KAJEN - Bantuan tahap 2 di kabupaten Pekalongan mulai diterimakan kepada masyarakat. Hal ini terungkap saat Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menyaksikan sekaligus memantau langsung penyerahan bantuan tahap ke dua dari kementrian sosial (kemensos) di Kecamatan Wiradesa, Sabtu (6/6)
Bupati menjelaskan bahwa semoga bantuan tersebut tepat sasaran, “ bantuan ini diharapkan memang tepat sasaran kemudian karena tehnis untuk tehnis pelaksanaanya sudah sesuai petunjuk dari kementerian.” Jelas Bupati.
Pada tahun ini Pemkab Pekalongan akan menyalurkan sebanyak 34009 kepada keluarga penerima manfaat (KPM), dan untuk Kecamatan Wiradesa ada 2034 KPM.
Pemkab berharap dengan uang 18 Milyar lebih bisa menggerakkan ekonomi lokal Kabupaten Pekalongan. Oleh karenanya Bupati mengarahkan kepada para KPM untuk belanja di warung-warung tetangga dan pasar tradisional sesuai dengan perintah Presiden RI Joko Widodo, untuk berbelanja di lingkungan sendiri. Tujuan dari belanja di lingkungan masing-masing yaitu untuk bersama-sama menggerakkan ekonomi masyarakat, jadi walaupun dia tidak menerima tapi karena jualan maka dia ikut mendapatkan manfaat dari KPM.
“Sedang kita gerakkan terus untuk membeli produk lokal kita apalagi Kabupaten Pekalongan ini pangannya ada, produksi sandang juga ada, seluruh pakaian di produksi di Pekalongan, kita bela dan beli produk Pekalongan sesuai dengan apa yang disampaikan oleh pak Presiden.” Tambah Bupati. (Ela Nurfadhila)
Sabtu, 6 Juni 2020
KAJEN – Sudah selama empat hari Dukuh Simonet desa Semut Kecamatan Wonokerto terendam banjir rob. Sebagai langkah solusi Pemerintah Kabupaten Pekalongan saat ini sedang mempersiapkan berbagai skema dan langkah-langkah strategis untuk mengatasi banjir rob di Dukuh Simonet desa Semut kecamatan wonokerto tersebut. Hal diungkapkan oleh Bupati Pekalongan KH.Asip Kholbihi,, saat melakukan tinjauan pengungsian di wonokerto Sabtu (6/6/2020),
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan menanggung ok kebutuhan pokok para pengungsi dan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah,baik itu jangka panjang dan jangka pendek untuk membantu warganya yang terdampak banjir rob.
KAJEN - Menuju New Normal, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) dari anggota DPR RI Komisi V H. Bisri Romli yang merupakan dari daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Batang dan Pemalang, untuk RSUD Kajen, Kamis (4/6)
Bupati menerangkan, APD ini sangat bermanfaat untuk RSUD Kajen yang pada saat ini sedang merawat pasien dalam pengawasan (PDP) 2 orang semoga cepat sembuh, tetapi pada prinsipnya RS ini adalah RS lini 2 yang sudah siap melayani.
Pada kesempatan ini saya memantau terkait pelaksanaan protokol kesehatan, berkaitan dengan disiplin mengenakan masker dan tetap jaga jarak termasuk diruang pendaftaran.
"Sementara ini kita evaluasi untuk pelayanan poli umum yang dibuka 2 minggu lagi setelah sebelumnya ada pembatasan.” Terang Bupati.
Pemkab Pekalongan saat ini juga sedang menyiapkan untuk ciptakan pra kondisi menuju new normal, fasilitas dan sarana prasarana menuju kepada hal tersebut sehingga masyarakat Kabupaten Pekalongan tidak perlu khawatir lagi karena kita sudah menyiapkan segala sesuatunya.
Sementara itu Kepala RSUD Kajen dr. Amrozi menyampaikan bersyukur dan terimakasih atas bantuan dari DPR RI karena memperingan dalam pengadaan APD yang hingga sekarang kadang masih sulit. " Bantuan yang kita dapatkan berupa masker standar, masker bedah, Hasmat, sepatu boot dan lainnya, dan ini sangat membantu bagi kami" Tandasnya.
KAJEN - Bupati Pekalongan KH Asip Kholbihi SH. M. Si didampingi para staf ahli serta para kepala OPD melakukan cek lapangan ke PT Pisma Putra Sepait dan PT Pajitex Pekalongan pada Rabu ( 03/06) siang. Dalam kunjungannya kali ini Bupati dan rombongan menggunakan transportasi bis yang didesain khusus untuk rapat.
“ Kita dari dinas terkait terutama Dinas PMPTSP Naker dan Dinas Kesehatan akan melakukan pengawasan setiap pabrik di Kabupaten Pekalongan. Disamping kita cek secara medis, persiapan kaitannya dengan protokol kesehatan, kita juga menanyakan kendala-kendala yang dihadapi oleh kalangan industri terutama yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah.,” ucap bupati Asip.
Dalam lawatannya bupati mendapat keluhan yang dihadapi para pegusaha yaitu stok barang yang menumpuk sejak 4 bulan lalu, sementara produksi harus jalan terus ditambah karyawan yang jumlahnya cukup banyak. Untuk itu Bupati berharap kepada pihak-pihak terkait, seperti PLN agar memberikan keringanan ( relaksasi ) untuk pembayarannya.
Selanjutnya Bupati berharap agar Pemerintah DKI Jakarta setelah selesai dengan PSBB ada kebijakan untuk membuka pasar Tanah Abang, pasar Cipulir dan pasar-pasar grosir lain yang ada di Jakarta. Agar barang dari Pekalongan dapat segera dipasarkan , mengingat sampai hari ini masih over stok di kabupaten Pekalongan. Produk kabupaten Pekalongan ini menyumbang besar untuk produk di Tanah Abang. Dengan demikian bisa mengurangi beban para pengusaha di kabupaten Pekalongan.
KAJEN – Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si didampingi istri Ny. Hj. Munafah selaku Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan, Wakil Bupati Ir. Hj. Arini Harimurti, Sekda Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM., serta para Kepala OPD, Rabu (03/06/2020) melakukan peninjauan ke beberapa pabrik tekstil yang ada di Kabupaten Perkalongan, seperti pabrik PT. Pajitex di Desa Watusalam Kecamatan Buaran dan pabrik PT. Pisma Putra Textile di Desa Pait Kecamatan Siwalan. Kunjungan Bupati Asip dan rombongan, untuk memastikan kondisi pabrik yang sebenarnya, mengingat sudah dua bulan terakhir banyak karyawan yang dirumahkan, karena adanya Pandemi Covid19 yang melanda sehingga kondisi pabrik yang belum bisa beroperasional dengan normal.
Direktur Operasional PT.Pajitex, Agung, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya masih merumahkan 300-an karyawan dari 1600 karyawan yang bekerja. Namun demikian karyawan yang dirumahkan tersebut, masih menerima gaji sebesar 50 persen dari gaji pokok. Menurutnya sejak ada pandemi Covid19 tiga bulan lalu, pabrik PT.Pajitex hanya menumpuk produksinya, karena beberapa negara yang menerima barang produksi dari PT.Pajitex seperti Malaysia dan Singapura melakukan lockdown.
“Ribuan lusin sarung kami tak bisa dijual, maka kami pun kesulitan dalam operasional, sehingga ada tiga ratusan karyawan yang dirumahkan,” ungkap Agung. Hal serupa juga disampaikan oleh Direktur PT.Pisma Putra, Turah, yang merumahkan karyawannya sebanyak 400 orang, karena terdampak akan pandemi Covid-19. “Pembayaran listrik yang tidak bisa dinego, menumpuknya barang yang tidak bisa dijual, karena produk kami tidak bisa lagi di ekspor ke Amerika, mengakibatkan kami harus merumahkan ratusan karyawan,” kata Turah.
KAJEN – Bupati Pekalongan KH.Asip Kholbihi,SH.M.Si, hari ini Rabu (3/6/2020) melakukan kegiatan ‘’Meeting On The Bus’’ bersama Wakil Bupati Pekalongan Ir. Arini Harinurti , Sekda Pekalongan Dra. Mukharomah Syakoer. MM dan sejumlah Kepala OPD di dalam bus yang didesign untuk metting.
Kegiatan ini bertujuan untuk menekan angka penyebaran wabah Covid-19 dan mempersiapkan Kabupaten Pekalongan menuju program New Normal.
Diungkapkan Bupati Asip Kholbihi, bahwa kegiatan kali ini memang agak berbeda dari kegiatan Meeting biasanya. Karena dilakukan di dalam bus dan dengan berkeliling ke sejumlah wilayah di Kabupaten Pekalongan seperti Kajen,Buaran dan Siwalan dengan tujuan untuk memantau kesiapan menuju Kabupaten Pekalongan New Normal.
‘’ Mudah-mudahan acara seperti ini dapat menjadi warna baru untuk kita, dalam rangka kita menghadapi wabah Covid-19 ini,’’terangnya.
Kabupaten Pekalongan yang secara statistik berkaitan dengan covid ini angkanya menunjukan trend yang positif dan akan kita tingkatkan lagi menuju zona hijau dan mempersiapkan Kabupaten Pekalongan menuju New Normal,’’ ungkap Bupati Asip Kholbihi.
KAJEN - Sudah hampir sebulan air pasang di dukuh Simonet Desa Semut Kecamatan Wonokerto yang menggenangi pemukiman warga. Hal ini membuat Bupati Pekalongan Asip Kholbihi prihatin dan melakukan tinjauan langsung ke pemukiman warga yang tergenang pada Selasa ( 02/06 ) pagi.
“ Kami menawarkan solusi relokasi bagi warga dukuh semonet untuk mendekati pemukiman warga lain. Tapi mata pencahariannya tetap di sini,” ucap Bupati Pekalongan KH Asip Kholbihi SH.M.Si, saat wawancara dengan awak media disela-sela tinjauannya.
Penduduk yang ada di dukuh Simonet sekitar 56 rumah, 64 KK. “ Kita berpikir warga ini nyaman atau tidak tinggal di dukuh terpencil pisah dengan dukuh lain yang ada di desa semut mengingat kalau kondisi air pasang makin tinggi , permukaan laut makin tinggi dukuh ini tergenang, “ terangnya.
Menurut Bupati Asip, untuk mewujudkannya kita butuh proses waktu yang cukup lama, namun minimal hari ini pihaknya sudah memulai untuk menyampaikan program-programnya melalui sosialisasi oleh kades setempat.
"Pemkab punya altenatif untuk pemukiman yang aman tanpa masyarakat meninggalkan basis mata pencahariannya yaitu nelayan"tandasnya.
KAJEN- Meskipun Kabupaten Pekalongan saat ini belum memberlakukan program New Normal seperti 25 kabupaten/kota lainya di Indonesia, namun Pemerintah Kabupaten Pekalongan saat ini sudah melakukan beberapa persiapan-persiapan untuk menuju program New Normal seperti yang diinstruksikan oleh pemerintah pusat.
Adapun salah satu langkah yang diambil oleh Pemkab Pekalongan untuk menuju program New Normal adalah dengan Wakil Bupati Pekalongan Ir.Arini Harimurti yang pada hari ini,Kamis (28/5/2020) melakukan tinjauan langsung ke kantor Dinas PTSM NAKER Kabupaten Pekalongan, guna memastikan sejauh mana persiapan dan pelayanan perijinan untuk menuju program New Normal di Kabupaten Pekalongan tersebut.
‘’Peninjauan kali ini kan dalam rangka kita nantinya menuju New Normal, sehingga saya ingin tahu kesiapan-kesiapan kita itu bagaimana. Pelayanan-pelayanan disini yang nanti harus benar-benar mengikuti protokol kesehatan supaya penularan Covid-19 itu bisa ditekan seminimal mungkin,’’ kata Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti.
KAJEN - Dalam rangka suasana hari raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, bertempat di Ponpes Mambaul Huda desa Pajomblangan Kedungwuni dilaksanakan acara silaturahmi antara ulama, umaro, TNI Polri dan tokoh masyarakat pada Kamis ( 28/05 ) siang. Acara silaturahmi menghadirkan Maulana Habib Luthfi bin Yahya dari kota Pekalongan sekaligus memberi maidhoh khasanah.
Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi SH.M.Si yang hadir bersama jajarannya dalam sambutannya mengatakan Pemkab Pekalongan bekerjasama dengan TNI Polri dalam upaya mengatasi musibah covid 19 secara kuantitas bisa dikatakan berhasil karena tidak terjadi konflik.
“ Kesempatan ini kita silaturahmi mengikuti saran para habib agar dimulai bagaimana kehidupan sosial pelan-pelan dipulihkan, sambil mengikuti perkembangan dari pemerintah. Jangan sampai adanya wabah covid 19 ini masyarakat down, panik, tidak melakukan aktivitas apa-apa. Ini bisa rugi. Beliau sebagai tokoh dunia, punya inisiasi yang luar biasa menjalin hubungan umaro dan ulama dimulai dari kabupaten-kabupaten. Mudah-mudahan menjadi energi positif untuk recovery sosial ini”, Ujar Bupati Asip. Bupati juga menambahkan di Kabupaten Pekalongan sudah dilakukan rapid tes masal di 6 pasar, hasilnya 5 yang reaktif. ‘ Mudah-mudahan ini menjadi bekal kita untuk terus ikhtiar”, Lanjutnya.
‘’ Pengungsi sejumlah 158 orang ini alhamdulilah semuanya dalam keadaan sehat karena semua kebutuhanya kita penuhi mulai dari air hingga logistik untuk kebutuhan makan yang sehari tiga kali ,kemudian kesehatan dan keamanan kita tanggung semua dan bahkan kita siapkan juga wc portable,’’terangnya
Kami juga sudah menetapkan tanggap darurat untuk para pengungsi dalam rangka menghadapi banjir rob yang selama empat hari kondisinya belum surut, sehingga pengungsi masih bertahan disini. " BPBD sudah menyiapkan segala sesuatunya dengan memenuhi kebutuhan pokok pengungsi atas nyaman,’’ ungkap Bupati Asip Kholbihi.
Adapun untuk langkah dan strategi jangka menengahnya, Pemkab akan segera berkoordinasi dengan gubernur,kementrian PUPR, serta Kementiran Kelautan dan Perikanan untuk membahas tentang rencana relokasi terhadap warga Dukuh Simonet yang berjumlah 67 KK dengan mengusahakan perumahan nelayan,karena mayoritas warga Dukuh Simonet bermata pencaharian sebagai nelayan.
‘’ Kemudian jangka menengah panjangnya ini sesuai dengan keinginan masyarakat agar relokasi, dan kepala desa sudah menyiapkan lahan , tinggal nanti kami akan berkoordinasi dengan pak gubernur kemudian kementrian PUPR, kementrian kelautan dan perikanan untuk mengusahakan perumahan nelayan, jadi supaya mereka direlokasi,karena disini basic mata pencaharianya adalah nelayan semua dari 67 KK itu mayoritas adalah nelayan semua,’’ jelas Bupati Asip.
Untuk relokasi warga di Dukuh Simonet pihaknya akan segera direalisasikan setelah berkoordinasi dengan pihak terkait,karena di Dukuh Simonet memang sangat mendesak untuk segera dilakukan daripada dukuh yang lain yang dianggap secara teknis masih aman.
‘’ Relokasi ini mendesak mengingat robnya sangat tinggi karena hampir separo rumah ,yaitu 3 sampai 5 meter. Hal ini disebabkan karena lebaknya ditepi laut dan sungai Sragi,’’ kata Bupati Asip.(red)
Sabtu, 6 Juni 2020
Amrozi menambahkan dalam rangka dukung new normal pihaknya sudah membuka pendaftaran di RSUD Kajen melalui secara online sehingga masyarakat tidak perlu mengantri lagi ditempat pendaftaran, bisa dilakukan dari rumah melalui aplikasi di smartphone dan bisa datang sesuai jadwal jamnya. (Humas Dinkominfo)
Kamis, 4 Juni 2020
“ Yang perlu kita tekankan lagi angka PHK kita secara umum tidak mengkhawatirkan, tetapi kalau dibiarkan terus berbahaya, oleh karena itu Pemkab menyambut baik new normal ini, dengan pembatasan tertentu karena sedikit demi sedikit industri akan kita buka kembali. Setelah zona hijau kita akan melakukan new normal total di beberapa sektor sesuai petunjuk pemerintah pusat. Mudah-mudahan Juni nanti kabupaten Pekalongan sudah zona hijau dan segera nenuju new normal terutama di kalangan industri supaya mereka bisa beroperasi kembali”, pungkasnya ( Humas Kominfo )
Rabu, 3 Juni 2020
Sementara itu, Bupati Asip menegaskan pihaknya akan segera membantu beberapa pabrik yang sedang kesulitan dalam pemasaran, sehingga harus merumahkan karyawannya. Karena jika karyawan terlalu lama di rumah tanpa bekerja, akan berdampak kurang baik terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Menurutnya hingga saat ini masih banyak pabrik tekstil yang belum bisa beroperasi, tidak bisa menjual barang yang diproduksi, sehingga mengalami over stock atau penumpukan barang produski, karena kesulitan menjual disebabkan pasar tujuan banyak tutup.
“Kami akan segera meyurati Gubernur DKI Jakarta dan Menteri Perindag, untuk segera membuka beberapa pasar di Jakarta, seperti Pasar Tanah Abang dan Cipulir agar produk sarung dan batik bisa kembali dijual di Jakarta,” tegas Bupati Asip. ( Red )
Rabu, 3 Juni 2020
Bupati Asip melanjutkan, walaupun di Kabupaten Pekalongan sudah mengalami penurunan angka penularan Covid-19, tetapi Pemerintah Kabupaten Pekalongan tidak akan lengah dan akan tetap melakukan langkah-langkah strategis untuk mengembalikan Kabupaten Pekalongan ke zona hijau.
Adapun untuk langkah tersebut, Bupati Asip Kholbihi menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan melakukan kegiatan operasi masker dengan melibatkan dengan Dishub,Polisi dan Satpol PP .
‘’ Besok kita akan bekerjasama dengan Satpol PP,Dishub dan Polisi untuk yang melintas di jalan mulai dari Kajen sampai dengan Kedungwuni itu harus memakai masker semua sehingga akan kita adakan operasi masker, ‘’
‘’ Pokoknya setiap hari kita akan adakan operasi masker sebagai langkah utama untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pekalongan dan masker juga akan disediakan,’’ jelas Bupati Asip.(humas kominfo)
Rabu, 3 Juni 2020
Pak kades sudah menyiapkan lahan, dan Pemkab secepatnya akan koordinasi dengan Pemprov dan Pemerintah Pusat untuk mekanisme pembiayaannya. ( Humas Kominfo )
Selasa, 2 Juni 2020
‘’Adapun upaya-upaya yang akan dilakukan untuk menuju program New Normal bagi Kabupaten Pekalongan yaitu ini tadi kita baru dalam taraf meeting persiapan tentang apa yang harus dilakukan yang diantaranya yaitu kemanan dan perlindungan diri dengan APD,’’ jelas Arini Harimurti.
Adapun untuk pelayanan di Dinas PTSM NAKER Kabupaten Pekalongan diungkapkan oleh Wakil Bupati Arini Harimurti, bahwa saat ini pelayanan masih berjalan secara online dan hal itu berjalan dengan lancar.
‘’Adapun untuk pelayanan masyarakat sekarang masih berjalan online dan tetap menerima pelayanan, dan hal ini berjalan lancar,’’ungkap Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti.
Melanjutkan hal itu, Kepala Dinas PTSM NAKER Kabupaten Pekalongan Edi Harijanto mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan bebrapa persiapan juga untuk menghadapi program New Normal yang akan dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan seperti apa yang dikatakan oleh wakil bupati.
‘’Jadi,protokol kesehatan tetap dijalankan dan juga nanti akan ada meeting untuk mengadakan persiapan-persiapan guna menyiapkan tempat pelayanan,’’ kata Kepala Dinas PTSM NAKER Kabupaten Pekalongan Edi Harijanto.(red)
Kamis, 28 Mei 2020
Sementara itu Maulana Habib Luthfi dalam sambutannya menerangkan pentingnya perkembangan ekonomi. “ Bagaimana ekonomi berkembang kembali dengan baik. Karena dengan perkembangan ekonomi yang baik akan mengurangi perbuatan yang negatif. Siraman-siraman rohaniyah diperlukan oleh publik”, tutur Habib Luthfi.
“ Dengan barokah tali silaturahmi saya yakin akan menepis semua hal yang tidak kita inginkan. Pada siang ini kita memberikan percontohan silaturahmi antara umaro, ulama, TNI Polri, dan tokoh masyarakat sehingga bisa berkesinambungan menjadi suri tauladan untuk kita semua menghilangkan rasa kekhawatiran dan ketakutan. Itu yang penting sekali. Sebab bila masyarakat timbul ketakutan berlebihan, coronanya sudah pergi , ketakutan masih ada, ini lebih berbahaya ke depannya. Bisa memicu perpecahan umat”, tambahnya.
Untuk itu menurut Habib Luthfi sudah kewajiban kita bersama bagaimana sebelum terjadi dan itu tidak kita harapkan. “ Ayo bareng-bareng kita tangkal supaya terhindar dari segala penyakit, bukan corona saja, melainkan semua penyakit “, ajak habib Luthfi ( Humas Kominfo )
Kamis, 28 Mei 2020