KAJEN – Menyikapi jumlah anak yatim yang terdampak pandemi Covid-19 cukup banyak karena ditinggal orangtuanya. Pemerintah Kabupaten Pekalongan menggandeng sejumlah pihak seperti Baznas Provinsi Jawa Tengah, Baznas Kabupaten Pekalongan dan Bank Jateng untuk ikut andil dalam membantu anak yatim/piatu/yatim piatu melanjutkan pendidikan.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E.M.M., mengatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya untuk bisa mensupport anak-anak yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Pekalongan semaksimal mungkin. Karena menurutnya, musibah yang dialami anak-anak ini sangatlah berat. Sehingga pemerintah dan pihak terkait harus hadir ditengah-tengah mereka untuk memberikan dukungan.
‘’Jadi saya minta juga kepada anak-anaku semuanya yang disini. Walaupun tidak semua, karena ini batasan umurnya 4 sampai 14 tahun yang disini. Saya minta anak-anak untuk tetap semangat. Semangat belajar, tidak usah takut karena ada kami disini yang akan selalu disamping kalian,’’ kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, saat memeberikan sambutannya dalam acara Penyerahan Bantuan bagi anak yatim/piatu/yatim piatu yang orangtuanya meninggal karena Covid-19, pada pagi ini, Kamis (7/10/2021), yang diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan.
Dikatakan Fadia bahwa jumlah total anak-anak yang ditinggal orangtuanya, di Kabupaten Pekalongan untuk rentang usia 4 – 18 tahun sejumlah 237 anak. Dan yang hadir dalam acara kali ini ada 85 anak untuk rentang usia 4-14 tahun untuk menerima bantuan.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut atas nama Pemkab Pekalongan Ia juga mengucapkan terimakasih kepada pihak dari Baznas Provinsi Jawa Tengah, Baznas Kabupaten Pekalongan dan Bank Jateng yang pada hari ini telah ikut membantu memberikan santunan bagi anak-anak yang terdampak Covid-19. Juga atas kesanggupan Baznas Provinsi Jawa Tengah khusunya, yang telah menyatakan siap untuk mensupport pendidikan anak-anak tersebut.
‘’Saya sangat apresiasi sekali kepada Baznas Provinsi Jawa Tengah yang sampai pendidikan anak-anak kedepannya juga sudah dipikirkan. Jadi ini Bazsnas memang luar biasa, dan tidak usah diragukan lagi,’’ pungkasnya.
Sementara itu Wakil Ketua Tiga Baznas Provinsi Jawa Tengah Drs. H.M. Zain Yusuf, MM., mengatakan dalam sambutannya pada acara Penyerahan Bantuan Bagi Anak Yatim/piatu/yatim piatu tersebut, bahwa Baznas Provinsi Jawa Tengah siap untuk mendukung anak-anak terdampak pandemi Covid-19 di Kabupaten Pekalongan untuk terus melanjutkan pendidikan sampai lulus.
Karena menurutnya, saat ini saja pihaknya telah menangani 3.474 anak di Provinsi Jawa Tengah yang memang terdampak Covid-19. Jadi, sudah tidak perlu diragukan lagi bahwa Baznas Provinsi Jawa Tengah akan benar-benar mendukung anak-anak di Kabupaten Pekalongan.
‘’ Disamping kami memberikan santunan, kedepannya pogram Baznas Provinsi Jawa Tengah akan juga mensupport anak yatim/piatu dan yatim piatu untuk bisa sekolah sampai lulus. Karena kami sudah berkoordinasi dengan pondok-pondok pesantren yang mempunyai pendidikan formal, yayasan yang punya pendidikan formal. Maka anak-anak itu akan kami titipkan sekolah di pondok pesantren dan yayasan yang membiayai adalah Baznas Provinsi Jawa Tengah,’’
‘’Jadi dari lulus SD, sampai ke SMA. Dan kalau memang nanti akan masuk ke perguruan tinggi kami Baznas Provinsi Jawa Tengah pun siap membantu dan memang ada beasiswa untuk S1 bahkan S3,’’ ungkapnya. (Lus-Kominfo)
Publisher : aris
Jumat, 8 Oktober 2021
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE.,MM menghadiri acara pengukuhan pengurus paguyuban Kepala Desa/Lurah Bahurekso Kabupaten Pekalongan periode 2021-2025 yang dilangsungkan di Pendopo Kajen, Rabu (06/10) siang. Tampak hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Pekalongan H Riswadi SH, Ketua DPRD Hj Hindun.,MH, Ketua Dekranasda Ashraff, Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria, perwakilan kejaksaan, perwakilan Dandim, kepala Dinas PMD P3A PPKB Subagyo, para camat yang hadir dan para pengurus Bahurekso 2021-2025.
KAJEN - Kegiatan seremonial Bedahan Pintu Bendung Gembiro Kesesi tahun ini ditiadakan. Pembertahuan tidak dilaksanakannya kegiatan Bedahan Pintu Bendung Gembiro tersebut tertera dalam surat resmi yang dikeluarkan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pekalongan Nomor 611/1247 pada tanggal 4 Oktober 2021.
KAJEN - Kabupaten Pekalongan mendapat 2 (dua) penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia ( Kemen PPPA RI).
Dua penghargaan itu adalah Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020 (kategori madya) dan penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2021.
KAJEN – Bertepatan dengan HUT TNI Ke-76 Tahun 2021, atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E.,M.M., berharap momentum ini dapat dijadikan pemacu semangat kembali antar Forkopimda, yaitu dari unsur TNI, Polri dan pemda dalam meningkatkan sinergitas guna menurunkan angka penularan Covid-19 di Kabupaten Pekalongan.
KAJEN - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang ke-61 yang jatuh pada tanggal 24 September 2021 di halaman Kantor BPN Kabupaten Pekalongan Wiradesa, Jum’at (24/09) pagi. Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang ke 61 kali ini mengusung tema ‘ Percepatan Pemulihan Ekonomi Melalui Pelayanan Tata Ruang dan Pertanahan yang Profesional’, sekaligus juga dilakukan penyerahan sertifikat kepada organisasi kemasyarakatan dan Pemda. Selain itu dilakukan pula penyerahan penghargaan satya lencana karya satya kepada PNS di lingkungan BPN Kabupaten Pekalongan. Upacara diikuti segenap jajaran lingkungan Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Pekalogan dan dihadiri pula Penjabat (Pj) Sekda Kabupaten Pekalongan.
Bupati Fadia Arafiq dalam sambutannya mengucapkan selamat atas terpilihnya para pengurus periode 2021 -2025 dan berharap para pengurus yang terpilih dan dikukuhkan dapat bekerja maksimal sesuai fungsinya.
Dalam kesempatan tersebut Bupati menyampaikan beberapa poin, diantaranya posisi Kabupaten Pekalongan yang saat ini berada di level 3 untuk kasus covid. Menurutnya, hal ini salah satunya disebabkan sebagian warga yang belum divaksin. “ Saya yakin bapak/ibu kepala desa sudah maksimal, termasuk bupati/wakil, dandim, kapolres, DPRD sudah bekerjasama membuat covid di kabupaten Pekalongan turun. Tapi ternyata indikasi penghitungan kita masuk di level 3 itu karena kita masih banyak yang belum divaksin. Jadi saya minta bapak/ibu kepala desa/lurah agar sama sama, khususnya mengajak yang sepuh untuk mau divaksin,” ujar Fadia.
Dijelaskan, vaksinasi merupakan ihktiar maksimal untuk menghindari covid. “ Ikhtiar maksimal yang kita lakukan adalah vaksin. Tapi kalau vaksin kita ngga mau, ini susah. Begitu level naik, kita semua ikut susah. Kita seluruh jajaran pemerintahan kabupaten Pekalongan khususnya bapak/ibu kepala desa/lurah , agar yang tidak mau divaksin ini diberi edukasi/pengertian,” pintanya.
Bupati menjelaskan bahwa upaya vaksinasi yang ditempuh adalah dengan menyerbu di tiap kecamatan. Contohnya di Kecamatan Kesesi telah kita serbu sampai ke desa desa. Satu kecamatan itu seluruh desa kita masuki semua.,” lanjutnya.
Ditambahkan pula bahwa vaksinasi juga telah diterapkan di lingkungan sekolah bahkan sebagai syarat mengikuti ujian sekolah. Dengan demikian diharapkan seluruh warga Kabupaten Pekalongan mendapatkan vaksin semua.
Selain vaksinasi, Bupati Fadia juga menyampaikan bahwa Pilkades akan segera digelar. Untuk itu ia meminta segala sesuatunya dipersiapkan dengan baik, termasuk dalam pelaksanaannya situasinya harus kondusif jangan sampai terjadi kegaduhan dan kerumunan.
Poin lainnya yaitu tentang Bumdes yang saat ini tengah merambah di desa-desa. Bupati menegaskan bagi desa yang mempunyai potensi/keunikan tersendiri, pihaknya akan membantu mensosialisasikan agar dikenal sampai ke luar daerah. “ Nanti kita bantu sosialisasikan, desa- desa yang punya keunikan, kita promosikan supaya orang orang dari luar daerah tahu bagaimana indahnya desa-desa di Kabupaten Pekalongan,” ucapnya.
Sementara itu ketua umum Paguyuban Kepala Desa/Lurah Bahurekso terpilih, Drs Hartono Taslani ( Lurah Ponolawen) mengungkapkan Lurah/Kepala desa senantiasa akan mengabdi kepada masyarakat. “ Paguyuban Bahurekso akan bersinergi dengan Forkopimda, tokoh ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan semua unsur yang bisa mendukung paguyuban Bahurekso menjadi besar. Paguyuban Bahurekso akan melejit menjadi besar dengan dibantu semua unsur ,” ungkap Hartono.
Hartono juga menegaskan pihaknya akan mendukung visi misi Bupati Wakil Bupati untuk kemajuan Kabupaten Pekalongan. (Ar-Kominfo)
Publisher : aris
Kamis, 7 Oktober 2021
Dalam surat tersebut Kepala DPU Taru Kabupaten Pekalongan Ir Bambang Irianto menyatakan Berdasarkan surat Kepala Badan Pengelolaan Sumber Daya Air Pemali Comal perihal pengeringan total jaringan irigasi, sesuai dengan jadwal akan dilaksanakan penutupan pintu intake pada tanggal 1 – 15 Oktober 2021. Namun dengan pertimbangan masih dalam masa pandemi, guna menghindari kerumunan masa maka pada tahun 2021 ini kegiatan seremonial Bedahan pintu Bendung Gembiro tidak akan dilaksanakan. ( Ar-Kominfo)
Publisher : aris
Rabu, 6 Oktober 2021
Rabu, 6 Oktober 2021
“ Saya merasa bersyukur karena Kabupaten Pekalongan mendapat dua penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen dan peran pemerintah daerah dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi pengarusutamaan gender (PUG) dan pemenuhan hak-hak anak, “ ungkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE.,MM di ruang kerjanya, Selasa (05/10/2021).
Selaku Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq menyampaikan dirinya akan berupaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan antara perempuan dan laki laki dalam pembangunan, meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia melalui upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dan kaum difabel serta meningkatan pemenuhan hak anak, mendengarkan suara anak dan partisipasi anak dalam pembangunan.
“ Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD dan perusahaan swasta, BUMN, BUMD, kelompok – kelompok masyarakat melaui CSR-nya yang telah mendukung pelaksanaan penilaian Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dan penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) ini. Dan harapannya tahun depan mendapat penghargaan yang lebih meningkat lagi stratanya,”harapnya.
Kabupaten Pekalongan sebelumnya telah beberapa kali mendapat penghargaan APE. Penghargaan APE kategori Pratama diraih pada tahun 2012, 2014 dan 2016. Selanjutnya kategori Madya diraih pada tahun 2018 dan 2020.
Sementara untuk penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA), sebelumnya telah diraih Kabupaten Pekalongan sebanyak lima kali berturut turut.
Penghargaan KLA kategori Pratama pada tahun 2013, sedangkan pada tahun 2015, 2017,2018, dan 2019 serta tahun 2021 kategori Madya. (Ar-Kominfo)
Publisher : aris
Rabu, 6 Oktober 2021
Fadia mengatakan, bahwa saat ini PR besar yang harus segera diselesaikan oleh antar lembaga pemerintah, juga dari unsur Forkopimda adalah menurunkan penularan COVID-19, sehingga Kabupaten Pekalongan bisa segera zero covid.
‘’Jadi, sinergi antara Forkopimda yaitu unsur TNI, Polri dan Pemkab Pekalongan ini sangatlah penting supaya angka penularan Covid-19 bisa turun,’’ kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, saat mengikuti Upacara Peringatan HUT TNI Ke-76 Tahun 2021 secara virtual dari Istana Negara, di Aula Makodim 0710 Pekalongan yang diselenggarakan pada pagi ini, Selasa (5/10/2021).
Dalam acara peringatan HUT TNI Ke-76 tersebut, hadir juga dalam acara yaitu Kodim 0710 Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan, Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria, Kapores Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi, juga segenap jajaran Forkopimda lainnya serta perwakilan TNI – Polri.
Adapun tema yang diusung dalam peringatan HUT TNI Ke-76 pada 5 Oktober 2021 kali ini adalah ‘’Bersatu, Berjuang, Kita Pasti Menang’’.
Dikatakan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, bahwa tema yang diangkat dalam peringatan Hut TNI kali ini dapat dimaknai sebagai upaya dan rencana besar para pemangku kepentingan di negeri ini untuk bersama-sama melawan Covid-19 supaya bisa segera pergi, dan kehidupan bisa berjalan seperti sedia kala.
Untuk itu, menurut Fadia semangat kebersamaan dan saling tolong-menolong sangatlah penting dilakukan di masa-masa sulit seperti saat ini. Karena menurutnya, tidak ada hal yang lebih penting dilakukan saat ini selain berjuang dan bertahan di masa pandemic Covid-19.
‘’Banyak hal yang harus kita lakukan, namun di masa-masa ini yang paling penting adalah kita bisa bertahan dan tetap berjuang,’’ ungkapnya.
Selain itu, Fadia juga mengatakan dalam kesempatan tersebut bahwa pihaknya sangat berterimakasih kepada unsur TNI dari Kodim 0710 Pekalongan yang selama ini telah bersama-sama dengan Pemkab Pekalongan dalam bekerjasama untuk melakukan program-program di masa pandemic Covid-19.
‘’Saya ucapkan sekali lagi, selamat memperingati HUT TNI Ke-76 Tahun 2021, semoga momen ini dapat kita manfaatkan dengan baik. Dan terimakasih atas pengabdian serta kinerja TNI bagi masyarakakat selama ini,’’ pungkasnya. (Lus-Kominfo)
Publisher : aris
Rabu, 6 Oktober 2021
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E.,M.M., mengatakan bahwa pihaknya sangat berterimakasih dan mengapresiasi program bedah rumah yang diinisiasi oleh keluarga besar Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan. Karena menurutnya, program semacam ini sangatlah bermanfaat bagi warga, dan tentunya sangat membantu pemkab Pekalongan mengingat di Kabupaten Pekalongan masih banyak dijumpai rumah yang tidak layak huni.
‘’Ini saya datang kesini untuk memberikan apresiasi yang tinggi kepada keluarga besar Muhammadiyah yang telah perduli terhadap masyarakat Kabupaten Pekalongan. Karena ada masyarakat kita yang benar-benar tidak mampu, dan dari keluarga besar Muhammadiyah ini membantu merehab rumahnya,’’ kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, saat menghadiri acara Peresmian dan Serah Terima Kunci Program Bedah Rumah di Kecamatan Sragi, pada pagi ini, Senin (4/10/2021).
Menurut Fadia, program bedah rumah ini bisa dijadikan contoh bagi organisasi-organisasi lain untuk bisa bersinergi bersama Pemkab Pekalongan dalam mengentaskan permasalahan nyata yang sedang dihadapi oleh warga yang benar-benar tidak mampu.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut Fadia juga mengucapkan selamat kepada penerima bantuan program bedah rumah yaitu Pak Sarji, yang merupakan warga di Kecamatan Sragi, atas berkah yang diterimanya dari bantuan tersebut.
‘’Harapan saya kepada Pak Sarji, karena sekarang kan rumahnya sudah lebih layak, semoga rejekinya juga tambah bagus lagi dan tambah sehat juga,’’ ungkapnya.
Tidak lupa, dalam kehadiranya itu atas nama Pemkab Pekalongan Ia menyerahkan bantuan berupa peralatan dapur, alat masak, pakaian, selimut, seragam sekolah dan bingkisan sembako bagi keluarga Pak Sarji.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan KH. Mulyono mengatakan bahwa program ‘Bedah Rumah’ merupakan program yang diinisiasi dan telah disetujui oleh seluruh anggota Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan sebagai bentuk kepedulian sosial bagi warga yang tidak mampu untuk merehab rumah.
‘’Karena di dalam Islam, sebaik-baik manusia adalah Ia yang banyak bermanfaat bagi lingkungannya dan bagi masyarakat sekitarnya. Jadi program ini memang kita inisiasi dari hal tersebut,’’ ungkapnya.
Pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan juga menyampaikan bahwa pihaknya sangat siap untuk mendukung program-program Pemkab Pekalongan yang memang bertujuan untuk kepentingan masyarakat. Karena menurutnya, membantu sesama yang membutuhkan itu merupakan sebuah kewajiban dalam Islam.
‘’Bedah rumah ini bukan merupakan program yang ingin menyaingi program bedah rumah dari Pemkab Pekalongan itu tidak. Tetapi program ini memang kita tujukan sebagai bentuk dukungan bagi Pemkab Pekalongan dan masyarakat,’’ ujarnya.
Selain itu, Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Pekalongan yang telah berkenan hadir dalam acara penyerahan kunci program bedah rumah terebut. Karena menurutnya kehadiran Bupati Pekalongan telah memberikan semangat baru untuk menanamkan virus ikhsan yaitu menebarkan kebaikan-kebaikan seluas-luasnya. (Lus-Kominfo)
Publisher : aris
Selasa, 5 Oktober 2021
“ Saya mau melihat secara langsung keadaan keluarga Bapak Harsono ini. Karena saya melihat fotonya, saya mengutus Bu Camat mengecek situasi /keadaan apakah benar rumahnya di emperan,” ungkap Bupati Fadia saat meninjau tempat tinggal Harsono di desa Wonopringgo.
Disampaikan, Pemerintah Daerah melalui pihak kecamatan akan membantu rebah rumah yang ditinggali Harsono sekeluarga.
“ Dan kalau kita membantu rehab rumah kan harus ada tanah yang miliknya. Dari seminggu yang lalu tim kecamatan sudah bergerak mengurus surat-suratnya, “ paparnya
Dalam kunjungan tersebut Bupati juga memberikan bantuan kepada anak Harsono berupa baju seragam sekolah, sepatu dan barang kebutuhan lainnya.
“Harapan kedepan, tidak ada lagi terjadi begini di Pekalongan , semua satu per satu PR akan coba saya selesaikan. Dari mulai jalan, pendidikan, kesehatan dan juga rumah-rumah yang tidak layak huni adalah PR buat saya untuk diperbaiki,” pungkas Fadia. (Ar-Kominfo)
Selasa, 5 Oktober 2021
Pj Sekda Kabupaten Pekalongan, Drs Budi Santoso.,M.Si mewakli Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE.,MM membacakan sambutan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional. Dalam sambutan yang dibacakan Sekda, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan A.Djalil mengatakan bahwa tema ‘ Percepatan Pemulihan Ekonomi Melalui Pelayanan Tata Ruang dan Pertanahan yang Profesional’ pada peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Tahun 2021 ini mengandung maksud melaksanakan Undang Undang Cipta Kerja (UUCK ) dan turunannya untuk menciptakan lapangan kerja yang seluas luasnya bagi rakyat Indonesia dengan cara memberikan kemudahan berusaha bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta mendorong investasi.
Sejalan dengan semangat pemulihan ekonomi nasional, lanjut Sofyan, hari ini akan diluncurkan sistem pendaftaran online aplikasi LOKETKU dan aplikasi permohonan informasi online. Pelayanan pertanahan secara elektronik ini nantinya akan meningkatkan efisiensi waktu, biaya dan transparansi pelayanan.
“ Dalam rangka percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), saya mengajak Gubernur dan Bupati/Walikota untuk mensukseskan program ini dengan membantu masyarakat yang kurang mampu melalui penyediaan anggaran Pra-PTSL serta membantu meringankan beban masyarakat dengan pengurangan atau bahkan penghapusan BPHTB sehingga target tahun 2025 seluruh bidang tanah di Indonesia terdaftar dapat dicapai, “ tambahnya.
Pj sekda menambahkan, peringatan hari agraria dan tata ruang ini merupakan momentum yang sangat bagus dimana pelayanan Kementerian ATR/BPN sangat luar biasa. ” Ini menjadikan momentum yang sangat bagus dimana pelayanan Kementerian ini sangat luar biasa, yang dibutuhkan waktu cepat, yang semua nanti akan tercover bisa dilayani dalam sisi sertifikasi tanah yang ada di mereka,” ungkap Pj. Sekda Budi Santoso usai membacakan sambutan Menteri Agraria dan tata ruang.
Pj Sekda mengungkapkan kegiatan hari ini juga sekaligus penyerahan sertifikat ke Pemda dan ormas keagamaan Muhammadiyah dan NU. “ Dan hari ni juga diserahkan sertifikat sebagai bukti pelayanan baik ke Pemda dalam hal ini kami selaku mewakili Bupati, bahwa sertifikat yang ada di Pemda ini sudah ditangani dengan baik dari Kementerian ATR /BPN ini . Kemudian yang kedua ke omas keagamaan khususnya, Muhamadiyah dan NU, juga telah disampaikan termasuk dari PLN dan sekaligus jalan tol juga,” jelasnya.
Ditegaskan pula bahwa semua aset masyarakat termasuk pemerintah harus ada surat bukti dan sekaligus sertifikat yang membuktikan bahwa itu kepemilikannya. “ Tahun 2025 momen yang sangat luar biasa semua harus bersertifikat. Saya yakin Kementerian ATR/BPN mampu untuk menyelesaikannya, “pungkas Pj Sekda Budi Santoso.
Sementara itu Kepala BPN Kabupaten Pekalongan, Imawan Abdul Ghofur menjelaskan bahwa pelayanan LOKETKU ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bisa secara langsung mendaftarkan pelayanan yang ada di BPN secara mandiri. “Di LOKETKU itu nanti masyarakat harus punya akun dulu, akses ke aplikasi ‘Sentuh tanahku’ kemudian kami verifikasi. Kalau cocok,kami beri akun kemudian berdasarkan akun itu mereka bisa mendaftarkan langsung ke kami (online), “ terangnya. (Ar Kominfo)
Jumat, 24 September 2021