KAJEN - Jamaah haji asal Kabupaten Pekalongan, tepatnya yang tergabung dalam kloter 34, Selasa (siang) kembali ke kampung halamannya. Pemerintah Kabupaten Pekalongan melaksanakan acara penyambutan oleh Bupati Pekalongan, Hj Fadia Arafiq di Pendopo Rumah Dinas Bupati. Selasa 2 Juli 2024 siang.
Kedatangan jamaah haji asal Kota Santri berjumlah 332 orang disambut keluarganya yang sudah menunggu di kawasan alun alun Kajen. Sebelum pulang ke rumahnya masing masing.
Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan selamat kepada para jamaah haji yang tiba di tanah air dengan selamat. Bupati juga berdoa agar warganya yang baru saja menunaikan ibadah di tanah suci menjadi haji yang mabrur.
Bupati juga berpesan supaya setelah menjalankan haji dapat menjadi suri tauladan yang baik ke lingkungan sekitar. Dalam hal ini, mereka bisa membimbing, agar selalu meningkatkan ketaqwaan keimanannya dengan meningkatkan semua ibadahnya, seperti shalat lima waktu dan lainnya.
''Insya Allah, para jamaah haji ini dapat menjadi tokoh agama yang baik di daerahnya masing masing,'' katanya.
Selanjutnya Fadia menjelaskan, terkait kuota jamaah haji di Kabupaten Pekalongan, harapannya bisa lebih banyak lagi. Kemudian fasilitas fasilitas dari kementrian agama ketika memberangkatkan jamaah haji juga perlu ditingkatkan. Sebab sebagian besar jamaah yang menunaikan ibadah rukun Islan kelima ini sudah sepuh atau kebanyakan orang tua.
Dengan demikian, perlu adanya perhatian supaya mereka bisa mendapatkan pelayanan dengan baik. Terutama ketika akan menjalankan rangkaian ibadah haji, butuh fasilitas yang bagus sehingga bisa memperlancar proses pelaksanaan beribadah di tanah suci.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga merasa prihatin, karena jamaah yang berada di kloter ini, satu di antaranya meninggal dunia. Jemaah yang wafat sudah dimakamkan di tanah suci mekah dan sebelumnya sudah disetujui pihak keluarga.
''Sedangkan yang sakit diajak pulang dan dirawat di RS Moewardi Surakarta. Semoga jamaah yang meninggal dunia diterima di sisi Allah SWT,'' ungkapnya.
Selasa, 2 Juli 2024
JAKARTA - Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, S.Sos, M.Si menyampaikan paparan sebagai finalis Askompsi Digital Leadership Government Award (ADLG) Awards 2024 di depan perwakilan Menteri Dalam Negeri dan tim penilai dari sejumlah instansi lainnya, di Hotel Double Tree by Hilton Jakarta (27/06/2024).
Kegiatan dibuka oleh Dr H Suhajar Diantoro, M.Si (Tenaga Ahli Utama Mendagri) mewakili Mendagri, dilanjutkan dengan pengundian nomor urut paparan. Kemudian paparan dari masing-masing finalis, dan dilanjutkan sesi tanya jawab dari tim penilai kepada finalis.
Tim Penilai yang hadir yaitu dari Dirjen Bina Bangda Kemendagri yang diwakili Koordinator Substansi Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian, Direktorat Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah II, Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Dr. Ucup Hidayat,S.Si.,MM,
Penilai lainnya yaitu Prof. DR. Agus Heruanto Hadna (Guru Besar Departmen Manajemen dan Kebijakan Publik Universitas Gajah Mada), Dr. Gerry Firmansyah, S.T.M.Kom (Direktur Eksekutif Wantiknas), Dr. Andi Yuniantoro, S.Si, M.Kom (CEO Inixindo Jogja).
Finalis terdiri atas 9 orang yang merupakan nominator yang lolos di tahap visitasi pada tanggal 5 Juni 2024. Ke sembilan finalis tersebut merupakan sekretaris daerah yang berasal dari masing-masing 3 Provinsi/Kabupaten/Kota di Indonesia.
Asosiasi Dinas Kominfo Provinsi Seluruh Indonesia (Askompsi) dan Kemendagri setiap tahun memberikan penghargaan ADLG Awards kepada sekretaris daerah. Penghargaan diberikan sebagai wujud apresiasi terhadap kinerja kepemimpinan dalam kerangka digitalisasi pemerintahan, diantaranya dalam pelaksanaan regulasi terkait implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang sangat bergantung pada sekda, selaku koordinator SPBE.
Selain itu, juga komitmen dan teladan kepala daerah, sekretaris daerah dinilai sebagai kunci utama dalam keberhasilan transformasi digital di Indonesia.
Agenda penghargaan tahunan kepada sekretaris daerah di seluruh Indonesia tersebut merupakan pelaksanaan yang ketiga kalinya. Penganugerahan ADLG Award bertujuan untuk membantu mempercepat transformasi digital di daerah, sesuai Perpres 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional. Penghargaan diberikan kepada sekretaris daerah provinsi dan sekretaris daerah kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Penilaian ADLG Award terbagi dalam 3 klaster, yaitu seleksi awal berbasis data dukung, visitasi pembuktian aksi serta paparan tanya jawab panelis di Kemendagri.
Kamis, 27 Juni 2024
KAJEN - Wakil Bupati Pekalongan H. Riswadi beserta Hj. Widi Riswadi telah selesai dicocokkan dan diteliti (Coklit) oleh pantarlih (petugas pemutakhiran data pemilih / PPDP) dari TPS 04 Desa Gandarum. Keluarga H. Riswadi dikunjungi oleh Mei Pujiningsih selaku Pantarlih didampingi Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Gandarum di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Pekalongan pada Selasa sore (25/06/2024).
Rabu, 26 Juni 2024
KAJEN - Dalam rangka memperingati tiga tahun kepemimpinan Bupati Pekalongan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengadakan Kabupaten Pekalongan dalam rangka Refleksi Tiga Tahun Kepemimpinan Bupati Pekalongan yang dilaksanakan di Jalan Mandurorejo Alun-Alun kajen, Rabu 26 Juni 2024 malam.
Kabupaten pekalongan bersholawat kali ini menghadirkan Gus Ali Gondrong, pendiri Mafia Sholawat dan Tim Hadroh Mafia Sholawat Semut Ireng serta dihadiri Ketua DPW PKB Jawa Tengah, Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf, Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman, Forkompimda Kabupaten Pekalongan serta puluhan ribu masyarakat yang memadati jalan mandurorejo.
Dalam sambutannya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menuturkan bahwa dalam rangka memperingati tiga tahun kepemimpinannya dirinya sengaja memilih untuk bersholawat bersama sebagai bentuk syukur kepada Allah.“Membangun kabupaten pekalongan ini tidak mudah seperti membalikan tangan, kalau tidak dibantu oleh kuasa Allah,” katanya.
Dengan bersholawat bersama ini, lanjut bupati, dirinya optimis semua maksud dan tujuan akan dimudahkan, dan khusususnya dirinya sebagai bupati diberi kemudahan dalam membangun Kabupaten Pekalongan.“InsyaAllah semua hajat dan maksud kita akan dimudahkan oleh Allah, dan saya sebagai bupati semoga dimudahkan untuk membangun Kabupaten Pekalongan yang baik, sejahtera dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Rabu, 26 Juni 2024
KAJEN - Program Relokasi, Ratusan Kepala Keluarga (KK) warga Dukuh Simonet, Desa Tratebang, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan yang terdampak rob segera miliki rumah baru. Bupati Pekalongan Hj Fadia Arafiq langsung meresmikan dengan peletakan batu pertama pembangunan rumah hibah ini, Rabu (26/6/2024).
Bupati Fadia dalam sambutannya menyampaikan, Ini merupakan bukti keseriusan dan kegigihan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam menangani dampak bencana rob yang telah menghantam Dukuh Semonet sejak tahun 2019. Selain itu, Pemkab Pekalongan juga akan menyelenggarakan kegiatan berupa pembinaan dan pelatihan bagi warga terdampak relokasi yang akan dilaksanakan oleh instansi pemerintah termasuk dari unsur swasta.
"Alhamdulillah akhirnya di Kepemimpinan saya bisa terealisasi pembangunan permukiman warga Simonet, tidak hanya sebatas memberikan tempat tinggal, kami juga berkomitmen untuk terus mendampingi dan memberikan dukungan sarana dan prasarana perumahan, mulai dari pembangunan jalan, air minum, sanitasi, dan listrik agar warga dapat kembali hidup secara mandiri dan produktif," terangnya.
Proyek relokasi perumahan warga terdampak rob semonet ini dilakukan di atas tanah hibah seluas lebih dari satu hektar untuk membangun 100 unit rumah dengan anggaran mencapai 14,7 miliar Rupiah. Bupati menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah turut serta dalam mendukung upaya relokasi dan rehabilitasi ini,
Bupati Fadia berharap bahwa relokasi ini akan menjadi langkah awal bagi 100 Kepala Keluarga untuk memulai hidup baru yang lebih aman dan layak. Dalam kesempatan yang sama salah satu warga penerima manfaat Anto menyampaikan, Sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan semua pihak yang telah membantu terwujudnya relokasi hunian warga dukuh Simonet ini.
"Kami sangat bersyukur akhirnya relokasi dan pembangunan rumah warga dukuh Simonet ini terwujud, karena sejak tempat tinggal kami terdampak rob 2019 sampai saat ini kami terpaksa tinggal numpang di rumah saudara, sebagai wujud terimakasih, kami juga akan membantu proses pembangunan rumah supaya cepat selesai," terangnya.
Selain peletakan batu pertama, Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan rehabilitasi rumah bagi korban bencana sebesar Rp 75 juta, pemberian 40 unit kendaraan roda tiga, dan penanaman 90 pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Kabupaten Pekalongan.
Rabu, 26 Juni 2024
KAJEN - Petugas Pencocokan dan Penelitian (Coklit) KPU Kabupaten Pekalongan mendatangi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq untuk di data sebagai pemilih pada Pilkada Serentak 2024.
Petugas coklit datang ke rumah dinas Bupati, Rabu 26 Juni 2024 didampingi komisioner KPU, Bawaslu serta PPK dan Panwascam Kedungwuni.
Pada Pilkada serentak November mendatang, Bupati Fadia tercatat sebagai pemilih di TPS 3 Desa Langkap Kecamatan Kedungwuni.
Ditemui usai kegiatan, Fadia mengatakan bahwa petugas coklit dari Desa Langkap datang untuk mencocokkan data pemilih untuk pilkada nanti. "Ini merupakan cara yang benar, petugas datang untuk mendata, sehingga kita bisa tahu update data terbaru dan tahu dengan jelas berapa jumlah pemilih kabupaten Pekalongan secara real," katanya.
Dijelaskan bupati, para petugas datang untuk menanyakan berapa jumlah dalam keluarga yang bisa memilih. Mereka juga menjelaskan dimana TPSnya nanti. "Untuk pilkada jumlah TPS semakin sedikit jadi ada pergeseran pemilih, informasi tentang TPS mana kita memilih sangat penting. Saya tercatat di TPS 3 Desa Langkap," tuturnya.
Fadia menghimbau kepada masyarakat untuk terbuka dalam memberikan data pemilih, serta memberikan data terbaru kepada petugas coklit. Hal itu supaya coklit ini menghasilkan data yang valid. "Tidak usah takut jika didatangi para petugas coklit, mereka semata bertugas untuk update data pemilih terbaru," pungkasnya.
Rabu, 26 Juni 2024
KAJEN - Pendidikan agama merupakan salah satu pondasi utama dalam membangun karakter generasi muda. Karena pendidikan agama membantu membentuk kepribadian yang kuat, moral baik, dan sikap yang benar serta membantu meningkatkan kemampuan akademik dan sosial pada generasi muda. Demikian disampaikan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, saat memberikan sambutan pada acara Wisuda Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah yang berlokasi di Desa Salakbrojo Kecamatan Kedungwuni pada Sabtu, (22/06/2024).
Acara juga dihadiri Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu, Para Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Pekalongan, Unsur Forkopimcam, tokoh-tokoh masyarakat dan agama, para orang tua santri, serta masyarakat sekitar.
Selain itu, bupati juga menyampaikan tentang pembangunan suatu bangsa harus dimulai dari pemimpin yang berkarakter, dan karakter tersebut dibentuk melalui pendidikan sejak dini. "Pemimpin yang baik dan berkarakter lahir dari sistem pendidikan yang baik. Oleh karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa pendidikan, baik formal maupun non-formal, dapat berjalan dengan baik dan efektif," tambahnya.
Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi terhadap Ponpes Al Falah yang selama ini telah berkontribusi dalam pembentukan generasi muda yang berkualitas di Kabupaten Pekalongan. "Ini adalah kebanggaan untuk kita, Desa Salakbrojo ini punya pondok pesantren yang bagus, punya pondok pesantren yang bisa melahirkan anak-anak yang hebat,” ujarnya.
Acara wisuda ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan dilanjutkan dengan berbagai penampilan seni Islami dari para santri. Acara wisuda ini diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada para santri berprestasi dan dilanjutkan dengan doa bersama untuk keberkahan dan kesuksesan para santri dalam menjalani kehidupan di masa mendatang
Sabtu, 22 Juni 2024
KAJEN- Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq bersama Pimpinan DPRD melakukan Penandatanganan Persetujuan Bersama Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Pekalongan Tahun 2025-2045.
Penandatangan persetujuan bersama dilakukan pada Rapat Paripurna DPRD dalam rangka persetujuan bersama Raperda Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Pekalongan Tahun 2025-2045 dan penyampaian jawaban Bupati atas pandangan fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Pekalongan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023, Jumat 21 Juni 2024.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh Anggota Dewan yang telah mencurahkan segala perhatiannya guna membahas Raperda Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Pekalongan Tahun 2025-2045, sehingga Raperda tersebut dapat disetujui bersama tepat waktu guna memenuhi amanat konstitusi.
"Pada kesempatan ini juga kami sampaikan terimakasih atas pandangan umum terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023, baik yang bersifat masukan, saran maupun pertanyaan. Semua itu sebagai wujud kebersamaan dan tanggung jawab kita,"katanya.
Dijelaskannya, Raperda tentang RPJP Tahun 2025-2045 ini selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Tengah untuk mendapatkan evaluasi agar tercapai keselarasan antara kebijakan daerah, provinsi dan nasional. "Maupun sinergitas antara kepentingan publik dan kepentingan aparatur, disamping juga untuk menghindari agar peraturan daerah tentang RPJP 2025-2045 yang ditetapkan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan lainnya, " Jelasnya.
Bupati menambahkan, bahwa pihaknya telah berupaya agar Raperda RPJP yang disusun bersama memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku. "Namun demikian, apabila masih ada catatan dan koreksi dari Gubernur Jawa Tengah maka hasil evaluasi tersebut akan kita jadikan pedoman dalam rangka penyempurnaan," tambahnya.
Jumat, 21 Juni 2024
KAJEN - Sebanyak 266 kepala desa di Kabupaten Pekalongan diperpanjang masa jabatannya. Ratusan kepala desa tersebut dikukuhan ulang oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis 20 Juni 2024.
Pengukuhan perpanjangan masa jabatan kades dari sebelumnya 6 tahun menjadi 8 tahun ini dihadiri Unsur Forkopimda, Kepala Dinas PMD Kabupaten Pekalongan, perangkat daerah, camat dan lainnya.
Setelah dikukuhkan, Bupati menyerahkan Surat Keputusan Bupati Pekalongan tentang perpanjangan masa jabatan kepada para Kepala Desa.
Dalam sambutanya, Bupati Fadia mengucapkan selamat kepada para Kades yang baru dikukuhkan. Menurutnya ini merupakan hasil kerja keras dari Kades seluruh Indonesia yang mendapatkan perpanjangan masa jabatan selama dua tahun. “pesan saya kepada seluruh Kades, lakukan apapun sesuai aturan, jangan melakukan hal yang diluar aturan yang nanti berujung fatal,” terangnya.
Fadia juga berpesan, agar para Kades juga membangun komunikasi yang baik dengan Bupati selaku Ibu dari seluruh warga Kabupaten Pekalongan. Selain itu juga para Kades diminta untuk tidak banyak membuat program yang tidak jelas, mengingat dana desa yang terbatas.
“Program tidak perlu banyak tapi yang nyata dan bisa dirasakan oleh masyarakat, seperti Kabupaten Pekalongan yang fokus pada tiga program selama saya memimpin yakni, ‘jalan alus rejeki mulus’, Pendidikan gratis dari SD sampai SMA serta seragam gratis, dan juga kesehatan gratis kepada seluruh warga Kabupaten Pekalongan cukup dengan KTP,” ujarnya.
Tak lupa, bupati juga menyampaikan bahwa Kabupaten Pekalongan berhasil meraih pini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang merupakan opini audit yang tertinggi. “ini merupakan opini ketiga kali berturut-turut selama saya menjabat, dan saya ucapkan terimakasih kepada seluruh ASN di Kota Santri yang telah melakukan kerja nyata dan dibalas oleh Allah SWT,” pungkasnya.
Kamis, 20 Juni 2024