KAJEN - Minggu (15/9/2019) siang, usai Larung Sesaji bersama nelayan Desa Tratebang Kecamatan Wonokerto, Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.M.Si menghadiri acara tasyakuran HUT ke-41 Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) di Pendopo Kecamatan Wiradesa.
Dalam sambutan Bupati mengungkapkan, sebuah proses panjang sejarah perjuangan organisasi-organisasi kepemudaan, seperti halnya FKPPI. "Saya kira spirit dan semangatnya sama yaitu bagaimana agar kita semua tetap menjaga tegaknya NKRI, merawat kebhinekaan, dan meneguhkan kembali sebagai warga bangsa bahwa kita adalah satu yaitu Indonesia," ujar Bupati.
Di hari ulang tahunnya yang ke-41 FKPPI, Bupati secara khusus menyampaikan ucapan Selamat Ulang Tahun ke-41 FKPPI. Bupati berharap mudah-mudahan FKPPI tambah bermanfaat dan tambah barokah.
"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus FKPPI Cabang 11.38 Kabupaten Pekalongan yang terus-menerus memberikan kontribusi yang positif, pemikiran yang konstruktif, saran dan seluruh bantuan atas jalannya pemerintahan Kabupaten Pekalongan," tutur Bupati.
Dalam kesempatan itu, Bupati menuturkan bahwa peran dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk didalamnya FKPPI dalam pembangunan di Kabupaten Pekalongan. Sehingga pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pekalongan pada tahun 2019 ini bisa mencapai 5,76.
“Hal ini berkat doa, dukungan, partisipasi dan pemikiran - pemikiran konstruktif dari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pekalongan, termasuk FKPPI. Mudah-mudahan apa yang sudah menjadi semangat dan spirit dari para leluhur, para orang tua, kita semua akan menjadi orang-orang yang bermanfaat, " imbuhnya.
Sementara itu, Ketua FKPPI Cabang 11.38 Kabupaten Pekalongan H. Bambang Supriyadi menyampaikan bahwa organisasi FKPPI telah berjalan sejak tahun 1978 hingga tahun 2019 dan telah bermetamorfosa atau telah mengalami berbagai perubahan mengikuti perkembangan jaman.
“Memasuki usianya tabf ke-41 ini, FKPPI memasuki usia dewasa. Ke depan kita harus bisa meningkatkan kaitannya dengan NKRI, kaitannya dengan Pancasila, dan kaitannya dengan yang merekatkan kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena Pancasila itu sudah kita yakini kebenarannya digali dari nilai-nilai luhur bangsa Indonesia,” tegas Bambang Supriyadi.
Tasyakuran dihadiri oleh Ketua Komuniti FKPPI Jawa Tengah beserta pengurus harian, Pembina FKPPI Kabupaten Pekalongan beserta anggota. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Minggu, 15 September 2019
KAJEN - Membaiknya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pekalongan tak lepas dari sumbangan sector perikanan. sektor ini mampu menyumbang pertumbuhan ekonomi cukup tinggi. Dengan pertumbuhan kita yang sekarang 5,76 persen itu, juga salah satunya ditunjang dari sektor perikanan.
Sebagai contoh di desa Tratebang Kecamatan Wonokerto , jumlah nelayannya,sekitar 200 orang, jumlah kapal 50 an. Penghasilan nelayan Tratebang cukup. Mereka berangkat subuh, jam 1 pulang sudah mendapat penghasilan dari menangkap teri, unus 600ribu rupiah, dengan kapital atau modal 200 ribu rupiah. “ Untung perhari sekitar kurang lebih 400 -500 ribu rupiah” terang Bupati Pekalongan Asip KHolbihi, SH MSi saat syukuran sedekah laut/ larung.
Makna larung ini kita menjaga tradisi kearifan lokal sambil berdoa kepada Alloh agar rejeki para nelayan ini tambah barokah, tambah bermanfaat, dan tetap menjaga kelestarian laut dengan tradisi yang sudah turun temurun.
Perikanan Jika dikelola dengan baik, akan menjadi kekuatan ekonomi yang bersumber dari sektor kelautan. Pemkab melalui dinas terkait yakni dinas kelautan dan perikanan memberikan penyuluhan tiap 3 bulan sekali, berkaitan dengan keselamatan, cara menangkap ikan dan pemanfaatan potensi yang ada di perairan Pekalongan.
Oleh karena itu, Saya meyakini, berdasarkan data yang kita peroleh maka nanti jika tanggul sudah jadi, Tratebang insyaalloh sudah bebas dari rob. Tinggal kita menata infrastruktur perikanan. “Rencana kita buat tempat dokking kapal, sukur sukur buat pelabuhan lagi di Tratebang sehingga kehidupan perekonomian dari sektor perikanan di kab. pekalongan semakin baik”terangnnya.
KAJEN - Pemeritah Kabupaten Pekalongan beberapa waktu membantu pembangunan masjid At Taqwa desa Sumub Kidul Kecamatan Sragi. Bantuan dana sebesar 150 Juta diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pekalogan kepada perwakilan pengurus Masjid.
Bupati Asip Kholbihi menerangkan bahwa Masjid merupakan Baitullah atau rumah Alloh. Untuk itu penting diperhatikan, dipelihara keberadaannya. Hal tersebut disampaikan Bupati saat meninjau lokasi pembangunan masjid At taqwa desa Sumub Kidul, Sragi pada jum'at ( 13/09/2019) siang.
Ia mengatakan bahwa sebelumnya melihat bangunan masjid At taqwa tersebut tampak rendah, namun sekarang terlihat arsitekturnya seperti masjid Turki, bangunan masjid sudah megah .Tentu saja hal ini berkat kekompakan warga.
Ini tak lepas peran masyarakat untuk nyumbang, membantu pembangunan masjid, selain tentunya pemerintah juga memberikan bantuan. "Bantuan semampunya, misal semen 1, shodaqoh material atau apapun yang terpenting jika masyarakat bersungguh sungguh maka Alloh akan menurunkan barokah dari langit" tandasnya.
Lebih lanjut bupati mengatakan jika masjid bagus, jamaahnya banyak, pengajiannya juga tambah banyak, Insyaalloh warga desa setempat bertambah barokah.
KAJEN – Casmani, seorang aparatur sipil Negara (ASN) di SMKN Karangdadap dan merupakan warga Desa Kedungkebo Kecamatan Karangdadap menjadi pemenang 1 unit mobil dalam Pengundian Hadiah Tabungan Bima Bank Jateng Periode Pertama Tahun 2019 yang digelar di Halaman Bank Jateng Cabang Kajen, Jum’at (13/9/2019).
Pemenang lainnya dengan hadiah berupa 5 keping emas 10 gram, masing-masing yaitu Imam Khoirudin (Bank Jateng Capem Doro), Arifin (Capem Kedungwuni), Hendhy Setyo Pambudi (Cabang Kajen), Dakir (Cabang Kajen), Murdiarso (Capem Wiradesa).
Pemenang hadiah sepeda motor, masing-masing yaitu Vivi Yuliana (Capem Wiradesa), Daliman (Cabang Kajen), Pemdes Pamutuh Kecamatan Lebakbarang (Cabang Kajen), Agustina Saparwati (Capem Kedungwuni), Santoso (Capem Doro).
Direktur Bank Jateng Cabang Kajen Herdinanto dalam laporannya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pekalongan atas segala dukungan dan doa restunya kepada Bank Jateng Cabang Kajen. Selain itu, dia juga berterima kasih kepada para nasabah yang telah setia menabung di Bank Jateng.
KAJEN – Puluhan warga lanjut usia (lansia) Jum’at (13/9) mengikuti senam bersama di Halaman Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan. Tampak hadir Wakil Bupati, Ir. Hj. Arini Harimurti dalam kegiatan tersebut.
Usai senam bersama, Arini, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dengan para lansia pagi itu. Senam bersama merupakan program Komisi Daerah (Komda) Lansia dan diselenggarakan pertama kalinya. Arini menilai kegiatan senam bersama tersebut sangat positif. “Namun tidak hanya ini, kami juga mohon masukan dari para lansia semua, apa kira-kira program Komda Lansia ini agar lansia tetap sehat, tetap produktif. Kapan kita kumpul-kumpul, kapan tanggalnya,” ungkap Arini.
Ke depan juga diharapkan semua lansia dari berbagai kelompok bisa dilibatkan. “Ini adalah titik awal kita mudah-mudahan ke depan lebih giat lagi, lebih semangat lagi, lebih sehat lagi,” pungkasnya. Acara dilanjutkan dengan foto bersama.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Dra. Hj. Siti Masruroh, M.Si menyampaikan Dinas Sosial sebagai Sekretariat Komda Lansia menyelenggarakan senam sehat bersama ibu-ibu komunitas lansia alun-alun Kajen dan Karanganyar. “Ini adalah bagian dari salah satu kegiatan Komda lansia dan kegiatan ini dilaksanakan tiap dua minggu sekali,” katanya.
Ia berharap dengan berkumpulnya bersama para alim-ulama, mudah-mudahan masyarakat Kabupaten Pekalongan senantiasa dimudahkan dalam mencari rezeki yang halal, umur panjang sampai kelak berkumpul kembali tentunya bersama Rosulullah. "Kalau kita ingin punya ilmu, kita mencintai saja orang yang punya ilmu, Insya Alloh kita akan mendapat ilmu yang manfaat". ujar Bupati
KAJEN - Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si mengajar Kuliah Umum di kelas D3 Akuntansi PSDKU Universitas Diponegoro (Undip) Pekalongan. Dengan materi bertajuk "Era Millenial: Mampukah Akuntan Sebagai Pemersatu Bangsa", Bupati didampingi DR. Redyanto Noor, M.Hum (Ketua Lembaga Pengelola PSDKU Undip), Drs. Sudarno, M.Si., P.hD, (Kaprodi D3 Akuntansi PSDKU Undip), dan M. Agus Suryono, SE.Ak. (Narasumber kedua).
“Saya ucapkan terima kasih kepada Rektor Undip beserta jajaran Akademika yang secara terus-menerus melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Kemudian saya ucapkan selamat datang kepada para mahasiswa yang kebanyakan hampir 90 persen berasal dari luar Kabupaten Pekalongan,” ujar Bupati Pekalongan usia mengajar di Kampus PSDKU Undip Pekalongan di Kajen, Senin (9/9/2019) pagi.
Dijelaskan Bupati, Kabupaten Pekalongan dahulu bisa dikatakan zero perguruan tinggi. Berbeda dengan sekarang yang sudah hadir banyak perguruan tinggi seperti PSDKU Undip, IAIN, ITS NU, Politeknik Pusmanu, UMPP.
Kajen - Dalam rangka meningkatkan budaya baca masyarakat dan untuk menyediakan bahan bacaan yang murah dan bermutu Serta sabagai sarana rekreasi edukasi bagi para pelajar dan masyarakat. Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Pekalongan mengadakan kegiatan pameran buku.
“ Peserta pameran pada tahun ini adalah adalah penerbit, distributor, toko buku, editoys kaset vcd edukasi dan lain-lain.” Ungkap Tutik Iriyanti SH, MSi selaku kepala dinas Perpustakaan dan arsip Kabupaten Pekalongan disela acara pameran buku beberapa waktu lalu
Dan diperkirakan pengunjung pameran tahun ini ditargetkan kurang lebih 25.000 pengunjung terdiri dari siswa, mahasiswa, karyawan karyawati dan masyarakat umum. Selain itu pameran juga menghadirkan acara pendukung seperti berbagai lomba yang pesertanya dari anak PAUD pelajar dan masyarakat umum. Juga beberapa workshop diantaranya workshop tentang pengelolaan peepustakaan desa, penulisan artikel ilmiah dan lainnya. Ada pula seminar, bedah buku dan wisata buku, juga Pentas budaya dan seni.
Pada kesempatan yang sama Sekretarias Daerah Kab Pekalongan Mukaromah Syakoer, MM mewakili Bupati, menyambut baik pameran buku dan arsip tersebut. “Kami menyambut baik, karena dengan adanya pameran buku dan arsip ini kami berharap bahwa buku yang dikelola dapat ditayangkan kepada masyarakat untuk dibaca” tuturnya.
Kemudian kita juga sedang menyelesaikan pembangunan tanggul melintang yang melintasi daerah Tratebang. Saat ini air rob yang di pemukiman sudah surut sekitar 20 cm, tapi tanggul belum selesai. Tanggul ini dibuat dengan target waktu akhir bulan December 2019 sudah selesai.(red)
Minggu, 15 September 2019
Ia menyampaikan terimakasih kepada masyarakat yang sudah mendoakan pemerintah Kabupaten Pekalongan. Karena hingga masa kepemimpinannya pertumbuhan ekonomi kabupaten Pekalongan Bertambah baik, sehingga angka kemiskinan turun. Kondisi jalan di kabupaten Pekalongan pun sudah baik termasuk Sragi. “Dan pada tahun ini rencana akan dibangun pasar Sragi dengan harapan semoga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat”tandasnya.
Bupati juga berpesan kepada lurah Sragi untuk memperbaiki rumah runah warganya yang belum layak huni agar bisa ditempati layak huni. Tentunya dengan bergotong royong, sengkuyung, sesuai dengan tema hari jadi kabupaten Pekalongan tahun ini.(red)
Minggu, 15 September 2019
Dilaporkan, sampai dengan Bulan Agustus 2019, khususnya untuk tabungan dana mencapai Rp. 169 Miliar. Angka ini mengalami pertumbuhan yg cukup signifikan dibanding Agustus tahun lalu yang angkanya sekitar Rp 147 Miliar. “Ini menunjukkan bahwa dominasi tabungan ini masih cukup besar untuk penghimpunan dana di Bank Jateng Kajen,” jelas dia.
Dia berharap angka bisa terus meningkat sehingga operasional bank bisa dilaksanakan dengan baik. “Sekali lagi terima kasih dan kami sampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bupati dan para nasabah Bank Jateng,” ungkap Herdinanto.
Selain tabungan, penghimpunan lainnya yaitu giro dan deposito yang totalnya berjumlah Rp 624 miliar. “Perkembangan cukup pesat dibandingkan bulan Agustus 2018 yang angkanya sebesar Rp 563 miliar atau mengalami pertumbuhan 10%,” jelas dia.
Dia berharap pihaknya dapat mengemban amanat dari pemerintah dan para nasabah untuk mengelola dana yang dititipkan pada pihaknya. Dana tersebut, kata Herdinanto, merupakan salah satu sumber atau media bagi Bank Jateng untuk bisa turut serta dalam pembangunan di Kabupaten Pekalongan.
Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, SH,M.Si usai menyerahkan hadiah kepada para pemenang, dalam sambutannya mengatakan, menabung itu penting. Dikatakan, Bank Jateng merupakan bank milik Pemprov dan Pemkab/ Pemkot di wilayah Jawa Tengah. “Sehingga perlu diberdayakan dan didukung penuh, karena hasilnya untuk membangun Pemerintah Kabupaten Pekalongan,” tutur Bupati.
Selain oleh OJK, kata Bupati, Bank Jateng juga diawasi oleh Pemkab Pekalongan. “Matur nuwun panjenengan sedoyo warga Kabupaten Pekalongan sampun mempercayakan kepada Bank Jateng untuk menabung sekaligus melakukan transaksi perbankan lainnya,” ungkap Bupati.
Karena, menurut Bupati, saat ini, kita tidak bisa lepas dari hal yang bersifat perbankan. Oleh karena itu, kepercayaan masyarakat terhadap bank menjadi kunci pelayanan bagi para penyedia jasa bank.
Dikatakan, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pekalongan cukup tinggi, yakni 5,76%. Secara makro kondisi perekonomian di Kabupaten Pekalongan baik dan cocok untuk berinvestasi. “Banyak pihak ke tiga yang berminat untuk berinvestasi di Kabupaten Pekalongan. Hal ini perlu ditangkap sebagai peluang untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pekalongan pada tahun 2020 sebesar 6%,” tandasnya.
Bupati mengucapkan selamat kepada para pemenang undian. Namun, juga tak lupa juga berpesan agar para pemenang bersedekah kepada para tetangga yang kurang mampu. Bupati berdoa para pemenang dan nasabah rejekinya bertambah dan barokah. (Tim Dinkominfo Kab. Pekalongan)
Jumat, 13 September 2019
Jumat, 13 September 2019
Ada tiga hal yang ditekankan Bupati. Pertama, bupati menghimbau agar masyarakat kalijambe pada khususnya senang bersedekah. Kedua, dalam hal kerukunan antar warga jangan sampai terjadi pertengkaran, masalah beda pilihan itu biasa. Dan ketiga kepada orang tua harus mendukung program Pemerintah dengan menyekolahkan putra putrinya minimal 12 tahun atau tamat SMA/Aliyah
Pengajian yang diadakan di Kalijambe Sragi dengan menghadirkan tokoh ulama KH. Anwar zahid dr Bojonegoro jatim , pada rabu ( 11/09) berlangsung meriah. Bupati Pekalongan KH Asip Kholbihi dalam sambutan singkatnya mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan pengajian dari tahun ke tahun samakin baik. " Alhamdulilah masyarakat kalijambe dari tahun ke tahun masih istiqomah dalam rangka menebar kebaikan, melaksanakan hal hal baik , yakni menyantuni anak yatim. Semoga tahun depan lebih meningkat lagi", tuturnya.(red)
Kamis, 12 September 2019
“Mungkin akan segera menyusul perguruan tinggi lainnya karena wilayah Kabupaten Pekalongan sangat kondusif untuk pengembangan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta,” terang Bupati.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan, dengan kehadiran mahasiswa di Kabupaten Pekalongan ini sangat memberikan peran yang positif. Pertama, dapat memberikan motivasi para pelajar yang masih belajar di pendidikan menengah (SMA sederajat). Kedua, bisa mewarnai kegiatan-kegiatan yang ada di Kabupaten Pekalongan. Dan yang ketiga, mereka akan menjadi agen bagi Kabupaten Pekalongan di daerahnya masing-masing guna memperkenalkan potensi yang ada di Kabupaten Pekalongan ini seperti batik, dan potensi-potensi lainnya.
“Disamping itu juga yang lebih penting lagi adalah menumbuhkan perekonomian di Kabupaten Pekalongan seperti industry makanan, kos-kosan, laundry dan lainnya,” tuturnya.
Akan tetapi, kata Bupati, misi besar hadirnya perguruan tinggi adalah bagaimana agar Kabupaten Pekalongan ini mendukung Pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena angka partisipasi kasar perguruan tinggi masih jauh dari harapan kita. Dan dengan hadirnya perguruan tinggi di Kota Santri ini akan meningkatkan angka partisipasi kasar perguruan tinggi di Indonesia.
“Kami sangat terbuka bagi perguruan-perguruan tinggi lain yang akan membuka di Kabupaten Pekalongan. Karena semakin banyak perguruan tinggi akan semakin baik seperti kota-kota yang lain di Jawa Tengah semisal Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Salatiga, Purwokerto. Mudah-mudahan Kabupaten Pekalongan akan menyusul sebagai pusat untuk pertumbuhan perguruan tinggi baru di Jawa Tengah melengkapi kota-kota yang sudah ada,” harap Bupati.
Dalam kesempatan mengajar tersebut, Bupati memberikan doorprize kepada beberapa mahasiswa, yang sebelumnya disampaikan pertanyaan oleh Bupati kepada mahasiswa yang bisa menjawab pertanyaan. (didik/dinkominfo kab.pekalongan).
Senin, 9 September 2019
Dan arsip yang kita simpan, dijadikan sebagai informasi yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dan Kegiatan pameran buku dan arsip ditingkatkan agar semakin baik karena,animo masyarakat Kabupaten Pekalongan terhadap membaca dan terhadap literasi semakin baik, semakin respek. (red)
Senin, 9 September 2019
Minggu, 8 September 2019