekalongan hari ini, Rabu, (30/12/2020) menggelar acara Musyawarah Daerah Dekopinda Kabupaten Pekalongan dalam rangka laporan pertanggungjawaban kinerja kepengurusan masa bakti 2015/2020 dan juga pemilihan kepemimpinan baru masa bakti 2020/2025. Acara tersebut digelar di Rumah Makan Tirta Alam Kulu, Kajen.
Pada acara tersebut tampak hadir Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si, Ketua Dekopinda Kabupaten Pekalongan H.Basori, Dewan Pimpinan Dekopinwil Jawa Tengah Syamsul.
Dikatakan Ketua Dekopinda Kabupaten Pekalongan H.Basori dalam sambutannya, bahwa Dekopimda merupakan wadah gerakan koperasi yang salah satu fungsinya adalah sebagai wadah gerakan perjuangan, cita-cita dan nilai koperasi. Dimana menurutnya ,koperasi merupakan salah satu wadah lembaga ekonomi kerakyatan yang secara konstitusional itu tertuang dalam pasal 33 ayat (1) yang berbunyi ‘’Perekonomian disusun bersama berdasarkan atas asas-asas kekeluargaan’’ yang implementasinya memang terjadi kompetisi dengan lembaga-lembaga ekonomi yang lain seperti BUMN dan BUMS.
‘’Yang berikutnya memang fungsi sebagai Dekopimda adalah wakil dari gerakan ke dalam maupun keluar, dan yang ketiga fungsi Dekopimda itu sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan di bidang ekonomi,’’ ungkapnya.
Selanjutnya Ia mengatakan, di Kabupaten Pekalongan secara kuantitatif memiliki 671 koperasi, namun yang masih aktif hanya sekitar 261 saja. Untuk itu, menurutnya ini menjadi suatu tantangan tersendiri yang harus diperjuangkan agar ekonomi kerakyatan itu bisa meningkat dan kesejahteraan juga bisa meningkat. ‘’Karena memang salah satu bentuk yang paling ideal dan yang paling cocok adalah koperasi,’’ ujarnya.
KAJEN – Permudah layanan hukum bagi masyarakat di Kabupaten Pekalongan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama Pengadilan Negeri Pekalongan menyelenggarakan acara Sosialisasi Layanan Aplikasi Kembang Desa ( Kemitraan Membangun Desa), pada hari ini, Senin (28/12/2020), yang bertempat di Aula lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan.
Aplikasi Layanan Aplikasi Kemitraan Membagun Desa atau Kembang Desa, merupakan aplikasi layanan hukum yang diprakarsai oleh Pengadilan Tinggi Negeri Provinsi Jawa Tengah, yang bertujuan untuk mempermudah masyarakat mengakses semua informasi serta layanan hukum yang dibutuhkan oleh masyarat, yang secara resmi telah dilaunching oleh Gubernur Jawa Tengah pada tanggal 1 September 2020 lalu.
Mewakili Bupati Pekalongan, Pj Sekda Kabupaten Pekalongan Ir.Bambang Irianto, M.Si., menyampaikan bahwa aplikasi Kembang Desa ini merupakan inovasi layanan Pengadilan Tinggi Jawa Tengah yang terintegrasi dengan seluruh Pengadilan Negeri di bawahnya, dalam berkomitmen untuk meningkatkan layanan terhadap masyarakat. Untuk itu, Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan sangat mengapresiasi dan mendukung penuh inovasi tersebut, sehingga masyarakat Kabupaten Pekalongan bisa terbantu.
KAJEN - Peran serta, andil dan seluruh dedikasi yang diberikan para kader pemuda Ansor Kabupaten Pekalongan dinilai sangat membantu pemerintah. Banyak capaian-capaian baik internal maupun eksternal yang bisa dirasakan bersama. Hal ini diungkapkan bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si saat memberikan sambutan acara Konferensi Cabang XIII Pimpinan Cabang Pemuda Ansor Kabupaten Pekalongan yang dihadiri oleh Wakil Ketua Umum PP GP Ansor Mujiburahman, Minggu (27/12) pagi. Acara ini berlangsung di aula lantai 2 Gedung PCNU Kabupaten Pekalongan jalan Karangdowo No,9 Kedungwuni, dan dilaksanakan secara virtual.
“Agama dan pemerintah adalah bagaikan saudara kembar yang harus saling melengkapi. Oleh karena itu pada kesempatan yang baik ini saya mengucapkan terimakasih atas jasa-jasa, pengabdian para kader. “ ucap Asip
Dalam kesempatan itu Bupati Asip menerangkan bahwa politik adalah kolaborasi, sebagai salah satu bagian dari apa yang harus ditata dan itu sesuai visi misi dari gerakan GP Ansor.
KAJEN – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si menghadiri dan meresmikan gedung Institut Teknologi Sains Nahdlatul Ulama (ITS NU) yang berada di Bebekan Kedungwuni, Rabu(23/12) pagi. Tampak hadir dalam acara ini beberapa pengurus besar Nahdlatul Ulama, diantaranya KH Mujib Qulyubi selaku katib syuriah PBNU,KH Prof Dr M. Nasir, Pengurus Wilayah NU, KH Muzamil, Drs KH Bisri Romly (anggota DPR RI Komisi X), Pimpinan pusat dan wilayah Lembaga pendidikan tinggi NU, Rektor ITSNU dan para rektor serta pimpinan PTNU se-Indonesia. Selain itu juga disaksikan para kepala sekolah MA/SMA/SMK yang mengikuti secara daring.
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si dalam sambutannya mengajak kaum Nahdiyin untuk lebih bekerja keras mengingat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pekalongan masih dibawah rata-rata provinsi Jawa Tengah. Salah satu faktor untuk mendorong tingkat pertumbuhan IPM, menurut Bupati Asip adalah dengan berdirinya Perguruan Tinggi.
“Insyaalloh dengan banyaknya PerguruanTinggi, dengan ikhtiar kita, mendekatkan Perguruan Tinggi di Kabupaten Pekalongan kemudian sinergi dengan program dari pemerintah pusat maka kesempatan masyarakat kabupaten Pekalongan untuk berkuliah sangat terbuka lebar,”ujarnya.
KAJEN- Sebagai bentuk respon cepat terhadap terjadinya bencana alam tanah bergerak yang terjadi di Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang, Pemerintah Kabupaten Pekalongan segera melakukan pemetaan skema untuk merelokasi warganya yang terkena dampak bencana tanah bergerak tersebut.
Seperti yang diketahui baru-baru ini, bahwa bencana alam berupa tanah bergerak telah terjadi di Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang yang menjadi perhatian banyak pihak tak terkecuali Bupati Pekalongan KH.Asip Kholbihi, SH,M.Si yang hari ini melakukan kunjungan ke Desa Bodas (21/12), mengatakan bahwa ada 95 rumah rusak yang terkena dampak tanah bergerak.
Menurutnya, hal tersebut telah menjadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk segera melakukan relokasi tempat tinggal bagi para korban bencana. Bersama Kapolres Pekalongan AKBP Darno, dan Dandim 0710 Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan melakukan kunjungan ke Desa Bodas guna meninjau langsung kondisi warga Bodas yang terdampak bencana.
KAJEN – Dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Kepolisian Negara Republik Indonesia menyelenggarakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2020 yang diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran Polri, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga kesatuan kewilayahan. Di Kabupaten Pekalongan, Apel ini digelar pada senin (21/12) pagi di halaman Polres Kajen.
Kepala Kepolisian Negara RI Drs Idham Azis M.Si dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh wakil bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti menyampaikan bahwa Polri menyelenggarakan Operasi Lilin-2020 yang akan dilaksanakan selama 15 hari, mulai dari tanggal 21 Desember 2020 sampai dengan tanggal 4 Januari 2021, dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif secara humanis, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional.
Dan Ia berharap seluruh Kasatwil mampu menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif serta cara bertindak yang tepat, efektif dan efisien dalam mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan karakteristik kerawanan pada masing-masing daerah
JAKARTA - Komitmen dan upaya Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas penyelenggaraan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang telah dijalankan selama ini, mendapat apresiasi dan pengakuan dari Pemerintah pusat. Penghargaan kali ini berupa Piagam Penghargaan sebagai Kabupaten Sangat Inovatif dari Kementrian Dalam Negeri dan diserahkan langsung oleh Kepala Balitbang Kemendagri, DR.Drs. A. Fathoni MSi yang mewakili Mendagri kepada Bupati Pekalongan yang diwakili Kepala Bappeda, M. Julian Akbar, S.Sos, MSi, pada acara Inovative Goverment Award (IGA) di Hotel Sultan Jakarta, Jumat 18 Desember 2020.
IGA merupakan upaya yang dilakukan Kementrian Dalam Negeri dalam upaya mendorong Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota untuk senantiasa melaksanakan upaya besar dalam reformasi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan lainnya, yang semua bermuara kepada peningkatan Indeks Inovasi Global dan Daya Saing Indonesia.
“ Disamping untuk wisata umum, juga untuk wisata healthy(kesehatan). Udaranya sangat bersih, airnya sangat jernih dan makanannya (lokal foodnya) juga banyak. Ada kopi khas Sidoharjo, ada pula juruh(semacam legen), “terang Asip
Dikatakan pula Pemerintah akan mendorong agar destinasi wista yang berbasis komunitas dan dikelola oleh anak-anak muda semacam itu akan terus didorong supaya lebih bagus dan lebih berdayaguna lagi, sehingga bisa memberikan income tambahan untuk desa. “ Prinsip, penataan-penataan wisata menjadi konsen kami, untuk menambah penghasilan masyarakat sekaligus tujuan besarnya adalah memelihara alam agar tetap lestari dan satu sisi masyarakat kabupaten Pekalongan punya pilihan menentukan destinasi, “ujarnya
Bupati juga menerangkan bahwa masing-masing wisata punya keunggulan kompetitif dan komparatif. Di Curug bendo ini ada air terjunnya yang bening , sungainya juga bening, dan panorama alam yang luar biasa. “ Saya kira ini menjadi alternatif warga masyarakat kabupaten Pekalongan, kota Pekalongan dan sekitarnya bahkan sudah bnyak tamu kita dari Jakarta yang menikmati keindahan alam dan keasrian alam Pakuluran ini,” imbuhnya
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Kades Sidoharjo, Surono menjelaskan wisata Curug bendo ini pertama dirintis pada tahun 2017. Namun karena permasalahan modal dan akses jalan kurang mendukung, obyek wisata ini sempat vakum dan bahkan mangkrak. “Pada tahun 2020 ini pembangunan mulai masuk di Pakuluran akhirnya masyarakat yang tadinya patah semangat , motivasinya menggeliat lagi dan akhirnya masyarakat, pemuda, karang taruna dan LMDH bekerjasama untuk menghidupkan lagi wisata tersebut, “tutur Surono
Surono mengatakan karena masih pandemi dan belum cukup terkenal, rata-rata pengunjung per hari baru sekitar ratusan pengunjung.
Namun demikian dari sisi ekonomi, dengan adanya wisata ini jelas menumbuhkan adanya nilai-nilai ekonomi baru bagi masyarakat Pakuluran. “ Harapannya kami ingin memajukan desa melalui wisata ini. Dengan mengandalkan kopi khas Pakuluran dengan brand ‘Kopi gunung Prabuto’, juga gula semut, “pungkas Surono. (Ar-Kominfo)
Sabtu, 2 Januari 2021
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Dewan Pimpinan Dekopinwil Jawa Tengah Syamsul menjelaskan sejak musyawarah nasional yang dihadiri oleh lebih dari 700 orang di Makassar dan dihadiri oleh 3 orang mentri, bahwa putusan Munas pada tanggal 29 Oktober 2019 itu sampai hari ini adalah putusan organisasi yang sifatnya konstitusional secara organisasi. Oleh karena itu pihaknya berharap semua daerah termasuk Kabupaten Pekalongan dan daerah lain untuk selalu mengikuti hasil musyawarah nasional supaya usaha dalam memajukan perkoperasian di Indonesia bisa dengan mudah diwujudkan. ‘’ Karena kita memiliki hasil Munas yang merupakan hasil keputusan tertinggi maka saya berharap semua bisa mengikuti hasil Munas dan Musda dengan baik,’’ jelasnya.
Selain itu dalam kesempatan yang sama, Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si., menyampaikan bahwa Dekopimda sebagai holding dari koperasi-koperasi yang ada di Kabupaten Pekalongan, harus digerakan lebih dinamis lagi supaya lebih bisa menjawab tantangan zaman. Karena menurutnya, sesuatu akan bisa tetap eksis atau bertahan apabila dapat mengikuti perkembangan zaman. ‘’ Harus tahu perkembangan zaman utamanya tentang perkoperasian baik di tingkat pusat maupun daerah,’’ ujarnya.
Sehingga, Ia sangat mendukung penuh Dekopinda untuk selalu melakukan inovasi-inovasi supaya koperasi-koperasi yang ada di Kabupaten Pekalongan masih bisa tetap aktif sebagai penggerak ekonomi kemasyarakatan. (Lus-Kominfo)
Rabu, 30 Desember 2020
‘’ Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi atas peluncuran Aplikasi Kembang Desa yang diprakarsai oleh Pengadilan Tinggi Jawa Tengah,’’ ucapnya.
Selanjutnya, dikatakan Pj Sekda Bambang Irianto, layanan Kembang Desa mengambil inisiatif pelayanan terhadap masyarakat di kantor desa/kelurahan. Yang menurutnya hal tersebut tentunya dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan mengingat di era digital ini kebutuhan akses informasi dituntut harus cepat.
‘’ Melalui aplikasi layanan Kembang Desa masyarakat yang membutuhkan layanan hukum dapat terbantu untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan tanpa harus datang ke kantor pengadilan,’’ jelasnya.
Selain itu, Ia berharap setelah sosialisasi ini dilakukan, perangkat desa maupun kelurahan di Kabupaten Pekalongan dapat mempelajari dan menggunakan aplikasi Kembang Desa agar benar-benar siap dalam melayani masyarakat yang membutuhkan akses mengenai layanan hukum yang ada.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan H.Sutaji,SH.,MH., mengatakan bahwa aplikasi Kembang Desa merupakan aplikasi yang dibuat untuk mendekatkan layanan pengadilan kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan hukum, sehingga menurutnya, dengan adanya aplikasi ini masyarakat dapat mendapatkan pelayanan hukum yang lebih mudah, cepat dan bahkan mempermurah biaya perkara.
‘’ Jadi, banyak sekali manfaatnya aplikasi ini dan salah satunya adalah mempermudah, mempercepat dan bahkan mempermurah biaya perkara,’’ paparnya.
Selanjutnya, Ia juga mengatakan bahwa aplikasi Kembang Desa ini memiliki sembilan layanan yang tersedia diantaranya adalah pendaftaran perkara elektronik, pelayanan surat keterangan, info perkara banding dan Pengadilan Negeri Jawa Tengah, izin besuk tahanan, sumber informasi berisi prosedur atau tata cara dan syarat pendaftaran perkara seperti perbaikan nama, wali izin menjual serta live stream pengadilan. Selain itu, menurutnya,terdapat pula layanan akademisi seperti layanan permohonan narasumber, izin riset dan bantuan hukum, serta yang terakhir adalah layanan telepon dan pesan whatsupp.
Dan dengan semua layanan yang tersedia pada aplikasi Kembang Desa tersebut, Ia berharap masyarakat bisa benar-benar memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang ada. ‘’ Harapan saya sebagai Ketua Pengadilan tentunya masyarakat yang membutuhkan layanan kami itu benar-benar memanfaatkan aplikasi layanan ini sehingga beban pekerjaan dan pengeluaran biaya yang tidak perlu,serta terbuangnya waktu yang percuma itu bisa dihindari,’’ jelasnya. (Lus-Kominfo)
Senin, 28 Desember 2020
Kepada para peserta konferensi terutama yang mengikuti secara virtual, Bupati Asip juga mengucapkan terimakasih atas soliditas selama ini baik soliditas internal, yang mana itu juga memberikan kontribusi positif kepada pemkab Pekalongan karena menjadi barometer/contoh bagaimana organisasi kalau dikelola secara baik dan profesional, maka akan solid. Karena menurutnya soliditas menjadi kunci utama dari eksistensi sebuah organisasi.
“Saya ucapkan selamat konferensi, semoga nanti melahirkan program-program yang setidaknya mengakomolir 2(dua) hal yang sangat urgen, dan itu bisa kita ambil dari pemikiran kita sebagai orang-orang yang mewarisi paham ahlisunah waljamaah. Pertama adl menjaga apa yang sudah kita lakukan , program yang baik kemarin kita pertahankan. Program-program yang kemarin memberikan manfaat kita lipatgandakan, kalau ada kekurangan-kekurangan itu adalah bagian dari koreksi.” tandasnya
Lebih lanjut Bupati Asip menyadari bahwa ciri manusia adalah dinamis, berkembang dan manusia sekarang mengalami proses globalisasi. Untuk itu ditengah-tengah situasi seperti ini Ia menekankan harus lebih arif dan cerdas lagi.
“Kepada yang terpilih, semoga mampu menjadi mitra kerja dari semua pihak, mampu menjadi katalisator kepentingan-kepentingan generasi muda khususnya dalam pembinaan wilayah akidah ahlisunnah waljamaah, “pungkasnya
Dari Konferensi Cabang XIII Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Pekalongan kali ini terpilih Muhammad Sholahuddin sebagai ketua GP Ansor Kabupaten Pekalongan periode 20220-2024
Tampak hadir dalam konferensi tersebut Anggota DPR RI Komisi X Drs H Bisri Romly MM, Ketua DPRD, Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan KH Muslih Khudlori, ketua PC Muslimat NU Hj. Sumarwati,dan pimpinan Fatayat NU. Konferensi Cabang XIII PC GP Ansor ini dibuka secara virtual oleh Ketua Umum PP GP Ansor sekaligus Menteri Agama Gus Yaqut. (Ar-Kominfo)
Minggu, 27 Desember 2020
Oleh karenanya pada kesempatan itu Bupati Asip mengucapkan terimakasih terutama kepada Pengurus Cabang (PCNU) yang terus menerus ikhtiar lahir batin berjuang mendirikan Perguruan Tinggi dan sebentar lagi juga akan mendirikan Rumah Sakit.
“Ayo Perguruan Tinggi kita bangun, Rumah Sakit kita bangun, semuanya kita dedikasikan untuk kemaslahatan masyarakat, “ajak Bupati
Selanjutnya atas seluruh kegiatan yang dilakukan oleh PCNU, Pemkab memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya disertai doa semoga tetap berjalan dengan baik, tetap menjalankan mandat , untuk bersama-sam dengan pemerintah mengentaskan kemiskinan, mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan yang paling penting membekali generasi muda dengan ilmu serta paham akidah yang kuat.
“ Kami berharap kerjasama yang erat antara PCNU dengan pemerintah menjadi kata kunci agar kita bisa melakukan upaya meminimalisir perkembangan paham –paham diluar paham ahlisunah waljamaah, “ imbuhnya.
Sementara itu Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan KH Muslih Khudlori dalam kesempatan tersebut menyampaikan terimakasih atas segala bantuan dorongan dan motivasi semua pihak sehingga apa yang menjadi cita-cita dan pelaksanaan program pendirian Perguruan Tinggi di kabupaten Pekalongan bisa terlaksana dan diresmikan hari ini.
Selain itu ungkapan terimakasih secara khusus juga disampaikan kepada PBNU, Prof Dr. M Nasir yang telah memberikan dorongan dan motivasi yang kuat. Selanjutnya kepada bupati Asip Kholbihi yang mana lewat perannya terkucurlah APBD 6 Milyar sebagai dana suntikan awal untuk pembangunan gedung ITS NU. Kemudian ucapan terimakasih disampaikan juga kepada H Bisri Romly selaku anggota komisi X DPR RI sekaligus ketua DPC PKB Kabupaten Pekalongan yang telah memberikan dana aspirasi anggota DPR RI Komisi X berupa keep kuliah 150 mahasiswa dan juga bantuan PPTS berupa alat laborat. Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada yayasan Al usmani pimpinan KH Arifin Usman yang menghibahkan politeknik Usmanu NU. “ Terimakasih juga kepada seluruh jajaran pengurus wilayah dan cabang se-Jateng yang banyak memberikan pemikiran-pemikirannya serta doa, “lanjutnya
KH Muslih Khudlori juga menyampaikan kondisi mahasiswa ITSNU sejumlah 374, terdiri prodi teknologi computer, Teknologi Informasi dan Teknologi industry dan Fisika. “ Mudah-mudahan ITSNU yang akan diresmikan pagi ini dan Politeknik Usmanu, kami berharap kepada masyarakat, do’akan dua Perguruan Tinggi ini sebagai cikal bakal Perguruan Tinggi yang menggodok SDM-SDM ala ahlisunah waljamaah, sebagai benteng pertahanan untuk penguatan akidah ahlisunah waljamaah, “ harapnya
Ditambahkan KH Muslih, proses pembangunan hingga detik ini sampai 95% dan pihaknya berharap dapat menyelesaikannya dalam waktu singkat. “ Dan harapan kami setelah pembangunan ITS ini selesai, maka kami bersama pengurus yang lain sudah mencanangkan sebuah kegiatan kelanjutannya yaitu pendirian dan pembangunan Rumah Sakit NU di kabupaten Pekalongan, “pungkasnya.
Katib Syuriah PBNU Dr.KH.Mujib Qulyubi,M.H. menjelaskan ada tiga hal sekaligus yang diadakan, yaitu Rakornas PTNU, pelantikan forum rektor NU dan peresmian gedung ITS Pekalongan.
Ia menuturkan hasil muhtamar di Jombang beberapa waktu lalu ,prioritas program yang diutamakan oleh NU adalah harokahnya. Pergerakannya adalah bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan. “Alhamdulilah PCNU Pekalongan tadi sudah memberikan laporan dengan baik.Soal ekonomi nahdliyah sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Yang kedua, sudah ada dua Perguruan Tinggi berbasis NU dan ini Insyaalloh akan berkembang, berarti secara pendidikan, Pekalongan sudah memulai dengan baik. Dan juga sebentar lagi akan dibangun Rumah Sakit NU. Jadi tiga-tiganya di Pekalongan sudah terwujud dan sudah dimulai dengan baik," tandasnya. (Ar-Kominfo)
Rabu, 23 Desember 2020
‘’Berdasarkan data, rumah yang rusak berjumlah 95 rumah, dan maka kami siapkan skema untuk melakukan relokasi, sesuai keinginan yang disampaikan oleh warga,’’ ungkap Bupati Asip Kholbihi.
Selanjutnya, untuk kegiatan relokasi sendiri dikatakan Bupati Asip Kholbihi bahwa untuk tempat yang akan dijadikan relokasi akan dicarikan atau disurvei oleh lurah dan camat yang selanjutnya akan dilaporkan kepada pihaknya untuk segera ditindaklanjuti untuk dilakukan survey ilmiah apakah tempat tersebut layak untuk dijadikan tempat relokasi atau tidak.
Dijelaskan Bupati Asip Kholbihi bahwa terkait pembangunan rumah pihaknya akan segera mengkoordinasikan kepada pemerintah provinsi dan juga pemerintah pusat untuk melakukan sinergi bersama.
‘’Jadi sinergi antara kekuatan antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat akan dengan cepat menyelesaikan permasalahan ini,’’ jelasnya.
Pada kesempatan yang sama Dandim 0710 Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan mengatakan bahwa pihaknya akan ikut membantu Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk mendorong upaya penanggulangan terhadap bencana alam tanah bergerak yang telah terjadi di Desa Bodas.
Dan Ia juga berpesan kepada warga yang menjadi korban bencana untuk tetap bersabar menunggu relokasi yang akan diakukan secara bertahap pada awal Januari mendatang, serta tetap waspada di musim penghujan seperti saat ini.
‘’ Bapak/Ibu hendaknya memahami perlunya direlokasi, ke rumah yang baru layak untuk dihuni dan kedepan supaya tidak mengalami hal semacam ini lagi,’’ jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Darno mengatakan Ia bersyukur masyarakat masih bisa menjalankan aktivitas seperti biasa dan tidak terpuruk dengan musibah yang telah terjadi. Namun Ia berharap masyarakat tetap waspada dan patuhi apa yang dinstruksikan oleh pemerintah, supaya permasalahan ini bisa cepat diatasi.
‘’ Tapi secara umum kondisi masyarakat masih aman, dan aktivitas masih berjalan normal, tetapi mereka sangat sadar hidup di daerah yang tidak aman,’’ tuturnya. (Lus-Kominfo)
Senin, 21 Desember 2020
Wakil bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti mengungkapkan dengan apel ini pihaknya akan melihat kesiapan baik peralatan, personel maupun keterlibatan instansi yang lain. ” Apel ini dilaksanakan agar kita tidak menganggap hal-hal yang seperti biasa. Kita harus lebih preventif lagi bagaimana kita mengamankan Natal dan tahun baru, bagaimana agar kawan-kawan kita yang merayakan Natal bisa merayakannya dengan baik dan juga tetap protocol kesehatan kita kedepankan agar tidak terjadi kluster-kluster Nataru, ”tutur Arini dalam sesi wawancara dengan awak media
Arini juga menegaskan untuk ibadah Misa Natal tetap diadakan di masing-masing gereja dengan tidak mengajak anak-anak maupun lanjut usia. Serta ada pembatasan jumlah dan juga penerapan protocol kesehatan. Selain itu dikatakan pula bahwa objek wisata tetap buka tetapi harus menerapkan protocol kesehatan.
Sementara itu Kapolres Pekalongan AKBP Darno SH.,SIK memaparkan Polri menerjunkan sekitar 320 personel yang terlibat dalam operasi lilin 2020 ini. Sedangkan Polri dengan instansi lain kurang lebih hampir 500 personel yang terbagi 4 pos pengamanan (pospam) termasuk kegiatan-kegiatan yang ada di gereja maupun kegiatan masyarakat dalam menyambut tahun baru
Kapolres menegaskan untuk Natal difokuskan pada ibadahnya, bukan perayaan. Dan juga tidak ada perayaan tahun baru. “ Sudah kita himbaukan bahwa perayaan ibadah Natal, kemarin sudah ada petunjuk dari atas bahwa pelaksanaan adalah ibadah Natal, bukan perayaan, Dan juga untuk perayaan tahun baru itu tidak ada. Tidak ada kegiatan yang nanti akan menimbulkan kerumunan atau arak-arakan, “ tegas Kapolres
Menurutnya, jikapun ada kerumunan, nanti ada anggotanya di bagian preventif yang akan melakukan pembubaran ataupun menghimbau agar tidak berkerumun.
Kemudian terkait rekayasa lalu lintas, pihaknya akan melakukan rekayasa 1-2 hari kedepan. “Akan kita sampaikan jalan-jalan mana yang akan ada rekayasa lalu lintas (lantas) biar tidak terjadi penumpukan sehingga protocol kesehatan dalam rangka pergantian tahun itu nantinya akan bisa berjalan dengan aman lancar dan nyaman,”ujarnya.
Ditambahkan pula pos pengamanan ada 4 lokasi, antara lain di terminal IBC, pos Sipait, termasuk di Sibedug dan Bebekan. Dan ada sub-sub pospam baik dari Polri, TNI, instansi lain di masing-masing gereja. (Ar-Kominfo)
Senin, 21 Desember 2020
Sementara itu, menurut Julian Akbar, keberhasilan Kabupaten Pekalongan memperoleh penghargaan sebagai kabupaten sangat inovatif berkat kesungguhan dan terus menerus melakukan inovasi di semua sektor. Terdapat 104 inovasi yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, seperti Lab Kemiskinan, E Kir, Kajen Satu Data dan sebagainya.
Lebih lanjut Akbar menyatakan bahwa salah satu "kunci" dari peningkatan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan adalah inovasi dan kreatifitas di semua sektor, baik pendidikan, kesehatan dan tata kelola pemerintahan lainnya, oleh karenanya Bappeda selaku lembaga perencanaan dan litbang akan terus berupaya mendorong dan mensupport seluruh OPD untuk melakukan inovasi di sektornya masing- masing.(red)
Jumat, 18 Desember 2020