KAJEN - Bupati Pekalongan , Dandim 0710 Pekalongan dan Kapoles Pekalongan baru baru ini melaksanakan kegiatan panen raya padi dilahan demplot Kodim 710 Pekalongan, yang berada di tanjungsari kecamatan Kajen. Senin (20/7).
“Ini ditanam dari kawan-kawan angkatan darat sebagai sebuah projek demlot untuk penyelenggaraan pembinaan ketahanan pangan pada tahun 2020,” Jelas Bupati Pekalongan Asip Kholbihi .
Ia menambahkan, hasil panen raya dari jajaran Kodim 0710 pekalongan hari ini cukup bagus, dan rata-rata di kabupaten pekalongan itu mencapai 9 ton perhektar. “ Kami mengucapkan terimakasih kepada jajaran Kodim 0710 yang telah berhasil melaksanakan program ketahanan pangan ini, semoga spirit untuk terus bisa meningkatkan produktifitas padi di Kabupaten Pekalongan”terangnya.
Sementara itu Dandim 0710 Pekalongan, Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto menjelaskan pelaksanan panen raya di demplot ini, kurang seluas satu hektar merupakan dari program ketahanan pangan. “ Hal ini juga untuk mendukung potensi wilayah Kabupaten Pekalongan, sehingga harapannya ini bisa menjadi percontohan bagi masyarakat”tandasnya.
Kodim 0710 Pekalongan berencana akan mengembangkan dan mengajak di tiap-tiap kecamatan, Pemkab dan Polres Kabupaten Pekalongan, sehingga inovasi-inovasi yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas padi itu bisa dikembangkan, dan Kabupaten Pekalongan ini bisa terus menjadi daerah yang surplus panen padi setiap saat. Kalau sekarang sudah 98 ribu ton setiap panen, maka bisa meningkat lagi menjadi 100, 150, dan sebagainya.
Ini kita kembangkan bersama-sama dengan Pemda dan masyarakat Kabupaten Pekalongan sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan.” Tambahnya.
Senin, 20 Juli 2020
KAJEN- Pemkab Pekalongan dan KPU Kabupaten Pekalongan melaksanakan perjanjian kerjasama penandatanganan nota kesepakatan rencana kerja sinergi di aula lantai I setda, Senin (20/07), dihadiri oleh Buapti Pekalongan Asip Kholbiihi SH.,M.Si, wakil bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti, Sekda Mukaromah Syakoer MM beserta para asisten, para kepala OPD dan kepala KPU Kabupaten Pekalongan. Hal ini merupakan wujud dari dukungan pemerintah kabupaten Pekalongan dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah di kabupaten Pekalongan tahun 2020 yang diselenggarakan dalam situasi pandemic covid19.
Bupati Pekalongan dalam sambutannya menyampaikan bahwa semua harus berkomitmen agar secara substantif tujuan dari diselengarakannya pilkada ini bisa terlaksana dengan baik,aman, damai. Penandatanganan nota kesepakatan dan rencana kerja sinergi antara pemkab dan KPU kabupaten Pekalongan ini sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman antara KPU RI dengan Kementrian Kesehatan tentang dukungan pemeriksaan kesehatan bagi anggota dan sekretariat panitia pemilihan kecamatan . Anggota dan sekretariat PPK , KPPS , petugas pemutahiran data pemilih atau panitia pendaftaran pemilih dan petugas ketertiban dalam penyelengaraan pemilihan umum dan pemilihan gubernur, bupati dan walikota. Pemilu serentak yang akan diselengarakan pada hari rabu, 9 Desember 2020 dalam masa pandemic covid19, ini merupakan pilar demokrasi oleh karena itu pelaksanaan pemilihan kepala daerah dapat digelar, agar berkualitas dan menunjukkan representasi kekuatan demokrasi di kabupaten Pekalongan dalam masa pandemi covid19.
KAJEN- Pemerintah memiliki peran yang sangat penting sebagai katalisator pembangunan tatanan masyarakat. Selain itu peran pemerintah tidak hanya mewujudkan kesejahteraan masyarakat saja, melainkan juga mewujudkan tatanan masyarakat yang baik di berbagai aspek kehidupan khusunya agama.Hal itu dikatakan oleh Bupati Asip Kholbihi saat menghadiri acara Pengajian Jam’iyah Thoriqoh Al Muktabaroh An nah Muslimat NU Pekalongan, di Kecamatan Paninggaran, Minggu (19/7/2020).
‘’Pemerintah itu mempunyai dua tugas. Yang pertama adalah berjuang menyusun program untuk kesejahteraan masyarakat. Kedua adalah ikhtiar kami dan para habib supaya masyarakat tidak hanya selamat didunia saja, melainkan selamat di akhirat juga,’’ Kata Bupati Asip.
Ia menyadari, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat juga perlu ditopang oleh berbagai hal diantaranya keamanan dan juga pendidikan agama. Apalagi di masa pandemic seperti saat ini, masyarakat sangat membutuhkan bantuan pemerintah untuk menghadapi musibah ini.
KAJEN - Dalam rangka mensosialisasikan 4 kebiasaan baru pencegahan penularan covid19 yaitu kebiasaan memakai masker di area public, mencuci tangan dengan air mengalir, menjaga jarak antar individu serta menjaga pola hidup sehat dengan makanan bergizi, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si bersama alumni praja STPDN serta beberapa OPD melakukan kegiatan bersepeda santai dengan rute Kajen- Kesesi pada Minggu (19/07) pagi dengan mengambil start dari pendopo Kajen .
Diharapkan kegiatan gowes ini bermanfaat sekaligus memberikan contoh sekalipun gowes tetap pakai masker , bawa hand sanitizer, minum vitamin dan menjaga jarak antar individu.
“Untuk sosialisasi 4 kebiasaan baru dimana-mana kita akan sosialisasikan terus. Ini penting sehingga kita sosialisasikan ke masyarakat agar hal-hal yang menyangkut protocol kesehatan itu dijalankan dimanapun kita berada, lebih-lebih di tempat public, “ ujar bupati Asip Kholbihi SH.,M.Si saat melepas rombongan sepeda santai .
KAJEN - Mendisiplinkan masyarakat agar lebih disiplin lagi dalam masa new normal, Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan melakukan 4 langkah yang penegakan aturan berupa mewajibkan masyarakat displin memakai masker ketika beraktifitas, melakukan cuci tangan setiap 20 menit, disiplin melaksanakan jaga jarak dan melaksakan pola hidup sehat.
" New normal bukan berarti bebas sebebas bebasnya, tetapi masih menggunakan kaidah kaidah 4 kebiasaan baru" Terang Bupati Asip Kholbihi, SH MSi di sela rakor penanganan covid di Karanganyar Sabtu, ( 18/7)
Menurut Bupati Pemerintah akan melakukan operasi dengan melibatkan satpol PP dibantu TNI-Polri dalam rangka menjaga keselamatan bersama. Adapun rencana operasi akan dilaksanakan pada Minggu depan setelah disiapkan regulasi berupa peraturan bupati tentang berupa penegakan kedisiplinan
Namun langkah yang akan kita ambil berupa cara pendekatan Edukatif, preventif, dan kuratif yang menekankan disiplin melaksanakan protokol kesehatan.
KAJEN – Gencarkan Pembangunan Infrastruktur desa ,Pemerintah Kabupaten Pekalongan siap bantu pembangunan balaidesa dan masjid di Desa Karanganyar, Kecamatan Tirto. Hal ini dikatakan oleh Bupati Asip Kholbihi saat melakukan kunjungan kerjanya di Desa Karanganyar, Kecamatan Tirto siang ini, Jumat (17/7/2020).
Bupati menuturkan, kunjungan kerjanya kali ini bertujuan untuk melakukan monitoring desa dan juga melihat langsung kebutuhan pembangunan infrastruktur di desa. Karena menurutnya, pembangunan infrastruktur itu penting guna menunjang kesejahteraan masyarakat. ‘’ Kita silaturahmi ke Desa Karanganyar ini nanti mengikuti Jumatan, kemudian nanti insyaallah akan membantu pembangunan masjid dan balaidesa,’’ Ujarnya.
Bupati Asip juga berharap, pembangunan yang dapat dilakukan di Desa Karanganyar itu tidak hanya pembangunan fisik saja, melainkan pembangunan sumber daya masyarakat yang juga tidak kalah penting.
Bupati melanjutkan, bahwa mulai tahun 2021 mendatang pihaknya akan mengintensifkan pembangunan pada sektor pertanian di desa-desa yang ada di Kabupaten Pekalongan untuk menaikkan nilai perekonomian di desa. ‘’ Kemudian yang berkaitan dengan pembangunan lingkungan termasuk pertanian Insyaallah akan kita tata kembali . Karena pembangunan bidang pertanian ini akan kita mulai intensif lagi pada 2021,’’ Jelasnya.
KAJEN - Gugus tugas covid 19 Kabupaten Pekalongan sudah menerima laporan berdasarkan perkembangan data terakhir kasus covid 19 di kabupaten Pekalongan saat ini ada 12 orang yang dirawat. Hal itu disampaikan bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si dalam wawancara usai menghadiri acara rapat paripurna DPRD pada Jum’at (17/07). Dalam sesi wawancara tersebut Bupati menyampaikan saat ini ada 12 orang dirawat, salah satunya adalah ketua DPRD kabupaten Pekalongan Hj. Hindun beserta suami. Namun ditegaskan saat ini keduanya dalam keadaan sehat namun untuk penanganan lebih intensif dilakukan isolasi di RSUD Kraton.
Dalam kesempatan ini bupati menghimbau kepada masyarakat agar tetap jaga protokol kesehatan dengan 4 langkah standar yang sudah disosialisasikan karena trendnya ada kenaikan. “Kalau bepergian jangan lupa pakai masker, namun hal ini belum menjadi kebiasaan masyarakat, Pemkab dengan segala instrumennya akan terus melakukan sosialisasi ini. Kemudian yang kedua, kebiasaan mencuci tangan, jaga jarak, pola hidup sehat ini menjadi kampanyenya kita terus menerus. Mudah-mudahan di situasi yang perkembangannya agak signifikan kenaikannya, semua harus lebih waspada ,” tegasnya.
Ditambahkan pula Kabupaten Pekalongan saat ini masuk zona kuning akan tetapi masih dalam resiko penularan rendah namun bupati tetap menegaskan kepada masyarakat agar hati-hati sekali, jangan sampai ceroboh karena diprediksi puncak-puncaknya di bulan Agustus dan September. “Pembatasan-pembatasan acara sesuai dengan protokol zona kuning sudah kami sampaikan , yaitu apa yang harus dilakukan dan tidak di zona kuning,” pungkasnya ( Humas Kominfo )
KAJEN – Rancangan peraturan daerah ( Raperda ) tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2019 disahkan oleh anggota DPRD kabupaten Pekalongan pada Jum’at (17/07/2020) dan dilaksanakan secara virtual dari ruang rapat paripurna DPRD, ruang rapat bupati dan di tiap OPD dan kecamatan.
Acara rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh bupati Pekalongan Asip Khobihi SH.,M.Si serta dihadiri oleh wakil bupati, para wakil ketua dan segenap anggota DPRD kab Pekalongan, anggota Forkopimda , ketua pengadilan agama, Sekretaris Daerah dan para asisten sekda, para staf ahli dan sekretaris DPRD, para kepala OPD, kepala bagian dan para Camat se kabupaten Pekalongan, ketua KPU kabupaten Pekalongan, pimpinan instansi vertical, BUMN dan BUMD, para pimpinan ormas, wartawan dan tamu undangan.
Bupati menyampaikan bahwa pertanggungjawabannya sudah disahkan oleh anggota DPRD, selanjutnya akan minta evaluasi ke Gubernur. Secara umum progres perjalanan kabupaten Pekalongan pada tahun 2019 hasilnya cukup baik, beberapa indikator makro ekonomi juga terpenuhi. Tingkat kepuasan masyarakat juga meningkat . Secara prinsip, menurut bupati perjalanan pemerintahan pada tahun 2019 berjalan dengan baik ,termasuk bagaimana Pemkab melakukan optimalisasi di bidang pendapatan daerah, yang pada tahun 2019 adalah Rp 2.182. 770.952.455,51 Kemudian Belanja dan Transfer Rp. 2.183.534.790.005,00, Pembiayaan Netto Rp. 160.620,432.491,71, dan Sisa lebih Perhitungan Anggaran Rp. 159.856.594.942,22.
KAJEN – Di saat Pandemi Covid 19 saat ini, Pemkab sedang berusaha menumbuhkan secara massif pusat pertumbuhan ekonomi baru. Titik-titik pertumbuhan ekonomi itu nantinya akan menjadi daya pantik atau trigger dari pertumbuhan ekonomi secara regional Jawa Tengah. “Kalau melihat trend pertumbuhan nasional, yang saat ini mengkhawatirkan, perlu upaya, cara ikhtiar lahir batin untuk memunculkan kreasi baru ditengah pandemi seperti ini,” ungkap Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si hari ini Kamis (16/07) pagi membuka secara resmi Gedung UMKM Center ‘Jampi Rogo’ dan Rumah Kreatif BUMN BRI yang berada di desa Madukaran kecamatan Wonopringgo.
Turut hadir dalam acara peresmian gedung antara lain wakil bupati Pekalongan Ir. Arini Harimurti, ketua Dekranasda, para kepala OPD se kabupaten Pekalongan,para asisten, staf ahli, camat,pimpinan cabang BRI Pekalongan, ketua Dekopinda, para pelaku UMKM dan Koperasi serta tamu undangan.
Kita juga akan mengembangkan pola-pola terhadap pemberdayaan IKM dan UKM sehingga mampu mendorong untuk bertransformasi ,menggali potensi dan menciptakan berbagai peluang baru. “Selanjutnya, takeline ‘Bangga buatan Indonesia, semua ada disini’ diharapkan menjadi take line yang harus disosialisasikan dan juga bisa dipertanggungjawabkan oleh semua pihak yang terkait” terangnya.
Selanjutnya menurut Bupati di suasana Pandemi Covid 19 ini ikhtiar untuk menguatkan ekonomi menjadi tugas yang tak kalah penting selain juga menjaga kesehatan. “Di aspek kesehatan, hari ini perkembangannya agak mengkhawatirkan, grafiknya naik. Kita ikhtiar untuk melandaikan grafik ini,” ujar bupati mengawali sambutannya.
Kaitannya covid19, bupati mengingatkan situasi sekarang secara umum kabupaten Pekalongan dari bulan Maret sampai Juli minggu I masih merawat 11 pasien. Dengan 5 sembuh, 1 meninggal, dan 5 dirawat. Kemudian menjelang minggu III perkembangannya luar biasa, tapi trend ini terjadi di seluruh Indonesia.
“Kita mencatat sampai hari ini ada 29 kasus positif. Tapi kita masih menyisakan 16 swab. Artinya disaat tahapan pilkada ini berjalan, justru tingkat penyebaran covid ini makin massif. Hari ini kami sudah memerintahkan asisten I untuk melakukan langkah-langkah sesuai dengan apa yang sudah disampaikan oleh pemerintah pusat,”ungkapnya
Selanjutnya minggu ini akandiadakan langkah pengereman dan standar protocol zona kuning dijalankan sesuai norma yang mengatur seluruh ritme kehidupan berdasarkan zona kuning, termasuk di KPU dan Bawaslu.
Untuk desa, pemkab akan kerjasama dengan kampung siaga yang kemarin diinisiasi oleh polres dan dandim. Kenudian dana desa yang 1 % bupati menugaskan kepala Dinas PMD agar diefektifkan kembali untuk menggerakkan control masyarakat terhadap lalu lintas orang di desa. Selain itu minggu ini kegiatan-kegiatan yang bersifat publik dibatasi.
“Yang terakhir, kami sedang menyusun regulasi berkaitan dengan sanksi. Sudah ada kompilasi dari beberapa daerah. Banyak daerah yang sudah menerapkan sanksi terhadap pelanggaran protocol kesehatan. Namun menurut bupati pihaknya lebih kepada penekanan yang bersifat edukatif dulu tapi regulasi tentang punishment tetap disusun.
Sementara itu ketua KPU kabupaten Pekalongan Abi Rizal mengungkapkan isi dari kesepakatan adalah fasilitasi pemda dalam rangka pelaksanaan pilkada 2020. Saat ini masih ada pandemi covid19 sehingga nota kesepakatan ini lebih kepada fasilitasi perlindungan kesehatan bagi penyelenggara untuk pelaksanaan pilkada 2020 dari mulai tahapan sosialisasi, pembentukan badan Ad hock, pemutahiran data pemilih, kampanye, sampai pemungutan dan penghitungan suara hingga rekap. Bahkan di rencana kerja strategis sudah dilakukan kegiatan sampai pelantikan . ( Humas Kominfo )
Senin, 20 Juli 2020
Minggu, 19 Juli 2020
Minggu, 19 Juli 2020
Saat ini kita memasuki zona kuning oleh karenanya kami menghimbau kepada masyarakat untuk bekerjasama menuju Pekalongan zona hijau , dengan melakukan langkah langkah preventif yang telah disiapkan secara matang.
Sabtu, 18 Juli 2020
Bupati Asip juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap berikhtiar dalam mencegah cluster baru penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pekalongan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. ‘’Saya berharap masyarakat tetap melakukan ikhtiar dengan melaksanakan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan jaga jarak, terus pola hidup sehat," Pungkasnya. (Lusi)
Jumat, 17 Juli 2020
Jumat, 17 Juli 2020
“ Ini menunjukkan kinerja keuangan kita cukup baik sehingga kita mendapat predikat WTP dari BPK 5 kali berturut-turut,” tuturnya ( Humas Kominfo )
Jumat, 17 Juli 2020
Penanganan puratif, preventif dan promotif di aspek kesehatan dibarengi dengan menggeliatnya/melakukan kerja keras pemberdayaan di bidang ekonomi seperti yang dilakukan sekarang ini. “Kalau ini bisa jalan bersama, InsyaAlloh kondisi makro perekonomian kabupaten Pekalongan akan berjalan dengan baik karena kita akan jaga betul pendapatan. Sumber-sumber pendapatan baru harus kita eksplore sebagai kekuatan ditengah pandemic,” tandasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Perindagkop UKM Ir. Hurip Budi Riyantini mengungkapkan Gedung UMKM Centre mulai dibangun sejak tahun 2018 dengan total anggaran Rp 7. 292.594.000. Namun demikian masih perlu penyempurnaan antara lain papan nama di sebelah jalan , selasar penghubung antar blok, pagar taman maupun lampu penerangan. Bangunan fisik UMKM Center tersebut luas lahannya 4000 meter persegi, luas bangunan 1850 meter persegi. Terdiri 3 blok, yaitu gedung A, B dan C.
Gedung A dan C dipergunakan untuk pusat promosi transaksi bisnis produk unggulan. Diutamakan untuk menampung segala inovasi ,kreasi dan talenta UMKM kabupaten Pekalongan yang layak dijadikan keunggulan kompetitif seperti klaster batik, jeans, fashion, pertanian,kopi, kuliner, herbal, ikan hias, wedding organizer dan sebagainya.
“ Yang tidak kalah penting adalah adanya klaster star up IT yang beranggotakan creator video digital, youtuber, programmer, desaingamer dan illustrator music,” ujar Hurip. Konsep klaster komunitas dimaksudkan untuk optimalisasi penggunaan ruang/kios bagi kurang lebih 44 ribu pelaku UMKM yang ada. Keanggotaan klaster masih terbuka bagi UMKM yang ingin bergabung.
Ditambahkan pula kehadiran RKB Rumah kreatif BUMN adalah dalam rangka mengoptimalkan kolaborasi pentahelic melalui digital ekonomi ekosistem bagi pelaku UMKM. Dalam kesempatan itu juga akan dilaksanakan pelatihan UMKM bermitra dengan PT Sumber alfaria Trijaya Tbk. ( Humas Kominfo)
Kamis, 16 Juli 2020