KAJEN – TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Pekalongan, Ir. Hj. Arini Harimurti.
Kegiatan sedianya akan dibuka Bupati KH. Asip Kholbihi, SH, M.Si. Namun, pada waktu yang sama, Bupati menghadiri puncak Kegiatan Hari Festival Iklim Tahun 2019 untuk menerima penghargaan Program Kampung Iklim di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Jakarta.
Dalam Pembukaan TMMD Sengkuyung III, Dansatgas TMMD Sengkuyung Tahap lll tahun 2019, Komandan SST Parman melaporkan, sasaran fisik TMMD kali ini yaitu makadam jalan vol 287x 3 meter, makadam jalan vol 980 m x 2,& m , plat Dekker 2 m x 4 m, kantong simpang 8 meter x 2,5 (2 unit).
Selain itu, kegiatan juga memiliki sasaran non fisik berupa penyuluhan kesadaran bela negara dan wawasan kebangsaan, penyuluhan narkoba, kamtibmas, UU Lalu Lintas, Penyuluhan Kerukunan Antar Umat Beragama dan Bahaya Radikalisme, Penyuluhan Kesehatan Lingkungan, Penyuluhan Penanggulangan Bencana, Pemutaran Film Perjuangan, Penyuluhan KB serta Penyuluhan Ketrampilan Keluarga.
Dijelaskan, sumber dana kegiatan berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp. 235. 000.000,- dan APBD Kabupaten Pekalongan sebesar Rp. 100.150.000,- sehingga jumlahnya sebesar Rp. 335.150.000, -.
Parman dalam laporannya menjelaskan, tujuan kegiatan yakni untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, memperlancar arus lalu lintas dan mendorong semangat masyarakat dalam membangun desa, serta meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat.
Wakil Bupati Pekalongan membacakan Sambutan Gubernur Jawa Tengah, mengutarakan, Program TMMD merupakan bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotongroyongan untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan.
“Sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta pemerintah pusat dan daerah melalui TMMD seperti inilah menjadi kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai isu/persoalan terkini dengan solusi,” tutur Wabup Arini.
Lebih lanjut Wabup Arini Harimurti menambahkan, membangun merupakan tanggung jawab bersama, antara Pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat, sehingga kegiatan semacam ini sangat diharapkan.
“Ini bentuk sengkuyung, bentuk kerjasama seperti tadi waktu kita upacara kita lihat ada semua unsur termasuk masyarakat , ada tokoh masyarakat, ada organisasi masyarakat, semua ikut sengkuyung. Oleh karena itu mari kita jadikan kesengkuyungan ini sebagai inspirasi,” ujar Arini.
Menurutnya, akhir-akhir ini banyak yang menyampaikan aspirasi dengan cara anarkis. “Titik Inilah kita jadikan inspirasi kita termsuk dari bawah ke atas bahwa kita harus guyub rukun seperti tadi kita saksikan di lapangan semua unsur ada. Jadi keguyuban, kegotongroyongan ini yang harus dihidupkan terus, khususnya di kabupaten Pekalongan,” harap Wabup.
Selain itu, wabup juga berpesan agar masyarakat mengantisipasi munculnya penyakit pada saat pergantian musim nanti.
Sementara Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Dra. Hj. Hindun, MH, menilai kegiatan TMMD TNI Manunggal Membangun Kabupaten Pekalongan ini hal yang positif dalam rangka untuk mewujudkan desa yang makmur dan sejahtera.
“Ini harus terus dilanjutkan karena ternyata ada jalan-jalan desa yang masih perlu dibangun. Dengan adanya TMMD ini, percepatan pembangunan bisa selesai dengan baik dan mendapat dukungan masyarakat. Partisipasi masyarakat sangat bagus,” ungkap Hindun.
Terdapat sekitar 600 meter panjang jalan yang belum selesai dan menjadi kewenangan desa. Ruas jalan ini merupakan jalan usaha tani dan jalan poros.
“Kita harapkan desa juga bisa berpartisipasi, rembug desa agar jalan ini bisa selesai karena ini jalan setapak dan aksesnya desa antara Desa Windurojo dan Desa Ujungnegoro. Masyarakat juga sangat membutuhkan karena lebih cepat untuk menuju ke kesesi. Kita harapkan untuk bisa diteruskan, bersama-sama antara pemerintah desa, kabupaten dan bisa dilanjutkan TMMD. Kalau ada intervensi dari provinsi juga kita sangat berterimakasih,” ucap Hindun.(Tim Dinkominfo Kab. Pekalongan)
Rabu, 2 Oktober 2019
KAJEN - Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.M.Si, Rabu (2/10/2019) menerima penghargaan Pembina Program Kampung Iklim (Proklim) Utama 2019 dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar di Auditorium Manggala Wanabhakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI di Jakarta.
Dalam kegiatan tersebut bupati menerima penghargaan bersama dengan 6 Gubernur dan 43 Bupati/Walikota se Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan puncak acara Festival Iklim Tahun 2019 yang sebelumnya diawali dengan workshop optimalisasi dana desa untuk pengendalian perubahan iklim.
Program Kampung Iklim adalah program berlingkup nasional yang dikembangkan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pihak dalam melaksanakan aksi lokal untuk meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan pengurangan emisi gas rumah kaca.
Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.M.Si ditemui usai menerima penghargaan mengatakan, penghargaan Proklim 2019 diterima karena adanya regulasi yang dibuat oleh Pemkab Pekalongan berkaitan dengan perubahan iklim.
"Kita kurangi pencemaran, kebersihan ditingkatkan, dan regulasi berkaitan dengan perubahan iklim kita jaga, supaya tidak terlalu panas," katanya.
KAJEN - Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi menerima Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana Ruhban Ruzziyatno besera Tim Monitoring dan Evaluasi Proyek Penanggulangan Rob di wilayah Kabupaten Pekalongan, di Ruang Kerja Bupati, Selasa (1/10/2019).
Dalam kunjunganya, BBWS Pemali Juwana membahas tentang proges pembangunan tanggul penahan rob yang berada di wilayah Kota santri. Dalam kegiatan tersebut bupati bersama Kepala Bappeda Litbang Bambang Irianto dan Kepala DPU dan Taru Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro.
“Tanggul penahan rob merupakan proyek multi years dari tahun 2017 hingga 2019, karena masih ada pekerjaan yang belum selesai, sehinga akan dilanjutkan di tahun 2020 dengan anggaran 90 milyar,” kata Bupati usai audiensi dengan BBWS Pemali Juwana.
KAJEN - Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2019 tingkat Kabupaten Pekalongan dilaksanakan di alun-alun Kajen, mengambil tema “Pancasila sebagai dasar penguatan karakter bangsa menuju Indonesia maju dan bahagia’, Selasa (01/10/2019). Bertindak sebagai inspektur upacara Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko, S.I.K., M.Si dan komandan upacara Kapolsek Wiradesa AKP Yorisa Prabowo, S.Pd.
Upacara dihadiri Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, S.H., M.Si., Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, S.I.P, M.MS, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra. Hj. Hindun, M.H., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan H. Riswadi, S.H., Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan H. Sutaji, SH.,MH., Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Pekalongan H. Suwoto, SH.,M.Hum, perwakilan Kejari Kajen.
Selanjutnya, Sekda Kabupaten Pekalongan, Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM, besrta para Asisten dan para Staf Ahli Bupati serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pekalongan dan tamu undangan lainnya.
KAJEN - Polres Pekalongan menggelar acara lepas sambut Kapolres Pekalongan yang baru. AKBP Aris Tri Yunarko, S.IK.,M.Si resmi menjadi Kapolres Pekalongan yang baru menggantikan AKBP Wawan Kurniawan, SH.,.S.IK,M.Si. Acara lepas sambut dilakukan di Pendopo Bupati Pekalongan di Kajen, Senin (30/9/2019) malam.
Lepas sambut dihadiri Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si beserta istri, Wakil Bupati Ir. Hj. Arini Harimurti beserta suami, Ketua DPRD Dra. Hj. Hindun, MH, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto, S.IP.,MMS beserta istri, Ketua Pengadilan Agama H. Suwoto, SH.,M.Hum, perwakilan Pengadilan Negeri Pekalongan, perwakilan Kejari Kajen.
Selanjutnya, Sekda Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM beserta para Asisten, para Staf Ahli Bupati dan para Kepala OPD se Kabupaten Pekalongan, Ketua PCNU KH. Muslih Khudori, M.Si, Ketua PD Muhammadiyah KH. Mulyono dan tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya.
Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si dalam sambutannya menerangkan bahwa selama 2 tahun 8 bulan ini AKBP Wawan Kurniawan sudah bekerjasama dengan kepemimpinannya Asip-Arini ini sudah mendedikasikan kinerjanya yang luar biasa di Kabupaten Pekalongan.
KAJEN - Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.M.Si bersama Ketua KPU Abi Rizal dan Ketua Bawaslu Ahmad Zul Fahmi melakukan penandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dalam rangka Penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan tahun 2020, Senin (30/9/2019) di ruang rapat Bupati Pekalongan.
Penandatanganan disaksikan Wakil Bupati Pekalongan Ir. Hj. Arini Harimurti dan Ketua DPRD Kabupaten Dra. Hj. Hindun, MH., serta Sekda Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM dan para Asisten serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Bupati mengungkapkan harapannya agar pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Pekalongan akan berjalan lancar, aman dan seluruh tahapan dapat dijalankan dengan baik. “Saya berharap nanti Pilkada berjalan dengan lancar, aman, kemudian dana tersedia cukup dan semua tahapan dapat dilalui dengan baik,” harap Bupati.
Kepada KPU, Bupati meminta untuk segera mulai mensosialisasikan tahapan-tahapan Pilkada kepada masyarakat. Hal itu, karena menurut Bupati grengsengnya Pilkada ini kurang hot disbanding Pilkades.
“Oleh karena itu saya minta KPU segera menyampaikan kepada masyarakat bahwa tahapan-tahapan Pilkada sudah dimulai dan mudah-mudahan situasi dan kondisi di Kabupaten Pekalongan walaupun banyak pemilihan mulai dari Pileg, Pilpres, Pilgub dan Pilkades hingga nanti Pilkada, semua adem ayem tentrem. Hal ini mewujudkan bahwa kondisi ini akan mampu meningkatkan ekonomi dan menurunkan angka kemiskinan. Karena ini upaya Pemerintah yang serius,” terang Bupati.
Senin, 30 September 2019
Selain itu kata Bupati, Pemkab juga membuat banyak gerakan seperti kebersihan lingkungan, penanganan sampah, penjagaan sumber-sumber air serta kelestarian hutan kita jaga. "Itu merupakan upaya yang sudah kami lakukan sehingga mendapat penghargaan ini," jelasnya.
Dikatakan Bupati, selain dirinya, salah satu desa di Kabupaten Pekalongan yang punya kegiatan menjaga cuaca dan iklim yakni Desa Sinangorprendeng Kecamatan Kajen juga menerima penghargaan Proklim Utama.
"Sinangohprendeng desanya bersih, adem, trentem karena Bu Lurahnya mempunyai banyak program untuk menjaga cuaca dan iklim sehingga semakin baik," terangnya.(didik /dinkominfo kab.pekalongan).
Rabu, 2 Oktober 2019
Setelah audiensi, terang Bupati, akan dilanjutkan dengan melakukan inspeksi dan pengawasan langsung ke lapangan. “Ini juga sekaligus melihat capaian pengerjaan agar dapat maksimal, dan kekuranganya nanti dianggarkan di tahun 2020,” jelasnya.
Selasa, 1 Oktober 2019
Selasa, 1 Oktober 2019
Usai pelaksanaan upacara, Bupati bersama Forkopimda dan seluruh tamu undangan melaksanakan penandatanganan bersama dukungan Pilkades serentak tahun 2019 yang berkualitas, bermartabat, dan non transaksional.
Ditempat terpisah, Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi mengungkapkan upacara Hari Kesaktian Pancasila tingkat Kabupaten Pekalongan hari ini dihadiri Forkopimda lengkap dan diikuti oleh ratusan ASN, TNI, Polri, pelajar, tokoh agama, tokoh masyarakat yang ada di Kabupaten Pekalongan.
“Dalam upacara tadi ada pembacaan Pancasila oleh Kapolres, kemudian Ikrar oleh Ketua DPRD dan pembacaan UUD 1945 oleh Wakil Ketua. Hal ini terkandung maksud agar kita sebagai bangsa Indonesia harus tetap mempertahankan Pancasila sebagai nilai-nilai luhur, ideology, falsafah bangsa,” ujar Bupati.
Dijelaskan Bupati, seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan berkomitmen untuk membela NKRI karena NKRI adalah bentuk final dari sistem bernegara kita. Artinya apabila ada paham-paham diluar itu, maka seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan tentu akan menolak. Hal ini adalah pengejawantahan dari makna peringatan Hari Kesaktian Pancasila tanggal 1 Oktober 2019.
“Saya berpesan kepada generasi muda, para pemuda, para mahasiswa, para pelajar yang ada di Kabupaten Pekalongan dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila ini mari kita jaga persatuan dan kesatuan. Kita tidak usah melakukan tindakan yang di luar koridor hukum. Kalau ada persoalan yang menyangkut tentang aspirasi, silahkan disampaikan. Lembaga eksekutif dan legislatif di Kabupaten Pekalongan sangat terbuka untuk menampung aspirasi yang akan kita teruskan kepada pengambil kebijakan di Pemerintah Pusat,” terang Bupati KH. Asip.
Bupati menuturkan, pihaknya membuka saluran komunikasi terus-menerus melalui berbagai media dalam rangka mengantisipasi dan mengeliminir terjadinya sumbatan komunikasi antara masyarakat dengan jajaran Pemerintah sehingga hal-hal yang tidak kita inginkan bisa kita cegah. Inilah makna dari kita melakukan permusyawaratan yang adil dan beradab.
“Pancasila kalau kita internalisasi maka tatanan masyarakat ini akan semakin baik, masyarakat yang berke-Tuhan-an, yang mempunyai ideologi keagamaan yang kuat, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, menjaga persatuan. Yang paling penting apabila terjadi berbagai hal, ayo kita musyawarahkan dengan baik dalam rangka menuju keadilan bagi kita semua terutama keadilan yang kita upayakan terus-menerus di seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Pekalongan,” tandas Bupati.
Sementara itu, Kapolres Pekalongan menjelaskan di hari kesaktian Pancasila ini kita harus menghormati jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang demi Pancasila, yakni dengan setia kepada NKRI dan mendukung program-program pemerintah.
Kepada para pemuda, Kapolres berpesan untuk tetap belajar dan serap ilmu sebanyak-banyaknya. Karena ilmu itu akan bermanfaat ke depannya untuk membangun dan bekerja demi kesejahteraan Indonesia dan khususnya Kabupaten Pekalongan. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Selasa, 1 Oktober 2019
“Kunjungan Presiden sebanyak 3 kali, alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik. Pergelaran Pilpres, Pileg, Pilgub juga berjalan dengan baik, Event Nasional dan Internasional yang diselenggarakan di Kajen pengamanannya juga dilaksanakan dengan baik,” ucapnya.
Atas kerjasama yang baik ini, seperti yang sudah disampaikan oleh AKBP Wawan Kurniawan bahwa Kabupaten Pekalongan ini situasinya sangat kondusif sehingga dalam konteks indikator marko ekonomi mengalami lompatan yang luar biasa. Tahun 2019 ini pertumbuhan ekonominya 5,76% yang ini lebih tinggi dari Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah dan juga lebih tinggi dari ekonomi Nasional. “Modal Pertumbuhan ekonomi yang baik ini karena kondisi di kabupaten Pekalongan juga baik,” kata Asip.
Program-program dari Pemerintah yang bermuara untuk pengentasan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi bisa berjalan dengan baik. Insyaallah kedepan banyak sekali investor yang akan masuk ke Kabupaten Pekalongan.
“Mereka saat ini masih merasa enjoy dan happy karena situasi di Kabupaten Pekalongan yang sangat kondusif. Syarat kondusifitas keamanan menjadi kepercayaan bagi para investor,” ujarnya.
Atas nama seluruh jajaran Pemkab Pekalongan mengucapkan terima kasih sekali kepada Polres Pekalongan khususnya selama kepemiminan AKBP Wawan Kurniawan dan mengucapkan selamat dan sukses kepada beliau yang akan bertugas ditempat yang baru.
“Kepada AKBP Aris Tri Yunarko kami ucapkan selamat datang di Kabupaten Pekalongan. Saya percaya AKBP Aris Tri Yunarko insya Allah akan selalu menjaga jalinan kerjasama yang sudah baik ini. Masyarakat yang sudah aman, tentram dan damai harus dijaga dan ditingkatkan agar jangan sampai hilang,” tutur Bupati. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Selasa, 1 Oktober 2019
“Oleh karena itu 5 mahasiswa S1 dan S2 dari Rotterdam University akan melakukan studi intensif di Kabupaten Pekalongan berkaitan dengan penanganan water management,” imbuhnya. (didik/dinkominfo kab.pekalongan).
Senin, 30 September 2019
Sementara itu, Ketua KPU Abi Rizal menyatakan, anggaran Pilkada di KPU untuk di anggaran perubahan 2019 sebesar Rp 147,110 juta, dan pada tahun anggaran 2020 sebesar Rp 30, 163 miliar.
Sedangkan Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan Ahmad Dzul Fahmi, menyampaikan, anggaran Pilkada 2020 di Bawaslu Kabupaten Pekalongan disepakati di angka Rp 7,005 miliar.(didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Senin, 30 September 2019