KAJEN – Dalam rangka penetapan Raperda Tata Ruang Bagian Wilayah Perencanaan Kecamatan Keduwngwuni Tahun 2020-2040 menjadi Peraturan Daerah, DPRD Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Paripurna terkait penetapan tersebut pada hari ini, Kamis (17/12/2020), yang bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan.
Dalam rapat paripurna tersebut, Bupati Pekalongan yang diwakilkan kepada Wakil Bupati Pekalongan Ir. . Arini Harimurti menyampaikan bahwa Kecamatan Kedungwuni merupakan salah satu wilayah yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sebagai wilayah dengan nilai investasi tinggi sebagaimana tertuang dalam Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 660/9614/SJ tanggal 18 September 2019 perihal Percepatan Penyusunan dan Penetapan Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi dalam Rangka Online Single Submission (OSS).
‘’ Saran pemikiran yang telah disampaikan serta perbedaan pendapat, telah dapat kita selaraskan dan kita sepakati bersama dengan mengutamakan semangat mencapai hasil yang terbaik dengan tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat dengan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan,’’ jelasnya.
Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan Kebijakan Nasional yang tertuang dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 91 Tahun 2017 Tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha. ‘’ Dengan kebijakan tersebut dari pusat berharap bahwa seluruh Pemerintah Daerah dapat memberikan dukungan dan kemudahan bagi para investor untuk mengembangkan usahanya di daerah,’’ ungkapnya.
Selain itu, Wakil Bupati menuturkan bahwa penetapan Raperda tersebut juga diperkuat dengan adanya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik yang dikenal dengan istilah perizinan berusaha melalui sistem Online Single Submission (OSS).
‘’ Dengan Sistem OSS tersebut maka prinsip dasar yang harus kita pegang harus terintegrasi, memudahkan akses serta memenuhi standar dan kita dapat berlomba dengan daerah lain dalam rangka menarik investasi demi kemajuan dan perkembangan Kabupaten Pekalongan,’’ paparnya.
Dengan adanya penetapan Raperda ini, Wakil Bupati menginstruksikan Pj.Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda Litbang, Kepala DPU TARU, serta seluruh perangkat daerah untuk melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat terkait Raperda tersebut, menyusun regulasi teknis operasional dan ikut mendukung pelaksanaan Peraturan Daerah tersebut sesuai dengan bidang tugasnya.Sehingga dengan hal itu, diharapkan Peraturan Daerah yang baru ini dapat dijalankan dengan baik dan mencapai tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat dan mengembangkan Kabupaten Pekalongan menjadi lebih baik lagi.
Kamis, 17 Desember 2020
KAJEN - Jelang pergantian tahun, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan tradisi perayaan tahun baru seperti tahun-tahun sebelumnya mengingat saat ini pandemi masih ada. Hai ini disampaikan wakil bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti dalam acara rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka kesiapan pengamanan Natal 2020 dan tahun baru 2021 di Kabupaten Pekalongan, Kamis (17/12) pagi di aula lantai I Sekda.
Dalam Rapat Koordinasi ini disampaikan pemaparan oleh Dandim 0710/Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan,SH.,SIP, Kapolres Pekalongan AKBP Darno SH.,S.IK dan Kepala Dinas Perhubungan Wahyu Kuncoro ST.,MT. Rapat koordinasi juga dihadiri oleh perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan.
“Tidak ada perayaan-perayaan tahun baru. Pada intinya perayaan-perayaan tersebut dilaksanakan dengan tidak menjadikan suatu pengumpulan masa, “tutur Arini
KAJEN – Kabupaten Pekalongan untuk kesekian kalinya kembali menerima penghargaan. Pada hari ini Selasa (15/12) Kabupaten Pekalongan mendapat penghargaan terkait kinerja aksi konvergensi percepatan pencegahan stunting terintegrasi tingkat Jawa Tengah, dan berada di peringkat ke-2 (dua). Penghargaan secara simbolis ini diserahkan Pj Sekda Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Dr. Prasetyo Aribowo.,SH,M.Soc.Sc kepada wakil bupati Pekalongan Ir. Arini Harimurti, di ruang rapat lantai VI.A Bappeda Provinsi Jawa Tengah.
Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Pekalongan Yulian Akbar yang hadir mendampingi wakil Bupati dalam acara penyerahan penghargaan pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting terintegrasi kabupaten/kota tahun 2020 tersebut mengungkapkan penghargaan tersebut merupakan pencapaian hasil kerja keras seluruh stakeholder OPD terkait serta masyarakat yang bersama-sama bahu membahu dalam rangka menurunkan angka stunting di kabupaten Pekalongan.
Yulian menjelaskan angka stunting di kabupaten Pekalongan tahun 2016 di kisaran 32-33 %. Selanjutnya tahun 2019 sudah di level 21 %. “Ini percepatan capaian yang cukup bagus dan kita mendapat apresiasi dari pemerintah provinsi terkait dengan capaian evalensi stunting, “ujarnya.
KAJEN – Hari ini, Rabu 9 Desember 2020 masyarakat Kabupaten Pekalongan menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan calon Bupati-wakil bupati periode 2021-2026. Begitu pula dengan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si yang menggunakan hak suaranya di TPS 23 Kelurahan Kedungwuni Timur .Dan Wakil bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti mengunakan hak pilih nya di TPS 3 Tegaldowo Tirto.
Menurut Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si pelaksanaan pilkada tahun ini diselenggarakan dalam masa pandemi covid 19, tentu saja prosesnya berbeda dari pilkada tahun-tahun sebelumnya.
Ada perbedaan yang mencolok berkaitan dengan kampanye terbuka dan melibatkan kerumunan banyak orang. ” Menurut saya ada hambatan berkaitan dengan bagaimana memobilisasi masa. Tapi kita menghargai dan Alhamdulilah semua bejalan baik, “ ujar Bupati Asip saat ditemui sejumlah awak media di TPS 23 Kelurahan Kedungwuni Timur.
KAJEN - Plt Bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti pagi ini melantik Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan yang baru, yaitu Ir Bambang Irianto M.Si , menggantikan sekda sebelumnya, Mukaromah Syakoer MM, di Aula lantai I setda, Jum’at (04/12). Acara Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan dihadiri oleh oleh para staf ahli, para asisten, kepala BPKD, Kepala BKD, Inspektur, rohaniwan, dan disaksikan secara virtual oleh para kepala OPD se-Kabupaten Pekalongan beserta jajarannya .
Plt Bupati Ir Arini Harimurti dalam sambutannya menjelaskan pelantikan ini dilakukan karena memang waktunya sudah sangat terbatas. “ Besok akan masuk minggu tenang, kemudian akan ada gawe besar tanggal 9 Desember, yang mana ini memerlukan penjabat yang berwenang, apalagi sekda ini yang jadi ketua Desk Pilkada, sehingga hari ini saya melantik. Demikian juga pada bulan Desember ini banyak sekali kegiatan yang memerlukan kecermatan, ketepatan, baik dalam loyalitas maupun di dalam keputusannya , “ papar Arini
Selanjutnya kepada penjabat sekretaris daerah yang baru saja dilantik Arini berpesan untuk bersyukur atas pelantikan tersebut. Selain itu, dalam rangka hajat besar nanti Arini juga meminta penjabat sekda bisa menjadi teladan dan bisa memotivasi kawan-kawan ASN untuk benar-benar melakukan netralitas terhadap calon pilkada, dan menjadi tauladan bagi semua.
KAJEN - Menjelang kesiapan pengamanan Pilkada serentak tahun 2020 khususnya di wilayah Kabupaten Pekalongan dan guna terciptanya kamtibmas yang aman, damai, kondusif dan sehat, Polres Pekalongan menggelar Apel Tiga Pilar di halaman Mapolres Pekalongan dengan pimpinan Apel Kapolres Pekalongan AKBP Darno, S.H.,S.I.K, Kasdim 0710 Mayor Inf. Raji dan Plh. Sekda Kabupaten Pekalongan Ir. Bambang Irianto, M.Si., Kamis (3/12/2020) pagi.
Adapun hadir dalam kegiatan tersebut Pabung Kodim 0710 Mayor inf. Laendah, Wakapolres Pekalongan Kompol Andis Arfan Tofani, S.H., M.H., Para Kabag, Kasat dan Perwira Polres pekalongan, Para Kapolsek jajaran Polres Pekalongan, Danramil Se - Kab. Pekalongan, Camat Se - Kab. Pekalongan, Bhabinsa Kodim 0710 Pekalongan, Bhabinkamtibmas Polres Pekalongan, Anggota Polres Pekalongan dan Gabungan Kepala Desa Se - Kab. Pekalongan.
Dalam sambutannya Kapolres Pekalongan AKBP Darno, S.H., S.I.K., mengatakan, Apel Tiga Pilar ini merupakan langkah strategis dalam optimalisasi memelihara dan meningkatkan sinergitas dan soliditas menghadapi permasalahan yang mungkin timbul pada pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020.
"Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mengecek kesiapan dan kesiapsiagaan dalam rangka meningkatkan sinergitas dan mendukung Pilkada serentak tahun 2020 guna mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif Di wilayah hukum Polres Pekalongan," terang Kapolres.
Untuk itu, Ia mengajak mengajak kepada anggota TNI Polri dan PNS serta para Kepala Desa untuk menjaga dan membangun kehidupan di Kabupaten Pekalongan yang aman, tentram dan damai dengan ikut serta mencegah menghindari dari terjadinya kesalahpahaman saling menyalahkan dan hal-hal yang dapat menimbulkan terjadinya gangguan Kamtibmas dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif sehingga memudahkan masyarakat beraktivitas sehari-hari.
KAJEN – Kabupaten Pekalongan tak henti-hentinya menorehkan prestasi. Dibawah kepemimpinan Bupati KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si dan Wakil Bupati Ir. Hj. Arini Harimurti Kabupaten Pekalongan kembali memperoleh penghargaan dalam lomba Hari Habitat Tingkat Jawa Tengah Tahun 2019.
Penyerahan hadiah lomba Habitat 2019 dilaksanakan dalam kegiatan Bintek Pemantauan Kawasan Permukiman di Gedung UTC Semarang, Rabu (2 Desember 2020) lalu.
Hadiah diserahkan oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah Ir. Arief Djatmiko, MA mewakili Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, M.IP. Dan untuk Kabupaten Pekalongan diterimakan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Ir. Trinanto AM., M.Si mewakili Bupati Pekalongan.
Dalam lomba tersebut, Kabupaten Pekalongan mengangkat tema “GENTONG HEBAT Dalam Upaya Penanganan dan Pencegahan Permukiman Kumuh Kabupaten Pekalongan” dengan best practice adalah Desa Pecakaran Kecamatan Wonokerto.
Keberhasilan dan inovasi Desa Pecakaran Kecamatan Wonokerto dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan yaitu (1) Membuat tanggul raksasa (long storage) untuk mengatasi rob daerah pesisir; (2) Pengolahan air sungai menjadi air layak minum, kerjasama BKM Rukun Sejahtera dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pekalongan (Unikal); (3) Pengelolaan Sampah; (4) Pemanfaatan sampah organik (Cangkang Keong) menjadi bahan material bangunan; (5) Kegiatan bersih-bersih rutin dalam rangka untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan pola hidup masyarakat bersih dan sehat; (6) Ekonomi kreatif dalam bentuk diversifikasi olahan ikan dengan keterlibatan ibu-ibu Desa Pecakaran yang didampingi langsung oleh TP PKK Kabupaten Pekalongan.
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan terima kunjungan Liaison Officer (LO) atau petugas penghubung gugus tugas pusat dan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 daerah Kabupaten Pekalongan pada hari ini, Selasa (2/12/2020) di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan.
Kunjungan yang dipimpin oleh Brigjen Pol Purnawirawan Oneng Subroto itu, dilakukan dalam rangka monitoring dan pengawasan pelaksanaan penanganan Covid-19 di Kabupaten Pekalongan .
Menurut Oneng Subroto, hal tersebut bertujuan untuk mengetahui secara langsung bagaimana hasil yang telah dicapai, kendala apa saja yang dihadapi, serta inovasi apa saja yang telah dilakukan oleh tim gugus tugas percepatan dan penanganan Covid-19 Kabupaten Pekalongan.
‘’ Kedatangan kami ke Kabupaten Pekalongan ini dalam rangka monitoring dan pengawasan pelaksanaan penanganan Covid-19 di Kabupaten Pekalongan,’’ ungkap Oneng Subroto.
Selanjutnya, untuk hasil pantauannya sendiri, menurut Oneng Subroto, Kabupaten Pekalongan untuk tingkat kenaikan kasus positif Covid-19 tergolong tidak terlalu signifikan seperti kabupaten lainnya.
Selain itu, dikatakan Oneng Subroto, di tingkat Provinsi Jawa Tengah Kabupaten Pekalongan juga masih berada di peringkat lima dari bawah untuk kenaikan kasus positif Covid-19. Untuk itu pihaknya sangat mengapresiasi kinerja tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Pekalongan yang telah melakukan kinerja dengan cukup baik.
‘’ Alhamdulilah Kabupaten Pekalongan sebetulnya kenaikannya itu landai tidak terlalu signifikan seperti kabupaten lainnya, karena secara umum rangking di Provinsi Jawa Tengah menempati posisi lima dari bawah ,’’ ujarnya.
KAJEN – Jelang pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pekalongan tahun 2020 yang akan jatuh pada 9 Desember 2020 nanti, Plt Bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti beserta jajarannya meninjau langsung alat kesehatan yang akan digunakan saat proses pilkada berlangsung nanti, khususnya alat pelindung diri (APD) di gudang New Coral Karanganyar, Selasa (01/12) siang.
Pada kesempatan ini peninjauan diterima oleh ketua KPU abi rizal dan PLt Bupati didampingi PLh Sekda Kabupaten Pekalongan Bambang Irianto, Asisten Pemerintahan dan Kesra Totok Budi Mulyanto serta instansi terkait.
Peninjauan ini dimaksudkan agar nantinya proses pelaksanaan pilkada di Kabupaten Pekalongan dapat berjalan lancar, dan yang terpenting tidak ada kluster pilkada. Selain itu, Arini juga telah mengecek stok Alat Pelindung Diri (APD) yang telah disiapkan Komisi Pemilihan Umum ( KPU).
Ia juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung penetapan Peraturan Daerah tersebut. ‘’Saya menyampaikan ucapan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada semua pihak terutama kepada Pimpinan dan seluruh anggota DPRD yang telah melakukan pembahasan terhadap substansi Raperda, sehingga pada hari inidapat disetujui bersama untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah,’’ ucapnya.
“Oleh karena itu walaupun sudah dihimbau untuk tidak mengadakan peringatan-peringatan dalam rangka tahun baru, namun demikian perlu persiapan-persiapan mengingat hari itu juga ada libur panjang, Oleh karena itu nanti akan disampaikan bagaimana kesiapan kita, akan disampaikan berturut-turut oleh Kapolres, Dandim maupun dari Dinhub, “lanjutnya.
Usai pemaparan, acara dilanjutkan dialog yang dipimpin oleh wakil bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti. (Ar-Kominfo)
Kamis, 17 Desember 2020
Menurutnya, hal ini memacu pihaknya untuk bekerja lebih baik dan lebih inovatif lagi dalam rangka menurunkan tingkat prevalensi stunting sesuai target dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi, dimana tahun 2024 nanti diharapkan angkanya di level 14%.
Sementara itu, di masa pandemic covid 19 ini angka kemiskinan juga mengalami kenaikan. Pada tahun 2019 lalu angka kemiskinan di kisaran 9,71 %, namun tahun 2020 ini mengalami kenaikan menjadi 10,19 %. ”Tentu saja ini menjadi PR bersama, antara pemerintah dan masyarakat di masa pandemic dengan segala keterbatasan, memang harus kita fokuskan perencanaan pembangunan dalam upaya penurunan angka kemiskinan,”tegasnya
Selain itu, pada hari ini juga dilakukan rapat koordinasi (rakor) TKPK provinsi Jawa Tengah dimana wakil bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti selaku ketua TKPKD mengikuti kegiatan rakor TKPK yang dipimpin oleh Pj Sekda Provinsi Jawa tengah yang mewakili Gubernur (Ar-Kominfo)
Selasa, 15 Desember 2020
´ Inilah saya kira perbedaan yang mencolok antara pilkada masa normal dengan masa pandemi tapi saya bersyukur Alhamdulilah semua proses berjalan dengan baik, hari ini kita melakukan pemilihan pemimpin Kabupaten Pekalongan, mudah-mudahan masyarakat bisa memilih yang terbaik, untuk kemajuan pembangunan Kabupaten Pekalongan, ´ tandasnya
Bupati Asip juga menekankan bahwa yang paling penting adalah persatuan dan kesatuan menjadi kata kunci untuk keberhasilan program pembangunan di Kab Pekalongan karena itu merupakan solidaritas sosial yang harus terus menerus dipupuk bersama.
Sementara itu secara terpisah wakil Bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti yang memberikan hak suaranya di Tegaldowo Tirto berharap pelaksanaan pilkada hari ini bisa berjalan dengan lancar dan sehat, karena untuk mencegah covidpun waktu itu pihaknya sudah mengecek dan hasilnya sudah lengkap semua.
Kepada warga, Arini juga berpesan agar warga menggunakan hak pilihnya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga nantinya bisa terpilih pemimpin seperti yang diharapkan masyarakat dan semua sehat, tidak ada kluster pilkada.
Menyinggung penerapan protokol kesehatan di TPS, Arini menilai secara keseluruhan sudah baik. “ Berdasarkan pengamatan baik, mulai dari cuci tangan, pakai sarung tangan, bawa ballpoint sendiri sehingga tidak bergantian, “ ungkap Arini. (Ar-Kominfo)
Rabu, 9 Desember 2020
“ Saya juga mohon hendaknya panjenengan bisa mengayomi, bisa bekerja dengan professional. Oleh karena itu , pegang teguh professional dan keikhlasan,” pintanya.
Arini juga menyadari bahwa bulan ini selain penuh dengan pekerjaan yang bisa diselesaikan sec ara tepat dan cepat , tetapi juga mengingat ini akhir tahun, di akhir tahun ini pandemic semakin meningkat, bahkan sudah ada kluster OPD , kemudian masalah politik. “ Namun demikian tiga permasalahan ini, saya percaya Pak Bambang bisa menyikapi hal tersebut sebagai ASN yang sudah cukup senior, sikapilah dengan baik. Dan saya percaya saudara mampu mengelola hal tersebut,” tandasnya
Pada kesempatan itu Arini juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh ASN yang selama ini sudah bekerja dengan baik. (Ar-Kominfo)
Jumat, 4 Desember 2020
Tak sampai disitu saja, AKBP Darno juga meminta kepada peserta apel untuk senantiasa mendukung kebijakan pemerintah terutama dalam upaya men sukseskan Pilkada yang aman, damai, kondusif dan sehat serta upaya memutus penyebaran covid-19 dengan memberikan himbauan untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan dalam berbagai kegiatan masyarakat.
Dan diakhir amanatnya, Kapolres Pekalongan mengajak untuk meningkatkan soliditas dan bangun komunikasi positif dengan seluruh komponen masyarakat serta tingkatkan kerja sama sinergis antara TNI Polri dan seluruh stakeholder lainnya dalam memelihara stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Pekalongan.
Senada dengan Kapolres, Kasdim 0710 Pekalongan Suraji dalam sambutan singkatnya mengharapkan netralitas TNI Polri dan ASN di Kabupaten Pekalongan untuk senantiasa dijalankan dalam Pilkada 9 Desember 2020.
Begitu juga Plh. Sekda Kabupaten Pekalongan Ir. Bambang Irianto, M.Si mengharapkan kepada seluruh petugas yang terlibat dalam Pilkada untuk selalu menjaga kesehatan agar Pilkada berjalan dengan lancar. (red humas)
Kamis, 3 Desember 2020
Hadiah dari Lomba Hari Habitat Dunia Tahun 2019 akan digunakan untuk peningkatan jalan di RT 11 Desa Tratebang Kecamatan Wonokerto.
Rabu, 2 Desember 2020
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiyawan Dwi Antoro menjelaskan kondisi terkini di Kabupaten Pekalongan per tanggal 1 Desember 2020, yang menurutnya untuk angka kesembuhan atau recovery tembus angka 78,78 persen yang artinya tingkat kesembuhan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Pekalongan cukup tinggi.
Adapun untuk angka kematianya sendiri, lanjut Setiyawan, Kabupaten Pekalongan mencapai 4,24 persen, yang artinya tingkat kematian pasien Covid-19 di Kabupaten Pekalongan tergolong sangat rendah. Oleh karena itu, Ia berpesan supaya masyarakat tetap menjaga protocol kesehatan dengan baik, supaya berbagai upaya dan inovasi yang dilakukan oleh tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Pekalongan untuk mencegah dan menanggulangi Covid-19 bisa tercapai dengan baik.
‘’ Kondisi di Kabupaten Pekalongan per tanggal 1 Desember untuk angka kesembuhannya cukup tinggi dan angka kematiannya tergolong rendah, ini menunjukan progress yang baik,’’ jelasnya
Rabu, 2 Desember 2020
Selasa, 1 Desember 2020