KAJEN – Kabupaten Pekalongan untuk kesekian kalinya kembali menerima penghargaan. Pada hari ini Selasa (15/12) Kabupaten Pekalongan mendapat penghargaan terkait kinerja aksi konvergensi percepatan pencegahan stunting terintegrasi tingkat Jawa Tengah, dan berada di peringkat ke-2 (dua). Penghargaan secara simbolis ini diserahkan Pj Sekda Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Dr. Prasetyo Aribowo.,SH,M.Soc.Sc kepada wakil bupati Pekalongan Ir. Arini Harimurti, di ruang rapat lantai VI.A Bappeda Provinsi Jawa Tengah.
Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Pekalongan Yulian Akbar yang hadir mendampingi wakil Bupati dalam acara penyerahan penghargaan pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting terintegrasi kabupaten/kota tahun 2020 tersebut mengungkapkan penghargaan tersebut merupakan pencapaian hasil kerja keras seluruh stakeholder OPD terkait serta masyarakat yang bersama-sama bahu membahu dalam rangka menurunkan angka stunting di kabupaten Pekalongan.
Yulian menjelaskan angka stunting di kabupaten Pekalongan tahun 2016 di kisaran 32-33 %. Selanjutnya tahun 2019 sudah di level 21 %. “Ini percepatan capaian yang cukup bagus dan kita mendapat apresiasi dari pemerintah provinsi terkait dengan capaian evalensi stunting, “ujarnya.
Menurutnya, hal ini memacu pihaknya untuk bekerja lebih baik dan lebih inovatif lagi dalam rangka menurunkan tingkat prevalensi stunting sesuai target dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi, dimana tahun 2024 nanti diharapkan angkanya di level 14%.
Sementara itu, di masa pandemic covid 19 ini angka kemiskinan juga mengalami kenaikan. Pada tahun 2019 lalu angka kemiskinan di kisaran 9,71 %, namun tahun 2020 ini mengalami kenaikan menjadi 10,19 %. ”Tentu saja ini menjadi PR bersama, antara pemerintah dan masyarakat di masa pandemic dengan segala keterbatasan, memang harus kita fokuskan perencanaan pembangunan dalam upaya penurunan angka kemiskinan,”tegasnya
Selain itu, pada hari ini juga dilakukan rapat koordinasi (rakor) TKPK provinsi Jawa Tengah dimana wakil bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti selaku ketua TKPKD mengikuti kegiatan rakor TKPK yang dipimpin oleh Pj Sekda Provinsi Jawa tengah yang mewakili Gubernur (Ar-Kominfo)
Selasa, 15 Desember 2020
KAJEN – Hari ini, Rabu 9 Desember 2020 masyarakat Kabupaten Pekalongan menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan calon Bupati-wakil bupati periode 2021-2026. Begitu pula dengan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si yang menggunakan hak suaranya di TPS 23 Kelurahan Kedungwuni Timur .Dan Wakil bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti mengunakan hak pilih nya di TPS 3 Tegaldowo Tirto.
Menurut Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si pelaksanaan pilkada tahun ini diselenggarakan dalam masa pandemi covid 19, tentu saja prosesnya berbeda dari pilkada tahun-tahun sebelumnya.
Ada perbedaan yang mencolok berkaitan dengan kampanye terbuka dan melibatkan kerumunan banyak orang. ” Menurut saya ada hambatan berkaitan dengan bagaimana memobilisasi masa. Tapi kita menghargai dan Alhamdulilah semua bejalan baik, “ ujar Bupati Asip saat ditemui sejumlah awak media di TPS 23 Kelurahan Kedungwuni Timur.
KAJEN - Plt Bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti pagi ini melantik Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan yang baru, yaitu Ir Bambang Irianto M.Si , menggantikan sekda sebelumnya, Mukaromah Syakoer MM, di Aula lantai I setda, Jum’at (04/12). Acara Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan dihadiri oleh oleh para staf ahli, para asisten, kepala BPKD, Kepala BKD, Inspektur, rohaniwan, dan disaksikan secara virtual oleh para kepala OPD se-Kabupaten Pekalongan beserta jajarannya .
Plt Bupati Ir Arini Harimurti dalam sambutannya menjelaskan pelantikan ini dilakukan karena memang waktunya sudah sangat terbatas. “ Besok akan masuk minggu tenang, kemudian akan ada gawe besar tanggal 9 Desember, yang mana ini memerlukan penjabat yang berwenang, apalagi sekda ini yang jadi ketua Desk Pilkada, sehingga hari ini saya melantik. Demikian juga pada bulan Desember ini banyak sekali kegiatan yang memerlukan kecermatan, ketepatan, baik dalam loyalitas maupun di dalam keputusannya , “ papar Arini
Selanjutnya kepada penjabat sekretaris daerah yang baru saja dilantik Arini berpesan untuk bersyukur atas pelantikan tersebut. Selain itu, dalam rangka hajat besar nanti Arini juga meminta penjabat sekda bisa menjadi teladan dan bisa memotivasi kawan-kawan ASN untuk benar-benar melakukan netralitas terhadap calon pilkada, dan menjadi tauladan bagi semua.
KAJEN - Menjelang kesiapan pengamanan Pilkada serentak tahun 2020 khususnya di wilayah Kabupaten Pekalongan dan guna terciptanya kamtibmas yang aman, damai, kondusif dan sehat, Polres Pekalongan menggelar Apel Tiga Pilar di halaman Mapolres Pekalongan dengan pimpinan Apel Kapolres Pekalongan AKBP Darno, S.H.,S.I.K, Kasdim 0710 Mayor Inf. Raji dan Plh. Sekda Kabupaten Pekalongan Ir. Bambang Irianto, M.Si., Kamis (3/12/2020) pagi.
Adapun hadir dalam kegiatan tersebut Pabung Kodim 0710 Mayor inf. Laendah, Wakapolres Pekalongan Kompol Andis Arfan Tofani, S.H., M.H., Para Kabag, Kasat dan Perwira Polres pekalongan, Para Kapolsek jajaran Polres Pekalongan, Danramil Se - Kab. Pekalongan, Camat Se - Kab. Pekalongan, Bhabinsa Kodim 0710 Pekalongan, Bhabinkamtibmas Polres Pekalongan, Anggota Polres Pekalongan dan Gabungan Kepala Desa Se - Kab. Pekalongan.
Dalam sambutannya Kapolres Pekalongan AKBP Darno, S.H., S.I.K., mengatakan, Apel Tiga Pilar ini merupakan langkah strategis dalam optimalisasi memelihara dan meningkatkan sinergitas dan soliditas menghadapi permasalahan yang mungkin timbul pada pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020.
"Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mengecek kesiapan dan kesiapsiagaan dalam rangka meningkatkan sinergitas dan mendukung Pilkada serentak tahun 2020 guna mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif Di wilayah hukum Polres Pekalongan," terang Kapolres.
Untuk itu, Ia mengajak mengajak kepada anggota TNI Polri dan PNS serta para Kepala Desa untuk menjaga dan membangun kehidupan di Kabupaten Pekalongan yang aman, tentram dan damai dengan ikut serta mencegah menghindari dari terjadinya kesalahpahaman saling menyalahkan dan hal-hal yang dapat menimbulkan terjadinya gangguan Kamtibmas dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif sehingga memudahkan masyarakat beraktivitas sehari-hari.
KAJEN – Kabupaten Pekalongan tak henti-hentinya menorehkan prestasi. Dibawah kepemimpinan Bupati KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si dan Wakil Bupati Ir. Hj. Arini Harimurti Kabupaten Pekalongan kembali memperoleh penghargaan dalam lomba Hari Habitat Tingkat Jawa Tengah Tahun 2019.
Penyerahan hadiah lomba Habitat 2019 dilaksanakan dalam kegiatan Bintek Pemantauan Kawasan Permukiman di Gedung UTC Semarang, Rabu (2 Desember 2020) lalu.
Hadiah diserahkan oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah Ir. Arief Djatmiko, MA mewakili Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, M.IP. Dan untuk Kabupaten Pekalongan diterimakan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Ir. Trinanto AM., M.Si mewakili Bupati Pekalongan.
Dalam lomba tersebut, Kabupaten Pekalongan mengangkat tema “GENTONG HEBAT Dalam Upaya Penanganan dan Pencegahan Permukiman Kumuh Kabupaten Pekalongan” dengan best practice adalah Desa Pecakaran Kecamatan Wonokerto.
Keberhasilan dan inovasi Desa Pecakaran Kecamatan Wonokerto dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan yaitu (1) Membuat tanggul raksasa (long storage) untuk mengatasi rob daerah pesisir; (2) Pengolahan air sungai menjadi air layak minum, kerjasama BKM Rukun Sejahtera dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pekalongan (Unikal); (3) Pengelolaan Sampah; (4) Pemanfaatan sampah organik (Cangkang Keong) menjadi bahan material bangunan; (5) Kegiatan bersih-bersih rutin dalam rangka untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan pola hidup masyarakat bersih dan sehat; (6) Ekonomi kreatif dalam bentuk diversifikasi olahan ikan dengan keterlibatan ibu-ibu Desa Pecakaran yang didampingi langsung oleh TP PKK Kabupaten Pekalongan.
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan terima kunjungan Liaison Officer (LO) atau petugas penghubung gugus tugas pusat dan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 daerah Kabupaten Pekalongan pada hari ini, Selasa (2/12/2020) di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan.
Kunjungan yang dipimpin oleh Brigjen Pol Purnawirawan Oneng Subroto itu, dilakukan dalam rangka monitoring dan pengawasan pelaksanaan penanganan Covid-19 di Kabupaten Pekalongan .
Menurut Oneng Subroto, hal tersebut bertujuan untuk mengetahui secara langsung bagaimana hasil yang telah dicapai, kendala apa saja yang dihadapi, serta inovasi apa saja yang telah dilakukan oleh tim gugus tugas percepatan dan penanganan Covid-19 Kabupaten Pekalongan.
‘’ Kedatangan kami ke Kabupaten Pekalongan ini dalam rangka monitoring dan pengawasan pelaksanaan penanganan Covid-19 di Kabupaten Pekalongan,’’ ungkap Oneng Subroto.
Selanjutnya, untuk hasil pantauannya sendiri, menurut Oneng Subroto, Kabupaten Pekalongan untuk tingkat kenaikan kasus positif Covid-19 tergolong tidak terlalu signifikan seperti kabupaten lainnya.
Selain itu, dikatakan Oneng Subroto, di tingkat Provinsi Jawa Tengah Kabupaten Pekalongan juga masih berada di peringkat lima dari bawah untuk kenaikan kasus positif Covid-19. Untuk itu pihaknya sangat mengapresiasi kinerja tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Pekalongan yang telah melakukan kinerja dengan cukup baik.
‘’ Alhamdulilah Kabupaten Pekalongan sebetulnya kenaikannya itu landai tidak terlalu signifikan seperti kabupaten lainnya, karena secara umum rangking di Provinsi Jawa Tengah menempati posisi lima dari bawah ,’’ ujarnya.
KAJEN – Jelang pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pekalongan tahun 2020 yang akan jatuh pada 9 Desember 2020 nanti, Plt Bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti beserta jajarannya meninjau langsung alat kesehatan yang akan digunakan saat proses pilkada berlangsung nanti, khususnya alat pelindung diri (APD) di gudang New Coral Karanganyar, Selasa (01/12) siang.
Pada kesempatan ini peninjauan diterima oleh ketua KPU abi rizal dan PLt Bupati didampingi PLh Sekda Kabupaten Pekalongan Bambang Irianto, Asisten Pemerintahan dan Kesra Totok Budi Mulyanto serta instansi terkait.
Peninjauan ini dimaksudkan agar nantinya proses pelaksanaan pilkada di Kabupaten Pekalongan dapat berjalan lancar, dan yang terpenting tidak ada kluster pilkada. Selain itu, Arini juga telah mengecek stok Alat Pelindung Diri (APD) yang telah disiapkan Komisi Pemilihan Umum ( KPU).
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan acara doa bersama pada pagi ini, Senin (30/11/2020) di Aula lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan. Acara doa bersama tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke 49 yang jatuh pada tanggal 29 November 2020 kemarin.
Dalam acara doa bersama tersebut tampak hadir Plt Bupati Pekalongan Ir.Hj Arini Harimurti, Ketua Korpri Kabupaten Pekalongan Dra.Mukaromah Syakoer,MM, Plh Sekda Pekalongan Bambang Irianto dan juga seluruh camat se-Kabupaten Pekalongan.
Saat memberikan sambutan pada acara tersebut, Plt Bupati Pekalongan Arini Harimurti mengatakan bahwa di tengah masa pandemic yang masih berlangsung saat ini, sebaiknya para pegawai dapat mengimplementasikan tiga makna utama sebagai ASN yang dituangkan dalam tema HUT Korpri ke-49 tahun ini yaitu melayani, professional dan ikhlas serta menjaga persatuan.
´ Inilah saya kira perbedaan yang mencolok antara pilkada masa normal dengan masa pandemi tapi saya bersyukur Alhamdulilah semua proses berjalan dengan baik, hari ini kita melakukan pemilihan pemimpin Kabupaten Pekalongan, mudah-mudahan masyarakat bisa memilih yang terbaik, untuk kemajuan pembangunan Kabupaten Pekalongan, ´ tandasnya
Bupati Asip juga menekankan bahwa yang paling penting adalah persatuan dan kesatuan menjadi kata kunci untuk keberhasilan program pembangunan di Kab Pekalongan karena itu merupakan solidaritas sosial yang harus terus menerus dipupuk bersama.
Sementara itu secara terpisah wakil Bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti yang memberikan hak suaranya di Tegaldowo Tirto berharap pelaksanaan pilkada hari ini bisa berjalan dengan lancar dan sehat, karena untuk mencegah covidpun waktu itu pihaknya sudah mengecek dan hasilnya sudah lengkap semua.
Kepada warga, Arini juga berpesan agar warga menggunakan hak pilihnya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga nantinya bisa terpilih pemimpin seperti yang diharapkan masyarakat dan semua sehat, tidak ada kluster pilkada.
Menyinggung penerapan protokol kesehatan di TPS, Arini menilai secara keseluruhan sudah baik. “ Berdasarkan pengamatan baik, mulai dari cuci tangan, pakai sarung tangan, bawa ballpoint sendiri sehingga tidak bergantian, “ ungkap Arini. (Ar-Kominfo)
Rabu, 9 Desember 2020
“ Saya juga mohon hendaknya panjenengan bisa mengayomi, bisa bekerja dengan professional. Oleh karena itu , pegang teguh professional dan keikhlasan,” pintanya.
Arini juga menyadari bahwa bulan ini selain penuh dengan pekerjaan yang bisa diselesaikan sec ara tepat dan cepat , tetapi juga mengingat ini akhir tahun, di akhir tahun ini pandemic semakin meningkat, bahkan sudah ada kluster OPD , kemudian masalah politik. “ Namun demikian tiga permasalahan ini, saya percaya Pak Bambang bisa menyikapi hal tersebut sebagai ASN yang sudah cukup senior, sikapilah dengan baik. Dan saya percaya saudara mampu mengelola hal tersebut,” tandasnya
Pada kesempatan itu Arini juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh ASN yang selama ini sudah bekerja dengan baik. (Ar-Kominfo)
Jumat, 4 Desember 2020
Tak sampai disitu saja, AKBP Darno juga meminta kepada peserta apel untuk senantiasa mendukung kebijakan pemerintah terutama dalam upaya men sukseskan Pilkada yang aman, damai, kondusif dan sehat serta upaya memutus penyebaran covid-19 dengan memberikan himbauan untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan dalam berbagai kegiatan masyarakat.
Dan diakhir amanatnya, Kapolres Pekalongan mengajak untuk meningkatkan soliditas dan bangun komunikasi positif dengan seluruh komponen masyarakat serta tingkatkan kerja sama sinergis antara TNI Polri dan seluruh stakeholder lainnya dalam memelihara stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Pekalongan.
Senada dengan Kapolres, Kasdim 0710 Pekalongan Suraji dalam sambutan singkatnya mengharapkan netralitas TNI Polri dan ASN di Kabupaten Pekalongan untuk senantiasa dijalankan dalam Pilkada 9 Desember 2020.
Begitu juga Plh. Sekda Kabupaten Pekalongan Ir. Bambang Irianto, M.Si mengharapkan kepada seluruh petugas yang terlibat dalam Pilkada untuk selalu menjaga kesehatan agar Pilkada berjalan dengan lancar. (red humas)
Kamis, 3 Desember 2020
Hadiah dari Lomba Hari Habitat Dunia Tahun 2019 akan digunakan untuk peningkatan jalan di RT 11 Desa Tratebang Kecamatan Wonokerto.
Rabu, 2 Desember 2020
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiyawan Dwi Antoro menjelaskan kondisi terkini di Kabupaten Pekalongan per tanggal 1 Desember 2020, yang menurutnya untuk angka kesembuhan atau recovery tembus angka 78,78 persen yang artinya tingkat kesembuhan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Pekalongan cukup tinggi.
Adapun untuk angka kematianya sendiri, lanjut Setiyawan, Kabupaten Pekalongan mencapai 4,24 persen, yang artinya tingkat kematian pasien Covid-19 di Kabupaten Pekalongan tergolong sangat rendah. Oleh karena itu, Ia berpesan supaya masyarakat tetap menjaga protocol kesehatan dengan baik, supaya berbagai upaya dan inovasi yang dilakukan oleh tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Pekalongan untuk mencegah dan menanggulangi Covid-19 bisa tercapai dengan baik.
‘’ Kondisi di Kabupaten Pekalongan per tanggal 1 Desember untuk angka kesembuhannya cukup tinggi dan angka kematiannya tergolong rendah, ini menunjukan progress yang baik,’’ jelasnya
Rabu, 2 Desember 2020
Selasa, 1 Desember 2020
Selasa, 1 Desember 2020
Selain itu, lanjut Arini, di masa Pilkada yang akan berlangsung pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang, sebagai ASN harus menjaga persatuan dengan tidak melakukan tindakan yang tidak menunjukan netralitas, integritas dan loyalitas kepada korps. Oleh karena itu, Ia berpesan supaya ASN tetap menjunjung tinggi jiwa korps supaya terhindar dari pelanggaran.
‘’Dalam rangka menyikapi perhelatan besar tersebut, maka keberadaan ASN telah diatur oleh peraturan dan ketentuan yang mengharuskan ASN harus bersikap netral. ASN wajib menjaga netralitas, solidaritas dan jiwa korps agar tidak terpengaruh untuk melakukan kegiatan yang mengarah pada keberpihakan terhadap salah satu pihak,’’ ungkapnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Plh Sekda Kabupaten Pekalongan Bambang Irianto menjelaskan bahwa sejak didirikannya, Korpri sudah menunjukan peran dan tanggungjawabnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, bangsa dan negara sebagai organisasi yang mewadai para ASN.
Ia juga berpesan supaya setiap ASN di lingkungan Kabupaten Pekalongan untuk bisa mempercepat perubahan budaya kerja guna menuju pola pikir yang lebih gigih, cerdas, inovatif dan tanggap sehingga bisa tanggap terhadap dinamika perubahan lingkungan strategis.
‘’Sebagai organisasi yang mewadai para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Korpri telah melaksanakan tugas-tugas pemerintahan dan telah melayani masyarakat dari berbagai bidang,’’ jelasnya.
Selanjutnya, Ketua Korpri Kabupaten Pekalongan Dra.Mukaromah Syakoer,MM., dalam kesempatan ini mengucapkan selamat hari ulang tahun Korpri ke-49 kepada semua ASN dan Ia juga sekaligus mengucapkan kesan dan pesannya karena sekarang sudah tidak lagi menjabat sebagai Sekda Kabupaten Pekalongan.
‘’Saya berterimakasih kepada semua pihak dan mohon maaf apabila selama bekerjasama, saya memiliki kesalahan baik yang disengaja maupun tidak kepada bapak/ibu semuanya,’’ ungkapnya.
Pada acara tersebut, juga diumumkan mengenai keputusan bupati terkait Top 6 pemenang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Dan untuk hasilnya, top 1 diraih oleh inovasi Si Japri dari UPTD Puskesmas Sragi 2, top 2 diraih oleh inovasi Kelas Mbah YI dari UPTD Puskesmas Karangdadap, top 3 diraih oleh inovasi Simdasa dari Kecamatan Talun, top 4 diraih inovasi Piva Jebol dari Kecamatan Kesesi, top 5 diraih oleh inovasi Sapu Jagad dari Dindukcapil, dan top 6 diraih inovasi Sinta Sah Bu dari DPM PTSP DAN NAKER.
Selanjutnya juga diserahkan Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 10 tahun (X) kepada 29 ASn , 20 tahun (XX) kepada 27 ASN dan 30 tahun (XXX) sebanyak 6 ASN yang melaksanakan pengabdian sebagai ASN (Lus-Kominfo)
Senin, 30 November 2020